NovelToon NovelToon
Takdir Kaisar Bintang

Takdir Kaisar Bintang

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Epik Petualangan / Mengubah Takdir
Popularitas:6.8k
Nilai: 5
Nama Author: Bodattt

Di Benua Langit Azure, kekuatan bela diri dan kedalaman Qi menentukan segalanya. Ye Chen, seorang jenius dari keluarga cabang klan Ye, dikhianati dan "Akar Roh" miliknya dicuri oleh saudara sepupunya sendiri demi ambisi klan utama. Menjadi cacat dan dibuang ke pinggiran desa, nasibnya berubah ketika sebuah meteorit hitam jatuh di dekatnya. Meteorit tersebut menyimpan warisan dari "Kaisar Kekosongan" dari era kuno, memberikannya seni kultivasi terlarang yang tidak membutuhkan Akar Roh, melainkan menyerap energi bintang. Ye Chen kini harus merangkak dari bawah, bersembunyi dari musuh-musuh kuat, dan menapaki jalan kultivasi untuk membalas dendam serta mencari kebenaran di balik hancurnya para Dewa Kuno

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bodattt, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 10: Khasiat Teratai Api dan Tamparan Wajah

​Bau menyengat dari rumput obat membangunkan Lin Chen. Saat membuka mata, ia mendapati dirinya terbaring di atas ranjang bambu di dalam Klinik Sekte Luar. Di ruangan besar itu, banyak pelayan sakit lainnya yang sedang dirawat.

​Di sebelah bantalnya, ada sebutir pil kecil berwarna hijau kusam. Itu adalah Pil Pemulihan tingkat rendah, hadiah dari sekte karena ia dianggap pingsan saat menjaga tungku api.

​Lin Chen tersenyum tipis. Ia mengambil pil itu dan mengunyahnya seperti makan kacang. Bagi kultivator biasa, pil ini sangat berharga, tapi bagi fisiknya sekarang, rasanya cuma seperti permen manis biasa.

​"Bagaimana rasanya, Muridku?" Suara Guru Lin Tian terdengar di kepalanya.

​Lin Chen menutup mata dan memeriksa tubuhnya sendiri. Di tengah dadanya, Teratai Api Inti Bumi tersegel dengan aman oleh Jaring Bintang. Setiap kali jantungnya berdetak, seutas energi panas kemerahan mengalir ke seluruh nadinya. Energi itu diam-diam membakar semua kotoran di dalam darah dan ototnya. Fisiknya sedang ditempa menjadi sekeras baja setiap detik, tanpa ia harus melakukan apa-apa!

​"Sangat kuat," gumam Lin Chen sambil mengepalkan tangan. Terdengar suara tulang berderit pelan. Tiga puluh enam Titik Bintang di tubuhnya kini bersinar terang. "Aku merasa bisa menghancurkan batu besar hanya dengan sekali pukul."

​"Tentu saja," tawa Lin Tian terdengar bangga. "Kau sudah membuka tiga puluh enam titik, yang berarti kau telah menyelesaikan Siklus Surga Kecil! Tapi ingat, kau tidak bisa membuka titik ke-tiga puluh tujuh dengan elemen api lagi. Tubuhmu sudah terlalu panas karena Teratai Api itu."

​"Lalu aku harus memakai energi apa, Guru?"

​"Elemen Kayu atau Air untuk menyeimbangkannya! Kau butuh rumput spiritual atau pil alkimia tingkat tinggi mulai sekarang."

​Lin Chen mengangguk paham. Rencananya sudah bulat: ia harus mencari cara untuk masuk ke divisi Alkimia sekte.

​Baru saja Lin Chen turun dari ranjang, suara tawa merendahkan terdengar dari arah pintu.

​"Hahaha! Lihat siapa ini? Aku dengar ada tikus pelayan yang selamat dari ledakan tungku di Puncak Pandai Besi. Ternyata tikus itu adalah kau, Sepupu!"

​Lin Chen mengangkat wajahnya. Pemuda yang berdiri di pintu itu adalah Ye Mang.

​Ye Mang kini memakai jubah murid luar yang bersih. Auranya juga jauh lebih kuat dari sebelumnya. Ia rupanya sudah menembus tahap Pengumpulan Qi lapis ketujuh. Di belakangnya, dua murid luar lainnya ikut tersenyum mengejek.

​"Minggir. Aku mau lewat," kata Lin Chen santai. Matanya datar, sama sekali tidak menganggap Ye Mang ada.

​Sikap cuek Lin Chen langsung membuat darah Ye Mang mendidih. Sebagai mantan jenius keluarga, Lin Chen selalu berada di atasnya. Sekarang Lin Chen sudah cacat dan jadi pelayan miskin, kenapa dia masih berani bersikap sombong?!

​"Dasar sampah cacat! Beraninya kau menyuruhku minggir!" Ye Mang mendengus marah.

​Wusss!

​Ye Mang langsung melepaskan aura tekanan Qi tingkat ketujuhnya ke arah Lin Chen. Angin kencang menyapu ruangan. Pelayan-pelayan lain yang sedang sakit langsung pucat dan gemetar ketakutan di atas kasur mereka.

​Tapi di depan Ye Mang, Lin Chen tetap berdiri tegak. Rambutnya bahkan tidak goyah. Aura yang menakutkan bagi manusia biasa itu, bagi Lin Chen cuma terasa seperti angin kipas angin pelan.

