NovelToon NovelToon
Pasangan Misterius X & V

Pasangan Misterius X & V

Status: sedang berlangsung
Genre:Mafia / Pengantin Pengganti / Transmigrasi
Popularitas:5.3k
Nilai: 5
Nama Author: ShinZa_17

Di mata dunia, pernikahan hanyalah sebuah formalitas saja.
Hingga suatu hari, seorang pria misterius yang selalu mengenakan topeng - yang dikenal sebagai asisten biasa - menikahi seorang wanita yang dijadikan alat penebus hutang.
Mereka tidak ada yang mencurigai apapun... hingga segalanya perlahan mulai berubah.

Ketika sang kakak menghilang secara tiba-tiba, sang adik perempuan dipaksa menggantikan posisinya sebagai istri.

Keputusan itu disetujui tanpa ragu oleh keluarga demi menebus hutang mereka.

Tidak ada seorangpun yang peduli dengan perasaannya... atau bahkan menanyakan keadannya.

Namun, mereka tidak pernah menyadari satu hal penting - adik perempuan mereka sebenarnya telah mati sejak berada di dalam gudang yang pengap karena dianggap telah mencoreng nama keluarga.

Kini, di dalam tubuh yang lemah dan penuh luka, telah tergantikan oleh jiwa lain.

Jika penasaran, ayo ikuti kisah mereka hingga akhir.

Selamat membaca...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ShinZa_17, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 3 Kabur

Agnes pun mulai berjalan mengendap-endap menuju pagar belakang rumah yang masih terhubung dengan jalan.

Tak lama, seorang pelayan terlihat tengah memantau suasana belakang rumah. Pelayan itu tidak menyadari apapun dan langsung membuka gerbang itu karena hari sudah pagi.

"Bagus, ini kesempatanku untuk keluar dari rumah ini," gumam Agnes.

Setelah pelayan pergi, Agnes kembali berjalan perlahan seperti seorang pencuri yang takut ketahuan.

Agnes pun mulai membuka pintu pagar dengan perlahan.

Krittt...

Agnes langsung melirik sekitar, takut ada orang lain yang mendengar.

"Huft... baguslah..." ucapnya dalam hati

Agnes pun pelan-pelan keluar dari rumah itu, hingga akhirnya, ia berhasil keluar dan kembali menutup pintu pagar dengan rapat.

Agnes berjalan lebih cepat dari area sekitar rumahnya. Setelah dirasa cukup jauh, Agnes pun melihat ke kanan-kiri untuk melihat apa ada kendaraan yang lewat.

Sekitar lima menit, akhirnya sebuah taxi melintasi kawasan itu.

Taxi itu pun langsung berhenti ketika melihat lambaian tangan Agnes.

Agnes pun segera masuk ke dalam taxi.

"Kita pergi ke mana, nona?" tanya supir.

"Pokoknya jalan aja terus, sampai saya katakan berhenti." ucap Agnes sambil melihat ke arah belakang.

...****************...

Back to home....

Tak berselang setelah perginya Agnes, di depan halaman rumah terdengar bunyi suara mobil.

Orang tua Agnes dan Violet langsung keluar rumah menuju depan.

Papa Darius, langsung menegang ketika melihat mobil yang ia yakini, itu mobil Tuan Kelvin.

Sedangkan Mama Viony, matanya langsung berbinar terang ketika melihat mobil yang merupakan edisi terbatas.

Mama Viony seolah lupa bahwa tadi ia mendukung anaknya agar tidak menikah dengan Tuan X. Namun, ketika melihat mobil yang sangat bagus itu, Mama Viony langsung merubah keputusannya dan mendukung Papa Darius.

"Pa, kalau saja papa bilang asistennya itu kaya raya, mama pasti akan mendukung papa," bisik Mama Viony.

Dari dalam mobil turunlah seorang pria yang berpakaian sopir. Ia membukakan pintu mobil dengan hormat. Perlahan kakinya keluar dan terlihat seorang pria yang mengenakan jas hitamnya dengan sebuah topeng yang selalu ia gunakan. Begitu juga dengan asistennya.

