Menjanganya.

----
Setelah kepergian Kirana dan temannya, Seseorang terlihat di sekitar pantai juga.
NovelToon
Mengendus ringan, wajah salah satu dari orang-orang itu berkerut dengan jijik.
Darel
Darel
Aku mencium bau ikan yang tidak menyenangkan.
Leron
Leron
Hey, tenang-tenang.
Leron
Leron
Di sini laut dan memang banyak ikan.
Darel
Darel
Kamu tau bahwa bukan ikan itu yang aku maksud kan?
Leron
Leron
Tentu saja.
Sarah
Sarah
Aku merasa dia naik ke darat.
Sarah
Sarah
Huh. (Menghela nafas.)
Sarah
Sarah
Mengapa aku merasa bahwa aku kurang istirahat belakangan ini.
Sarah
Sarah
(Memijat pundaknya dengan sedih.)
Leron
Leron
Yah, sepertinya terjadi sesuatu yang besar di laut.
Darel
Darel
(Melirik Leron, mengabaikan.)
Darel
Darel
Tidak apa sarah, kamu bisa istirahat.
Darel
Darel
Aku bisa melakukan semuanya sendiri.
Darel
Darel
Aku senang karena banyak yang bisa dilakukan belakangan ini.
Leron
Leron
Kau, otak otot.
Leron
Leron
Akan menjadi kacau jika tidak ditangani.
Leron
Leron
Kau harus berpikir juga bahwa jika terjadi sesuatu di laut, akan berbahaya juga untuk kita.
Sarah
Sarah
Ya, Darel.
Sarah
Sarah
Laut memang sedikit bergejolak belakangan.
Leron
Leron
Yup, dan Sepertinya sesuatu yang besar akan terjadi.
----
Di rumah sakit.
Setelah perawatan pada pria itu, Dokter memberi tahu Kirana bahwa pria itu baik-baik saja.
Selain beberapa luka ringan, yang lain tidak ada masalah.
Namun dokter berkata bahwa pria itu sangat aneh. pria yang dikatakan hanyut tenggelam itu bukannya memiliki kulit yang pucat karena terlalu lama di air.
Namun memiliki kulit pucat karena tinggal di tempat yang gelap seperti ruang bawah tanah dan tidak memiliki kontak dengan matahari sangat lama.
Kirana hanya mengangguk terima kasih dan hanya memberi tahu bahwa dia juga tidak tau kenapa.
Devina
Devina
Jadi mengapa seperti itu?
Devina
Devina
(Bertanya dengan penasaran.)
Hilya
Hilya
Mungkin korban penculikan.
Aqila
Aqila
Tidak mungkin. Tidak ada yang mau menculik pria besar.
Hilya
Hilya
Tapi dia tampan.
Aqila
Aqila
Sadarlah, kamu sudah memiliki kekasih.
Aqila
Aqila
(Menatap Hilya dengan mata aneh.)
Devina
Devina
Hey, memang ada aturan bahwa orang yang memiliki kekasih tidak bisa mengagumi pria tampan.
Aqila
Aqila
Bagaimana jika kekasihmu yang mengagumi wanita cantik
Devina
Devina
Tidak boleh.
Aqila
Aqila
Bukankah itu tidak adil.
Devina
Devina
Tidak apa. perempuan kan selalu benar.
Dengan iringan dari perkelahian mereka, mereka masuk ke bangsal pria itu.
Karena pria itu telah mengganti pakaian bersih walau itu pakaian rumah sakit.
Dia terlihat lebih tampan. Pria itu terus memejamkan matanya dengan tenang, seolah tidak khawatir pada dunia.
Wajahnya yang tampan seperti karya seni terindah. Alisnya juga menampilkan ketegasan dalam fitur wajahnya.
Hilya
Hilya
Jadi bagaimana ini.
Hilya
Hilya
(Menunjuk pria di brankar.)
Devina
Devina
Tidak perlu khawatir.
Devina
Devina
Serahkan pada Kirana.
Kirana
Kirana
Kenapa aku lagi?
Devina
Devina
Kita akan membayar biaya rumah sakit. Jadi kamu yang menjaganya.
Kirana
Kirana
Kenapa tidak aku yang membayarnya?
Devina
Devina
Hey, aku memiliki kekasih. Tidak bisa bersama pria lain dan bermalam menjaganya.
Hilya
Hilya
Aku juga.
Aqila
Aqila
Aku masih tinggal bersama orang tuaku. Mereka akan mencari ku jika tidak segera pulang.
Kirana
Kirana
kalian telah sepakat untuk menjebak aku kan.
Kirana
Kirana
(Menghela nafas.)
Kirana
Kirana
Baiklah, aku akan menjaganya.
Kirana
Kirana
Kalian bisa pulang saja.
Hilya
Hilya
Terima kasih Kiran.
Devina
Devina
Yah, seperti dugaan ku kamu tidak menolak.
Devina
Devina
(Tersenyum lembut.)
Devina
Devina
Kamu juga harus tidur lebih awal.
Aqila
Aqila
Kenapa aku tiba-tiba merinding karena Devina tersenyum seperti itu.
Devina
Devina
Kau... (Memukul lengan Aqila dengan keras.)
Aqila
Aqila
Aduh, maaf.
Kirana
Kirana
Hahaha...
Kirana
Kirana
Baiklah hati-hati di jalan.
Hilya
Hilya
Iya.
Hilya
Hilya
Ayo. (Menyeret Devina dan Aqila yang bertengkar keluar.)
Dengan kepergian mereka, Bangsal rumah sakit itu kembali ke ketenangan.
Kirana berpikir bahwa dia membenci rumah sakit karena semua insiden yang terjadi padanya. Namun dia tidak merasakan apapun sekarang.
Mencari tempatnya untuk duduk, dia menunggu pria di ranjang rumah sakit itu untuk bangun.

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!