NovelToon NovelToon
Sistem Kekayaan Dan Kekuasaan

Sistem Kekayaan Dan Kekuasaan

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Crazy Rich/Konglomerat / Mengubah Takdir
Popularitas:3.4k
Nilai: 5
Nama Author: Scorpion's

Note: alur nya gak terlalu cepat, jadi buat yg enjoy ama alur yang meningkat sedikit demi sedikit aja ya guys

Hidup sebatang kara semenjak ia duduk di bangku sekolah menengah membuat Alvaro mau tak mau harus bisa terbiasa dengan yang namanya usaha dan kerja keras walaupun sering mengalami kegagalan.

karena ia tahu jika ia menyerah untuk berjuang maka itu berarti mengucapkan selamat tinggal bagi masa depannya dan berakhir hidup di bawah bayang bayang jembatan.

satu hal yang menjadi alasan mengapa dia tetap tak menyerah adalah karena ucapan almarhum ibunya ketika di ujung maut dahulu bahwa dirinya harus tetap berusaha dan tidak menyerah.

namun entah takdir mempermainkan dirinya atau apa, ia harus mengalami kejadian tragis ketika dalam perjalanan pulang selepas kerja..

bagaimana kelanjutan nya?, tetap ikuti cerita nya tak lain dan tak bukan hanya di novel saya "Sistem Kekayaan dan Kekuasaan"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Scorpion's, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 2: Sistem

"Jadi sebenarnya kamu itu apa dan siapa?" Tanya seorang pemuda di hadapan batu yang nampak bersinar, pemuda itu tak lain adalah Alvaro.

"Seperti yang saya katakan barusan, saya adalah Sistem Kekayaan dan Kekuasaan. Tujuan saya adalah untuk membantu anda meraih apa yang anda inginkan." Ucap batu di depannya.

"Lalu kenapa harus aku?" Tanya Alvaro bingung.

"Apakah anda masih tidak mengenal batu ini?" Tanya balik sistem yang membuat Alvaro berfikir keras.

Bentuk batu di depannya itu terlalu tak asing baginya, dengan ujung bawah yang lancip dan ujung atas seperti tempat mengikat. Ia pun tiba tiba teringat dengan bentuk liontin miliknya yang secara reflek ia meraba lehernya yang ternyata tidak ada apapun.

"Ya saya adalah Sistem yang di segel di dalam liontin yang anda gunakan, saya aktif ketika nyawa anda dalam keadaan kritis." Ucap Sistem menjelaskan.

"Lalu bagaimana caramu untuk membantuku ketika kamu saja tidak memiliki tubuh fisik yang bisa bergerak?" Tanya Alvaro bingung.

"Untuk menjawabnya anda bisa menempelkan telapak tangan anda ke batu ini." Ucap Sistem yang membuat Alvaro menempelkan tangannya tanpa ragu ragu.

Namun ia pun ingat yang barusan terjadi ketika tangannya tak bisa di tarik, tapi sebelum ia bereaksi tiba tiba rasa sakit diikuti sesuatu yang masuk secara paksa ke dalam kepalanya membuatnya berteriak kesakitan.

"Akkhhh siaalann, apa yang kamu lakukan.... Akhh..." Teriak Alvaro kesakitan sambil memegangi kepalanya dengan satu tangan karena tangannya yang satu masih menempel dan tak mau terlepas dari batu di depannya.

Setelah beberapa saat rasa sakit di kepalanya pun mulai mereda digantikan dengan informasi yang mengalir di kepalanya.

"Jadi maksudnya aku harus melakukan misi yang kamu berikan untuk mendapatkan reward gitu?" Tanya Alvaro yang mulai tenang.

"Ya tuan." Jawab sistem singkat.

"Status.." Ucap Alvaro tiba tiba.

"Status:

Nama: Alvaro Wibisono

Gelar: Pelajar

Poin sistem: 0

Kekayaan: 15.500.000" Tiba tiba muncul hologram transparan di depan Alvaro yang menampilkan profil miliknya seperti di game RPG yang pernah ia mainkan.

"Hemm baiklah, jadi begini ya." Ucap Alvaro sambil manggut-manggut.

"Baiklah kalau begitu sekarang bagaimana caraku kembali?" Tanya Alvaro pada batu di depannya lagi.

