Dunia yang dihuni setiap manusia memiliki makna yang berbeda
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon @120, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Sebuah Janji
"tuan...kau sudah bangun....,,"
"apa yang sedang kau lakukan..!!!
Leon melongok dari dalam tenda karena terganggu dengan asap yang dibuat oleh chloe,
Chloe menyiapkan ubu bakar untuk sarapan mereka berdua sebelum melanjutkan perjalanan.
"makan selagi hangat tuan..,,ini akan mengganjal perutmu untuk sementara..."
"cih...!!!"
dari wajah leon jelas tergambar kekesalannya dengan kehidupan didunia itu,tidak ada makanan enak dan hanya makanan rendahan yang selalu dia makan,
Namun apa boleh buat,leon ingin sekali pergi dari dunia itu,sekalipun ke neraka,leon menerima uluran tangan chloe yang memberikan ubi bakar hangat yang sudah terkupas, chloe begitu perhatian pada leon,
Sikap hangat chloe semata-mata untuk selalu memberikan semangat untuk leon yang memiliki sifat pemarah dan kasar,chloe ingin leon sedikit luluh kepadanya dan pantang menggunakan sihir untuk membuatnya patuh.
"setelah ini kita akan melanjutkan perjalanan kembali tuan,,"
Leon hanya menatap chloe dengan dingin sambil mengunyah makanan yang dimulutnya dengan malas,
Selang beberapa waktu setelah kepergian mereka dari tempat istirahat,tanpa leon sadari,seekor babi hutan yang berukuran besar menghadang di depan jalan yang akan dilalui leon,
"si...sial...,aku meninggalkan penyihir itu di sungai, apa yang harus aku lakukan...!!"
Leon berdiam diri mematung,saat babi hutan itu belum melihat keberadaannya,,perasaannya sangat kacau dan detak jantungnya berdebar kencang, kegugupan itu membuat leon melakukan kesalahan,dia melangkah mundur dan menginjak ranting kering,
Sesaat setelah itu,leon memastikan langkah kakinya,dan babi hutan tersebut menengok kearah sumber suara.
Dengan sigap leon mengambil aba-aba untuk berlari saat babi tersebut mulai menggerakan kakinya.
"hah....hah....hah...."
Suara nafas yang terengah-engah terdengar sangat jelas dari telinga chloe,dengan radarnya, chloe bisa merasakan kehadiran leon dari kejauhan.
"apa yang terjadi...,,sepertinya semakin mendekat..."
Chloe segera memakai bajunya setelah menyelesaikan mandi,hanya beberapa menit kedatangan leon terlihat jelas dengan seekor babi yang hutan yang besar,
Chloe membaca sebuah mantra untuk menyerang balik pada babi hutan sebelum dia menyerang leon,
"lakukan sesuatu.!!!"Teriak leon..!!
Babi hutan semakin menggila saat mendengar teriakan leon,dia agresif saat mendengar suara keras dan hilang kendali,dan sebelum chloe menyelesaikan mantranya, leon telah diseruduk oleh babi itu sampai tersungkur menabrak perbekalan yang chloe bawa.
"tuan...,,!!!"
"jangan pedulikan aku..!!!"
Chole melihat leon terkapar,dan setelah menyeruduk leon babi itu berhenti sejenak dan mengambil aba-aba,
Leon mulai mengerti tentang babi itu dan berusaha tenang meskipun dirinya terluka oleh serudukan babi itu dan mencoba tidak bergerak sambil menstabilkan pernafasannya.
"aku tau insting bintang itu sangat tajam,jadi dia tidak mau berisik ya..,,baiklah...,,aku akan menjadi patung untuk sementara.. ,sial..,apa yang dia baca lama sekali...!!!"
Leon melirik kearah chloe yang sedang membaca mantra dan mengarahkan tangannya pada babi hutan tersebut,
Dengan cahaya keemasan yang seperti serbuk berterbangan,menghiasi babi hutan tersebut dan selang beberapa detik babi tersebut pergi dengan tenang.
"haah.....,,"
Leon menarik nafas lega dan terkapar di tanah untuk menghilangkan ketakutannya sejenak.
