NovelToon NovelToon
ISTRI PALSU: PENGANTIN PENGGANTI

ISTRI PALSU: PENGANTIN PENGGANTI

Status: sedang berlangsung
Genre:Pengantin Pengganti / Nikah Kontrak / Perjodohan
Popularitas:8.5k
Nilai: 5
Nama Author: Mutia Kim

Area dewasa❗

Demi menyelamatkan ayah angkatnya yang sakit keras, Zivanna Mahavira terpaksa menggantikan saudara kembarnya, Zivarra, yang kabur sebelum pernikahannya dengan anak sulung keluarga Sadewantara, Keenan Sadewantara.

Tanpa sepengetahuan Zivanna, Keenan ternyata sudah mengetahui sejak awal bahwa wanita yang menikah dengannya bukanlah Zivarra.

Mereka akan menjalani pernikahan selama enam bulan, sesuai kontrak yang diberikan Keenan di awal pernikahan. Selama itu, Zivanna harus mempertahankan kebohongannya demi keluarga dan ayah angkatnya.

Semakin lama hidup bersama, keduanya justru saling jatuh hati.

Sampai pada bulan kelima, semuanya berubah ketika Zivanna menolak hubungan suami istri dan akhirnya meminta maaf atas kebohongannya.

“Kamu pikir aku baru tahu siapa kamu? Aku sudah tahu sejak awal, Zivanna,” ucap Keenan dengan senyum miring.

Mata Zivanna langsung membesar. “A-apa?”

Keenan mengangkat dagu Zivanna. “Kalau kamu ingin aku maafkan, lakukanlah dengan tubuhmu.”

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mutia Kim, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Menenangkan Keenan

Suatu malam, Zivanna terbangun dari tidurnya karena merasa haus. Ia melirik gelas di atas meja nakas, tetapi air di dalamnya sudah habis.

Zivanna pun turun dari ranjang sambil membawa gelas kosong tersebut. Ia berniat mengambil air di dapur. Rumah itu hanya diterangi lampu remang-remang, sementara suara petir dan derasnya hujan saling bersahutan di luar.

Namun langkahnya tiba-tiba terhenti saat ia samar-samar mendengar suara rintihan seseorang.

“Apa itu suara hantu?” gumam Zivanna sambil bergidik ngeri.

Namun setelah mendengarkan lebih saksama, ia menyadari bahwa suara itu adalah suara Keenan.

Zivanna melangkah menuju kamar Keenan, dan benar saja, suara itu berasal dari sana. Perlahan, ia membuka pintu kamar tersebut.

Di atas ranjang, Zivanna melihat Keenan tengah tertidur dengan mata terpejam. Namun, pria itu tampak gelisah. Kepalanya bergerak ke kanan dan kiri. Wajahnya dipenuhi keringat dingin.

Zivanna yakin Keenan sedang bermimpi buruk.

“Mami... jangan pergi... aku mohon...” racau Keenan lirih.

Mami? Apa Keenan sedang bermimpi tentang ibunya?

Lalu wanita paruh baya yang selama ini dipanggil Mama itu siapa? Apa dia ibu tiri Keenan?

Zivanna memang tidak banyak tahu tentang kehidupan Keenan. Walaupun mereka sudah menjadi suami istri selama dua bulan, ia tidak pernah ingin ikut campur terlalu jauh dalam urusan pribadi maupun keluarga pria itu.

“Mami... maafkan Keenan...” racau Keenan kembali.

Kini air mata mengalir dari sudut matanya dan membasahi pipinya.

Melihat itu, Zivanna tertegun. Ini pertama kalinya ia melihat sisi rapuh Keenan. Selama ini, pria itu selalu terlihat kuat, dingin, dan dominan.

Zivanna pun duduk di tepi ranjang. “Ssttt... tenang, Keen,” ucapnya pelan sambil menghapus air mata dan keringat di wajah pria itu.

Dan ajaibnya, Keenan perlahan tenang. Wajah yang tadi terlihat tegang kini mulai mengendur.