"Silahkan anda memejamkan mata anda, saya akan mengembalikan kesadaran anda ke tubuh anda." Ucap Sistem yang membuat Alvaro langsung memejamkan matanya.

Secara perlahan dan pasti Alvaro pun mulai merasakan tubuhnya lagi dan ia pun mulai membuka matanya secara perlahan.

Putih dan terang, itulah yang ia dapatkan ketika membuka matanya. Setelah beberapa saat Alvaro pun mencoba duduk dan melihat ke sekitar dimana ia melihat ruangan tertutup dan infus yang tersambung di pergelangan tangan nya.

" Jadi aku di rumah sakit?, tapi bukannya di tempat itu sepi sekali ya? " Tanya Alvaro bingung pada dirinya sendiri.

Setelah beberapa saat Alvaro pun melirik jam yang menunjukkan pukul 03.25, ia pun segera bangun dari kasurnya dan melangkah keluar sembari membawa infus di tangan kanannya.

Ia berjalan di koridor yang cukup sepi, sesekali ia berpapasan dengan seseorang dan bertanya ruangan dokter ia pun akhirnya diarahkan menuju lantai bawah oleh tukang bersih bersih disana.

"tok.. Tok.. Tok.." Alvaro mengetuk pintu ruangan di depannya.

"Silahkan masuk.." Ucap sebuah suara dari ruangan itu yang membuat Alvaro langsung membuka pintu di depannya.

" Ada yang bisa saya bantu?" tanya seorang wanita berseragam dokter menyambut kedatangan Alvaro.

Sedangkan Alvaro, bukannya menyahuti ia malah mematung secara tiba tiba.

"Kak, ada yang bisa saya bantu?" tanya dokter wanita itu lagi sambil menggoyangkan telapak tangannya di hadapan Alvaro yang mematung.

"Eh anu, iya.." Tiba tiba Alvaro tergagap yang membuat dokter wanita di depannya terkikik kecil.

"Ada apa kak kok tiba tiba mematung gitu?" Tanya dokter wanita itu lagi sambil tersenyum ke arah Alvaro yang nampak wajahnya memerah.

"Tidak apa apa." Ucap Alvaro kaku.

"Gilak cantik bet nih.." Fikir Alvaro namun ia pun segera menekan rasa kagumnya dan duduk di kursi Pasien di depan dokter wanita itu.

"Itu saya mau tanya apakah saya bisa langsung keluar rumah sakit sekarang gitu." Ucap Alvaro setelah menata hatinya yang masih memberontak.

"Bisa di sebutkan identitas anda kak?" Tanya dokter itu sambil bersiap mengetik di depan komputer nya.

"Saya Alvaro Wibisono, pasien yang masuk ke rumah sakit setelah tersengat listrik semalam." Ucap Alvaro menjelaskan.

"Oh ternyata anda, bisa saya periksa dahulu kak. Silahkan berbaring dahulu." Ucap dokter itu sambil menyiapkan ranjang pasien.

Alvaro pun menuruti dan berjalan menuju ranjang itu, setelah menggantung infus di sampingnya ia pun berbaring terlentang di kasur sedangkan dokter itu memeriksa badan Alvaro.

Setelah beberapa saat dokter itupun kembali ke kursinya.

"Baik kak setelah saya periksa sepertinya anda bisa langsung pulang, ini obat yang bisa anda bawa ke bagian farmasi dan untuk barang barang anda ada di almari di ruangan anda." Ucap dokter itu sembari melepas infus di pergelangan tangan Alvaro.

Setelah itupun Alvaro segera mengambil barangnya dan menebus obat serta membayar perawatan yang ia terima.

"kalau di pikir pikir lumayan juga ya lima ratus ribu cuman buat menebus obat dan berbaring beberapa jam saja, hadehh..." desah Alvaro sambil menghitung sisa uang yang ia miliki.

Ia pun berjalan menuju tempat parkir untuk mengambil motor butut miliknya yang untungnya sudah di amankan pihak polisi menurut keterangan satpam yang menjaga.

Udara pagi yang dingin itu langsung menusuk kulit Alvaro tatkala ia melaju dengan motor butut nya itu menuju rumahnya, untung saja jarak dari rumah sakit menuju rumahnya tidak terlalu jauh atau kalau tidak ia akan semakin kedinginan lagi.

...----------------...

Jam di ponselnya menunjukkan pukul 5 pagi, setelah ia membersihkan dirinya ia pun segera berganti seragam miliknya.

