NovelToon NovelToon
Cintai Aku Sekali Lagi

Cintai Aku Sekali Lagi

Status: sedang berlangsung
Genre:Penyesalan Suami / Cinta Seiring Waktu / Berbaikan
Popularitas:21.5k
Nilai: 5
Nama Author: moon

WARNING! Sebelum mulai membaca, tolong baca tagar dahulu. Karena di sini area bebas JULID, dilarang mengomel hanya karena keinginan Anda tak sejalan dengan pemikiran Author.



Cinta itu menuntun dirinya untuk membuat keputusan paling kejam, memilih satu diantara dua wanita. Di antara tangis dan perih dua wanita yang lain, ia tetap mempertahankan wanita yang ia cinta.


Setelah keinginan diraih, takdir kembali lancang menuliskan jalannya tanpa permisi. Sekali lagi ia kehilangan, tapi kali ini untuk selamanya.


Terombang ambing dalam amarah, serta sempat menjauh dari-Nya. Tapi sepasang tangan kecil tetap meraih dirinya penuh cinta, tulus tanpa berharap imbalan jasa.


Apakah tangan kecil itu mampu menuntun Firza kembali ke jalan-Nya?


Lantas bagaimana dengan dua wanita yang pernah disakiti olehnya?


Mampukah Firza memantapkan hatinya pada cinta yang selama ini terabai oleh keegoisannya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon moon, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

#18

#18

“Mila, kau belum sarapan, lho.” 

Tok! 

Tok! 

Mamah Ayu mengetuk pintu kamar Mamak Karmila, hendak mengajak sang adik ipar sekedar sarapan. Namun, hingga beberapa saat kemudian, Mamak Karmila masih diam tanpa memberikan respon apa-apa. 

“Belum mau keluar, Mah?” 

Mamah Ayu menggeleng pelan sebagai jawaban dari pertanyaan menantunya, Pink. “Vio, mana?” 

“Baru saja tidur, Mah. Sepertinya tadi rewel karena bangunnya kepagian.” 

Klek! 

Beberapa saat kemudian, pintu kamar Mamak Karmila terbuka. Pink dan Mama Ayu pun bisa bernafas lega. Karena Mamak Karmila akhirnya keluar kamar juga. 

Wanita itu masih bertahan di ibu kota, sementara Ayah Ismail kembali karena harus mengurus toko yang semakin ramai setiap harinya. Niatnya, sih, masih ingin berlama-lama dengan kedua cucunya, tapi hanya Violet yang bisa ia ajak bermain, sementara Abizar? Mamak Karmila sungguh tak punya muka untuk berhadapan dengan Ersha, menantunya. 

“Mari, Mak.” 

Pink merangkul mertua ke-dua nya itu, karena Biru suaminya memiliki dua ibu, ibu kandung dan ibu susu yang mengasuhnya hingga dewasa. Yakni Mamak Karmila. 

Mamak Karmila menurut saja, ketika Pink menuntunnya ke meja makan. “Ayo, isi tenaga dulu,” kata Mamah Ayu, sembari menyendokkan seporsi kecil nasi putih, sementara lauk, bisa pilih sendiri sesuai selera. 

“Terima kasih, Kak.” 

Pink hanya menemani, karena tadi sudah sarapan pagi bersama suaminya. Senang sekali karena Mamak mertuanya mau makan meski sedikit, karena beberapa hari di ibu kota, Mamak Karmila seperti kehilangan selera makannya karena memikirkan masalah Firza dan Ersha. 

Begitu pula dirinya yang tak habis pikir dengan keputusan Firza. Rapi, Pink mencoba menjaga batasan, karena ia hanya menantu di rumah suaminya. Tak mau terlalu dalam ikut campur, takut bila kesalahpahaman justru tercipta diantara mereka. 

Selesai santap pagi yang kesiangan, Pink ikut duduk santai di sofa ruang tengah, sedikit-sedikit belajar desain pakaian dari Mamah Ayu, Atau memberikan sumbangsih ide, karena Pink pernah berpengalaman menjadi model. Sedikit banyak ia pun tahu selera pasar. 

