NovelToon NovelToon
Say, Love You Too

Say, Love You Too

Status: sedang berlangsung
Genre:Teen / Ketos / Perjodohan
Popularitas:181.7k
Nilai: 5
Nama Author: sinta amalia

Dijodohkan dan bertunangan sejak putih abu membuat Naka dan Shanum menyembunyikan hubungan keduanya dari orang lain termasuk teman-temannya. Terlebih, baik Naka ataupun Shanum tak pernah ada di daftar putih masing-masing.

Tapi siapa menyangka, diantara usaha keduanya, perasaan cinta justru hadir mengisi setiap ruang hati satu sama lain. Siapakah yang akan duluan menyatakan cintanya?

Say, love you too....
Katakan, aku juga cinta kamu...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon sinta amalia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 10 Balik bareng

Naka turut beranjak saat Shanum ngambek begitu, memancing Vero untuk melirik jam tangannya, "Ka, kemana? Masih lama kaliii..."

"Ke toilet, langsung ke kelas." Katanya meninggalkan tatapan kebingungan dan keanehan dari sisa penghuni meja, khususnya Airani.

"Lah, ini roti Lo..." kembali Vero mengangkat itu, dan Naka hanya mengangkat tangannya, "buat Lo aja."

**Depan Belakang Oke**

(**Canza**) *gue rapat MPK dulu bentar balik sekolah*.

(***Savero***) *akhirnya MPK akan rapat pada waktunya juga*.

(***Lutfi***) *dan anak OSIS akan gila pada waktunya 😆*

(***Savero***) *🤣 Ka, nih Ka si upi. Udah bosen jadi anak buah Lo, katanya mau beralih jadi anak buah pak Dedi*.

(***Canza***) *pak Dedi \= bapak aing. Naka \= uwa tere aing. (pakdhe tiri*)

(***Lutfi***) *🤣🤣*

(***Mainaka***) *MPK rapat, Za? Sampe jam berapa*?

(***Savero***) *kenapa lo? Mau nungguin ketuanya di pengkolan gara-gara proposal tadi*?

(***Mainaka***) *gue ada perlu sama Shanum*.

(***Canza***) *🥲 gue kata juga apa, Ka. Suka sama Shanum tembak langsung, saingan Lo kan bapak-bapak*.

(***Savero***) *si Alan bapak-bapak, mentang-mentang si Arjuna udah ada kumis tipis-tipis. 🤣 gue bilangin Lo dipecat jadi ketua komisi*.

(***Lutfi***) *udah paling bener yang gue bilang, Ka. Begal Shanum di jalan, abis itu Lo tembak...biar romantis*.

(***Canza***) *yang ada Naka kena tampol geng ceriwis, apalagi si Mumi*.

(***Lutfi***) *Lagian Naka suka Shanum tapi ngga keliatan, Lo ketos apa lelembut? Gue kalo jadi Shanum juga sama lah, cuma karena diliatin saban waktu mana notice, untung ngga dikira jelalatan*.

*Traktir makan geng ceriwis aja malah nyuruh bayar ke Pandu pake dalih ultah Vero, dikira sedekah lu, bro*...

(***Savero***) *Lo salah waktu berubah kawan. Tadi Lo liat Shanum digandeng Bapak-bapak malah berubah anteng, sabar...ya salah lah bro...mestinya Lo ngamuk di depan Shanum, kalo bisa ruang OSIS Lo bikin jadi ruang simulasi gempa tadi. Otak Shanum kan udah diracun gengnya, buat bikin image lo buruk, mana percaya kalo hati Lo ibu peri*...

(***Mainaka***) *oh*.

(***Savero***) *an jeng 😤*

(***Lutfi***) *Saravv 😭*

(***Canza***)*😂😂 mubazir kalimat petuah Vero sepanjang itu. Dijawab oh doang*.

Naka masih berada di ruang OSIS bersama Lutfi dan Vero.

Depan Belakang Oke

(Canza) bapak-bapak udah nutup rapat.

Ia segera beranjak dari duduk santainya sambil meneguk sisa air mineral miliknya dan melempar itu tepat masuk ke dalam tempat sampah.

"Kunci pintu Ro." Pinta Naka lalu, "bawa kuncinya."

Vero mele nguh sementara Lutfi sudah tertawa, "ah elah. Kalo gue telat datang besok gimana, Ka?"

"Ya jangan telat lah geblek." Lutfi turut mencangklok tasnya dan keluar sebelum Vero mengunci dirinya di dalam ruang OSIS.

Langkah Naka beriringan dengan langkah anak-anak MPK yang keluar dari ruangan mereka.

Shanum masih dibuat badmood oleh Naka. Ia bingung harus bilang apa pada bunda, sebab...ia malas untuk kembali bicara dengan Mainaka, seolah ia begitu mengemis kedatangan pemuda itu.

