NovelToon NovelToon
Diabaikan Keluarga Disayang Mafia

Diabaikan Keluarga Disayang Mafia

Status: sedang berlangsung
Genre:Romansa / Penyesalan Keluarga / Mafia
Popularitas:11.4k
Nilai: 5
Nama Author: noerazzura

Sheza diculik ketika usianya 7 tahun, dan bibinya meninggal diduga karena telah menyelamatkannya saat itu. Karena dianggap berhutang nyawa, dia benar-benar harus merelakan tempat dan posisinya digantikan sang sepupu Karen. Kedua orang tuanya mengabaikannya, memprioritaskan Karen.
Bahkan tunangannya Alex, juga melakukan hal yang sama. Hingga malam itu, satu minggu sebelum bertunangan, Sheza melihat Alex dan Karen berciuman di villa mereka, villa yang katanya dibeli Alex untuk Sheza.
Sejak saat itu, Sheza sudah tak berharap lagi pada keluarga dan tunangannya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon noerazzura, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 8. Roti Sobek

Pagi menjelang, Sheza masih tampak tidur dengan pulas meskipun hanya di sofa. Jendra yang terbiasa memiliki waktu tidur singkat, sudah sejak 15 menit yang lalu ada di depan Sheza. Di duduk di atas meja, memperhatikan dengan seksama wajah wanita yang sepertinya tak banyak berubah sejak terakhir kali mereka bertemu. Cantiknya masih sama.

Sheza membuka matanya perlahan, untuk sesaat dia lupa kalau ada orang lain sekarang yang tinggal di rumahnya.

"Agkkhhhh!" pekik Sheza terkejut melihat Jendra.

Jendra malah terkekeh kecil.

"Sangat tampan ya, sampai kamu terkejut?" tanya pria itu sangat percaya diri.

Dan karena baru bangun, Sheza bahkan menganggukkan kepalanya.

"Eh..." dia menggelengkan kepalanya dengan cepat.

Jendra kembali tersenyum.

"Hari ini akan ada yang memasukkan barang-barang, apa agendamu hari ini?"

Sheza mengusap wajahnya perlahan.

"Mau cari kerja..."

"Jadi asisten pribadiku, mau?" tanya Jendra.

Kening Sheza berkerut, kemarin saja semua anak buah Jendra bersenjata. Bukankah berurusan lama-lama dengan pria di depannya itu akan sangat berbahaya.

"Tidak, terima kasih!" kata Sheza, "aku kuliah di jurusan design, tidak cocok jadi asisten pribadi!"

Jendra mengangguk paham.

"Baiklah, kalau begitu bantu aku ganti perban, bisa?" tanya Jendra lagi.

"Kenapa tidak telepon anak buahmu, atau dokter yang kemarin saja...!"

"Kalau begitu aku batal sewa!"

"Hehhh, kenapa begitu sih? iya iya..."

"Baiklah, aku mandi dulu. Setelah itu, bantu aku ganti perban!"

Jendra berdiri dan menepuk kepala Sheza beberapa kali. Setelah itu masuk ke dalam kamar.

Sheza mendengus pelan.

"Harusnya aku minta depe dulu, jadi gak setiap saat digertak begini. Menyebalkan!" omelnya.

Tak lama, Sheza segera menyiapkan kotak obat yang di tinggalkan oleh anak buah Jendra. Dia memperhatikan semua yang ada di dalamnya. Setahunya, obat-obatan yang ada di dalam kotak obat itu sangat mahal dan harus punya ijin khusus membelinya.

'Sebenarnya siapa sih dia? uangnya banyak sekali, punya senjata, anak buahnya juga banyak? mungkinkah dia...'

Ceklek

Pintu kamar terbuka, dan pemandangan yang ada di depan mata Sheza membuatnya tertegun.

Roti sobek dengan jumlah 4 tumpuk, yang basah karena belum terseka semua nya dengan handuk yang ada di bahu pria itu. Membuat mata Sheza tertawan.

"Mau pegang?"

