NovelToon NovelToon
My Possessive Husband

My Possessive Husband

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Diam-Diam Cinta / CEO
Popularitas:34.6k
Nilai: 5
Nama Author: elaretaa

Setelah kepergian Ayahnya, hidup Keysa begitu menyedihkan. Di mana perlakuan Ibu dan Adiknya yang semakin menjadi-jadi, bahkan mereka sampai menjual Keysa ke salah satu klub untuk dilelang.

Saat pelelangan, seorang pria menawar Keysa dengan harga dua miliar dan membuat Keysa menjadi milik pria itu. Keysa pikir hidupnya akan hancur setelah dibeli pria asing itu, namun justru sebaliknya. Keysa diperlakukan dengan penuh kasih sayang dan pria itu tidak membiarkan siapapun menyakiti Keysa, pria itu memanjakan Keysa hingga membuat banyak orang merasa iri dengan hidup Keysa.

Bagaimana kelanjutannya? Siapa pria yang membeli Keysa? Apa alasan pria itu membeli Keysa?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon elaretaa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Melindungiku Dari Apa?

Sore harinya, Keysa memilih untuk merapikan kamar, meskipun kamar sudah rapi. Namun, masih ada beberapa barang yang menurut Keysa kurang pas dan saat ia tengah merapikan rak samping kasur, tangannya tak sengaja menyenggol sebuah bingkai foto yang diletakkan terbalik di sudut rak paling bawah.

​Keysa pun mengambil bingkai itu dan membalikkannya, di dalam bingkai tersebut terlihat foto seorang anak laki-laki yang wajahnya sangat mirip dengan Lucas, berdiri di antara seorang pria dan wanita yang tampak sangat elegan. Mereka tersenyum, namun ada sesuatu yang janggal, wajah sang wanita di foto itu sengaja digores dengan benda tajam hingga hampir tak terlihat.

​"Apa yang Nyonya lakukan?" tanya Lucas.

​Suara berat dan datar itu membuat Keysa hampir menjatuhkan bingkai foto tersebut, ia berbalik dengan jantung berdebar dan menemukan Lucas sudah berdiri di ambang pintu. Pria itu sudah pulang, padahal matahari bahkan belum terbenam.

​"Lu-Lucas... maaf, aku tadi cuma mau rapihin rak," ucap Keysa terbata-bata dan mencoba menyembunyikan foto itu di balik punggungnya.

​Lucas melangkah masuk, aura di sekitarnya mendadak berubah menjadi sangat menyesakkan. Ia mendekati Keysa, setiap langkahnya terasa seperti dentuman vonis bagi Keysa. Tanpa berkata-kata, ia meraih tangan Keysa dan mengambil kembali bingkai foto tersebut.

​Mata Lucas menatap foto yang tergores itu dengan tatapan yang sangat sulit diartikan, antara kerinduan, benci dan luka yang sangat dalam.

​"Jangan pernah menyentuh barang-barang di rak ini lagi, Keysa," ucap Lucas dengan nada rendah yang bergetar, ia meletakkan kembali foto itu dengan posisi terbalik, persis seperti sebelumnya.

​"Maaf, aku tidak bermaksud... aku tadi cuma bertanya-tanya tentang keluargamu. Bi Lita bilang...," Belum sempat Keysa menyelesaikan perkataannya, Lucas sudah bersuara

​"Bi Lita bicara terlalu banyak," potong Lucas tajam dan mencengkeram bahu Keysa, tidak keras, namun cukup untuk membuat Keysa merasa sakit.

"Keluargaku adalah masa lalu yang sudah mati, jangan pernah menggalinya jika kamu tidak ingin ikut terkubur di dalamnya," lanjut Lucas.

​Keysa menelan ludah, air matanya mulai menggenang. "Kenapa kamu selalu menakut-nakutiku? Aku istrimu, Lucas. Walaupun kamu membeliku, bukankah aku setidaknya aku tahu siapa keluargamu," ucap Keysa.

​Kemarahan di mata Lucas perlahan luruh saat melihat air mata Keysa, ia melepaskan cengkeramannya dan menghela napas panjang. Ia benci melihat wanita ini menangis, terutama jika ia adalah penyebabnya.

