Chapter 005 —Identitas

Padang rumput yang begitu luas terpampang jelas dibawah langit biru, berbagai kehidupan berjalan damai diatas nya. Kebahagiaan dan rasa senang terasa sangat menenangkan. Sampai, sesuatu terjadi.

Jelldaaarrrr!

Boommsss!!

Swuushhh!

Petir menggelegar, menyambar tepat ditengah tanah lapang itu. Menciptakan ledakan dan terpaan angin yang dahsyat, sampai membuat kedamaian itu terganggu karena nya.

Cahaya menyilaukan membutakan mata, sama seperti saat itu. Cahaya putih menjulang kelangit yang berpusat pada seseorang, yang berdiri sedikit membungkuk ditengah rimbunan cahaya putih itu.

"Eghh!"namun, saat ini keanehan mulai terlihat. Bukan nya keluar dengan keadaan suci, melainkan tumpahan darah lah yang keluar dari mulut sosok itu. Darah merah mewarnai rumput dibawah kaki nya.

"A-Aku harus segera kabur!"gumam sosok itu pelan, seolah sesuatu yang menyakitkan melanda tenggorokan nya. Setelah mengatakan itu, sosok yang muncul dari kilatan petir itu berlari masuk kedalam hutan dengan sangat cepat. Walaupun sedikit tertatih, namun tatapan khawatir nya tidak bisa dibohongi. Membuat ia berlari cepat dengan rasa takut, walaupun sedang terluka.

Sreek! Langkah sosok itu, yang hanya mengenakan pakaian lusuh. Serta kulit berwarna biru menutupi lengan kiri nya sampai ke bagian kepala, penampilan yang aneh. Namun tetap terasa biasa, ada yang sedikit janggal dari nya.

Sosok pria bertato biru itu kemudian hilang dari balik semak, meninggalkan jejak yang sedikit samar dari bercak darah nya. Beberapa saat kemudian, kilatan cahaya mulai pudar dan menghilang, meninggalkan kekosongan yang seolah tidak terjadi apapun.

\*\*\*\*\*\*

Beberapa menit setelah angin kencang itu, semuanya mendadak kembali seperti semula. Zabarin memandang keluar saat Shi Jian membuka jendela rumah nya, yang membuat ia semakin yakin. Petir itu, adalah petir yang sama dengan petir yang membawa nya kedunia ini.

"Sudah dua kali keanehan ini terjadi!. Sebenarnya apa yang sedang terjadi di daerah ini?"gumam Shi Jian pelan. Zabarin yang sedikit mendengar itu hanya menunduk, ia tau semuanya. Namun, masih ada banyak pertimbangan dikepala nya saat ini. Manakah jalan baik dan buruk yang akan ia hadapi, jika ia mengatakan yang sebenarnya atau hanya diam saja seolah tidak tau.

Beberapa saat, suasana tampak hening. Tanpa suara yang keluar, hanya terpaan angin sepoi-sepoi yang masuk melalui jendela. Begitu banyak pertanyaan dikepala mereka berdua, pemikiran yang terus berkecamuk untuk tujuan yang berbeda. Namun...

Tap! Tiba-tiba saja Shi Jian sudah ada disamping zabarin, membuatnya terlonjak kaget"Hah... Kau mengagetkanku!"seru zabarin sambil menahan debaran di jantung nya. Shi Jian yang mendengar itu hanya diam, berdiri tegak didepan zabarin dengan tangan Yang masih berada dipundak nya.

"Zabarin!... Sebenarnya, kau ini apa dan berasal dari mana?"

Jelldaaarrrr! Pertanyaan itu tiba-tiba muncul dari mulut Shi Jian, pertanyaan yang seperti Sambaran petir untuk Zabarin. Ia langsung gugup untuk menjawab, bahkan melihat mata pria itu.

"Ke-Kenapa kau bertanya seperti itu?"tanya zabarin gugup, Shi Jian kemudian mengambil kursi dan duduk didepan zabarin dengan serius.

"Aku hanya ingin tahu. tentang garis darah keturunan yang mengalir dalam tubuhmu!"ucap shi Jian membuat zabarin bingung.

"Apa yang kau ingin tau dengan garis keturunan ku? Bukan kah itu sesuatu yang biasa saja?"balas nya masih bingung dengan arah Dan tujuan pembicaraan ini.

Shi Jian menggeleng dan mengatakan"Jika itu orang lain, mungkin kau masih bisa bersandiwara... Namun, tidak ada yang bisa kau sembunyikan dariku!."gumam Shi Jian pelan, seperti balasan tajam yang begitu menyakitkan.