“Pink.” 

“Iya, Mak?” 

“Mmm, nggak jadi, deh.” Mamak Karmila urung mengatakan keinginannya. 

“Kenapa lagi, Mil? Kamu mau bertemu Abi?”

Ada jeda sedikit lama, sebelum Mamak Karmila memberikan jawaban. Beban di dadanya terasa begitu berat, karena rasa bersalah yang kian menghimpit. “Iya, Kak. Tapi aku malu sama Ersha,” kata Mamak Karmila dengan suaranya yang lirih karena menahan tangis. 

Mamah Ayu meletakkan kertas dan pensilnya, kemudian memutar arah duduknya agar bisa berhadapan dengan adik iparnya itu. “Ersha itu wanita baik, aku yakin dia tak akan menyalahkan kau.” 

“Justru karena dia baik, aku merasa semakin bersalah karena menyodorkan suami seperti anakku. Andai Ersha bertemu lelaki baik sebelum anakku, aku yakin pernikahannya akan bahagia,” sesal Mamak Karmila. 

Bisa dimaklumi, bila Mamak Karmila merasa demikian sedih dan terpukul, karena dia sendirilah yang memilih Ersha untuk menjadi pendamping hidup putranya. 

Pink yang diam-diam menjadi pendengar, berinisiatif memberi kabar pada Ersha tentang kegelisahan Mamak Karmila, serta keinginannya untuk jumpa dengan dengan Abizar. 

Tanpa diduga, Ersha segera menjawab, bahwa ia bersedia datang hari ini, tapi untuk waktunya belum pasti. Tapi, kemungkinan besar sore hari, supaya bisa menginap di rumah yang kini menjadi hunian tetap Mamah Ayu, Biru dan Pink, setelah Giana pindah ke rumah suaminya. 

Pink tak memberitahukan kabar gembira tersebut, semoga bisa jadi surprise membahagiakan untuk Mamak Karmila. 

Siang menjelang sore, sebuah mobil memasuki gerbang rumah mewah tersebut, Pink berpikir pasti itu Ersha dan Abizar. Wanita itu berlari kecil dengan antusias, membukakan pintu untuk tamunya. 

Tapi, senyum di wajahnya memudar, setelah melihat siapa yang datang. 

“Pink,” sapa Firza yang sore itu datang bersama Resha, atas permintaan Resha tentunya, yang ingin bertemu Mamak Karmila. 

Wanita yang kini berhijab rapi itu, mundur beberapa langkah, setelah mempersilahkan tamunya masuk. “Mamak masih di sini?” Firza bertanya dengan canggung, padahal biasanya ia santai bila bercakap-cakap dengan Pink. 

“Iya, sebentar aku panggilkan.” 

Pink buru-buru masuk, mengabaikan keberadaan Resha yang memeluk lengan Firza seperti takut di curi orang. 

Resha pun tak peduli, karena tujuannya hanya untuk pamer pada Mamak Karmila, menunjukkan rasa bangganya karena dirinyalah yang dipilih dan dibela, bukti nyata bahwasanya dirinya lebih dicintai ketimbang ibu kandungnya. 

Firza melangkah pelan, meski diam-diam menahan rasa gemetar karena ia kembali, bukan untuk melukis senyuman di wajah mamaknya, melainkan untuk meminta restu melangkah lebih jauh bersama Resha. 

Resha menggenggam lengan Firza lebih erat, ia tahu dari bahasa tubuh pria itu, pasti ada gejolak dan perang batin. Tapi tentu saja, Resha tak akan pernah mau mundur Atau mengalah. Karena itu sama halnya dengan kalah, tidak, itu tak akan pernah ia lakukan. 

“Aku disini,” bisik Resha, “kita pasti bisa hadapi ini bersama-sama.” Resa mengusap lembut lengan pria yang ingin segera ia miliki sepenuhnya itu. 

“Untuk apa lagi kalian datang, hah?!” 