Deg

Sheza segera memalingkan pandangannya.

'Untung saja aku tidak refleks bilang mau! ini sungguh memalukan!'

Sheza pikir, wajahnya sekarang pasti sudah memerah.

Dan tiba-tiba saja pria itu duduk di depannya, tepat di sampingnya. Ya, artinya memang di depan Sheza.

"Kenapa wajahmu memerah?" tanya pria itu.

"Merah apa? mana ada?" elak Sheza.

Sebenarnya tak bisa di pungkiri, kalau kalian tahu Jeno NCT, ya ampun wajah Jendra Alvaro Kenz itu sungguh tak jauh beda, bukan hanya wajahnya, bentuk tubuhnya, warna kulit, senyumnya juga hampir sama. Hanya saja usia Jendra pasti lebih tua dari Jeno.

Dan kembali ke Sheza, Sheza sungguh dibuat salah tingkah.

"A... apa yang harus aku lakukan?" tanya Sheza.

"Buka perbannya, lalu oles krimnya, dan perban dengan yang baru!"

Sheza mengangguk paham. Dengan sangat hati-hati dia membuka perban yang sudah basah itu. Wajahnya tampak serius, dan itu terus diperhatikan oleh Jendra.

"Kamu sungguh tidak mengingatku?" tanya Jendra.

Sheza menoleh sekilas, lalu kembali ke apa yang sedang dia lakukan.

"Memangnya kita pernah bertemu?" tanya Sheza.

"Kamu sungguh lupa?"

Sheza mengernyitkan keningnya.

"Coba katakan kapan kita pernah bertemu sebelumnya? atau dimana?" tanya Sheza.

"Lupakan!"

Sheza kembali menatap aneh ke arah Jendra.

"Dasar aneh!" gumamnya pelan.

**

Sementara itu di rumah sakit. Si ratu drama yang sebenarnya sudah sadar sejak datang ke rumah sakit. Dan sebenarnya memang Karen hanya berpura-pura pingsan. Saat ini sedang kembali menunjukkan kalau dia memang sangat munafik.

Dia mencoba membuat orang tua Sheza kesal pada Sheza, dengan melimpahkan semua kesalahan pada dirinya.

"Semua ini salahku paman, bibi. Aku yang memaksa untuk ikut mencari Sheza dengan Alex. Kalau saja aku tidak memaksa bersama Alex mencari Sheza, Sheza tidak akan salah paham padaku dan Alex. Aku sudah berlutut padanya, mencoba menjelaskan semuanya. Tapi dia tidak mau mendengarkan, dia memukulku, hiks... tapi itu juga salahku, aku yang seharusnya sadar diri. Niatku ingin membantu, malah membuat Sheza salah paham, hiks..."

Dan entah bagaimana, air mata buaya itu juga cepat sekali keluar dari mata Karen. Membuat Nella yang memang sejak dulu sudah terpengaruh oleh Karen, menjadi lebih kasihan dan simpati sekali pada Karen.

"Sayang, jangan bicara begitu. Kamu tidak salah. Kamu sudah minta maaf sampai berlutut. Lagi-lagi, Alex sangat mencintai Sheza. Mana mungkin kalian memiliki hubungan lain kan? semua ini pasti hanya kesalahpahaman Sheza. Pokoknya begitu dia pulang, paman dan bibi akan memintanya minta maaf padamu. Sekarang, semua kartu dan tabungan Sheza sudah dibekukan oleh pamanmu. Dia pasti akan kembali, dah minta maaf padamu. Sudah, jangan menangis lagi!" kata Nella yang terus mengusap dengan lembut lengan Karen.

Bagi yang tidak tahu, mungkin orang itu akan benar-benar berpikir kalau Karen itu yang sebenarnya anak kandung Nella.

Sementara Alex, pria itu juga terus mencari keberadaan Sheza. Sheza sengaja membeli rumah yang jauh dari perumahan mewah. Dia beli rumah di perumahan biasa. Supaya keluarganya tidak mudah menemukannya. Lagipula semua kartu sudah di blokir. Sekarang bagaimana mereka mencari Sheza. Sheza yakin kalau dia tidak muncul duluan. Mereka tidak akan menemukan Sheza.