Selama ini, Tuan Darius tidak pernah tahu tentang siapa Tuan X itu, namun banyak berita yang beredar bahwa dia hanyalah seorang asisten.

Ketika manik matanya melihat mata Tuan Darius, matanya langsung menatap tajam.

Tuan X dan Kelvin berjalan menuju teras rumah keluarga Alexander.

" Pagi, Tuan Darius, Nyonya Darius," ucap Kelvin.

"I-iya.. Tuan... X dan Tuan Kelvin."

"Mari... mari, tuan... silakan masuk..." ucap Mama Viony dengan sopan.

Sedangkan mereka , hanya menganggukkan kepalanya.

Mereka semua pun masuk dan duduk di sofa ruang tamu setelah mendapatkan izin dari pemilik rumah.

"Pelayan! Bawakan minuman dan cemilan untuk tamu," ucap Mama Viony.

"Tak perlu repot-repot, tuan dan nyonya," ucap Kelvin.

"Tidak merepotkan sama sekali, tuan," ucap Papa Darius dengan lembut.

"Ma, cepat beritahu Agnes untuk datang ke ruang tamu," bisik Papa Darius.

Mama Viony pun langsung berdiri dan permisi untuk memanggilkan anaknya Agnes.

Tok! Tok! Tok!

Sambil mengetuk pintu, Mama Viony berucap, " Agnes, buka pintunya, nak."

Ketukan pertama, tidak ada jawaban.

Mama Viony mencoba lagi ketukan kedua dan ketiga.

Namun tetap tidak ada jawaban dari dalam.

Akhirnya Mama Viony pun masuk ke dalam kamar Agnes.

Ia melihat kamarnya Agnes itu rapi. Tapi, pandangan matanya langsung terbuka pada jendela. Mama Viony melihat ada sebuah tali yang diikatkan pada ranjang kasur.

Mama Viony pun langsung panik, dan ia langsung membuka lemari pakaiannya, begitu juga dengan meja belajarnya, yang tersisa hanyalah beberapa baju dan buku.

Mama Viony pun langsung keluar dan menghampiri Papa Darius yang masih berada di ruang tamu.

"Maaf, tuan. Mohon waktunya sebentar. Pa, ikut Mama sebentar." Mama Viony pun langsung menatap Papa Darius.

Sedangkan sang papa seperti merasakan ada sesuatu hal, ia pun segera meminta maaf pada tamunya untuk ke belakang sebentar.

Di ruang makan, Mama Viony dan Papa Darius membuka obrolannya.

"Pa. Bagaimana ini... Mama tidak menemukan Agnes di kamarnya," ucap Mama Viony dengan khawatir.

"Apa maksud Mama?!" tanya Papa Darius.

Dengan tangan gemetar, mata yang berkaca-kaca, Mama Viony menjawab, "Mama sudah cek seluruh kamarnya, tapi Agnes gak ada, bahkan di dalam kamarnya pun mamah lihat ada sebuah tali yang diikatkan pada ranjang. Ini, pasti Agnes kabur dari rumah. Bagaimana ini, pa?"

Papa Darius yang mendengar itu langsung panik. "Apa?! Jadi Agnes benar-benar kabur?!"

"I-iya, Pa. Tapi ini semua salah papa. Coba saja kalau papa tidak meminta Agnes untuk menikah dengan Tuan X, pasti Agnes masih ada di sini," ucapnya menyalahkan.

Bukannya meminta maaf, justru Papa Darius menyalahkan Mama Viony." Mama mau menyalahkan pap, iya?!... hanya satu Agnes saja, mama tidak mampu untuk menahannya. Bagaimana jika ada 10, 100 Agnes di rumah ini, hah?!"

"Pokoknya Papa tidak mau tahu, Agnes harus pulang sekarang, kalau tidak, dia akan tahu apa akibatnya meninggalkan rumah," ancam Papa Darius.

" Pa! Papa ancaman Agnes! Kenapa papa tidak menjual anak sialan Violet itu saja pada Tuan X!" bentak Mama Viony.