Sesiang yang menyilaukan matanya itu, angin sepoi-sepoi menerpa kulitnya, membawa serta pikiran yang hanyut untuk berpikir, apakah ia berbohong saja pada bunda dan nantinya ia akan mengantarkan makanan itu langsung--sendiri ke rumah tante Anyelir.

Teriakan Jemima memecah lamunannya, "saravvv, Canzaaa!" temannya itu bahkan sudah mengejar dan siap melempar botol minuman kosong pada cowok paskibra itu.

"Dijemput mang Dadang atau ngojol?" tanya Frizka sangat tau, jika MPK mengadakan rapat begini Shanum terkadang memesan ojek online tak memakai jasa ojek langganan bunda.

"Ojol kayanya, takut mang Dadang lagi narik penumpang, kasian."

Frizka mengangguk paham. Namun, dari belakang langkah beberapa orang tiba-tiba menyamai langkahnya, "gue anter ya Num? Ojek langganan ngga jemput, kan?" ucapnya so paling akrab.

Frizka melongo tapi Altair, dan Navvaro tersenyum, dari ruang berbeda entah baru saja selesai dengan kegiatan ekskulnya, Ghibran ikut bergabung.

Ada sapaan berupa tepukan pundak dan ocehan ketiga teman Arjuna lain termasuk Ghibran yang diantara mereka ia anggota OSIS sendirian.

"OSIS ngga rapat Ghib?"

"Kan udah tadi sebelum istirahat. Capek kaliii saban waktu rapat." jawabnya.

Shanum masih memandang Arjuna yang memandang penuh sorot berharap, ia mengerutkan alisnya, apa jadinya jika ia pulang diantar Arjuna bukannya Naka, bunda mungkin akan aneh dan kebingungan meskipun bisa saja ia berbohong, tapi...

"Sha," suara itu menyapa begitu tenang, datar dan terkesan kalem, meski begitu mampu membuat mereka langsung melihat ke arah sumber suara.

Cowok jangkung dengan tampilan yang sudah sedikit berantakan, ujung baju seragam yang keluar dari celana, menyampirkan jaket di lengan dan tas yang ia gendong di sebelah pundak. Tapi tentu saja, itu tak mengurangi kadar kharismatik dan kegantengannya secuil pun.

Mainaka dan kedua lainnya menyusul Canza, bukan---bukan hanya Canza, karena jelas yang dilirihkan Naka adalah nama Shanum. Kok bisa? Mungkin begitu pikir yang lain, ada urusan penting apa? Bukan apa-apa pasalnya antara Shanum dan Naka itu tak pernah terlibat urusan apapun dan kecil kemungkinan memiliki urusan.

Shanum mematung memasang tampang malas, "sorry boleh pinjem Shanum sebentar...gue ada perlu?" kembali Naka berucap.

"Oh, ada perlu ya Ka?" tanya Frizka.

"Ada perlu apa, proposal atau urusan MPK?" tembak Juna.

Netra Naka menatap tajam Arjuna, "apa harus gue bilang disini juga kepentingan pribadi gue sama Shanum?"

Kesal sekali.

Shanum langsung menggeleng, "sorry, gue duluan ya. Ada perlu sama Naka. Friz, Lo duluan aja ya..."

"Mimaaa!" seru Shanum pada Jemima yang sudah meraih Canza dan melampiaskan kekesalannya dengan menjambak lelaki berambut pendek nan rapi itu, potongan militer yang kesulitan ia genggam.

"Gue duluan ya!"

"Oh iya, Num...udah dijemput atau balik ngojol?!" tanya Jemima.

"Ojek kayanya." Jawab Shanum kini mengikuti kemana arah Naka berjalan. Dan kepergian keduanya tentu menimbulkan pertanyaan untuk anak-anak MPK termasuk geng ceriwis yang mengira buntut dari pengembalian proposal dengan Omelan Arjuna pada Naka berujung getahnya untuk Shanum, sebab Shanum yang awalnya dimintai Naka untuk langsung menyerahkan proposal tanpa membawa Arjuna.

"Kok gue jadi khawatir ya, Pris..." Jemima sudah kembali dan berjalan bersampingan dengan Frizka.

"Iya. Tadi kan kata Chika Naka ngga ngamuk di ruang OSIS ditambah---" dugaan Airani berpacaran dengan Naka semakin menguatkan alibi jika Shanum--bakal diapa-apain Naka.

"Perasaan gue ngga enak, sumpah...apa kita tungguin aja ya?" tanya Frizka memandang Jemima, "alesannya apa coba, ngintip? Nungguin ketidakpastian, minta tolong aja sama Lutfi, Vero atau Canza, takut Shanum diapa-apain Naka."

Jemima praktis menggeleng, "ogah ah, apalagi sama si ireng."

"Terus gimana?" tanya Frizka.