"tuan...,,apa kau baik-baik saja..."
"tidak..!!!"
"biar aku lihat lukamu...,,"
Leon merasa nyeri pada punggungnya,meskipun tidak suka dengan keterlibatan chloe,namun untuk melindungi diri sendiri leon menurut pada chloe dan memiringkan tubuhnya.
"kau tertusuk tanduk babi itu tuan..,,lepaskan bajumu dan duduklah dengan benar,aku akan mengobatimu...!!"
Chloe begitu khawatir,dan tergesa-gesa mencari obar yang telah dia siapkan sedari rumah.
"ya ampun...,,kau telah menghancurkan semuanya tuan..."
"apa .?? Aku ?? Kau menuduhku ? Lihat babi itu !! Sial..!!"
Leon terlihat marah ketika chloe tidak sengaja mengatakan leon penyebab kehancuran obatnya dan menjadi kebingungan dengan langkah kedepannya.
Leon membuang semua barang yang sudah rusak itu kedalam sungai yang mengalir deras.
"apa yang kau lakukan tuan..!!!kenapa kau membuangnya ??"
"barang yang sudah rusak tidak bisa dipakai lagi,dia sudah menjadi sampah,untuk apa kau khawatirkan.!!!"jawab leon dengan angkuh.
"tapi didalam sana ada perbekalan dan pakaian ganti, bagaimana bisa kau membuangnya begitu saja..!!"ucap chloe dengan panik.
"apa kau bilang !!!"
leon dengan panik melihat kearah jalannya buntelan yang telah dia buang dan mengikuti arus sungai yang deras dan terlampau jauh,
leon kembali menatap wajah chloe dengan melebarkan matanya.
"semua gara-gara kau...!!!"
Leon berjalan dengan perasaan tidak bersalah dan chloe merasa sedih dengan ramuan yang telah dia buat sambil mengikuti leon dengan tenang.wajahnya murung,leon yang melirik sesikit kearah belakang sangat terganggu dengan wajah yang di buat oleh chloe dan berhenti secara mendadak.
"bug...!!!"
Chloe menabrak punggung besar leon saat pandangannya tidak fokus dan melamun.
"berjalan didepanku !!!"
Leon menarik pundak chloe dan mendorongnya kedepan,leon tidak mau melihat wajah tidak menyenangkan itu dan menghindari bahaya seperti sebelumnya.
Perjalanan telah mereka tempuh selama 2 hari, leon merasa bosan dengan keadaannya,
"katakan padaku !! Dimana orang tuamu ??"
"aku tidak tau tuan, aku bisa merasakannya kalau mereka sudah dekat."
Leon merasa kesal,dan melihat kearah lain untuk mencari makanan.dalam pencariannya itu chloe mengikuti leon dengan hati-hati dan waktu sudah mulai petang.
"apa ini sudah sore ?kenapa langit gelap sekali ?"
Chloe melihat ke atas langit dengan awan hitam menggumpal,
"oh tidak...,,celaka..!!!"
Benar saja,hujan turun dengan sangat deras,chloe berteduh dibawah pohon,namun tetap saja hujan tidak bisa mereka hindari,leon melihat sebuah lubang di dekat pohon besar dan berlari kearah lokasi diikuti dengan chloe dibelakangnya.
"apa kau tidak bisa menghentikan hujan !!"
"aku bukan dewa tuan.."
Chloe menatap kepunggung leon yang tertutup baju dengan rapih,meskipun lukanya tidak terlalu dalam namun darah masih keluar dari tubuhnya,
"tuan...,,
"tidak mau !!!"jawab leon dengan tegas.
"tuan.,,kenapa menolak apa kau tau aku akan bicara apa ??"
leon melirik dengan tajam pada chloe yang menunjukan wajah penih rasa iba padanya,dan itu menbuat leon semakin kesal.
"aku tidak ingin dikasihani dan aku tidak ingin kau menggunakan sihir padaku !!!"jelas leon.
Chloe memalingkan wajahnya seraya kebaiknya mendapat penolakan dan merasa sangat kecewa.