Seketika mendengar itu, Papa Darius matanya langsung berbinar kembali.

" Pelayan!" teriak Papa Darius.

Salah satu pelayan menghampiri Tuan Darius.

"Iya, tuan. Ada apa?" tanya pelayan.

Dengan tegas, Papa Darius berkata, "Bawa Violet kemari, dan dandani dia agar terlihat menarik."

" Baik, tuan." Setelah itu, pelayan pun pergi.

Begitu juga dengan Papa Darius dan Mama Viony langsung kembali ke ruang tamu.

"Maaf, tuan. Karena telah menunggu lama," ucap Papa Darius.

"Tidak apa-apa, Tuan Darius," jawab Kelvin.

" Sebelum memulai dengan ucapan yang serius, saya akan memperkenalkan seseorang pada kalian," ucap Kelvin.

"Aaahhh... ini pasti Tuan X yang sering orang-orang sebut itu ya?" potong Mama Viony tiba-tiba.

Sedangkan Kelvin, seperti tersinggung karena ucapannya di potong.

"Iya. Sepertinya saya tidak perlu menjelaskan lagi. Kalau begitu, saya langsung saja ucapkan maksud tujuan kami datang kemari," ucap Kelvin dengan tegas.

"I-iya, silakan, tuan," jawab Darius.

Dengan menarik sudut bibirnya, Kelvin berucap, "Tentu saja, kalian pasti tahu tujuan awal kami datang kemari."

"T-tau, Tuan. Tapi, bisakah memberikan kami tenggat waktu seminggu lagi? Kami pasti akan melunasinya," mohon Darius.

" Tidak bisa, Tuan Darius. Ini sudah jatuh tempo Anda harus membayarnya," ucap Kelvin tegas.

" T-tapi, uangnya belum cukup untuk membayar utang itu, Tuan," ucap Darius masih dengan bujukannya.

Kelvin pun menatap Tuan X yang berada di sampingnya. Tuan X itu menganggukkan kepalanya, memberi sebuah isyarat yang sudah mereka sepakati sebelumnya.

" Baik, jika Anda tidak bisa melunasi hutang itu, maka putri Anda harus menikah dengan Tuan kami, Tuan X," ucap Kelvin.

JEDARRRR!!!

Bak petir di siang bolong, Mama Viony dan Papa Darius terkejut mendengar itu.

Tangan mereka langsung berkeringat dingin. Mereka pun saling menatap, mencoba untuk bernegosiasi kembali.

"T-tuan... Bukannya kami tidak mau putri kami menikah dengan Tuan X, tetapi putri kami... baru saja kabur dari rumah ini," ucapnya sambil memelas.

Kelvin dan Tuan X mengangkat alisnya. "Bukannya kalian memiliki dua putri? Tidak mungkin kedua-duanya kabur begitu saja."

"I-itu, kami... akan panggil putri kami yang satunya," ucapnya dengan ragu dan takut.

Tapi, belum sempat ia memanggil pelayan, pelayan yang tadi di perintahkan mereka akhirnya tiba di ruang tamu.

"Tuan..." ucap pelayan itu sambil menundukkan kepalanya.

"Di mana Violet?" tanya Tuan Darius.

Tuk... Tuk... Tuk...

Bunyi sepatu hak tinggi terdengar di lantai marmer itu.

......... To be continued ... ......

1
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM
akang atuh harusnya🤣
≛⃝⃕|ℙ$ Ŋบ𝑟ļịãŊã ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🍃
My Alpha My Luna 🤔 ganti nama pa begimane ini nda mudeng /Facepalm/
≛⃝⃕|ℙ$ Ŋบ𝑟ļịãŊã ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🍃: 🫨 Ooohh
total 4 replies
≛⃝⃕|ℙ$°Siti ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©☆⃝𝗧ꋬꋊ
Vier jangan buat aku iri dong/Scream/ aku malah pernah kesiram air mendidih sepanci, kamu gak khawatir sama aku gitu/Curse/
🦋⃞⃟𝓬🧸≛⃝⃕|ℙ$Cintya яᷢ⃞🐰☕︎⃝❥: pasti kalau kaget teh...

