elena memasuki gedung perusahaan itu bersama temannya,tapi saat di lorong mereka bertemu dengan seorang wanita cantik yang tengah di marahi orang yang memiliki jabatan di atasnya.
grelisia canstanzo
Padahal aku sudah mengerjakan berkasnya dengan teliti.mana mungkin ada kesalahan!
[nada suaranya terdengar emosi karena di tuduh tidak benar dalam mengerjakan tugasnya.]
Bella
Benar apanya? Sudah jelas ini salah.
[bentaknya yang jabatannya lebih tinggi dari grelisia.]
Elena Alessia
Maaf,anda tidak boleh membentaknya.
Bella
Siapa kau asal melarangku!
ziona Greisi
Nona bella,kau terlalu keterlaluan kepadanya.jangan lakukan hal itu!
Bella
Oh,jadi mereka temanmu ziona.
[tunjuknya kepada elena dan grelisia.]
ziona Greisi
Ya, mereka temanku dan tidak sepantasnya kau berbuat seperti itu.
[sentak ziona dengan emosinya yang setipis tisu.]
Bella
[Bella menunjuk grelisia.]
Dia sudah membuatku di marahi bos karena membuat pekerjaan tidak benar.
grelisia canstanzo
Sialan! Kau masih menuduhku.
Bella
[bella berjalan mendekati grelisia dan menampar wajah cantiknya.]
Kau hanya pekerja baru,jadi harus bekerja dengan benar.
grelisia canstanzo
[grelisia menyentuh wajahnya sebelum balik menampar wajah Bella.]
Berani sekali kau menamparku! Keparat!
ziona Greisi
[ziona terlihat panik melihat pertengkaran mereka berdua.]
Elena, lakukan sesuatu untuk memisahkan mereka.
Elena Alessia
bagaimana?
Bella
Sini! Sialan!
[bela menjambak rambut grelisia.]
grelisia canstanzo
[grelisia balas menjambak rambut Bella.]
Kau yang sialan! Tidak pantas bekerja di perusahaan ini.
davidde canstanzo
apa yang kalian semua lakukan.
[suara dinginnya membuat keempat wanita itu menatap ke arahnya.]
grelisia dan Bella saling melepaskan jambakan rambut dari masing-masing dan langsung menghadap davidde.
Bella
Maaf,tuan.
grelisia canstanzo
Maaf,tuan.
pandangan mata davidde seketika tertuju kepada elena, sedikit terkejut ketika melihatnya.sementara elena yang merasa terus di pandangi hanya menundukkan kepalanya, tidak berani untuk menatapnya.
davidde canstanzo
Elena? itu benar-benar kamu?
[batin Davidde berucap begitu lirih.]
Elena Alessia
kenapa dia memperhatikanku,ya?
[batin elena sedikit risih.]
ziona,bella dan grelisia yang melihat tatapan bos mereka terus tertuju pada Elena pun terlihat bingung.
ziona Greisi
Maaf,tuan.ini teman saya yang sempat saya bilang akan bekerja di sini.
[ucapnya sambil menyentuh bahu elena.]
davidde canstanzo
Hn,dia ikut keruanganku.dan kalian bertiga kembali bekerja!
keempat wanita itu mengangguk patuh.
elena dengan perasaan gugupnya mengikuti Davidde hingga sampai ke ruangan kerjanya.
davidde canstanzo
siapa nama asli mu?
Elena Alessia
Elena Alessia,tuan
davidde canstanzo
Kenapa dia seakan tidak mengingatku? Aku sangat yakin dia istriku yang telah dikabarkan tiada karena di bunuh.
[batin davidde.]
Elena Alessia
Aneh, kenapa dia malah menanyakan lagi namaku.apa dia belum melihat dataku,ya?
[batin elena berucap bingung.]
davidde canstanzo
baiklah sekarang kau bisa pergi untuk mulai bekerja.
elena bangkit dari duduknya dan pergi keluar dari dalam ruangan CEO nya itu.
davidde canstanzo
Elena,aku akan membuktikan kalau itu benar-benar Kamu, istriku.walaupun aku tidak tahu alasanmu tidak mengingatku....aku akan cari tahu alasannya.
[gumam davidde.]
.
.
*BERSAMBUNG*
author
coba tebak apakah elena benar-benar tidak mengetahui davidde?
jangan lupa berikan komentar dan like nya ya!
Comments