Hidup sendirian di rumahnya yang sederhana sebenarnya sedikit membosankan baginya, kehidupannya yang monoton terus saja berlanjut antara belajar, bekerja, dan tidur beberapa jam saja.

Namun ia tahu bahwa itu bukan saatnya mengeluh untuknya, karena semua hal itu harus ia jalani agar ia tetap bisa menjalani kehidupan yang lebih baik kedepannya.

Jam menunjukkan pukul setengah enam, Alvaro pun segera mengunci pintu rumahnya dan berangkat menuju sekolahnya.

Ia berhenti sebentar di warung Tegal untuk sarapan sebelum melanjutkan perjalanan nya, sekaligus mengambil jajanan titipan pemilik toko untuk ia antar ke kantin sekolah.

Setelah lima belas menit berlalu ia pun sampai di depan gerbang sekolahnya, disana masih tampak cukup sepi karena jam baru menunjukkan pukul enam pagi.

"Oh Alvaro, seperti biasa rajin sekali ya masuk jam enam hahaha.." Ucap seorang laki laki paruh baya dengan tubuh tinggi besar membukakan gerbang sekolah.

"Oh pak Prapto, hehe iya pak." Ucap Alvaro sambil tertawa.

"Eh pesenan bapak ada gak?" Tanya pak Prapto sambil melihat bungkusan kresek hitam di jok belakang Alvaro.

"Aman dong pak nih lemper 5 biji, sama gorengan satu porsi, plus sama kopi hitam bungkus yang masih panas barusan beli di depan." Ucap Alvaro sambil menyodorkan dua bungkus kresek kecil kepada pak Prapto.

"Wahh mantap, berapa totalnya?" Tanya pak Prapto.

"Kopi nya lima ribu, lemper sama gorengan nya lima belas ribu, sama ongkir lima ribu totalnya dua puluh lima ribu pak." Ucap Alvaro menghitung total pesanan nya.

"Nih dua puluh lima pas ya." Ucap pak Prapto sambil menyodorkan beberapa lembar uang kepada Alvaro.

1
Mona
👍👍👍👍
Scorpion's Caesar
tiba tiba teleport ke bab 15 ya 🤣🤣
M⃠☘💠Ɱιƚα⚖❀⃟⃟✵ᴮꜰ
semangat up nya
M⃠☘💠Ɱιƚα⚖❀⃟⃟✵ᴮꜰ
lanjuttt
M⃠☘💠Ɱιƚα⚖❀⃟⃟✵ᴮꜰ
lanjut
mary dice
bikin penasaran aja lanjut ya thor😉
Scorpion's Caesar: siap makasih kak dukungan nya
total 1 replies
Nenk putry
aneh tapi nyata ceritanya bikin males baca aja 😁😁
Scorpion's Caesar: hehe boleh saran atau kritik nya kak ya, aku masih belajar juga
total 1 replies
Jesa Cristian
bang ganteng terima kasih untuk saran untuk Novel ku
Scorpion's Caesar: iya sama sama saling support aj.
dan saya juga menerima kritik dan saran yang membangun kok
total 1 replies
Scorpion Monarch
di bab selanjutnya aku kasih pict motor sport Alvaro yak
Scorpion's Caesar
iya habis ini, aq update nya emang malem. minimal 1 bab per hari kok tenang hehe
Radit Panestu
woy Thor kapan update nya
Scorpion Monarch
..
Scorpion's Caesar
yok yok ramaikan guys
Gege
Thor..kalo system berbicara kasih dalam tanda [ xxxxx ] gitu thor
Scorpion's Caesar: makasih saran nya, tapi tanda [.] itu aku pake untuk yang lain yaa.
tapi makasih udah support saya💪💪
total 1 replies
Scorpion Monarch
maaf ya author cuman update waktu malam soalnya kalau pagi atau siang antara sibuk ataupun jujur aja MAGER wkwk
Yuuki Hakari
mampir thor
Scorpion's Caesar: siap makasih
total 1 replies
Scorpion Monarch
semoga rame yaa, biar aku semangat buat update😍😍😍
Scorpion Monarch
bantu ramaikan dong guyss
Scorpion Monarch
bantu ramaikan dong guys
Scorpion Monarch
bantu ramaikan dong para reader yang baik hati dan tidak sombong.
kritik dan saran boleh kokk
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!