"Tuan, tidak terlacak pemakaian kartu atau semacamnya. Sepertinya tabungan nona Sheza di bekukan oleh tuan Pras!" ujar Temmy, sekertaris Alex.

"Kalau begitu cari tahu lewat apapun, pemesanan makanan dan segala macamnya. Aku mau kamu temukan Sheza. Beberapa hari lagi kami akan bertunangan. Dia harus ketemu!" perintah Alex dengan wajah yang serius.

Sebenarnya, Alex itu mencintai Sheza. Hanya saja karena dia sangat yakin Sheza juga mencintainya dan sangat bergantung padanya. Dia merasa kalau dia sedikit bersenang-senang dengan Karen, itu tidak masalah. Karena cinta, Sheza pasti bisa memaafkannya. Sayangnya dia salah. Sheza sangat membenci Karen, dan jika itu wanita lain, Sheza juga tidak akan pernah memaafkan Alex.

Karena yang namanya cinta, tidak ada hal seperti itu. Merasa kesalahan kecil atau besar akan dimaafkan. Sudah tahu salah, seharusnya jangan dilakukan. Alex sepertinya belum menyadari, kalau dia sudah benar-benar kehilangan Sheza dan rasa cinta wanita itu.

***

Bersambung...

1
Dew666
💎💎💎💎
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
Karen mendrama lagi😡
Noer: sabar kak, sabar
total 1 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
kan kan dasar tak tau diri 😡
Noer: ho'oh ya
total 1 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
cari muka dong namanya 🤭
Noer: mungkin mukanya mau expired
total 1 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
dari pihak Jendra siapa namanya ya 🤔
Noer: Suketi kak
total 1 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
muncul sekutunya Karen 🤭
Noer: ho'oh
total 1 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
mantap hadiahnya, dirapel bukan sih namanya 🤭🤔
Noer: aseeekk
total 1 replies
vj'z tri
barang apa k Noer /Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Noer: ho'oh barang
total 1 replies
Ariany Sudjana
Nella, kamu bodohnya kebangetan, masih percaya sama akting pelacur murahan kesayangan kamu itu? bodoh kamu
Noer: terlalu memang itu ibu²
total 1 replies
Ariany Sudjana
dasar kakek tua bodoh, minuman itu sudah dicampur racun sama cucu kesayangan kamu, supaya kamu cepat mati 🤣🤣😂😂
Noer: wkwk 🤣🤣🤣
total 1 replies
Ariany Sudjana
hahahaha kalian orang tua yang bodoh Pras dan Nella, kalian sudah menyakiti hati putri kandung kalian sendiri, dan lebih memilih percaya dengan omongan pelacur murahan Karen 🤣🤣😂😂
Noer: menyedihkan ya orang tua begono
total 1 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
semoga bahagia selalu Sheza 🤲
Noer: ❤️❤️❤️❤️❤️❤️
total 1 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
terima kasih kembali 🤣
Noer: wkwk 🤣🤣🤣
total 1 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
ulang tahun hadiahnya rumah, apa gak pengen ulang tahun tiap jam itu biar banyak rumahnya 🤭
Noer: eaaaa mau juga
total 1 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
hitam dan merah, belum pernah lihat kayaknya 🤭
Noer: kek gitulah kak, list list merah gitu
total 1 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
enak aja minta maaf 🤭
Noer: ho'oh
total 1 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
rasakan 🤭
Noer: kapok ya
total 1 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
Istighfar Karen 🤔
Noer: nah itu dia kak, dia gak bisa
total 1 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
iya nyonya, sama kamu disia-siakan sama Jendra diratukan🤭
Noer: ho'oh
total 1 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
sudahlah Nella jangan dikejar, jangan bikin masalah sama Vins , dia kan orang nya Jendra 🤭
Noer: nanti di dor
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!