NovelToon NovelToon
Princess Anna

Princess Anna

Status: sedang berlangsung
Genre:Transmigrasi ke Dalam Novel / Anak Yatim Piatu / Spiritual / Cinta Terlarang / Cinta Seiring Waktu / Cintapertama
Popularitas:372
Nilai: 5
Nama Author: Diyah_ell

Namanya Anna.. Dia anak yang polos namun tangguh, berjiwa bebas dan baik hati.. ia terlahir di sebuah gubuk sederhana di dalam hutan yang jauh dari pemukiman warga, meski hidup sederhana, ia merasa hari harinya selalu dipenuhi kebahagiaan.
Hingga sampai suatu waktu, tragedi menimpa keluarga kecilnya dengan tragis.. Ternyata ayahnya adalah seorang putra mahkota, dan Anna pun tiba tiba menjadi seorang Putri.
bisakah Anna beradaptasi di kehidupan barunya??
Lika liku percintaannya dimulai..inilah kisah Princess Anna..

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Diyah_ell, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Wanita gila

Di tengah malam yang sunyi ini Ratu Diana berjalan sendirian di lorong menuju kamar tidur Kaisar.. Dengan memakai jubah yang menutupi baju tidur tipis di dalamnya, tangannya menggenggam sebuah botol parfum berwarna hitam.

Diana menyemprotkan parfum itu kepada ksatria yang menjaga pintu dengan menutupi hidungnya sendiri, seketika satu persatu ksatria pun ambruk.

Ia membuka kamar Kaisar yang baru saja tertidur, Diana membuka jubahnya..kini tersisa piama tipis yang memperlihatkan lekuk tubuh rampingnya.

Diana naik keatas tempat tidur Kaisar, ia hendak menyemprotkan parfum hitam itu tapi tiba-tiba Kaisar menepis tangan Diana membuat parfum itu jatuh menggelinding di lantai.

"Mau apa kau?!" ucap Kaisar dengan wajah bengis.

Kaisar memelintir tangan Diana sembari mencekik lehernya. Diana tersenyum getir karena ia lagi lagi gagal, ternyata Kaisar sudah memperkirakan situasinya.

Melihat Diana yang kesakitan Kaisar mendorongnya hingga jatuh ke lantai, Kaisar bangun dan mengarahkan pedang panjangnya di leher Diana.

"Apa ini yang di ajarkan Ayahmu?"

"Sudahlah.. Bunuh saja aku dengan pedangmu! Mungkin itu tidak akan terlalu sakit"

Diana meraih pedang Kaisar, ia hendak menebas lehernya sendiri. Kaisar pun melempar jauh pedang itu karena tak ingin mengotori pedang miliknya dengan darah wanita ini.

"Wanita gila!! Deryl!!" teriak Kaisar.

Deryl Yang tidur di ruangan samping kamar Kaisar segera datang dengan cepat, ia tak banyak bicara.. dengan melihat situasinya saja Deryl sudah cukup mengerti.

"Urus wanita gila ini!! Kurung dia di kamarnya! Perketat penjagaannya! Jangan biarkan siapapun menemuinya!!" teriak Kaisar.

Kaisar dengan jelas melihat bekas bekas luka di sekujur tubuh Diana, ia yakin itu semua adalah perbuatan ayahnya sendiri. Kaisar bisa mengetahui semua hal yang terjadi di istana hanya dengan hitungan detik. Meski mengetahui situasi Diana, Kaisar tidak peduli atau simpati pada wanita itu mengingat apa saja yang sudah dilakukan oleh ayahnya.

Diana yang memberontak dan berteriak membuat seisi istana gempar di tengah malam.

Begitu pagi tiba semua orang di istana sibuk membicarakan kejadian malam itu.

.

"Yang Mulia Putri tiba Baginda" ucap penjaga pintu ruang kerja Kaisar.

Deryl membukakan pintunya lalu memberi salam kepada Anna.

Anna melihat wajah ayahnya yang pucat dan lesu, ia duduk di depan Kaisar.

"Ayah baik baik saja?" tanya Anna yang kawatir.

"Kenapa kau menunjukkan wajah seperti itu? Tentu saja ayah baik baik saja!"

"Tapi wajah ayah mengatakan yang sebaliknya tuh!"

"Ah.. Ini karena ayah tidak tidur nyenyak semalam, kau sudah dengar kan?"

"Semua orang membicarakannya"

"Benar! biarkan saja.. Rumor seperti itu akan merugikan Count Angelos!"

"Kalau Count semakin mengincar ayah bagaimana?"

"Tidak ada yang perlu kau khawatirkan! Sejak dulu aku memang adalah target utamanya, Justru ayah menghawatirkanmu!"

"Aku akan baik baik saja ayah!"

"Ayah akan tetap memperketat keamanan di istanamu!"

"Baiklah.. Ayah.. Aku ingin meminta ijin.." ucap Anna ragu.

"Apa itu? Kenapa kau terlihat malu-malu? Perasaanku jadi tidak enak"

"Aku tidak malu!"

"Baiklah.. Katakan apa itu?"

"Emm.. Tuan Leonard stephanos bilang akan berkunjung ke istanaku.. Tolong jangan menghalanginya!!"

