"Kamu harus menjadi istri rahasiaku, selama kekasihku belum kembali. Anggap saja itu sebagai hutang yang harus kamu bayar karena sudah berbuat masalah denganku. Dan jangan harap aku akan jatuh cinta padamu," ucap Noah Anderson kepada seorang wanita cantik bernama Yuna Calista.
"Oke, siapa juga yang sudi jatuh cinta padamu" balas Yuna dengan percaya diri.
Namun, siapa sangka, ternyata Yuna adalah cinta pertama yang selama ini Noah cari. Namun, Yuna telah mengubah penampilannya, yang awalnya culun kini menjadi seorang gadis yang sangat cantik.
Bahkan tak satu orang pun yang tahu bahwa gadis cantik itu adalah seorang mafia berdarah dingin. Dia datang kembali ke kehidupan Noah demi misi balas dendam.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon DF_14, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 8
Yuna sudah lama tidak mengunjungi rumah tua peninggalan orang tuanya di kota C, karena selama 6 tahun ini dia tinggal di luar negeri. Dia rasa pasti rumah itu akan dipenuhi dengan rumput liar, kotor, bahkan mungkin roboh di makan usia, karena tidak terurus.
Namun, dia nampak tercengang saat melihat bagaimana keadaan rumah itu. Seakan-akan selama ini ada orang yang telah merawat rumahnya dengan baik.
Siapa yang melakukannya?
Apakah selama ini ada orang yang telah merawat rumahnya?
Yuna pun bergegas masuk ke dalam rumah. Rumah tersebut masih tertata rapi dengan baik. Bahkan tak ada satupun letak barang yang diubah, suasananya masih seperti dulu.
Mata Yuna berkaca-kaca, saat melihat foto keluarga di dinding, foto ayah, ibu, dan dirinya saat masih kecil. Membuat dia teringat kembali dengan masa-masa indah yang dia lalui bersama dengan orang tuanya.
Tanpa terasa, air matanya terjatuh perlahan membasahi pipi. Rasanya sangat menyakitkan, saat mengingat orang tuanya yang telah meninggal dengan cara yang sangat tragis.
Kakinya terasa lemas, Yuna terduduk di lantai, menumpahkan kesedihannya untuk ayah dan ibunya.
...****************...
Setelah berhasil menenangkan diri, Yuna keluar dari rumah. Dia ingin mencari tahu siapa orang yang telah merawat rumahnya selama ini.
Apakah mungkin salah seorang tetangga?
Namun, Yuna kembali terkejut saat menyadari bahwa tak ada lagi rumah di sekitar rumahnya. Sepertinya, para tetangga lama sudah tak lagi tinggal di sana.
"Yuna!"
Yuna dikejutkan dengan seseorang yang memanggil namanya.
Yuna segera membalikan badan, dia melihat Justin yang sedang berdiri dihadapannya.
"Justin?"
Justin pun tersenyum, dia berkata dengan lemah lembut, "Tadi aku mengikuti kamu, aku penasaran kemana tunanganku ini pergi. Rupanya kamu datang kesini."
"Aku sangat merindukan ayah dan ibuku, karena itu aku datang kesini. Tempat ini menyimpan banyak kenangan yang aku miliki bersama dengan orang tuaku," lirih Yuna.
Dalam hati, Yuna sangat berterimakasih kepada orang yang sudah merawat rumahnya. Rumah itu adalah satu-satunya tempat yang sangat berharga untuknya, karena di dalamnya menyimpan banyak kenangan semua masa kecil yang dia jalani bersama dengan orang tuanya. Dia pasti akan mencaritahu siapa orang itu. Sayangnya di sekitar area rumahnya sama sekali tidak ada CCTV.
"Aku mengerti. Tapi kamu harus hati-hati. Saat ini kamu adalah Yuna, bukan Raisa. Jangan sampai ada satu orang pun yang tahu indentitas kamu." Justin memperingatkan.
Yuna menganggukkan kepala, "Iya, aku mengerti."
Justin pun mendekatkan jaraknya pada gadis cantik itu, "Dan aku akan sabar menunggu. Setelah kamu bisa membalas dendam kamu pada orang yang sudah membunuh orang tuamu, kita akan menikah."
Usai mengucapkan kata-kata itu, Justin mendekatkan wajahnya, berniat mencium bibir Yuna.
Namun, Yuna segera melangkah mundur. "Emm... lebih baik kita segera kembali ke Jakarta. Aku ingin bertemu dengan Tetua."
Justin menghela napas, padahal dia sudah bertunangan dengan Yuna, tapi tetap saja Yuna selalu menolak untuk disentuh olehnya. Tapi dia terpaksa harus menganggukan kepalanya.
"Baiklah, mari kita pulang."
...****************...
Setelah sampai di Markas Wolves, Yuna bergegas menemui sang Tetua. Karena dia ingin menagih janji padanya. Tetua berjanji akan memberitahukan siapa pembunuh orang tuanya setelah dia menyelesaikan misi membunuh Halim dan bertunangan dengan Justin.
Setelah dipersilahkan masuk, Yuna bergegas masuk ke dalam ruangan tersebut. Dia melihat sang tetua yang sedang duduk di kursi kebesarannya.
