NovelToon NovelToon
PEMBALASAN KETURUNAN DEWA ALKEMIS

PEMBALASAN KETURUNAN DEWA ALKEMIS

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Fantasi / Action
Popularitas:551
Nilai: 5
Nama Author: Nur Hali

Di benua Azure, kekuatan adalah segalanya. Namun, ada satu profesi yang paling dihormati dan ditakuti: Alkemis. Mereka yang bisa menciptakan pil roh, obat mujarab, dan racun mematikan.

Raymond adalah cucu dari Alkemis Legendaris yang pernah menyelamatkan dunia, Dewa Alkemis Zhuo Yi. Namun, sejak kakeknya menghilang secara misterius dan klan keluarga mereka dihancurkan oleh aliansi kekuatan jahat, Raymond hidup sebagai orang buangan yang menderita dan dipandang rendah.

Suatu hari, saat hampir dibunuh oleh musuh bebuyutannya, Raymond menemukan sebuah cincin batu giok peninggalan kakeknya. Di dalamnya tersembunyi jiwa sang Dewa Alkemis dan sebuah kitab suci "Formula Penciptaan Semesta".

Dengan warisan ilahi itu, Raymond bangkit dari lumpur. Ia mulai mencium bau bahan-bahan, meramu pil tingkat dewa, dan menumbuhkan kekuatan yang mengguncang langit. Ia berjanji pada dirinya sendiri: Semua yang pernah menginjak-injak martabatnya, semua yang membunuh keluarganya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nur Hali, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 20: MATA-MATA DAN RENCANA JAHAT

Pagi harinya, di area latihan Kelas A yang megah.

Zhang Wei yang wajahnya masih bengkak dan kakinya diperban datang melapor kepada pemimpinnya.

"Kakak Long Ao! Itu si Raymond benar-benar berlebihan! Dia tidak hanya memukulku, tapi dia juga mengajari murid-murid F itu teknik aneh dan memberi mereka pil mahal! Sekarang mereka jadi sangat sombong!"

Di atas panggung, duduk seorang pemuda tampan dengan jubah ungu. Wajahnya tampan tapi tatapannya dingin dan licik. Dia adalah Long Ao, Ketua OSIS dan salah satu kandidat kuat Kelas S. Kultivasinya sudah mencapai Alam Asal Level 2!

Di sebelahnya ada Lei Hao, pemuda dari Sekte Pedang Biru yang kemarin dihajar Raymond di kota.

"Oh? Jadi dia ada di sini juga?" Lei Hao menyeringai. "Aku tahu dia pasti bukan orang baik. Dia pasti mencuri harta atau pil curian entah dari mana. Kak Long Ao, kita harus menghukumnya!"

Long Ao memainkan sebuah bola giok di tangannya. "Hmmm... menarik. Seorang murid F tapi berani menantang wewenang kita, dan punya banyak pil aneh. Kalau dia benar punya harta karun... sayang kalau tidak diambil alih."

Matanya menyala licik. "Dengar, pertandingan antar kelas tinggal tiga hari lagi. Aturannya bebas, boleh menggunakan senjata dan pil apa saja selama tidak membunuh secara sengaja."

"Kakak mau apa?" tanya Zhang Wei.

"Aku akan menyuruh tim terbaik kita dari Kelas B untuk bertanding melawan tim F kalian," kata Long Ao. "Dan aku akan menyelundupkan 'hadiah kecil' untuk mereka. Biarkan mereka merasakan apa itu keputusasaan."

 

Sore harinya, saat Raymond sedang duduk santai di atap gubuk...

"Nak, ada yang tidak beres," suara Zhuo Yi tiba-tiba terdengar waspada. "Coba kau cium angin di sebelah barat. Ada bau aneh."

Raymond mengendus. Benar saja, ada bau bubuk serbuk kelabu yang samar terbawa angin menuju area tempat teman-temannya berlatih.

"Itu... Bubuk Pengikat Energi?" mata Raymond menyipit. "Kalau terhirup, energi di dalam tubuh akan jadi lumpur dan tidak bisa digunakan selama beberapa jam. Ini trik kotor!"

Ia melihat ke arah semak-semak. Beberapa bayangan hitam diam-diam menaburkan serbuk itu secara perlahan agar tidak tercium.

"Hahaha, minumlah dulu racun pembuka pertandingan..." bisik salah satu mata-mata itu.

Tiba-tiba...

WUSH!

Sebuah batu kecil melesat sangat cepat dan tepat mengenai tangan mereka yang memegang bubuk!

AKH!

Mereka berteriak kaget. Bubuk itu tumpah ke tanah sendiri.

Raymond melompat turun dari atap dengan wajah dingin membeku.

"Berani-beraninya kalian mengotori tempatku dengan mainan kotor macam ini..."

Mata-mata itu panik. "Ketahuan! Lari!"

"Lari? Sudah terlambat."

Raymond tidak mengejar, tapi ia menghentakkan kakinya ke tanah.

Jurus: Gelombang Kejut Kaki Naga!

DUNG!!!

Tanah di depan kakinya meledak. Gelombang kejut berjalan lewat tanah dan menghantam kaki kedua mata-mata itu. Mereka langsung jatuh tersungkur dan tidak bisa bangun lagi.

Raymond berjalan mendekat, menginjak punggung salah satu dari mereka.

"Siapa yang menyuruh kalian? Long Ao? Atau orang dari Kelas A?" desak Raymond.

"Kami... kami tidak tahu! Kami hanya disuruh menaburkan ini! Katanya supaya tim kalian lemah saat pertandingan nanti!" jawab mereka ketakutan.

Raymond mendecakkan lidah. "Dasar sampah rendah. Kalian pikir trik semacam ini bisa bekerja padaku?"

Ia mengambil bubuk itu, lalu melemparkannya kembali ke wajah mereka sendiri tapi dengan dosis yang jauh lebih besar!

"AAAAHHH!! TUBUH KAMI LEMAS!!"

"Biarkan kalian merasakan efeknya sendiri. Seret mereka keluar dan ikat di tiang kayu sebagai peringatan!" perintah Raymond pada murid-muridnya yang datang berlarian.

"Siap Kak!"

Melihat kejadian itu, murid-murid F semakin takjub dan setia. Mereka tahu, musuh tidak akan membiarkan mereka tenang.

"Kak Raymond, bagaimana ini? Mereka pasti punya rencana lain," tanya Lin Mei cemas.

Raymond tersenyum garang. "Biarkan mereka bersiap. Semakin besar harapan mereka untuk menang... semakin sakit rasanya saat mereka kalah nanti."

"Da Wei, siapkan semua orang. Malam ini kita latihan formasi pertempuran. Dan aku akan membuatkan kalian Pil Anti-Racun dan Pil Kecepatan khusus. Besok... biarkan pesta dimulai!"

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!