NovelToon NovelToon
Dalang Di Balik Pembunuhan

Dalang Di Balik Pembunuhan

Status: sedang berlangsung
Genre:Misteri / Balas Dendam / Action
Popularitas:109
Nilai: 5
Nama Author: Dian umar

Kayla, Alfian, Joy, dan Jenny berusaha memecahkan dalang di balik penculikan dan pembunuhan. Puzzle demi puzzle mereka susun, hingga membentuk sebuah petunjuk, bahwa Seseorang yang sangat dekat dengan mereka adalah pelakunya. Lalu tindakan apa yang akan mereka ambil? Dan apa motifnya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dian umar, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 10

(Rumah Kayla)

Cleck!

Saat membuka pintu Kayla melihat sebuah keluarga yang harmonis sedang merayakan ulang tahun anak kesayangannya. Mereka terdiam sebentar saat ada yang membuka pintu. Namun setelahnya mereka selanjutnya nyanyian yang sempat tertunda.

"Kak! Ayo bergabung!" Teriak Claudy penuh semangat.

Matanya terlihat sangat cerah saat melihat kedatangan orang yang selama ini ia tunggu-tunggu.

Claudy segera menghampiri Kayla. Ia kemudian memakaikan mahkota yang tadi di pakainya ke pada Kayla.

Kayla menepis mahkota itu, "Aku tidak suka pakai benda bekas orang lain! Maaf sudah mengganggu acara kalian."

Kayla hanya melirik Ayah dan Ibunya sekilas lalu meninggalkan ruang tamu itu.

"Kak, apakah tidak bisa kau bersikap hangat padaku?" Ucap Claudy.

Air matanya menetes, hatinya sakit. Ia ingin sekali dekat dengan Kayla. Tapi selama ini Kayla selalu memasang tembok tinggi diantara mereka.

Selama ini Claudy selalu menginginkan seorang kakak yang seperti di cerita novel. Dia ingin sekali akrab dengan saudaranya sendiri. Namun, faktanya dia dan Kayla malah seperti orang asing.

Wiliam dan Agnes merangkul Claudy. Mereka berusaha memberikan kekuatan untuk Claudy yang terlihat sangat sedih.

"Hari ini kan ulang tahunnya Kakak juga! Kenapa cuma aku yang dirayain? Kenapa Kakak nggak?" Ucap Claudy dengan mata yang berkaca-kaca.

"Kami pikir dia tidak akan pulang. Kalau dia memberi tahu kami bahwa dia akan pulang, mungkin kami bisa menyiapkannya." Wiliam berusaha memberikan penjelasan kepada Claudy.

"Aku bukan lagi anak kecil, Ayah! Aku tidak bisa kalian bohongi lagi!" Teriak Claudy.

Claudy melempar kue ulang tahunya, tak lupa juga mencabuti berbagai hiasan yang tertempel di dinding. Sedangkan mahkota yang dipakainya itu di lempar ke lantai dengan sangat keras.

Brak!!

Ia menghancurkan sebuah pesta yang menjadi simbol ketidakadilan. Apalagi mahkota ini hanya akan menjadi simbol perbedaanya dengan sang Kakak.

"Kita saudara kembar! Kita sehati! Kenapa kalian memperlakukan kami berbeda? Kenapa aku selalu mendapatkan yang terbaik? Sikap kalian selama ini hanya akan membebaniku!"

Wiliam dan Agnes diam seribu bahasa. Mereka tidak tahu harus mengatakan apa. Claudy sudah tidak sepolos dulu. Kalau dulu dikasih penjelasan dikit dia langsung ngerti, tapi sekarang? Dia sudah dewasa, dia sudah bisa berpikir sendiri.

"Claudy sayang... Ibu bisa jelasin nak... Apa yang kau lihat tidak seperti kenyataannya, kau tidak bisa menilai sesuatu dari luarnya saja." Agnes kini mulai buka suara. Walaupun ragu, ia memutuskan untuk memberi penjelasan kepada Claudy.

"Kenyataanya apa ibu? Aku anak emas terus Kakak anak tiri! Gitu? Atau apa?" Claudy menatap tajam, dia benar-benar sudah muak dengan sikap Ayah dan Ibunya.

Deg!

Wiliam dan Agnes tidak tahu kalau masalahnya akan serumit ini. Mereka tak menyangka Claudy akan semarah ini kepada mereka.

Claudy meninggalkan mereka berdua yang masih terdiam. Dia ingin segera bertemu Kakaknya dan meminta maaf.

Kayla tersenyum tipis melihat adegan di bawah sana. Hatinya merasa puas. Ia puas karena Claudy begitu sayang dan tulus kepadanya.

Saat Claudy berjalan menuju kamar, Kayla segera masuk ke kamarnya. Ia mengunci pintunya dari dalam.

Tok Tok!

"Kak! Aku mau bicara sebentar boleh? Hanya sebentar saja, aku tidak akan lama." Ucap Claudy.

"Pergi! Aku ingin istirahat!"

Kalimat dingin yang diucapkan Kayla tidak membuat Claudy gentar. Cewek itu masih berdiri di tempat yang sama.

