NovelToon NovelToon
The Silent Queen : Mafia'S Ghost Editor

The Silent Queen : Mafia'S Ghost Editor

Status: tamat
Genre:Mafia / Romansa Fantasi / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:312
Nilai: 5
Nama Author: Amila FM

Calypsa, seorang freelance video editor biasa di siang hari dan editor video deep web khusus geng mafia untuk menghikangkan bukti di malam hari. Ia ketahuan oleh clientnya, Cyrus ketua geng terbesar di Aethelgard. Namun, Cyrus bukan melenyapkannya, terapi merekrutnua untuk sebuah misi. Misi untuk membalas dendam kematian kakak laki-lakinya sekaligus misi cintanya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Amila FM, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Jarak yang Memendek

Calypsa butuh waktu empat hari lagi untuk mengumpulkan bukti yang ia anggap cukup.

Empat hari yang ia jalani dengan sangat hati-hati, menjaga setiap kata yang ia ucapkan, setiap informasi yang ia sampaikan, setiap ekspresi yang muncul di wajahnya ketika berinteraksi dengan orang-orang di dalam gedung Wraithgate. Sisi lain dari pekerjaan yang tidak ada di dalam deskripsi pekerjaannya tapi rupanya tidak bisa dipisahkan darinya.

Selama empat hari itu juga, tanpa sengaja dan kemudian dengan sangat sadar, Calypsa mulai memperhatikan hal-hal kecil tentang Cyrus yang sebelumnya tidak ia izinkan untuk terlalu ia perhatikan.

Cara pria itu selalu tiba lebih awal dari siapapun dan pulang paling terakhir, atau kadang tidak pulang sama sekali, tidur di ruangan belakang yang sekarang Calypsa tahu adalah hunian kecil yang sudah ia tempati selama bertahun-tahun karena gudang ini lebih ia anggap sebagai rumah daripada tempat manapun yang lain.

Cara ia berbicara kepada para operator dengan instruksi yang singkat tapi tidak pernah kasar, dengan standar yang tinggi tapi tidak pernah tidak adil.

Cara ia kadang berdiri di depan peta digital Aethelgard yang besar di ruang kendali dan menatapnya dalam diam dalam waktu yang sangat lama, seolah sedang bercakap-cakap dengan kota itu secara diam-diam.

Cara ia membawa dua cangkir kopi ke meja setiap kali Calypsa datang untuk pertemuan malam, tanpa pernah bertanya apakah Calypsa mau atau tidak karena ia sudah tahu jawabannya.

Calypsa tidak suka dengan cara hal-hal kecil ini terakumulasi dalam sebuah gambar yang semakin jelas dan semakin sulit untuk ia perlakukan sebagai hal yang tidak relevan.

Ini bukan waktu yang tepat. Belum.

Mungkin tidak pernah akan tepat waktu, mengingat kenyataan bahwa ia sekarang sedang membawa informasi yang berpotensi menghancurkan kepercayaan yang ada di antara mereka.

Pada hari keempat, Calypsa datang lebih awal dari biasanya. Ia menemukan Cyrus di ruang kendali, bukan di ruangannya, sedang berdiri di depan peta besar itu dengan ekspresi yang sulit dibaca. Ia menoleh ketika Calypsa masuk.

"Kamu datang lebih awal." bukan pertanyaan.

"Ada yang perlu kusampaikan." jawab Calypsa, berjalan langsung ke meja panjang dan meletakkan tabletnya di atas meja. "Dan lebih baik disampaikan sekarang sebelum ada orang lain di sini."

Cyrus berpaling dari peta dan berjalan ke meja, duduk di kursinya. Ekspresinya sudah berubah menjadi mode yang Calypsa kenali sebagai mode mendengarkan penuh.

Calypsa meletakkan tabletnya di hadapan Cyrus dan membiarkan pria itu membaca sendiri.

Layar menampilkan semua bukti yang sudah ia kumpulkan, transmisi-transmisi keluar yang terhubung ke jaringan Dragan, penanda tersembunyi yang muncul kembali, pola waktu yang terlalu konsisten untuk disebut kebetulan, dan di bagian paling bawah, nama dari jalur komunikasi yang menjadi sumber semua transmisi itu.

Calypsa memperhatikan Cyrus membaca. Ia memperhatikan momen ketika pria itu sampai di bagian paling bawah dokumen tersebut, ketika rahangnya sedikit mengeras dan tarikan napasnya berubah ritme sedikit meski tidak ada suara yang keluar.

Cyrus meletakkan tablet itu di meja dengan sangat perlahan.

"Berapa lama kamu sudah menyimpan ini." ujarnya, suaranya sangat terkontrol.

"Seminggu lebih sedikit." jawab Calypsa. "Saya butuh waktu untuk mengumpulkan bukti yang cukup."

"Kenapa tidak langsung kamu laporkan?"

Calypsa menatap Cyrus langsung. "Karena kalau aku salah, konsekuensi dari tuduhan ini sangat besar. Dan karena aku tidak bisa menggunakan jalur pelaporan biasa ketika tidak tahu seberapa jauh informasi dari jalur itu sudah bocor."

Cyrus mengangguk pelan, sangat pelan. Bukan mengangguk setuju dalam artian ia senang dengan jawaban itu. Lebih seperti mengangguk karena ia mengakui bahwa jawaban itu masuk akal.

Ia berdiri dari kursinya dan berjalan ke jendela. Calypsa membiarkan ia berdiri di sana tanpa mengisi keheningan dengan apapun.

Setelah waktu yang cukup lama, Cyrus berbicara tanpa berbalik. "Aku sudah mencurigainya."

Calypsa tidak terkejut mendengar itu. Tapi ia menunggu.

"Tidak cukup kuat untuk bertindak." lanjut Cyrus. "Tapi ada ketidakcocokan kecil dalam beberapa situasi selama beberapa bulan terakhir yang tidak pernah bisa aku jelaskan dengan cara lain." ia berbalik menghadap Calypsa.

"Kamu memberiku bukti yang aku tidak punya."

"Apa yang akan kamu lakukan?"

Cyrus berjalan kembali ke meja. Ia berdiri di belakang kursinya, tangannya bertumpu di sandaran kursi, menatap tablet di atas meja. "Hal yang sama yang kita lakukan dengan W. Tapi kali ini lebih dekat, lebih berbahaya, dan kita tidak punya banyak ruang untuk kesalahan."

"Karena orang ini jauh lebih tahu tentang cara kita bekerja dari dalam."

"Ya." ujar Cyrus. Ia mengangkat matanya dari tablet dan menatap Calypsa dengan cara yang membuat sesuatu di dada Calypsa bereaksi dengan cara yang tidak profesional sama sekali. "Aku butuh kamu tetap di sini. Tidak hanya sebagai analis. Aku butuh kamu ada di dalam."

Calypsa menahan apapun yang ingin ia rasakan dari kalimat itu dan menjawab dengan hal yang relevan. "Aku tetap di sini."

Cyrus mengangguk. Dan untuk pertama kalinya, anggukan itu terasa seperti lebih dari sekadar konfirmasi profesional.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!