_
When npc fallin love?
Gadis remaja cantik kini terduduk menggaruk keningnya yang tak gatal, pikirannya selalu berkhayal jika npc seperti dia jatuh cinta pada pemain utama di dunia nyata?
Ah, pasti seru!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sapiluv Mprits, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Stalking
Hari keempat.
Hari terakhir sebelum penutupan MPLS besok, jadwal kegiatan seharian ini hanya ice breaking, game, kuis, lomba, dan terakhir ramah tamah dengan kakak pembina OSIS, yang pasti ada event tanda-tangan yang sangat dinanti oleh semuanya.
Galih berdiri tegap di depan barisan semua siswa baru, ia begitu serius mengawasi anggotanya yang tengah memimpin regu kelas masing-masing.
Sebagai ketua osis yang sedang menjalani masa pengenalan lingkungan sekolah pada adik kelasnya, sudah jelas ia harus merelakan image aslinya untuk bersikap manis dan ramah pada semuanya.
Dan berhasil, sikap Galih itu membuat banyak antusias para adik kelas yang mengidolakannya, padahal teman seangkatan galih dan anggota osis lain sudah paham bagaimana sikap galih biasanya.
Cuek ke orang asing tapi solid, jutek tiap ada yang flirting terutama cewek, galih sekalinya serius tak bisa diganggu, berwibawa? jelas, agamis sudah pasti, ambis? jangan ditanya, pinter sudah bawaan lahir, tertib tidak pernah terlewat, selalu kritis, sat-set dan tidak banyak omong.
Galih juga suka becanda, namun ada waktunya, dia juga tak segan memperingati siapapun yang sudah kelewatan.
Untuk kali ini, galih terpaksa bersikap manis atas tuntutan kepala sekolah dan waka kesiswaan, karena apa? Banyaknya image buruk tentang osis membuat kepala sekolah tak mau sekolah terkena imbasnya.
" Gal, anak kelas jendral ahmad yani sulit diatur, coba kamu gih!" Lapor wendy.
" Coba kamu atur dulu wen, aku masih ada beberapa hal yang harus di urus buat besok." Ucap galih.
" Iya udah, tapi anak-anak kek nya nagih janji kamu kemarin."
" Hah?" Kening galih mengerut. " Janji apa?" Tanyanya bingung.
" Kamu ga inget janji ke mereka kemarin? Kan kemarin kamu bilang kalau kelas mereka berhasil dapet peringkat kelas rapih dan tertib, kamu sendiri yang bakal dukung langsung buat lomba mereka hari ini."
Duh! Mana bener lagi, galih jadi pusing untuk membagi waktunya.
Terpaksa ia menghampiri kelas jenderal ahmad yani untuk diberi pengertian olehnya, menggantikan dirinya dengan wakil ketua osis untuk mendukung kelas mereka.
" Maaf ya teman-teman semua, mohon pengertiannya untuk saya sebagai ketua yang ga bisa ninggal tanggung jawab, sekali lagi maaf ya, saya sangat menghargai kekompakan kelas ini, nanti saya suruh kak monik buat dampingi kalian selama lomba berlangsung.."
Seisi ruang kelas itu menjadi riuh yang lirih, ada perasaan kecewa di raut wajah mereka, galih tau itu namun ia sangat berharap pengertian mereka karena jabatan galih benar-benar dipertaruhkan demi kelancaran acara MPLS tahun ini.
Ice breaking yang cukup menghibur, lomba pun mulai di langsungkan beberapa menit yang lalu.
Per kelas wakil 5 siswa, dan ayya pun terbelalak saat meilhat perwakilan regu lain yang sangat good looking semua.
" Mereka cakep-cakep semua ya kania.." Ucapnya menyikut kania.
" Ya, kelas kita juga ga kalah cakep bejir, tuh liat Laura, betari, alphin, sama rafael, gacor banget mereka." Ucap kania berdecak kagum.
Ayya pun menghela lesu, " Bikin insecure ya kania."
" Dih? Insecure? Ngapain insec ayya, pede aja. Masih sama-sama makan nasi. eh tapi keknya mereka makan roti juga deh, hiks.. Bener deh gue juga insecure liatnya."
Pfft, ayya pun tergelak dan menampar paha kania gemas.
Tak lama kemudian tawa mereka berhenti saat melihat louis yang menjadi peserta lomba, lomba yang diadakan yakni yel-yel kelas dan pengetahuan tentang materi SMA Nusa Anugerah selama mpls kemarin.
" Buset, kali ini gue terpesona sama louis deh." Ucap kania.
