Cp 4 : Sasha Tahu Lebih Dulu

-- Tamu Tak Di Undang --
Kantor RAVÁ, hari ini Senin. Pagi masih basah karena hujan semalam. Elara datang lebih pagi dari biasanya, menyalakan komputer, membuka draft artikel—tapi pikirannya jauh dari layar.
NovelToon
Elara Nadhira
Elara Nadhira
Sesi wawancara kemarin berjalan lancar. Terlalu lancar, bahkan. Reyhan tidak lagi terasa asing. Itu justru yang menakutkan. Apa dia merencanakan sesuatu? //gumam.
Sasha masuk dengan jas hujan setengah kering, menaruh kopi di meja Elara.
Sasha Bearly
Sasha Bearly
Pagi, ra!
Sasha Bearly
Sasha Bearly
Lo nulis semaleman ya?
Sasha Bearly
Sasha Bearly
Mata lo udah kayak jendela stasiun tuh, berembun gitu.
Elara Nadhira
Elara Nadhira
//Tersenyum tipis. Cuman mikirin alur tulisan aja.
Elara Nadhira
Elara Nadhira
Gue mau bikin hari ini beda, nggak mau highlight arsitek
Elara Nadhira
Elara Nadhira
Tapi juga sudut pandang kota dan.... hidup.
Sasha Bearly
Sasha Bearly
Sudut pandang ya? Lo suka dia lagi? //Menyipitkan matanya curiga.
Elara Nadhira
Elara Nadhira
//Terdiam sejenak lalu menjawab dengan hati - hati.
Elara Nadhira
Elara Nadhira
Gue nggak tau, gue bahkan nggak ngerti perasaan gue sendiri.
Sasha duduk di kursi seberang meja, suaranya berubah serius.
Sasha Bearly
Sasha Bearly
El, gue kenal Reyhan dari jauh.
Sasha Bearly
Sasha Bearly
Waktu kuliah, kita pernah satu mata kuliah desain kota
Sasha Bearly
Sasha Bearly
Gue.... suka dia dulu.
Sasha Bearly
Sasha Bearly
Tapi dia nggak pernah liat gue.
Elara Nadhira
Elara Nadhira
//Kaget.
Elara Nadhira
Elara Nadhira
Lo serius?!
Sasha Bearly
Sasha Bearly
//Tersenyum kecil.
Sasha Bearly
Sasha Bearly
Nggak usah kaget, dunia emang sempit
Sasha Bearly
Sasha Bearly
Tapi yang bikin gue kesel bukan soal Reyhan, tapi lo.
Sasha Bearly
Sasha Bearly
Kenapa lo ngga dari awal punya masa lalu sama dia?
Elara menunduk, ada rasa bersalah yang mengganjal di hati nya.
Elara Nadhira
Elara Nadhira
Karna gue nggak tau harus mulai dari mana, gue pikir perasaan itu udah selesai
Elara Nadhira
Elara Nadhira
Tapi ternyata.... engga.
Sasha Bearly
Sasha Bearly
Gue nggak akan marah, tapi gue butuh lo jujur.
Sasha Bearly
Sasha Bearly
Biar kalau nanti semuanya jadi rumit.... kita tau posisi kita di awal.
Diam. Elara mengangguk pelan.
Elara Nadhira
Elara Nadhira
Kalau kamu butuh jarak dulu, aku ngerti.
Sasha Bearly
Sasha Bearly
//Menghela napas.
Sasha Bearly
Sasha Bearly
Gue nggak butuh jarak, gue cuman butuh lo jujur
Sasha Bearly
Sasha Bearly
Karna kita sahabat dari dulu, sebelum semua ini muncul.
Elara Nadhira
Elara Nadhira
(Sasha benar. Hubungan yang nyata diuji bukan cuma soal cinta. Tapi juga persahabatan. Dan sekarang, semuanya terasa seperti benang kusut yang harus kugenggam pelan-pelan… sebelum putus.)
Malam hari, di kamar Elara.
NovelToon
Reyhan mengirimkan pesan :
"Besok ada waktu? Gue mau nunjukin tempat, bukan buat proyek. Tapi buat lo."
Elara Nadhira
Elara Nadhira
Dan benang kusut itu... ditarik lagi. Oleh seseorang yang pernah kulepaskan, dan sekarang malah datang membawa benang baru. //Gumam.
Elara Nadhira
Elara Nadhira
---- Bersambung ----

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!