Luo Chen merupakan tuan muda keluarga Luo, namun demi menutupi kesalahan adiknya ia harus dikorbankan oleh keluarganya sendiri berada di penjara bawah tanah kekaisaran Tang. Banyak orang menduga jika Luo Chen akan bernasib buruk ketika berada dalam penjara bawah tanah tersebut, dimana kematian menjadi lebih baik daripada bertahan hidup.
Namun tanpa diduga, bekas Kaisar sebelumnya yang secara kebetulan menemukan Luo Chen memiliki tulang langka 1000 tahun memilih untuk menyelamatkannya dan menjadikannya sebagai murid rahasia dengan pelatihan khusus. Dengan bakat serta tekad yang kuat, akhirnya Luo Chen tidak mengecewakan gurunya, ia berubah dari sosok pemuda yang pendiam menjadi pribadi yang penuh semangat serta aura bertempur yang sangat mengerikan.
Kini 7 tahun telah berlalu, nama Luo Chen di Klan Luo perlahan memudar dengan catatan buruk yang melekat di dirinya. Tanpa orang lain sadari, Luo Chen telah menjadi sosok pembunuh yang paling ditakuti oleh kelompok pemberontak Kekaisaran.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mr. Lim's, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Tuan Muda Keluarga Luo Yang Sesungguhnya
Sementara itu kegaduhan dalam diam pun terjadi, kemunculan token Naga Hitam di Paviliun Harta Langit telah membuat sensasi luar biasa. Dalam waktu singkat saja pesan rahasia dikirim melalui giok pengirim pesan kepada Ketua Paviliun Harta Langit, Tang Yuantai yang merupakan anggota kerajaan.
"Siapa pemuda itu sebenarnya?" Tanya seorang lelaki paruh baya yang berasal dari Klan Wang.
"Beliau ada sosok rahasia yang berada di atas jangkauan pelayanan saya" Jawab seorang wanita muda yang berada di depan meja pelayanan.
Mendengar jawaban dari petugas yang melayaninya, Wang Rui yang merupakan kepala keluarga Klan Wang hanya bisa terdiam. Ia sendiri tidak tahu bagaimana bisa seorang pemuda lusuh diperlakukan dengan begitu istimewa.
"Apakah kalian tidak salah orang?" Kata Wang Rui sambil menyentuh janggutnya.
"Kami tidak mungkin keliru dalam mengidentifikasi seseorang, apalagi pemilik Token Naga Hitam yang sangat dihormati" Jawab wanita tersebut sambil tersenyum, barisan gigi putihnya terlihat jelas tanpa noda.
Wang Rui tercengang, sebagai seseorang yang berpengetahuan luas tentu ia pernah mengenal keberadaan token Naga Hitam yang hanya dimiliki oleh segelintir orang di Kekaisaran Tang. Namun saat mengingat penampilan pemuda lusuh itu ia semakin tidak mengerti, berbagai kemungkinan yang bisa terjadi terus berpacu di dalam isi kepalanya.
"Tampaknya Ibukota Kekaisaran akan mengalami goncangan yang kuat, sejak orang itu menghilang kini akan ada kejutan lain" Batin Wang Rui sambil membayangkan sosok Pembantai Iblis dari Gerbang Naga.
Yang tidak diketahui oleh semua orang adalah sosok sebenarnya Luo Chen, pemuda yang menjadi andalan kelompok Gerbang Naga kini telah kembali datang dalam keadaan yang berbeda.
Saat berusia 15 tahun, Luo Chen dijadikan korban ketidakadilan oleh keluarganya sendiri. Demi melindungi Luo Ming yang merupakan saudara satu Klan, Luo Shiyan yang merupakan kakeknya rela melimpahkan kesalahan Luo Ming kepada Luo Chen.
Kejadian itu bermula saat Luo Ming melakukan kelalaian hingga menyebabkan kebakaran hebat di perpustakaan Istana Kekaisaran, untuk melindungi cucu kesayangannya Luo Shiyan dan seluruh keluarga Luo menyerahkan tanggungjawab tersebut kepada Luo Chen dengan memalsukan beberapa bukti kejadian. Pada akhirnya Luo Chen dijatuhi hukuman penjara selama 5 tahun serta dihapuskan statusnya dari anggota Klan Luo, hal ini dimaksudkan demi menjaga status Luo Ming sebagai calon pewaris Klan Luo satu-satunya.
Sementara itu tidak ada yang peduli dengan nasib Luo Chen di dalam penjara Kekaisaran, selain tidak boleh ditemui oleh siapapun Luo Chen dianggap aib terbesar Klan Luo.