​"Aku tidak bermaksud menakutimu," bisik Lucas sembari menghapus air mata di pipi Keysa dengan ibu jarinya.

"Hanya saja, ada beberapa hal yang lebih baik tetap menjadi rahasia, utu untuk melindungimu," ucap Lucas.

​"Melindungiku dari apa?" tanya Keysa.

​"Dari diriku sendiri," jawab Lucas singkat sebelum akhirnya menarik Keysa ke dalam pelukannya dan menyembunyikan wajahnya di bahu wanita itu seolah mencari kekuatan yang selama ini tidak pernah ia miliki.

'Apa maksudnya?' batin Keysa.

Pelukan Lucas terasa begitu erat, hampir menyesakkan, namun Keysa bisa merasakan getaran halus di tubuh pria itu. Untuk pertama kalinya, sosok pria dingin yang ditakuti di dunia bisnis itu tampak rapuh. Aroma maskulin yang biasanya memberikan rasa aman, kini bercampur dengan aura kesedihan yang pekat.

​"Lucas... kamu...," ucap Keysa dan tidak melanjutkan perkataannya, tangannya ragu-ragu terangkat untuk membalas pelukan itu dan menepuk punggung Lucas dengan gerakan canggung namun menenangkan.

​Lucas tidak menjawab, ia hanya semakin menenggelamkan wajahnya, Keysa adalah satu-satunya jangkar yang menahannya agar tidak hanyut dalam badai masa lalu. Keheningan di kamar itu terasa begitu berat, hanya detak jam dinding yang terdengar seperti hitungan mundur menuju sesuatu yang gelap.

​Setelah beberapa menit, Lucas merenggangkan pelukannya dan menatap Keysa. ​"Bersiaplah, kita akan makan malam di luar. Aku butuh udara segar," ucap Lucas dan mengecup hidung sang istri.

Lucas membawa Keysa ke sebuah restoran rooftop privat yang menghadap ke kerlap-kerlip lampu kota Jakarta. ​Namun, makan malam mereka terusik saat Johan datang mendekat dan membisikkan sesuatu ke telinga Lucas, hingga rahang Lucas mengeras seketika.

​"Ada apa?" tanya Keysa cemas.

​"Hanya masalah kecil dengan pengiriman material," jawab Lucas datar, namun matanya menatap tajam ke arah pintu masuk restoran.

​Tak lama kemudian, sosok yang tidak diundang muncul. Mawar, berjalan mendekat dengan langkah anggun dan kali ini ia mengenakan gaun merah menyala yang sangat kontras dengan suasana dingin yang dibawa Lucas.

​"Tuan Lucas, kebetulan sekali bertemu di sini," ucap Mawar dengan nada manis yang dibuat-buat dan mengabaikan keberadaan Keysa sepenuhnya.

"Saya baru saja ingin mengirimkan revisi kontrak vendor baja untuk anda dan ada beberapa poin yang mungkin... lebih baik dibicarakan secara pribadi," ucap Mawar.

​Keysa melihat bagaimana Mawar menatap Lucas dengan pandangan memuja sekaligus menantang, tentu saja Keysa merasa kalah jauh jika dibandingkan dengan Mawar. Namun, melihat ekspresi Lucas yang tidak tertarik dengan keberadaan Mawar, Keysa pun tanpa sadar tersenyum penuh kemenangan.

​"Saya sudah katakan pada atasanmu, saya tidak tertarik untuk melanjutkan kerjasamanya," balas Lucas tanpa menoleh pada Mawar, tangannya justru meraih jemari Keysa di atas meja dan menggenggamnya erat di depan mata Mawar.

"Tapi Tuan, ini mengenai keamanan lahan tersebut. Saya punya informasi bahwa ada pihak ketiga yang mencoba menyabotase pondasi awal," lanjut Mawar, suaranya merendah dan mencoba memancing rasa penasaran Lucas.

"Saya tidak peduli, lebih baik kau pergi. Makan malamku hancur karenamu," ucap Lucas.

"Tuan...," ucapan Mawar terhenti lantaran Keysa yang tiba-tiba berdiri dan bersuara.

"Suamiku tidak mau, jangan dipaksa," potong Keysa dan sayangnya Mawar tidak menggubrisnya.