Lengkingan suara Mamak Karmila langsung terdengar, menggema di setiap sudut rumah. Gambaran nyata, rasa kecewa seorang ibu pada putranya. 

“M-Ma-Mamak,” ucap Firza terbata, ini kali kedua ia mendengar gelegar amarah luar biasa dari wanita yang telah melahirkannya ke dunia. 

“Aku bukan mamak kau!” 

Firza menepis kedua tangan Resha yang melingkari lengannya, kemudian berjalan cepat menghampiri Mamak Karmila. “Mak, jangan begini, Mak.” 

“Tak usah berpura-pura sedih atau sakit, karena hati Mamak jauh lebih sedih, ribuan kali lebih sakit akibat perbuatanmu!” 

Tanpa diduga Firza berlutut memeluk kedua kaki Mamak Karmila, tanpa kata tersedu di sana beberapa saat. Dan tanpa aba-aba Resha pun melakukan hal yang sama, hanya saja ia tak ikut memeluk kedua kaki Mamak Karmila. 

“Kami saling mencintai, Mak. Apakah salah bila kami ingin bersama?” isaknya penuh dusta, tangisnya pun hanya pura-pura belaka. “Sudah lama saya ingin berpindah keyakinan, tapi kesempatan itu belum juga datang, karena sakit yang menggerogoti diri ini, Mak,” imbuhnya. 

“Berdiri sekarang!” kata Mamak Karmila pelan namun penuh penekanan. 

“Tidak. Sebelum Mamak merestui kami.” Firza tetap bersikukuh dengan keinginannya. 

1
Dewi
semoga ersha berjodoh sama bang ahtar , biar nyesel dah tu Firza dapet perempuan penipu
Rahmawati
jgn samakan ersha dengan diriku ya, ersha itu tulus dan baik gk kayak km😡
Bunda Idza
perempuan ini.... pikiran nya picik, hatinya penuh prasangka
Bunda Idza
langganan seumur hidup juga boleh Neng...🥰
@◌ᷟ⑅⃝ͩ●Marlina●⑅⃝ᷟ◌ͩ☘𝓡𝓳
Gratis buat calon istri 🤭
@◌ᷟ⑅⃝ͩ●Marlina●⑅⃝ᷟ◌ͩ☘𝓡𝓳
yang di hentikan
@◌ᷟ⑅⃝ͩ●Marlina●⑅⃝ᷟ◌ͩ☘𝓡𝓳
tak ada maaf bagimu 😏
Nar Sih
resha begitu jht hati mu yg sok baik pdhl kmu kmu gk ada baik,,nya ,dasar firza aja yg bodo ,di kasih berilian pilih batu kali 🤣🤣
@◌ᷟ⑅⃝ͩ●Marlina●⑅⃝ᷟ◌ͩ☘𝓡𝓳
betul cari aja yg lain,yg lebih segalanya dari Firza 😒
Dozky 2 Crazy
senyum senyum bacaa nyaa Asyiiik otw pe de ka te 😁😁
@◌ᷟ⑅⃝ͩ●Marlina●⑅⃝ᷟ◌ͩ☘𝓡𝓳
yang sama dengannya
@◌ᷟ⑅⃝ͩ●Marlina●⑅⃝ᷟ◌ͩ☘𝓡𝓳
Alhamdulillah ☺️
Dozky 2 Crazy
couple ghain yg cowo jin dasim yg cewe dedemit cocok lah
@◌ᷟ⑅⃝ͩ●Marlina●⑅⃝ᷟ◌ͩ☘𝓡𝓳
Kamu membumbuinya
Dozky 2 Crazy
ayo er mungkin author
Dozky 2 Crazy
wujud nya kaya dedemit author
Dozky 2 Crazy
eh si demit dateng 🙄🙄
Dozky 2 Crazy
dasim dasim cape ah dari tadi bilang mangap mangap trusss
Dozky 2 Crazy
betttul Miranda
buang ajj temen kaya si dasim 😁
Dozky 2 Crazy
maaf palalu dasim dasim
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!