NovelToon NovelToon
Pasangan Misterius X & V

Pasangan Misterius X & V

Status: sedang berlangsung
Genre:Mafia / Pengantin Pengganti / Transmigrasi
Popularitas:5.3k
Nilai: 5
Nama Author: ShinZa_17

Di mata dunia, pernikahan hanyalah sebuah formalitas saja.
Hingga suatu hari, seorang pria misterius yang selalu mengenakan topeng - yang dikenal sebagai asisten biasa - menikahi seorang wanita yang dijadikan alat penebus hutang.
Mereka tidak ada yang mencurigai apapun... hingga segalanya perlahan mulai berubah.

Ketika sang kakak menghilang secara tiba-tiba, sang adik perempuan dipaksa menggantikan posisinya sebagai istri.

Keputusan itu disetujui tanpa ragu oleh keluarga demi menebus hutang mereka.

Tidak ada seorangpun yang peduli dengan perasaannya... atau bahkan menanyakan keadannya.

Namun, mereka tidak pernah menyadari satu hal penting - adik perempuan mereka sebenarnya telah mati sejak berada di dalam gudang yang pengap karena dianggap telah mencoreng nama keluarga.

Kini, di dalam tubuh yang lemah dan penuh luka, telah tergantikan oleh jiwa lain.

Jika penasaran, ayo ikuti kisah mereka hingga akhir.

Selamat membaca...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ShinZa_17, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 12 Meminta Transfer Menjadi 15M

Sedangkan di parkiran, sopir Tuan X yang bernama Pak Maman, tengah menunggu Violet setelah makan di warung makan seberang restoran.

Ketika menunggu, tiba-tiba ponselnya berdering, dan terlihat nama Tuan X di layar ponselnya.

“Halo, Tuan,”

“...”

“Ah... iya siap tuan.”

“...”

“Siap.”

Tak berselang lama, setelah panggilan berakhir, Violet telah sampai di parkiran.

“Dari siapa, pak?” tanya Violet.

“Ini... dari Tuan, nona,” jawab Pak Maman.

“Apa yang dia katakan?”

“Kata tuan, saya disuruh langsung mengantar nona ke tempat acara pernikahan diadakan.”

Violet mengangguk, tanda mengerti. “Kalau begitu, kita berangkat sekarang, pak.”

Dalam perjalanan, Violet menatap gedung pencakar langit yang telah dihiasi langit sore. Dalam hatinya, ia berbisik, “Setelah ini, kehidupanku akan berbeda. Aku akan menjadi seorang istri.”

“Nona, gelangmu terus berpencar ketika kamu mengatakan akan menjadi seorang istri. Bukankah ini pertanda baik? Dengan begitu, nona tidak akan salah pilih pasangan,” ucap Aerin tiba-tiba.

“Aerin, biarkan nona mu tenang, lihat saja olehmu, wajahnya terlihat tegang begitu,” balas Rose.

“Aishhh, kalian berdua ini. Berikan aku rasa penghilang gugup. Bukannya malah mengejekku,” keluh Violet.

Dan tak lama kemudian, mobil hitam yang dikendarai Violet telah sampai di sebuah gedung megah yang telah dipenuhi dekorasi pernikahan.

Violet pun turun dari mobil.

Ia melihat lampu-lampu kristal sudah menggantung dengan indah di langit-langit, bunga-bunga mawar merah dan putih sudah menghiasi setiap sudut ruangan, bahkan karpet merah telah terbentang menuju pintu utama.

Angin sore langsung menerpa wajahnya, bahkan mengibarkan rambut panjangnya yang terurai. Udara terasa dingin dan begitu tenang.

Saat Violet menghela napas panjang, seorang wanita paruh baya tampak berlari menghampirinya dengan wajah cemas.

“Nona! Anda akhirnya datang! Cepat, waktu kita sudah mepet!” ucapnya terburu-buru.

Violet hanya mengangguk ringan dan mengikuti langkah wanita itu masuk ke dalam.

Di dalam kamar rias.

“Nona! Sebaiknya nona bersihkan diri dulu. Kalau bisa jangan lama-lama,” ucap wanita paruh baya itu.

“Baiklah!” violet pun mengangguk dan menyimpan tasnya di atas kasur.

Sembari menunggu, para penata rias, penata busana dan fotografer tengah menyiapkan gaun, alat make up, kamera dan sebagainya.