"Aku akan berlutut disini sampai kau mau bicara denganku." Ucap Claudy seraya berlutut di tempat ia berdiri tadi.

Kayla menghapus air mata yang telah membasahi pipinya. Dia menangis bukan karena perlakukan Ayah dan Ibunya tadi. Melainkan karena ketulusan yang diberikan oleh Claudy. Selama ini dia mengira Claudy tidak suka kepadanya, karena tindakan Claudy yang kadang salah dimatanya.

Kayla baru tahu fakta bahwa selama ini Claudy itu tidak jahat, melainkan polos. Dan karena kepolosannya itu membuat dia gampang disetir oleh orang lain.

Cleck!

"Ada apa?" Tanya Kayla saat pintu sudah terbuka.

Claudy segera bangkit, tanpa ragu ia memeluk tubuh Kayla dengan sangat erat dan kuat, seolah mereka adalah pasangan yang sedang LDR panjang.

Kenapa dia memeluknya tiba-tiba?

Karena, meminta persetujuan dari Kayla sangat mustahil. Mungkin ia akan diusir mentah-mentah.

"Maafkan aku Kak...Hiks... Hiks...." Claudy merutuki kebodohannya karena baru sadar sekarang.

"Sudah, tidur sana!" Ucap Kayla dingin.

Walaupun terlihat seperti cuek dan dingin Kayla sangat perduli kepada Claudy. Selama ini Kayla memang tidak membencinya. Hanya saja kalah berdekatan dengannya akan terlihat jelas perbedaanya.

Claudy hanya mengangguk, ia tak ingin membuat Kayla marah kalau tidak menurut.

Pintu kamar Claudy dan Kayla berhadapan. Yah, walaupun begitu mereka dlu jarang mengobrol. Dulu mereka seperti dua orang yang tidak saling mengenal.

Brak!

Brak!

Mereka berdua menutup pintu secara bersamaan. Sebelum menutup pintu mereka saling melirik satu sama lain seolah sedang berkomunikasi batin.

..............

Saat Kayla melamun, ia seperti melihat bayangan dari luar jendela. Sepertinya ada orang di balkon kamarnya.

Kayla berjalan mengendap-endap. Saat dirinya sudah berada di dekat jendela, Gordennya dibuka sedikit.

Tara!

Itu adalah Alfian, ia membawakan Kayla kue ulang tahun dan beberapa bunga api. Ia tersenyum hangat kearah Kayla.

Kayla membuka Gordennya secara menyeluruh, setelahnya dia membuka jendela yang bentukannya hampir sama dengan pintu.

"Happy Birthday Kayla! Semoga harimu selalu menyenangkan." Ucap Alfian sambil menyodorkan sebuah ulang tahun.

Kayla terpaku, matanya seakan tidak percaya dengan apa yang dilihatnya. Apa yang dilakukan Alfian sama dengan yang dilakukan Denis dan Rafael.

"Tiup dong! Aku udah capek jadi etalase pajangan kue!"

mendengar kata-kata Alfian dan perlakuannya Kayla terdiam. Ia seperti seseorang yang sedang terjun ke alam mimpi. Walaupun Alfian memanggilnya berkali-kali, ia masih tetap melamun.

*****FlashBack On*****

Sekitar 15 tahun yang lalu, Kayla kecil duduk di dalam kamar sambil menangis tersedu-sedu. Di rumah sedang mengadakan perayaan ulang tahun Claudy. Ia ingin sekali bergabung, tapi dekorasi pestanya hanya diperuntukan untuk Claudy.

Ia bisa saja ke bawah dan bilang "Aku juga ulang tahun!" Tapi dia tidak melakukan hal itu. Ibu dan Ayahnya menyuruh Kayla agar tidak merusak kebahagiaan Claudy.

Setiap pesta ulang tahun seperti ini, ia sama sekali tidak dirayakan. Bahkan untuk memberikan kado saja tidak pernah. Ia akan mendapatkan kado kalau kadonya tidak disukai oleh Claudy.

"Aku juga pengen... Aku dan Claudy saudara kembar! Kenapa aku tidak bisa merasakan kebahagian sepertinya? Kenapa aku harus terus mengalah? Apa karena aku seorang Kakak?" Isak tangisnya terdengar pilu. Hatinya seperti sedang teriris-iris oleh ribuan silet.

Bagi sebagian orang, lagu happy birthday adalah lagu yang mereka nantikan setiap tahun. Tapi bagi Kayla, lagi itu adalah lagu keramat. Lagu itu adalah lagu yang tidak ingin dia dengar.

Karena setiap kali mendengar lagu itu, dia merasa tubuhnya seperti dimasuki racun yang melumpuhkannya dari dalam.

"Aku benci hari ini! Aku tidak suka ulang tahun!" Kayla memukul-mukul dinding dengan tangan kecilnya itu.

Rasa sakit di jari-jari tangan tidak lebih sakit dari hatinya. Hatinya seperti gelas yang dibuang ke lantai. Hatinya hancur berkeping-keping, tapi setiap kepingan yang hancur itu dihancurkan lagi oleh orang tuanya.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!