"jeder.....!!!!"
Petir menyambar dengan sangat ganas dan angin mulai berhembus kencang,chloe yang tadinya hanya dibibir gua sedikit ketakutan dengan badai yang tiba-tiba datang,
Leon mengambil langkah hati-hati untuk memasuki gua,meskipun tidar terkena air hujan namun didalam sangat lembab, kadar air sangat banya dan sedikit licin.
"setidaknya tidak ada petir di dalam sini,"
Leon mencari tempat duduk untuk beristirahat,sedangkan chloe masih dengan kekecewaannya merenung sambil memainkan air yang kekuar dari tebing batu didalam gua tersebut.
"apa kau yakin bisa mengembalikanku ke duniaku ??aku tidak perlu menjadi diriku yang dahulu,asalkan aku kembali pada dunia modern dan menjadi miskin pun tidak masalah..!!"
Chloe mendengarkan perkataan leon dan melihat kearah wajahnya yang serius,dan mata yang penuh harap itu membuat perasaan chloe semakin tidak karuan.
"sebenarnya tuan..,,aku tidak tau caranya..,,tapi setelah kita menemui orang tuaku,mereka pasti akan mengatakannya..,
"apa dunia modern sangat indah ? Kenapa kau sangat ingin pulang tuan ?apa aku kurang baik untukmu ??"jawab chloe dengan sedih.
"apa yang kau katakan !!! Tentu saja...,,dunia ini tidak memiliki smartphone,mereka menggunakannya untuk berkomunikasi satu sama lain,kau tidak akan tau karena kau dari jaman purba !!! Ah sial ..!! Menyebalkan !!!
Leon menjadi emosional kembali mengingat masa lalunya yang seorang putra tunggal kaya raya dan arogan,
"apa semua angin diluar itu masuk kedalam sini ??dingin sekali !!" gumam leon.
"apa kau demam tuan ?"
Chloe mendekat pada leon dan memegang kening leon,
"plak...,,"
Leon menangkis tangan chloe saat dia memeriksa keningnya,
"jangan sentuh aku...!!!"
"apa aku kecanduan lagi ?? Saat ini ?? Mustahil...!!!"gumam leon.
chloe berdiri didepan leon sambil mengamati pergerakan leon yang selalu mengusap tangannya,
"tuan pasti menggigil karena lukanya tidak segera diobati,jika dibiarkan dia akan terinfeksi,"gumam chloe.
"tuan...,,kau bisa memeluku untuk membuat tubuhmu menjadi lebih hangat..,,"
"jangan berpikir aku tergoda denganmu nenek sihir..!!!" jawab leon dengan tegas.
"aku tidak sedang menggodamu tuan,tidak masalah jika kau ingin terus kedinginan."
Chloe mengalihkan pandangan dan segera menjauh dari leon,namun sebelum melangkahkan kakinya,leon menarik tangan chloe dengan keras.
"uh...,,"
"jangan terlaku percaya diri !! Kau yang menyuruhku !!!"
Leon memeluk chloe dengan sangat erat, tangan leon menggigil dan meremas-remas lengan chloe dengan keras.kesakitan itu bisa chloe tahan dan chloe memeluk leon dengan lembut sambil membaca sebuah mantra saat leon tidak melihat kearah chloe.
Chloe terbiasa menggunakan mantra penghangat pada air mandinya,kali ini dia menggunakan dirinya sebagai penghangat bagi leon,setelah membaca mantra itu,chloe mulai dengan memberikan sihir penghilang rasa sakit seperti sebelumnya pada leon, dan saat sihir itu bekerja,leon tertidur dengan pulas
chloe memastikan luka pada leon tidak infeksi dan masih meninggalkan jejak terluka tanpa menghilangkannya secara permanen,chloe tidak mau leon membencinya karena telah melakukan sesuatu pada leon tanpa izinnya.
Chloe menatap pada wajah yang sangat kelelahan itu dengan penuh kasih sayang, tangan chloe bergerak perlahan membelai wajah leon yang sedang tertidur,
"aku pasti akan membuatmu kembali tuan leon."