disini juga ada yang kesiram air panas, tapi sampai melepuh, ngeri😬😬
total 11 replies
≛⃝⃕|ℙ$°Siti ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©☆⃝𝗧ꋬꋊ
Kenapa gak kamu panggil kakanda aja sih🤣🤣
≛⃝⃕|ℙ$°Siti ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©☆⃝𝗧ꋬꋊ: Betul betul betul🤣🤣🤣
total 6 replies
💜 ≛⃝⃕|ℙ$°INTAN@RM¥°HI@TUS🇮🇩
uhukkkk my luna😱 Luna Maya kah?
🦋⃞⃟𝓬🧸≛⃝⃕|ℙ$Cintya яᷢ⃞🐰☕︎⃝❥: bukan bukan/Scream/ Luna maya punya Maxime /Scream/
total 1 replies
💜 ≛⃝⃕|ℙ$°INTAN@RM¥°HI@TUS🇮🇩
Ciaaaa My Alpha
🦋⃞⃟𝓬🧸≛⃝⃕|ℙ$Cintya яᷢ⃞🐰☕︎⃝❥
nanti ada bagiannya🤭
💜 ≛⃝⃕|ℙ$°INTAN@RM¥°HI@TUS🇮🇩
bestinya si Irene gimana? belum di basmi tuh cacar ular
Dewi Payang
Aman berarti🤭🤭🤭
🦋⃞⃟𝓬🧸≛⃝⃕|ℙ$Cintya яᷢ⃞🐰☕︎⃝❥: selamat selamat🤭
total 1 replies
Dewi Payang
Wh, ada Supra X disini🤭 peace kak✌️
Dewi Payang: /Facepalm//Facepalm/
total 2 replies
Dewi Payang
Sang gelang udah bertemu jodohnya😍
Dewi Payang
Kelakuan Aerin🙈🙈🙈🙈
Dewi Payang
Apa.dia Angkasa?
Dewi Payang: Weh mantap😁
total 2 replies
꧁𐌡𐌉𐌙𐌀𐌍𐌀♡♥︎࿐
karna gak penting katanya cuyy 😌
❤️⃟Wᵃf꧄ꦿV⃗a͢n꙰a͢a⃗ꦿᵏⁱᵉˡяᷢ⃞🐰
Se-sayang itu Daddy nya/Proud/
❤️⃟Wᵃf꧄ꦿV⃗a͢n꙰a͢a⃗ꦿᵏⁱᵉˡяᷢ⃞🐰: iya lgi😭
total 2 replies
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM
jadi siapa wanita itu?
💜 ≛⃝⃕|ℙ$°INTAN@RM¥°HI@TUS🇮🇩: yang jualan tahu bulat🏃🏃🏃
total 6 replies
≛⃝⃕|ℙ$°Siti ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©☆⃝𝗧ꋬꋊ
Ayo kembali fokus pada tujuanmu Vio, kasihan mereka jika terlalu lama menunggu hadiah darimu🙃
≛⃝⃕|ℙ$ Ŋบ𝑟ļịãŊã ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🍃
Jadi di dalem tubuh Violet ada berapa jiwa 🤔 masih nda mudeng aku 🤣
≛⃝⃕|ℙ$ Ŋบ𝑟ļịãŊã ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🍃: Emang ada berapa lagi yg belom keluar /Slight/
total 4 replies
≛⃝⃕|ℙ$ Ŋบ𝑟ļịãŊã ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🍃
Nama na sammaaa 🤣🤣/Facepalm/
🦋⃞⃟𝓬🧸≛⃝⃕|ℙ$Cintya яᷢ⃞🐰☕︎⃝❥: wahhh, iya 🤭... aku baru ngeh loh teh🤭
total 1 replies
≛⃝⃕|ℙ$ Ŋบ𝑟ļịãŊã ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🍃
Mak na saha tah 🤔
🦋⃞⃟𝓬🧸≛⃝⃕|ℙ$Cintya яᷢ⃞🐰☕︎⃝❥: tempeh mahal, tahu aja teh 🤣
total 3 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!