NovelToon NovelToon
GILA! IDOLA SMA-KU JADI ATASAN YANG GENIT BANGET

GILA! IDOLA SMA-KU JADI ATASAN YANG GENIT BANGET

Status: sedang berlangsung
Genre:Diam-Diam Cinta / CEO / Idola sekolah
Popularitas:6.9k
Nilai: 5
Nama Author: Nona Abu

Zea pernah diam-diam mencintai Bara, sang kakak kelas di SMA . Namun sebuah kejadian memaksanya pergi, meninggalkan perasaan itu tanpa sempat terungkap.

Sepuluh tahun kemudian, takdir mempertemukan mereka kembali dalam posisi yang berbeda yaitu Bara sebagai atasan dan Zea sebagai bawahan.

Perasaan lama yang Zea kira telah hilang, ternyata masih tersimpan rapi. Tanpa ia sadari, Bara pun menyimpan hal yang sama selama ini.

Namun waktu telah mengubah banyak hal. Rahasia masa lalu, jarak yang dulu tercipta, dan keadaan sekarang menjadi penghalang yang tak mudah dilewati.

Kini, keduanya harus memilih bertahan dalam diam, atau akhirnya memperjuangkan cinta yang sempat tertinggal.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nona Abu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Masuk sarang Harimau

Setelah keluar dari ruangan sang CEO, kaki Zea terasa lemas bagai terisi kapas. Rasanya mau ambruk di tempat.

Keputusan Bara menjadikannya Asisten Pribadi terdengar seperti mimpi buruk sekaligus mimpi indah yang nyata. Perasaan campur aduk!

Dengan berat hati, Zea membereskan seluruh isi laci mejanya.

Teman-teman sekantor memandangnya dengan tatapan iri sekaligus penasaran.

"Wah Zea beruntung banget! Langsung jadi orang kepercayaan Bos baru!" seru salah satu teman kerja.

Zea hanya bisa tersenyum kaku sambil mengangkat kardus berisi barang-barangnya.

"Beruntung apanya sih... Gue malah rasanya lagi masuk ke SARANG HARIMAU sendirian!" 🐯😭" gumam Zea pelan dalam hati.

Tiba-tiba Nina, teman dekat yang selalu bareng sama Zea, ikut mendekat dan bertanya pelan.

"Lo bener-bener pindah begitu saja? Nggak protes dulu?" tanya Nina.

Zea tidak perlu menjawab panjang lebar, cukup dengan anggukan kepala pelan saja. Itu artinya memang benar dan sudah keputusan mutlak.

"Ckckck... Lo keren banget sih Ze, berani banget masuk ke sarang singa!" komentar Nina.

Zea langsung membelalakkan kedua matanya, membalas perkataan Nina dengan kesal.

"Apa kerennya! Yang ada gue bakal repot setengah mati tiap hari! Nggak ada tenangnya!" sahut Zea.

"Ya setidaknya... gajinya bisa 5x lipat dari gaji sebelumnya lah! Untung kan?" bisik Nina menggoda.

"Ih apaan sih! Kenapa gak sekalian aja lo suruh gue nikahin bosnya sekalian biar dapat warisan semua?! Ribet amat!" 🤬 gerutu Zea kesal.

 

DI DALAM RUANGAN BOS

Pintu ruangan tertutup rapat.

Zea berdiri mematung di tengah ruangan yang luas dan dingin itu, memeluk kardusnya erat-erat.

Bara sudah duduk santai di kursi kebesarannya, kedua kakinya disilangkan di atas meja dengan gaya santai namun wibawanya sangat kuat. Tatapannya tajam mengamati setiap gerak-gerik wanita di depannya.

"Taruh barang kamu di situ. Meja kecil di sebelah kanan saya itu sekarang jadi meja kamu." ucap Bara datar namun penuh wibawa.

Zea menoleh, melihat sebuah meja kerja minimalis. Jaraknya hanya sekitar satu meter dari meja utama Bara. Sangat dekat!

Zea berjalan pelan lalu meletakkan barang-barangnya dengan tangan yang masih gemetar.

"Ba... baik, Tuan. Sudah saya taruh rapi. Mulai sekarang saya akan bekerja di sini." ucap Zea sopan namun terbata-bata.

Bara tersenyum miring, senyum yang sangat menggoda dan bikin tidak tenang. Ia menunjuk kursi di hadapan Zea.

"Jadi... mulai detik ini, kita bakal kerja bareng terus. Kamu nggak takut?" tanya Bara santai.

Zea langsung mendongak, memaksakan senyum profesionalnya.

"Tidak Tuan! Saya kan sudah kerja dua tahun di sini, saya terbiasa disiplin. Lagian kan cuma kerja biasa, ngapain takut?" jawab Zea cepat.

Bara terkekeh pelan. Ia berdiri dan berjalan perlahan mendekati Zea yang sedang sibuk menyusun map pura-pura sibuk.

"Oh ya? Kamu bilang nggak takut? Tapi lihat deh... tangan kamu gemetar parah pas naruh buku itu. Atau... kamu deg-degan karena duduk sebelahan sama saya?" desis Bara pelan tepat di telinga Zea.

DEG!

Zea tersentak kaget, ia buru-buru menyembunyikan tangannya di belakang punggung. Wajahnya memerah padam kayak kepiting rebus.

"Itu... Itu karena belum biasa sama AC-nya! Jangan sok tau deh, Tuan!" seru Zea membela diri.

Bara tersenyum sangat lebar kali ini, senyum kemenangan. Ia bahkan menarik kursi Zea agar lebih dekat lagi dengan mejanya sendiri.

"Oke kalau gitu. Buktikan. Duduk yang rapi. Mulai sekarang, setiap gerak-gerik kamu bakal saya awasi. Karena kamu Asisten saya, artinya kamu harus selalu terlihat sama saya. Paham?" ucap Bara tegas namun lembut.

Zea terduduk lemas di kursi barunya. Jarak mereka kini sangat dekat, bahu mereka hampir bersentuhan jika salah satu bergerak sedikit saja.

"Ya Tuhan... ini siksaan apa nikmat sih?! Dulu aku yang lari-larian, sekarang aku dikurung satu ruangan sama dia! Gimana aku bisa fokus kerja nih?!" gumam Zea dalam hati pasrah.

1
paijo londo
aduuuh zea kamu bikin bara gregetan campur penasaran tuh🤦🤦🤭🤭🤭
paijo londo
lucu ya kalo malu malah g mau ketemu🤣🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!