Mama dan papa akan pergi keluar kota, kamu sama kakak kamu ya
Carla diam sebenarnya ia tidak ingin tapi ia takut.
Carla Avisya
Berapa lama mama pergi?
Arlan Davos
Skitar tiga sampai lima hari, Carla
Arlan Davos
Apa kamu keberatan?
Carla Avisya
Eum, tidak pah
Tersenyum getir pada Arlan
Arlan Davos
Baik kalau gitu kamu berangkat sekarang.
Carla Avisya
Ya.
Mengangguk, setelah kepergian orang tuanya ia langsung masuk ke kamar dan menguncinya dengan benar, ini sudah malam dan dia takut.
Beberapa jam setelah kepergian Arlan dan Lola masuklah seorang anak muda dan tersenyum melihat kesunyian rumah.
Tanpa basa-basi ia langsung menaiki tangga untuk menuju kamar.
Terdengar suara pintu yang terbuka membuat Carla semakin takut, ia tahu itu Xander.
Menutup pintu rapat-rapat dan menguncinya ulang sebelum menghampiri seseorang yang tertidur di ranjang.
Xander menyibak selimut tebal yang menutupi tubuh Carla
Xander Novic
Kau tidak melakukannya, Carla
Mencekik leher Carla
Carla Avisya
Uhuk, ek kak..
Xander Novic
Karna kau tidak melakukan apa yang inginkan
Carla Avisya
Kak, lepas..
Tangannya memegangi tangan Xander erat
Xander Novic
Sekarang buka semua pakaian mu!
Melepaskan tangannya dari leher Carla
Carla mengambil napas dalam-dalam, setelahnya duduk dan mulai membuka pakaiannya satu persatu.
Xander tersenyum
Xander Novic
Kenapa berhenti, Carla?
Dengan gerakan tidak sabar ia maju untuk meneruskan aktivitas Carla melepaskan semua pakaian nya.
Setelah semua pakaian Carla lepas ia mendorong kasar dan merangkak ke ranjang.
Carla Avisya
Kak..
Carla takut
Xander Novic
Jangan menolak jika kau tidak ingin tubuhmu hancur.
Meremas kasar dua daging lembut yang menonjol di dada Carla
Carla Avisya
Aku lelah, kak
Tanpa mendengarkan Xander terus meremas payu dara Carla semakin kasar, awalnya hanya menyentuh payu dara saja tapi karna Carla terus meminta berhenti ia akhirnya mencium bibir Carla. Lembut membuat Carla terlena sesaat sebelum ia menggigit bibir Carla kasar
Carla Avisya
Eum
Xander Novic
Kau ingin aku lembut?
Tidak ada pilihan lain bagi Carla selain menerima
Carla Avisya
Yaa
Senyum smirk muncul di bibir Xander
Xander Novic
Buka kaki mu
Carla mengambil napas dalam-dalam untuk menenangkan dirinya, membuka kakinya tidak terlalu lebar tapi ia tahu apa yang Xander inginkan, jadi ia membuka kakinya dengan lebar.
Xander Novic
Adik yang pintar, bukan?
Mengelus pipinya lembut sebelum mengusap bibir Carla penuh sayang. Memberi kecupan singkat pada Carla, duduk diantara kedua kaki Carla, melepaskan bajunya, celananya dan memposisikan miliknya tepat di lubang kewanitaan Carla
Xander menatap Carla sebelum memasukkan kepala miliknya di kewanitaan Carla. Carla membuang pandangannya ke arah lain
Xander memasukkan miliknya dengan perlahan-lahan menikmati wajah Carla yang menahan sakit dan suaranya.
Xander Novic
Bukankah rumah sedang sepi, sayang?
Xander Novic
Berteriak lah semaumu
Carla menggigit bibir bawah nya dengan kuat untuk tidak berteriak saat Xander mulai menggerakkan pinggulnya kuat, tapi beberapa saat berubah menjadi pelan untuk menikmati keintiman malam ini.
Xander Novic
Katakan sesuatu lah, Carla
Ia mencondongkan tubuhnya untuk mencium bibir Carla lembut guna menggodanya. Tangannya yang satu tetap di pinggul Carla dan yang satunya ia bawa ke atas untuk meremas lembut payu dara Carla
Xander Novic
Aku tidak akan berhenti jika kau tidak mengatakan sesuatu, Carla!
Kepalanya menunduk untuk melihat penyatuan mereka, merasakan ia akan keluar ia membawa tangannya untuk menyentuh klitoris Carla
Xander Novic
Sangat menggoda, bukan?
Desahan pelan keluar dari bibir Xander
Ia tahu jika Carla mulai terguncang, Carla akan keluar juga dalam waktu dekat tapi ia melepaskan sentuhannya pada klitoris Carla
Xander Novic
Mau keluar?
Xander Novic
Tidak akan aku biarkan sebelum kau melakukan apa yang ku mau, Carla
Xander senyum smirk
Carla tidak ingin ini berlangsung lama jadi ia
Carla Avisya
Kakh...
Xander Novic
Itu indah, sayang
Xander Novic
Apa yang kau inginkan, sekarang hah?
Tanya Xander lembut dengan senyum terbaiknya
Carla Avisya
Kelu.. arr.
Xander Novic
Baiklah sayang, tunggu itu
Xander dengan semangat ia mempercepat gerakkan nya dan memainkan klitoris Carla dengan sedikit kasar agar lebih cepat keluar.
Tidak butuh waktu lama untuk mereka mencapai kenikmatan. Mereka secara bersamaan keluar bersama.
Xander Novic
Haa..
Carla Avisya
Eum.
Xander memeluk Carla erat tidak melepaskan penyatuan mereka, ia berguling ke samping untuk membawa Carla tidur dalam pelukan hangat nya.
Comments
Amore
Hai kak, apa kita bisa bekerja sama?
2024-12-20
1