Akhirnya 15 menit menunggu, Violet pun keluar dengan pakaian berwarna putih yang sudah di sediakan di kamar mandi.

Violet pun langsung di arahkan untuk duduk di depan cermin.

Penata rias mulai mengaplikasikan toner, serum dan juga moisturizer. Kemudian menepuknya pelan-pelan. Setelah meresap, barulah ke hal yang utama. Dari foundation hingga sentuhan terakhir menggunakan setting spray.

Setelah dirasa kering, Violet pun diarahkan untuk memakai gaun pengantinnya. Penata busana membantu memakaikan gaun berwarna putih itu. Dan sentuhan terakhir, di rambutnya disisipkan sebuah mahkota kecil untuk menghiasi veilnya.

Pintu kamar rias diketuk dan terbuka perlahan.

Seorang staf Wedding Organizer (WO) berdiri dengan senyum profesionalnya.

”Maaf, Nona Violet. Acara pemberkatan akan segera dimulai. Mohon untuk segera bersiap menuju altar.”

Suasana dalam ruangan seketika hening.

Violet menarik napas pelan.

Lalu berdiri dari kursinya, gaun putih yang dikenakannya jatuh dengan anggun menyentuh lantai.

Tatapannya jatuh sekilas jatuh ke arah cermin.

Dalam pantulan cermin itu terlihat bukan seperti dirinya yang biasa memakai riasan tipis.

Ini seperti dirinya yang baru.

Ketika memutar melihat samping kanan, kiri dan belakang, tiba- tiba suara langkah kaki terdengar.

Pintu kamar kembali terbuka.

Dan terlihat Papa Darius.

Aura pria itu masih tetap sama seperti sebelumnya. Dingin namun juga sorot matanya seperti terlihat merendahkan.

“Bisa berikan saya waktu untuk berbicara dengan putri saya sebentar?” pinta Papa Darius pada penata rias.

“Bisa, tuan.” Setelah itu, para penata rias dan yang lainnya keluar meninggalkan Papa Darius dengan Violet saja.

Papa Darius mendekat, lalu mendekatkan wajahnya, berbisik di telinga Violet dengan nada tajam.

“Akhirnya, papa tidak akan melihatmu lagi setelah ini. Jangan pernah mempermalukan ayah di depan semua orang. Ingat itu.”

Violet tidak langsung menoleh.

Namun sudut bibirnya perlahan terangkat.

Senyum tipis... namun penuh arti.

Ia memiringkan kepalanya sedikit, lalu membalas dengan suara rendah yang tajam seperti pisau.

“Tentu saja. Karena setelah ini... aku tidak akan pernah memiliki hubungan apa pun lagi dengan keluarga kalian.”

Hening.

Ucapan itu seperti tamparan keras.

Wajah Papa Darius langsung memerah.

Matanya menyipit tajam.

“Kau! -”

Ucapannya terhenti karena terdengar pintu yang diketuk kembali.

“Maaf, Tuan. Waktunya sudah sangat mepet. Pengantin wanita harus segera menuju altar,” ucap staf WO dengan hati-hati.

Papa Darius mendengus pelas, jelas masih menahan emosi.

Ia menatap Violet sekali lagi. Tajam, penuh peringatan.

Ia berbisik kembali sebelum akhirnya keluar.

“Ayah tidak tahu kamu mendapatkan uang dari mana sebelumnya. Tapi yang jelas, transfer 10 miliar ke rekening ayah, maka setelah itu, hubungan kita benar-benar terputus. Paling lambat besok sore, dan kamu harus segera mentransfer uangnya.”

Setelah mengatakan itu, Papa Darius pun segera mengubah raut wajahnya menjadi berbinar senang.

“Apa kau sudah siap menemui calon suamimu, Violet?”

Violet menghela napas panjang. Ia pun menjawab dengan nada malas. “Siap, Pa.”

Setelah itu Violet pun mengaitkan tangannya pada lengan ayahnya.

Mereka berjalan menuju pintu utama. Lorong yang panjang membentang di depannya. Rasanya jarak menuju pintu utama terasa jauh.

"Ingat, Violet. Papa melakukan ini hanya untuk pernikahanmu saja. Setelah ini, lebihkan uang transfer itu menjadi 15 miliar rupiah. Terakhir besok sore kamu mengirimnya," ucap Papa Darius.