Mawar mengepalkan tangannya di samping tubuh, matanya berkilat marah melihat penolakan tersebut. Namun, sebagai wanita yang terbiasa mendapatkan apa yang ia inginkan, ia tidak mundur. Mawar justru melangkah satu tindak lebih dekat, hingga aroma parfumnya yang menyengat mencoba mendominasi aroma laut yang menenangkan dari tubuh Lucas.

​"Tuan Lucas, anda mungkin tidak peduli pada saya, tapi bagaimana dengan nasib ribuan pekerja di proyek itu jika sabotase ini benar-benar terjadi? Saya hanya ingin membantu," ucap Mawar dengan nada yang kini terdengar lebih mendesak, ia sedikit membungkuk dan sengaja memperlihatkan belahan dadanya di depan Lucas.

"Hanya butuh sepuluh menit waktu anda, di meja yang lebih... privat?" lanjut Mawar dengan suara yang lebih lembut.

​Keysa merasakan dadanya panas, ia melihat bagaimana Mawar dengan terang-terangan meremehkannya, seolah Keysa hanyalah pajangan yang tidak punya hak suara di sana. Rasa tidak aman yang tadi sempat menghantuinya seketika berganti dengan keberanian yang muncul dari rasa cemburu yang membakar.

​Tanpa mempedulikan sopan santun atau rasa malu, Keysa berdiri dari kursinya. Ia tidak menatap Mawar, melainkan menatap Lucas yang masih duduk dengan ekspresi datar.

​"Lucas," panggil Keysa lembut, namun ada nada menuntut di dalamnya.

.

.

.

Bersambung.....

1
Ariany Sudjana
jangan terlalu polos Keysa, saatnya Donny menuai apa yang sudah dia tabur
Felycia R. Fernandez
kayaknya Yasmin bakalan jadi ulat bulu nih
Felycia R. Fernandez
aku paling suka Eclair coklat dengan isian butter krim🤤
jadi pengen 🤣🤣🤣🤣
Felycia R. Fernandez
👍👍👍👍👍
Ariany Sudjana
hahaha Yasmin ketinggalan info, kalau Keysa itu istrinya Lucas 🤣🤣
Ariany Sudjana
Keysa kamu jangan terlalu polos, Yasmin itu pelacur murahan
Ratih Tupperware Denpasar
wah aromanya akan ada pelakor nih
Felycia R. Fernandez
Akhirnya Keysa bisa mengembangkan dirinya...bukan hanya seorang istri yang duduk manis dirumah.semangat Keysa,kamu juga bisa sukses sebagai penjual kue dan roti...
Ariany Sudjana
wah semangat yah Keysa 😄🙏
Felycia R. Fernandez
Ulala...suami bucin akut sih ini namanya...
Masak ya nunggu sampe Berjam jam gak konfirmasi ke asisten Lucas...
Nurminah
hadeh HP kemana zaman now nenek reot aja ada HP nunggu 2 jam hadeh lucu sekelas istri CEO jangan juga dibuat dramatis
Ariany Sudjana
bagus Lucas, kamu bersikap tegas sama karyawan kamu yang tidak menghormati Keysa
Masha 235
nah...bagus jg tu idenya si Keisha..bhsa "halusnya",shock theraphy...pindahin mreka jadi staf OB, Cleaning service, staf gudang atau apapun yg posisinya rendah...biar mreka tau di posisi rendah itu nggak enak...
Ariany Sudjana
masih syukur kalian ga dipecat dan di blacklist, karena kebaikan hati nyonya bos 😄🙏
Naufal Affiq
entar kalau sudah dipecat dari kantor mu tuan lucas,kirim ya kerumah ku,biar kukirim orang itu ke hutan
erviana erastus
telat lu lucas... makax umumkan kalo lu pnya istri,...
Ariany Sudjana
mampus kalian semua, sudahlah Lucas pecat saja semua karyawan yang tidak kompeten begitu dan blacklist saja dari semua perusahaan
Felycia R. Fernandez
pasti ini resepsionis gak percaya kalau kamu istrinya Lucas Keysa...
Masha 235
hadeuuh....langsung TLP kn bisa ...ribet amat ..
Ariany Sudjana
dasar resepsionis ga tahu diri, kamu siap-siap menggali kuburan kamu sendiri 🤣🤣😂😂
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!