Ayya mengernyit, ia tak fokus pada louis karena baru saja ketua osis galih baru saja melintas.
" Kak galih weh, harum banget tuh orang, kagak pernah kentut apa?" Cicit kania, argh.. ayya langsung memberi jarak duduk dengan kania, ia rasa kania bukan temannya, malu-maluin hiks.
Usut-diusut, ternyata kak galih berlari tadi untuk menghampiri hanin, peserta mpls yang paling cantik diantara semua, cantiknya beda, kalem, cantik, manis dan lembut.
" Itu cewek kelas jendral a yani yang cantiknya kayak boneka, kan? Wah kenapa tuh?"
Kania dan ayya serempak menoleh ke arah dimana hanin dikerubungi oleh teman regunya.
Begitu regu bubar, ternyata galih sudah menggendong hanin untuk dibawanya menuju uks.
" Wah, kak galih refleknya bagus ya." Ucap ayya dengan mata yang masih menatap kepergian galih.
Kania pun merengut dan mengangguk. " Hanin cakep, wajar banyak yang suka. hiks.."
" Maksudmu hanin banyak yang suka?" Tanya ayya bingung.
" Iyalah, kemarin aja beberapa kakak osis dateng ke kelas, niatnya cek kekompakan kelas satu-satu, tapi pas sampe kelas hanin, tuh kakak osis banyak yang berulah, nyatain suka ke hanin, katanya sih becanda, tapi.. hanin emang cocok sih jadi bunga sekolah."
" Kalo di wp dan novel, peran hanin pasti jadi mc, main character gitu." Ucap ayya.
" Maksud lo ayy?"
" Hanin cantik, lemah lembut, semua perhatian terpusatt ke dia, bahkan kak ketos juga langsung ngeh sama dia, so.. dia pemeran utama disini."
Pftt... Kania tak bisa menahan tawanya, ayya menjadi keheranan, untungnya tak lama kania langsung berhenti dan berucap.
" Kayaknya bukan mc lagi deh, tapi Y/N, pfttt hahaha.. Semoga ga mc syndrom aja deh, tapi gue akui gue yang cewe aja suka sama hanin."
Hmm, ayya pun mengangguk paham dan kembali diam menyimak perlombaan yang tinggal beberapa menit lagi.
_
Malam harinya, di sofa malas pojok kamar ayya. Dirinya tengah sibuk menerka kejadian siang tadi di sekolah.
" hanin? apakah di kehidupanku as a NPC ini bakal menyaksikan keberuntungan hanin as a MC?"
Ayya menggeleng cepat, kepalanya ia timpuk beberapa kali agar pikiran-pikiran itu menghilang.
Namun sayang, gadis kutu buku maniak novel itu kembali berpikir keras tentang pribadi ketua OSIS nya, si Galih.
" Kira-kira kak Galih bakal suka sama hanin gak ya? Pasti suka sih menurutku, hanin cantik ga mungkin ga suka.
-Tapi, aku penasaran, kak Galih kaya ga asing, kayak pernah ketemu tapi dimana ya??"
" Hmm.. Besok udah penutupan MPLS, bakal nunggu moment buat ketemu deket sama kak Galih..
-Eh, kok aku ga kepikiran kalo kak Galih udah punya pacar apa belum??
-Lah? apa masalahku ikut campur kehidupan kak Galih? Ayya bego'!"
Tanpa pikir panjang lagi, jiwa Intel ayya terpanggil hingga akhirnya ia turut melakukan penelitian about galih's life di all sosmednya.
akunya tertera jelas nama Galih, ayya pun reflek tersenyum girang saat berhasil menemukan akunya dalam satu kali pencarian.
Namun sialnya ayya sudah keduluan oleh teman-teman bahkan warga sekolah, siswi-siswi lain yang jelas turut penasaran dengan kehidupan sang idola.
" Kak Galih bener-bener mencuri spot tanpa harus menjadi bad boys, bahkan ga satupun postingan kak Galih tentang curahan hatinya, keluhan atau bahkan umpatan.
kebanyakan soal riset, pelajaran, ilmu, dan beberapa trik kesehatan."
Ayya jelas kagum, sudah jelas pasti ia sama seperti stalker lainnya, terkagum dengan prestasi akademik yang tak sengaja sirkel Galih tunjukkan di salah satu re-tweet nya.
" What? Ternyata orang tua kak Galih dokter spesialis semua?"
" Oh no-noo.. aku jadi makin insecure liatnyaa, kak Galih ternyata se perfect itu."
ayya merenung, demi menjaga perasaannya ia langsung out of sosmed dan langsung mengalihkan pikirannya dengan menonton podcast di youtube.
_