Tangan kanan Violet mengepal dengan erat. Namun dia hanya menunjukkan senyumnya seolah dia setuju.

Tetapi dalam hatinya, ia sudah bergelut. "Sialan. Darius ini benar-benar ingin memerasku. Tapi tak apa, setelah aku mengirimnya, akan ada kejutan untuknya."

Lampu-lampu gantung bersinar terang menyinari setiap lorong itu.

Karpet merah mulai terlihat membentang lurus menuju pintu besar utama yang tertutup di ujung sana.

Di balik pintu itu, seseorang telah menunggunya.

Seseorang yang baru saja ia kenal sehari yang lalu.

Jantungnya berdetak kencang.

Rasa gugup dan rasa penasaran bercampur jadi satu.

Gelang dimensi di tangannya terlihat semakin bersinar.

“Aerin, kenapa gelangnya terus bersinar?” tanya Violet dalam pikirannya.

“Itu tandanya, pasanganmu menjadi semakin dekat,” jawab Aerin.

“Dekat? Aku belum siap bertemu dengannya. Apakah dia, akan berperut bulat dan kepala yang bersinar?” ucap Violet.

“Haishhh... kau berpikir yang tidak-tidak. Cobalah berpikir positif. Siapa tahu dia akan sangat tampan dan berdompet tebal.” Jawab Aerin.

“Ahhh... kau ini bisa sekalinya berbicara membuatku melupakan rasa gugupku,” balas Violet.

“Baguslah, setidaknya kau tidak berpikir yang tidak-tidak lagi,” ucap Aerin.

“Violet,” ucap Papa Darius.

Berulang kali Papa Darius memanggil dirinya, namun tetap tidak ada jawaban.

Papa Darius pun melakukan hal yang terakhir.

Ia pun mencubit lengan Violet.

“Ahhh!” jerit Violet.

“Kau ini! Dari tadi Papa panggil-panggil tidak menyahut. Apa kau tidak sadar kita sudah berada di depan pintu utama?!” tanya Papa Darius dengan nada tegas.

“Kau benar-benar membuat Papa malu, Violet!” lanjutnya dengan tajam.

Kedua penjaga pun merasa heran. Sebenarnya ada apa diantara ayah dan anak ini.

Namun, kedua penjaga itu menghiraukannya.

Penjaga pun kembali bertanya pada Violet.

“Apa nona sudah siap?” tanya salah satu petugas yang berdiri.

Violet menutup matanya sejenak.

Menarik napas sebelum akhirnya ia hembuskan.

“Siap. Buka pintunya.”

Ceklek.

Pintu utama mulai terbuka perlahan.

Di sana mulai terlihat siluet mempelai wanita dan ayahnya.

Cahaya dari dalam ruangan menyambutnya.

Semua tamu sudah berdiri.

Musik pemberkatan mulai mengalun dengan lembut.

Dan terlihat di ujung sana, seorang pria yang masih membelakangi dirinya berdiri dengan tegap. Auranya terpancar dari dalam diri pria itu.

Violet bersama ayahnya berjalan pelan mengikuti karpet merah yang membentang.

Satu langkah.

Dua langkah.

Tiga langkah.

Hingga akhirnya jarak tersisa sedikit.

Pria itu berbalik pelan.

Dan terlihat wajah yang sebagian tertutup topeng kupu-kupu itu, melangkah mendekat.

Tangan pria itu menjulur ke depan seolah meminta.

Papa Darius mulai menyerahkan tangan Violet pada pria itu. "Mulai sekarang, dia menjadi tanggung jawabmu. Apapun yang terjadi, dia bukan urusanku lagi."

Perlahan, pria itu mulai menggenggam tangan Violet. “Baik. Aku akan pastikan dia tetap berada di sisiku."

...... To be continued ......