​"Cuma segini?" ejek Lin Chen pelan.

​Wajah Ye Mang langsung merah padam karena malu. "Mati kau, Sampah!" teriaknya.

​Ye Mang mengangkat telapak tangannya. Qi berwarna hijau membungkus tangannya dengan tajam. Ia langsung melancarkan jurus Telapak Pemecah Batu tepat ke wajah Lin Chen!

​Melihat serangan mematikan itu, Lin Chen bahkan tidak repot-repot menghindar. Ia hanya mengangkat tangan kanannya perlahan, lalu menangkap pergelangan tangan Ye Mang tepat sebelum telapak itu mengenai wajahnya.

​BAM!

​Suara benturan terdengar keras, tapi anehnya, tubuh Lin Chen tidak mundur selangkah pun.

​Mata Ye Mang melotot kaget. Ia berusaha menarik tangannya, tapi cengkeraman Lin Chen terasa seperti capit besi raksasa yang mustahil dilepaskan. Tidak ada tenaga Qi sedikit pun dari Lin Chen, murni hanya kekuatan fisik yang brutal!

​"Lepaskan tanganku!" Ye Mang mulai panik karena tulang tangannya terasa mau patah. "Aaarggh!"

​Lin Chen menatapnya dengan tatapan sedingin es. Diam-diam, ia mengalirkan seujung kuku hawa panas dari Teratai Api ke telapak tangannya. Sensasi panas luar biasa langsung menyengat kulit Ye Mang seperti disetrika.

​Dengan sekali dorong, Lin Chen melempar Ye Mang seperti melempar karung beras. Ye Mang terpental mundur, menabrak dua temannya, dan jatuh terguling-guling di lantai dengan memalukan.

​"Apa yang ribut-ribut di sini?!"

​Sebuah suara wanita yang merdu namun tegas memecah keheningan.

​Seorang gadis cantik berumur sekitar enam belas tahun berjalan masuk. Ia memakai gaun hijau muda, dan ada simbol tungku pil tersulam di bajunya. Bau wangi ramuan obat langsung tercium memenuhi ruangan.

​Melihat gadis itu, teman-teman Ye Mang buru-buru berdiri dan menunduk ketakutan. "Salam, Kakak Senior Su Yue!"

​Su Yue adalah murid magang andalan dari Tetua Alkimia. Statusnya sangat dihormati di sekte luar.

​Su Yue mengerutkan kening melihat Ye Mang yang kesakitan di lantai, lalu menatap Lin Chen yang berdiri tanpa luka lecet sedikit pun. Matanya yang tajam menyadari sesuatu yang aneh.

​"Tidak ada Dantian, tidak ada energi Qi... tapi bisa melempar murid lapis ketujuh?" gumam Su Yue penasaran. Ia berjalan menghampiri Lin Chen. "Siapa namamu?"

​"Lin Chen," jawabnya sambil memberi salam hormat ala kadarnya.

​Su Yue mengangguk puas. "Kebetulan sekali. Divisi Alkimia kami baru saja memanen rumput Akar Baja Hitam. Tanaman itu sangat keras dan harus ditumbuk pakai tenaga fisik murni, karena energi Qi akan merusak khasiat obatnya. Kalau kau punya tenaga sekuat tadi, ikut aku ke Puncak Alkimia sekarang."

​Mendengar ajakan itu, sudut bibir Lin Chen sedikit terangkat. Kebetulan yang sangat sempurna. Sumber energi elemen Kayu yang ia butuhkan kini ada di depan mata.

​"Baik, Kakak Senior. Aku ikut," jawab Lin Chen tenang, meninggalkan Ye Mang yang pucat pasi menahan dendam di lantai klinik.

1
nanonano
kapan gelutnya nih
Arinto Ario Triharyanto
joss gandozzz 💪
Gege
mantabb...💪👍
Gege
hancurkan lawan, sita harta rampasan, pergi...💪🤣
Gege
biar nambah kosakatanya "dan tak lupa cincin ruang penyimpanan segera diamankan" lumayan buat genapin 10k kata Thor...🤣
Arinto Ario Triharyanto
mantaappp... ga usah malu-malu, yg pamer sok kuat sok keras, tenggelam kan saja, ga pake lama 😎
Arinto Ario Triharyanto
Yoi joss gandozzz💪
Arinto Ario Triharyanto
joosss Thor 💪👍
Arinto Ario Triharyanto
bagus 👍👍👍
Arinto Ario Triharyanto
lanjut ya Thor, jangan berhenti di tengah jalan 😎
Arinto Ario Triharyanto
bagus bagus, sekalian biji nya di cabut 🤭
Arinto Ario Triharyanto
cabut aje, ambil lagi
Arinto Ario Triharyanto
bantai... kagak usah basa-basi
Gege
mantap Thor... gass teroos 10k kata tiap update
Nanik S
Keren sekali Tor👍👍👍
Nanik S
Bijih Api Surgawi
Nanik S
Akhirnya naik menjadi penunggu Api
Nanik S
Lin Chen.... menarik sekali dengan kekuatan Fisiknya
Nanik S
Shiiiiiip
Nanik S
Masuk Sekte pedang awan walau sebagai murid Luar
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!