"Apah!!" kaisar meremas kertas dokumen ditangannya. Seketika wajah bengisnya muncul.

"Kenapa? Ayah marah padaku?"

"Bukan padamu! Tapi bocah tengil itu yang ingin kumarahi!!"

"Hahh!!" Anna menghela napas dengan lelah. "Aku sudah tahu ayah akan seperti ini, salahku sendiri meminta ijin ayah!"

"Tidak tidak! Kau tidak salah Putriku, kau harus selalu minta ijin dariku untuk hal seperti ini hemm??"

"Baiklah.. Jadi kesimpulannya Ayah akan mengabulkan keinginanku kan? Ayah kan memang ayah yang terbaik" Anna tersenyum manis membuat Kaisar tak berkutik.

"Sudah dulu ya Ayah.. Aku tidak akan mengganggu lagi ayahku yang sedang sibuk" Anna segera keluar ruangan.

"Aku benar benar tidak bisa menang dari Tuan Putri" gumamnya.

"Seperti itulah rasanya mendiang yang mulia Kaisar terdahulu.. Haha" ucap Deryl tertawa puas.

"Diam!"

"Baiklah.. Tapi Baginda.. Sepertinya Tuan Putri cukup tertarik dengan Duke muda Stephanos ya? Bukankah anda juga berpikir seperti itu juga?" ucap Deryl.

"Hahh!! Apa yang sudah dilakukan bocah stephanos itu sampai sampai putriku meminta ijin untuknya? Sylvanna tidak pernah seperti ini, sepertinya bocah itu cukup lihai! Beritahu aku jika anak itu muncul!! Aku sendiri yang akan mengawasinya!!"

"Hahhhh... Malangnya nasib Tuan Putri.. CK CK CK" Deryl menggeleng gelengkan kepalanya sembari keluar ruangan.

.

Keesokan harinya..

Seperti yang sudah dijanjikan, Leonard Benar benar datang berkunjung ke istana putri, tidak sesuai dugaannya, ternyata tidak sulit menemui Yang Mulia Putri secara pribadi, padahal Leo sudah menyiapkan diri jika ia akan dipersulit masuk oleh Kaisar yang tidak menyukainya.

Saat baru sampai Leo di sambut dengan sopan oleh Daisy.

"Saat ini Yang Mulia Putri sedang berada di tempat latihan berpedang, Apakah Tuan muda mau menunggu disini? Biasanya sebentar lagi beliau akan kembali" ucap Daisy.

"Apa aku boleh melihat Yang Mulia berlatih?"

"Mungkin Yang Mulia Putri akan senang.. Mari ikuti saya Tuan"

"Baik"

Sampai di tempat latihan Leo melihat Putri Anna sedang berduel dengan seorang ksatria wanita menggunakan pedang kayu.

Tak tak tak.. Menurut Leo gerakan Putri terlihat sangat luwes dan gesit, Leo terus memperhatikannya dari kejauhan, tatapan mata Putri yang sedang fokus mencari celah lawannya itu terlihat sangat menarik baginya.

"Kapan kapan aku akan mengajaknya berlatih bersama" gumamnya sambil tersenyum.

"Jangan mengajaknya!" ucap Kaisar yang tiba-tiba muncul dari belakangnya.

Leo menunduk memberi salam kepada Kaisar.

"Kenapa pagi pagi begini aku sudah melihat wajahmu Duke muda?" ucap sinis Kaisar.

"Karena saya sudah berjanji Baginda, saya kesulitan menahan diri untuk tidak cepat cepat membayar janji itu" ucapnya sambil tersenyum percaya diri.

"Asal kau tahu! Aku mengijinkanmu menemui putriku karena dia secara khusus meminta ijinku agar aku tak menghalangimu datang"

"Wah.. Saya merasa sangat terhormat Yang Mulia Putri sampai melakukan itu demi saya Baginda"

"Jangan senang dulu!! Ingat untuk selalu menjaga jarak darinya!! Bukankah itu hal yang biasa keluarga Duke lakukan?!"

Tiba tiba Anna menyadari keberadaan dua orang itu, ia segera menghentikan latihannya dan menghampiri mereka berdua.

"Salam Yang Mulia Putri" ucap Leo begitu Anna datang.

"Iyaa, anda sudah datang Leo.." jawab Anna tersenyum.

Kaisar mengepalkan tangannya, pertama kalinya ia mendengar putrinya memanggil langsung nama seseorang tanpa embel embel jabatan atau nama keluarga.

"Kenapa ayah juga disini?" ucap Anna yang sudah berpikir yang tidak-tidak kepada ayahnya yang seperti sedang mengawasinya dan memberi peringatan kepada Leo.

"Tidak tidak.. Ayah mampir karena melihat Duke muda dan menyapanya, sekarang Ayah harus pergi untuk menghadiri rapat bersama para bangsawan"

"Baiklah ayah, aku dan Leo pergi ya.."

"Kau harus bersikap sopan Sylvanna! Panggil lah dia Duke muda! Jangan memanggilnya dengan nama depan!" teriak Kaisar yang kesal.

Bersambung.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!