1
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM
akang atuh harusnya🤣
≛⃝⃕|ℙ$ Ŋบ𝑟ļịãŊã ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🍃
My Alpha My Luna 🤔 ganti nama pa begimane ini nda mudeng /Facepalm/
≛⃝⃕|ℙ$ Ŋบ𝑟ļịãŊã ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🍃: 🫨 Ooohh
total 4 replies
≛⃝⃕|ℙ$°Siti ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©☆⃝𝗧ꋬꋊ
Vier jangan buat aku iri dong/Scream/ aku malah pernah kesiram air mendidih sepanci, kamu gak khawatir sama aku gitu/Curse/
🦋⃞⃟𝓬🧸≛⃝⃕|ℙ$Cintya яᷢ⃞🐰☕︎⃝❥: pasti kalau kaget teh...

disini juga ada yang kesiram air panas, tapi sampai melepuh, ngeri😬😬
total 11 replies
≛⃝⃕|ℙ$°Siti ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©☆⃝𝗧ꋬꋊ
Kenapa gak kamu panggil kakanda aja sih🤣🤣
≛⃝⃕|ℙ$°Siti ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©☆⃝𝗧ꋬꋊ: Betul betul betul🤣🤣🤣
total 6 replies
💜 ≛⃝⃕|ℙ$°INTAN@RM¥°HI@TUS🇮🇩
uhukkkk my luna😱 Luna Maya kah?
🦋⃞⃟𝓬🧸≛⃝⃕|ℙ$Cintya яᷢ⃞🐰☕︎⃝❥: bukan bukan/Scream/ Luna maya punya Maxime /Scream/
total 1 replies
💜 ≛⃝⃕|ℙ$°INTAN@RM¥°HI@TUS🇮🇩
Ciaaaa My Alpha
🦋⃞⃟𝓬🧸≛⃝⃕|ℙ$Cintya яᷢ⃞🐰☕︎⃝❥
nanti ada bagiannya🤭
💜 ≛⃝⃕|ℙ$°INTAN@RM¥°HI@TUS🇮🇩
bestinya si Irene gimana? belum di basmi tuh cacar ular
Dewi Payang
Aman berarti🤭🤭🤭
🦋⃞⃟𝓬🧸≛⃝⃕|ℙ$Cintya яᷢ⃞🐰☕︎⃝❥: selamat selamat🤭
total 1 replies
Dewi Payang
Wh, ada Supra X disini🤭 peace kak✌️
Dewi Payang: /Facepalm//Facepalm/
total 2 replies
Dewi Payang
Sang gelang udah bertemu jodohnya😍
Dewi Payang
Kelakuan Aerin🙈🙈🙈🙈
Dewi Payang
Apa.dia Angkasa?
Dewi Payang: Weh mantap😁
total 2 replies
꧁𐌡𐌉𐌙𐌀𐌍𐌀♡♥︎࿐
karna gak penting katanya cuyy 😌
❤️⃟Wᵃf꧄ꦿV⃗a͢n꙰a͢a⃗ꦿᵏⁱᵉˡяᷢ⃞🐰
Se-sayang itu Daddy nya/Proud/
❤️⃟Wᵃf꧄ꦿV⃗a͢n꙰a͢a⃗ꦿᵏⁱᵉˡяᷢ⃞🐰: iya lgi😭
total 2 replies
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM
jadi siapa wanita itu?
💜 ≛⃝⃕|ℙ$°INTAN@RM¥°HI@TUS🇮🇩: yang jualan tahu bulat🏃🏃🏃
total 6 replies
≛⃝⃕|ℙ$°Siti ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©☆⃝𝗧ꋬꋊ
Ayo kembali fokus pada tujuanmu Vio, kasihan mereka jika terlalu lama menunggu hadiah darimu🙃
≛⃝⃕|ℙ$ Ŋบ𝑟ļịãŊã ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🍃
Jadi di dalem tubuh Violet ada berapa jiwa 🤔 masih nda mudeng aku 🤣
≛⃝⃕|ℙ$ Ŋบ𝑟ļịãŊã ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🍃: Emang ada berapa lagi yg belom keluar /Slight/
total 4 replies
≛⃝⃕|ℙ$ Ŋบ𝑟ļịãŊã ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🍃
Nama na sammaaa 🤣🤣/Facepalm/
🦋⃞⃟𝓬🧸≛⃝⃕|ℙ$Cintya яᷢ⃞🐰☕︎⃝❥: wahhh, iya 🤭... aku baru ngeh loh teh🤭
total 1 replies
≛⃝⃕|ℙ$ Ŋบ𝑟ļịãŊã ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🍃
Mak na saha tah 🤔
🦋⃞⃟𝓬🧸≛⃝⃕|ℙ$Cintya яᷢ⃞🐰☕︎⃝❥: tempeh mahal, tahu aja teh 🤣
total 3 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!