Shanum memasang tampang ketus, "gue kira ngga dibaca. Lagian kasih respon kek atau apa gitu kalo orang kirim pesan tuh!" omelnya. Naka mendengus, "lah, gue kira bukan wa dari Lo. gue kira lo sibuk wa an sama cowok Lo, si Juna."

Shanum melotot dengan memundurkan wajahnya, "cowok darimana! Gue sama Juna ngga ada apa-apa. Lo sama Airani kalii yang pacaran."

"Tadi Lo mau-maunya digandeng. Mau pamer?" tanya Naka kesal juga mengingat itu. Keduanya sudah berada di parkiran, tepatnya di dekat motor Naka.

"Lah, refleks. Ngga bisa bedain ya yang refleks sama yang suka-suka aja." Sedetik kemudian Shanum menghela nafasnya, "apa-apaan sih, ini kita ngeributin apa juga?! Gue ngga mungkin kan balik bareng Lo begini?" tanya Shanum menyadari apa yang terjadi.

"Terus gimana, tujuan kita kan sama ke rumah Lo?"

"Ya udah Lo naik motor, gue ojek."

Naka berdecak setelah memakai helm full facenya, "ribet banget, Sha..."

"Ya udah, gimana lagi? Yang ada temen-temen makin syok lah liat gue dibonceng Lo." sewot Shanum lagi.

"Syok kenapa, biar aja lah...capek gue begini terus..."

Shanum semakin mengernyit, "maksudnya?"

"Ya udah lah, biar aja mereka tau." lirih Naka sudah menyalakan motornya.

"Ih ogah ya, Naka!" seru Shanum langsung mendapatkan tatapan tajam dari celah helm hitam itu, "terus mau Lo gimana? Ya udah gue tungguin Lo naik ojek di depan."

.

.

.

.

1
Shee_👚
shanum g mau ribet hidupnya, kalau orang tau dia ada hubungan sama naka dah pasti hidupnya bakalan di usik.
Shee_👚
lama-lama Naka kesel juga sama shanum, dia yang minta di umpet dia juga yang marah
Attaya Zahro
Cie..cie..sejak kapan rasa sayangmu untuk Shanum muncul Ka..
@Arliey🌪️🌪️
susah emang kalo udah urusan hati...pengen nya dunia milik kita berdua tp yg lain g boleh tau..biji manaaa itu🤣🤣🤣
Attaya Zahro
Wadidaww..Adit bakalan ngember ga ya ato akankah dia curiga ma hubungan Naka ma Shanum..Jadi penasaran nih teh
🥀Othor kunthi🥀: satu nihhh akhirnya tau, 🤣🤣
total 1 replies
Shee_👚
adit saksi hidup naka sama shanum pulang bareng😂
🥀Othor kunthi🥀: baru satu yaa yang tau...🤣besok besok nambah satu lagi🤣🤣
total 1 replies
🎃
sabar ya num.. yuu can du it🫂
sinakal bakal ada buat kamu num😍
Attaya Zahro
Serba salah ya Num..ga dipublis banyak ulet bulu mendekati Naka tapi kalo dipublis pasti barisan para penggemar Naka merasa ga suka ma Shanum yang bikin Shanum ga nyaman disekolah
🎃
num 😭
lopyuu sekebon num.. peluk jauh num🫂
Wiyono Yhorie
udah ada Adit ini num yg nampak, tinggal bocor nya aja Lagi, tktnya habis ini fans Naka yg nonggol atau Arjun yg heboh
Miss F
dipublish ribet,,g dipublish tambah ribet cemburuan y num,,nethink z bawaannya ke nakaa!!!cup cup num jgn nangis ad Naka noh yg selalu meluk😁😁
dyah EkaPratiwi
semangat shanum😍
Attaya Zahro
Padahal kamu dah dag dig dug ya Num 😂😂
Ernaaaaa
KLO hubungan publish malah enak shanum..g ngumpet2 kek mo nyolong mangga ...deg2 Mulu hee
Attaya Zahro: kalo hubungan publis enaknya ga usah ngumpet² tapi ga enaknya pasti Shanum dapet tatapan ga suka ma barisan pemuja Naka,yang ada makin risih ya iya
total 1 replies
Ika Setyawati
teh sin....masihh nunggu lanjutnya nih..
Bunda Idza
andai kamu tau Jun, bukan cuma melirik atau memandang Num Num dia ...bahkan udah pernah merasakan 😄
Ita Rcwt
sungguh mulia banget cita2 shanum buang ngabisin duit laki,untungnya duit naka ga abis2🤣🤣tenang num aman kl bgtu😄
Ita Rcwt
cita2 shanum sungguh sangat mulia..tenang aja naka uangnya ga akan habis2 num😄
Ika Setyawati
teh up lg yuk...penasarann naka mau ngmong apa deh...
Tysa Nuarista
🤣🤣🤣🤣
Naka tolong catat baik" cita" shanum yaaa 🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!