"Apa maksud mu?"tanya zabarin yang masih buntu akal.

"Aku sudah menemui banyak mahkluk didunia ini, namun tidak ada satupun mahkluk yang memiliki darah emas!. Aku yakin setelah memeriksa tubuh mu saat kau pingsan, darah yang mengalir dalam tubuh mu memiliki keistimewaan yang aku sendiri tidak mengerti... Namun terasa sangat jelas!"ucap shi Jian berhenti sejenak sambil merogoh saku nya, mengambil sesuatu.

Tap! Ia meletakan sebuah botol, dengan beberapa tetes darah merah yang pekat. Sebelum zabarin sempat bertanya, Shi Jian mengambil sesuatu dari dalam laci meja didepan jendela samping nya.

"Kadal?"tanya zabarin masih bingung"apa yang mau kau tunjukkan padaku?"tanya nya lagi, Shi Jian tidak menjawab namun mengisyaratkan untuk memperhatikan.

Kadal itu, yang bergerak bebas ditangan Shi Jian kini berada digenggaman tangan nya. Sampai sesuatu membuat nya terkejut.

Krekk! "Apa yang kau lakukan Jian?!"teriak zabarin saat Shi Jian dengan santai nya mematah kan leher kadal itu hidup-hidup, seolah nyawa kadal itu tidak berharga. Walaupun ia hanya hewan, ia tetap lah mahkluk hidup!.

"Diam dan perhatikan selanjutnya!"seru Shi Jian membuat zabarin terdiam, kadal yang telah mati itu kemudian dimasukkan kedalam botol berisikan beberapa tetes darah didalam nya.

Wuushh! Namun, sedetik kemudian setelah kadal itu menyentuh tetesan darah didalam botol. Secara ajaib, kadal itu kembali bergerak dan mulai memanjat keatas botol dan kembali ketangan Shi Jian.

"Ba-bagaimana mungkin!"ucap zabarin begitu terkejut, keajaiban ini membuka matanya. Tentang sesuatu yang lebih luas, namun tidak ia ketahui sepenuhnya.

"Lihat kan?. Itu adalah darah mu yang ku ambil sedikit, Dengan fakta ini. Sudah jelas darah yang kau miliki sama seperti yang ada dalam buku kuno itu. Darah emas yang bisa menyembuhkan setiap luka apapun itu!"kata Shi Jian menatap lurus kearah zabarin yang masih terkejut.

"Aku tidak meminta kau memberitahukan tujuan mu, namun. Aku hanya ingin kau jujur, darimana kau berasal dan dapat darah emas kuno itu!"seru Shi Jian, membuat zabarin begitu gugup. Ini adalah pertanyaan yang sederhana namun tidak dapat ia jawab, ia tidak tau darimana ia berasal. Saat sadar, ia sudah ada ditengah hutan dan berbicara dengan suara tanpa sosok.

Lantas, ia harus jujur bagaimana? Jikapun ia ceritakan, Shi Jian mungkin hanya menganggap nya berbohong, karena kejadian itu terjadi diluar nalar siapapun. Apalagi hanya seorang pemburu yang hidup sendiri ditengah hutan seperti Shi Jian!.

"Aku tidak bisa menjawab pertanyaan mu, aku sendiri tidak tau berasal dari mana... Dan bagaimana caraku mendapatkan darah kuno ini, seperti yang kau ucapkan!."setelah beberapa lama diam, zabarin bersuara. Namun dengan jawaban yang tidak memuaskan.

Shi Jian tidak membalas, hanya menghela nafas dan kemudian beberapa saat setelah itu kembali bersuara"hei. Apa kau tau mengenai pemuja dewa?"tanya nya, melenceng dari arah pembicaraan tadi.

"Aku tidak tau, tapi seperti nya. Aku sedikit paham tentang pemuja dewa itu!. Tapi, apa alasan mu bertanya seperti itu?"tanya balik zabarin, Shi Jian beberapa saat terdiam, dan kembali mengambil sesuatu dari balik laci meja dekat jendela. Saat benda itu keluar, terlihat lah sebuah buku usang yang tampak rapuh.

"Mereka adalah sekelompok mahkluk yang aneh, semua ucapan mereka tidak didasari oleh fakta yang terlihat... Namun, ada sesuatu dari balik ucapan mereka yang membuat ku penasaran, dan membuat ku sedikit mempercayai ucapan itu nyata!"seru Shi Jian, memberikan buku usang itu yang sudah terbuka dibagian akhir kepada zabarin.