Senyum tipis terukir di bibir Zivanna. Saat hendak beranjak pergi, tiba-tiba lengannya ditarik oleh Keenan.

Tubuh Zivanna seketika jatuh di atas ranjang, tepat di samping pria itu. Untung saja ia berhasil menahan diri untuk tidak berteriak.

“Astaga...” serunya pelan.

Zivanna tidak bisa memberontak karena Keenan memeluknya sangat erat. Entah pria itu sadar atau tidak.

“Jangan tinggalkan Keenan, Mam...” gumam Keenan dalam tidurnya.

Zivanna terdiam. Rasa iba memenuhi hatinya. Refleks, ia menepuk-nepuk pundak Keenan dengan lembut, seperti seorang ibu yang sedang menenangkan anaknya.

Setelah Keenan benar-benar tenang dan kembali tertidur pulas, Zivanna perlahan melepaskan diri dari pelukan pria itu. Ia turun dari ranjang, lalu melangkah keluar dari kamar Keenan dengan hati-hati agar tidak membangunkannya.

...****************...

Seperti biasa, setiap pagi Zivanna menyiapkan sarapan untuk dirinya dan Keenan.

Tidak ada banyak perubahan dalam hubungan mereka. Namun, Keenan kini sedikit lebih hangat daripada sebelumnya.

Meski tetap terkesan dingin dan cuek, pria itu tidak lagi bersikap seacuh dulu hingga membuat Zivanna takut dan sungkan setiap kali berbicara dengannya.

Zivanna mengambilkan sarapan untuk Keenan dan melihat wajah pria itu tampak murung. Apa mungkin karena mimpinya semalam? Namun, Zivanna memilih untuk tidak menanyakannya.

“Ini nasi gorengnya, Keen,” ucap Zivanna sambil meletakkan sepiring nasi goreng di hadapan Keenan.

Hampir setiap pagi, Keenan selalu meminta Zivanna membuatkannya nasi goreng untuk sarapan. Entah mengapa, tetapi Zivanna tidak pernah keberatan melakukannya.

“Hmm,” jawab Keenan singkat, lalu mulai menyantap sarapannya.

Tatapan mata pria itu tampak sayu, seolah menyimpan banyak kesedihan yang tidak pernah ia ceritakan kepada siapa pun.

“Apa aku boleh minta tolong, Zivarra?” ucap Keenan di sela-sela sarapannya.

Zivanna mendongak menatap Keenan. “Minta tolong apa?” tanyanya.

“Aku mau kamu membersihkan ruang kerjaku. Bisa?” pinta Keenan.

Zivanna cukup terkejut. Biasanya, Keenan tidak mengizinkan siapa pun, apalagi dirinya, masuk ke ruang kerja pria itu.

“Memangnya nggak apa-apa kalau aku membersihkan ruangan itu?” tanyanya ragu.

“Hmm... asal jangan menyentuh barang-barangku di sana,” ucap Keenan.

Zivanna mengangguk. “Iya, nanti aku bersihkan.”

Zivanna mengenakan celemek berwarna krem dan sarung tangan sebelum mulai membersihkan ruang kerja Keenan setelah pria itu berangkat ke kantor.

Kriet!

Begitu pintu ruang kerja Keenan terbuka, aroma lavender langsung menyapa indra penciumannya.

Zivanna mengamati sekeliling ruangan. Ruangan itu didominasi warna hitam, abu-abu, dan cokelat tua. Tidak banyak dekorasi di sana, hanya beberapa foto dan lukisan yang menghiasi dinding.

Semua tertata rapi dan presisi, seolah setiap sudut ruangan mencerminkan sifat pemiliknya yang perfeksionis.

Pandangannya berhenti pada sebuah foto berukuran besar yang menampilkan seorang wanita cantik bersama seorang anak laki-laki. Ia yakin wanita itu adalah ibu Keenan.

“Ibunya cantik sekali. Pantas saja anaknya setampan itu,” gumam Zivanna sambil tersenyum.