"Saya datang kesini untuk menagih janji pada Anda." Yuna tahu betul orang yang membunuh ayah dan ibunya bukanlah orang sembarangan, sehingga sangat sulit untuk diselidiki. Hanya Tetua satu-satunya harapan yang bisa membantunya.
Sang Tetua pun tersenyum ramah, "Saya tidak menyangka, kamu sudah tumbuh dewasa, Yuna. Kamu harus ingat, saya sudah menganggap kamu sebagai anakku sendiri. Saya harap suatu hari nanti, kamu dan Justin segera menikah. Dan kalian menjadikan klan Wolves menjadi klan terkuat."
Yuna hanya tersenyum sambil menganggukkan kepala.
"Saya sudah lama menyelidiki orang yang telah membunuh orang tua kamu. Dia memang bukan orang sembarangan. Karena itulah butuh waktu cukup lama untuk menyelidikinya. Dan sekarang saya sudah berhasil menyelidikinya. Dengan kamu bisa membuktikan bahwa kamu kuat sekarang, saya yakin kamu bisa menghadapi orang itu." ucap sang tetua.
"Dan sekarang saya sudah siap. Saya harus tahu siapa orang yang sudah membunuh orang tua saya." jawab Yuna dengan penuh keyakinan.
Sang Tetua pun segera meletakkan sebuah foto di atas meja. "Dia adalah orang yang telah membunuh orang tuamu."
Yuna nampak tertegun saat melihat foto tersebut. Bukankah pria itu adalah pria mesum yang pernah bertemu dengannya di kamar hotel beberapa hari yang lalu?
Buat dia setengah hidup beri shock therapy biar tetap diingat sebelum dieksekusi...
Salah mencari lawan dirimu Jul...
Beraninya mengusik Yuna kelar seketika hidupmu...
Itu baru diulti oleh Noah..
Next Yuna tentu tidak akan tinggal diam..
Entah apa yang akan dia lakukan untuk membalas dendam pada dirimu Jul 😡...
Yang seolah tahu dan bisa memprediksi nasib orang lain...
Kamu bukan cenayang, hanya sekedar wanita menyedihkan yang mencoba mencari keberuntungan menjerat Noah dengan tipu daya akal bulus kelicikanmu..
Karena Yuna pun sudah mengetahui jika dirinya adalah cinta masa lalunya Noah..
So jangan lagi berisik serta mencampuri urusan mereka berdua..
Dari pada nanti semakin sakit hati ya sayang ya...
Karena dirimu sudah kalah bersaing dari Yuna sekaligus sudah dihempaskan oleh Noah...
Sejatinya cinta bisa hadir menyapa pada siapa saja, kapan pun rasa cinta itu ingin berlabuh ...
Karena kebetulan yang disengaja Raisa dan Yuna memang satu orang yang sama..
Hanya bedanya Raisa cinta masa lalaumu versi gadis kecil yang masih polos ...
Sedangkan Yuna adalah transformasi dari Raisa menjadi wanita dewasa yang cantik, bervalue nan elegan...
Meski nama Raisa tetap menempati tahta tertinggi dalam hatimu..
Namun ada satu hal yang perlu diingat jika sebenarnya instingmu sangat kuat dan tepat..
Tidak salah orang ketika akhirnya menambatkan hatimu untuk Yuna..
Meraih kembali cinta masa lalumu yang sempat menghilang bahkan sangat kamu rindukan..
Meski dirimu belum menyadari kalau mereka berdua adalah satu jiwa satu raga..
Kelak saat rahasia besar terungkap kamu akan sangat bersyukur No, tidak salah pilih dan mau mencintai Yuna 👌..
Bukan memilih Julia ...
Siap-siap kariermu sebagai model hancur julia, berani lagi mengusik siyuyun😄sinoah tidak main-main ancamannya...
Sededemit julia tidak terima noah membela siyuyun, diputuskan sm sinoah itu karmamu julia atas perbuatan jahatnya dan liciknya itu.....
padahal noah sangat setia padamu, tp teganya berselingkuh tidur sm pria lain, pdahal beberapa kali ngajakin menikah tp sidedemit julia mementingannya kariernya...
sekarang baru tahu rasa kehilangan noah akibat ulahmu sendiri, padahal sangat setia skl disia-siakan....
jangan salahkan noah lbh memilih siyuyun, siyuyun bisa menjaga diri dgn baik buktinya noah yg unboxing siyuyun😄
Demi sebuah ambisi serta obsesi nekad mempermalukan diri sendiri 🤦...
Atau mencoba mencari celah keberuntungan...
Tapi sayangnya malah buntung, nasib baik tidak menyertaimu...
Noah lebih dulu mengetahui kelakuan busuk serta kelicikanmu...
Dia tidak sebodoh seperti dugaanmu..
Setidaknya hidupmu tidak dibikin babak belur, nyungsep, guling2 seperti kisah Gio /Sob/...
Wkwkwkwkwk iyaa kan othor 😅...
Apakah dia juga orang yang sama menyelidiki tentang Yuna?
Ataukah berbeda orang 🤔...