Zabarin yang disodorkan buku itu kemudian membaca nya dengan suara"Keturunan ilahi adalah pengkhianat dewa, iblis yang menghancurkan dunia. Dengan darah suci terbuat dengan emas dari surga, mereka harus musnah untuk membawa kedamaian dunia ini. Dewa agung memberkati kami, memerangi pengkhianat yang akan merusak hukum langit!."kalimat itu, diakhiri dengan sebuah gambar yang tidakk jelas. Seperti sebuah bayangan dengan mata dan mulut tersenyum jahat.

"Hah?.. aku masih tidak mengerti, apa sebenarnya yang ingin kau beritahukan padaku?"tanya zabarin, sejujurnya ia tidak terlalu paham tentang hal ini. Walaupun beberapa bisa dikaitkan dengan hal lain, namun inti dari semuanya masih abu-abu baginya.

"Aku hanya ingin kau jujur padaku, darimana kau berasal dan kenapa kau bisa mendapatkan darah kuno itu... Jika jawaban mu jujur, aku berjanji tidak akan membocorkan identitas mu pada siapapun, bahkan aku akan melindungi mu dari bahaya jika kau berada disamping ku!"setelah Shi Jian mengatakan itu, seperti ada sebuah tangan yang mengangkat batu kebuntuan dari otak nya.

"Rupanya seperti itu!" Gumam Zabarin tersenyum tipis, semua penjelasan dan arah bicara tak jelas ini membawa nya untuk jujur. "Tebakan mu tidak lah salah. Kau tidak sesederhana yang terlihat, aku memuji sandiwara yang kau mainkan seolah kau orang yang polos!."ucap zabarin tersenyum licik.

"Hehe... Sudahh ku duga, kejadian saat ini Dan dua hari lalu ada kaitannya dengan mu. Aku sudah mengawasi mu dari awal kau muncul dari dalam petir itu!"seru Shi Jian tertawa kecil.

"Dan... Apa yang akan kau lakukan? Saat ini aku tidak berdaya untuk melakukan apapun. Kau memiliki sesuatu yang sangat berharga dariku, apa kau tidak melakukan apapun saat memiliki kesempatan?"tanya zabarin seolah pasrah akan digunakan apa identitas nya oleh Shi Jian.

Shi Jian menggeleng, dan lantas mengulurkan tinju nya kearah zabarin. Hendak melakukan Tos"Tidak, setelah tau identitas mu serta ramalan dan sabda yang ditulis pendeta pemuja dewa. Aku sudah tau tujuan mu yang sebenarnya... Dan, aku mendukungmu menyelesaikan tugas itu!. Untuk itulah aku ingin kau jujur, dan kita menjadi rekan untuk mengubah dunia kotor ini!"ucap shi Jian dengan senyuman tenang nya.

Rekan?. Tidak pernah terbersit didalam pikirannya bahwa ia akan memiliki seorang rekan, memandang tinju Shi Jian yang terkepal didepan nya. Ia mengulurkan tangan nya dan menyatukan tinju itu dengan miliknya.

"Kedepannya, kita akan menjadi rekan... Masalah mu akan menjadi masalah ku, senang ku... Akan menjadi kesenangan mu."ucap shi Jian masih tersenyum tenang.

"Ya!"balas zabarin dengan semangat, pria ini. Shi Jian, telah menjadi rekan nya. Dengan kecerdasan yang dimilikinya, tidak mungkin dia hanya seorang pemburu. Shi Jian telah mengawasinya sejak awal ia dihidupkan kembali.

Berawal dari orang asing yang kebetulan menyelamatkan nya, semakin lama ia mengenal Shi Jian. Semakin banyak pula pintu yang masih terkunci dari nya, dibalik baju shi Jian pasti memiliki sesuatu yang lebih besar dan dalam.

Saat ini, yang ia lihat dan ketahui... Hanya sepucuk daun kecil yang tumbuh diatas permukaan tanah, dengan akar yang menjalar puluhan meter kedalam tanah. Shi Jian bukan lah orang sembarangan, yang iaa perlihatkan hanya sebagian kecil. Dari semua yang ia miliki dibelakangnya.

Ia mengagumi pria itu, kecerdasan nya bahkan melebihi kecerdasan yang diberikan langit untuk nya. Dia adalah cahaya pembimbing dimasa depan, untuk dunia yang sudah hilang arah kembali kejalan yang benar.

Terpopuler

Comments

elica

elica

aku udah like nih kak, jangan lupa like back cerita aku ya kak🙏🥺

2025-07-06

1

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!