Ia mulai membersihkan lantai ruangan dengan vacuum cleaner. Setelah itu, ia mengelap meja dan membersihkan debu dengan kemoceng.

Saat membersihkan salah satu meja, tanpa sengaja Zivanna menemukan sebuah buku harian.

Meski teringat pesan Keenan agar tidak menyentuh barang-barangnya, rasa penasaran membuat Zivanna tetap membuka buku harian itu.

“Maaf ya, Keen. Aku cuma lihat sebentar kok,” ujarnya pelan.

Pada halaman pertama tertera tanggal 16 Mei 20XX. Sepertinya saat itu Keenan baru berusia enam tahun.

Zivanna terperangah. Tak menyangka Keenan sudah rajin menulis buku harian sejak usia enam tahun.

Meski tulisan tangannya masih berantakan dan beberapa huruf tampak miring ke sana kemari, isi tulisannya tetap bisa dipahami dengan jelas.

Dari beberapa halaman yang ia baca, Zivanna menyimpulkan bahwa Keenan sangat dekat dengan maminya dibandingkan papinya yang selalu sibuk bekerja.

Di sana juga tertulis bahwa Nathalia, mami Keenan, sangat menyukai bunga lavender.

“Pantas saja kamar dan ruang kerja Keenan selalu wangi lavender. Ternyata itu aroma kesukaan maminya,” gumam Zivanna.

1
Raja Tampan
Seru pokoknya 👌
Addb_Rh
pdhl keenan udah bucin, tp arkana gk suka. bisa jd pertentangan gk sih nantinya🥲
Alfatia🌷
Waduhh tantangannya. Mana Langit bakal ngejar terus kayaknya. karena penasaran kenapa Zivanna gak ngenalin dirinya😭🤣
Mutia Kim🍑: Bisa dihajar nanti sama pengawalnya Zivanna😭🤣
total 1 replies
Alfatia🌷
Jangan cari gara-gara ya Langit. Sainganmu atasanmu🤣
Its me
Arkana kayaknya kurang suka sama Zivanna
Its me: tapi kan Keenan tahu kalau itu palsu
total 2 replies
Addb_Rh
keen, tenangin diri lu. kasihan gadis mungil itu nanti pincang😭🤣🤣
Mutia Kim🍑: Kak woyy😭
total 1 replies
Its me
Kalau mereka tahu semua nya dari Keenan gimana ya reaksinya
Its me
kayaknya Keenan dah mulai cintrong sama Zivanna
Pengabdi Uji
🤭 Knp feeling ku kuat klo kluarga nya jg udh tau bahwa ini bkn zivara
Mul Yanto
lanjut 👍👍
Alfatia🌷
Ketar-ketir Keenan, takut Zivanna pakai pencegahan kehamilan😂
Pengabdi Uji
smoga ara nya kgk balik or klo perlu metong aj dh wkwk jahat ya doaku
Alfatia🌷
panas dingin gustii🥵🥶 udah nemu sarang yang cocok mana bisa nyari sarang lain😂
Mutia Kim🍑: Moga ya ularnya Keenan nggak salah masuk sarang😭🤣
total 1 replies
Addb_Rh
Serakah kagak papa Zivana, kan salah Zivara jg yg kabur.

btw Keenan udah bucin akut ama lu. Noh lu di kamar mandi aja di samperin. Pasti mau jap jip jup di bwh shower😭😭🤣
Addb_Rh
kekhawatiran mu akan aman selama ada keenan Zivana, 😌
Mutia Kim🍑: T-tapi pernikahan mereka tinggal sebentar😭
total 1 replies
Pengabdi Uji
idih eh om lu udh tuirr atuh mah kerja coy
Aril Chan
👍👍
Its me
sepertinya Keenan bakal lebih perhatian dengan zivanna.
Alfatia🌷
Semoga aja Zivanna gak terus merasa pengganti, karena bagi Keenan. Dia yang di cintainya🥰
Pengabdi Uji
gatau nanti keenan akan gimana apakah dia bkal jahat atauu dia bkl sayang nanti
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!