Beruntung saat itu Tang Yibo melihat bakat khusus di tubuh Luo Chen, sebagai seorang kultivator keabadian pandangan mantan Kaisar Agung itu tidak keliru. Empat tahun berikutnya Luo Chen dilatih secara khusus oleh Tang Yibo dengan segala sumberdaya terbaik Gerbang Naga, dalam tempo waktu tersebut juga Luo Chen memiliki identitas sebagai Pembantai Iblis yang sangat disegani oleh lawan-lawannya, terutama kelompok Bunga Merah yang sering membuat onar di balik layar.
Kini usia Luo Chen sudah 22 tahun, dimana 2 tahun terakhirnya berada di Sekte Pedang Langit mengikuti Tetua Wu selaku penolongnya. Masa keemasan Pembantai Iblis seolah tersembunyi begitu dalam, meski banyak yang mengatakan ia sudah tewas dalam misi terakhir namun tidak ada yang menyangka jika pada akhirnya ia kembali.
Pada saat ini Luo Chen masih berada di dalam ruang khusus Paviliun Harta Langit, ia duduk di atas kursi yang nyaman sambil menikmati minuman teh hitam usia ratusan tahun.
"Tuan muda, bolehkah saya mengidentifikasi Token Naga Hitam di tangan tuan muda?" Kata Fang Guan dengan hati-hati.
Sebagai manajer pengelola Paviliun Harta Langit ia juga tetap harus bersikap profesional, ia tidak ingin membuat kesalahan sekecil apapun. Token Naga Hitam memiliki ciri khas tertentu dan hanya bisa diaktifkan oleh pemiliknya langsung, jadi mustahil ada yang memalsukan ataupun menyalahgunakan benda tersebut.
"Ini, periksalah!" Luo Chen menyerahkan token Naga Hitam dari genggaman tangannya.
"Mohon maaf, jika saya berbuat kurang sopan" Fang Guan dengan hati-hati menerima token Naga Hitam.
Dalam waktu berikutnya, Fang Guan memeriksa token Naga Hitam dengan seksama. Seperti memperlakukan harta Karun langka, ia sangat berhati-hati dalam memeriksa benda tersebut.
"Tidak diragukan lagi jika benda ini adalah Token Naga Hitam legendaris" Ucap Fang Guan dengan jantung berdegup kencang.
Dalam hatinya ia merasa beruntung karena tidak bersikap kurang ajar terhadap Luo Chen, ia juga tidak mengira jika token Naga Hitam dimiliki oleh sosok pemuda yang tidak terduga.
"Tuan muda, bolehkah saya mengetahui nama Tuan muda?" Tanya Fang Guan dengan napas tertahan, sementara dari keningnya butiran keringat mulai merembes.
"Luo Chen" Jawab Luo Chen dengan cepat.
"Terimakasih tuan Luo Chen, maafkan atas kelancangan saya sebelumnya" Ujar Fang Guan seraya menundukkan kepalanya.
"Tidak apa-apa" Kata Luo Chen singkat.
"Aku ingin menarik sejumlah uang, apakah bisa dipercepat?" Luo Chen menyampaikan maksudnya dengan terbuka.
"Tuan Luo hanya perlu sekali lagi melakukan identifikasi token Naga Hitam, tuan hanya perlu mengaktifkan token ini dengan mengalirkan energi spiritual" Terang Fang Guan dengan hormat.
Mendengar kata energi spiritual Luo Chen mengerutkan dahi, meski pernah tinggal di Sekte Pedang Langit ia hanyalah murid pekerja yang tidak memiliki bakat kultivasi.
"Apakah ada cara lainnya?" Tanya Luo Chen sedikit putus asa.
"Tentu saja, tuan Luo bisa meneteskan darah untuk menjalin keterbukaan kontrak yang sebelumnya pernah terjadi" Ucap Fang Guan menjelaskan.
Paviliun Harta Langit memiliki standar keamanan yang ketat untuk melindungi para pelanggannya, selain energi spiritual terdapat juga ikatan berupa tetes darah. Hal ini dilakukan agar setiap pemilik tingkatan token memiliki privasi serta perlindungan yang kuat, tidak ada pihak yang mengklaim sembarangan.
"Baiklah kalau begitu" Luo Chen segera mengambil pisau kecil yang ternyata memang sudah disiapkan sebelumnya oleh pelayan.
"Ngungggh....."
Setelah setetes darah Luo Chen membasahi token Naga Hitam, suara dengung menggema di ruangan.
"Ternyata tuan Luo benar pemilik Token Naga Hitam ini" Ungkap Fang Guan tanpa menyembunyikan kekagumannya.
Luo Chen pun sebenarnya tersentak kaget, ia juga tidak menyangka jika token Naga Hitam mengakui kepemilikan atas dirinya. Sebelumnya ia hanya bergantung pada perkataan Cheng Yi pada saat di kediaman.
Detik berikutnya seberkas sinar berwarna emas berpendar terang di sekitar token Naga Hitam, terdapat beberapa kode unik yang rupanya bisa dipahami dengan baik oleh orang seperti Fang Guan.
Untuk beberapa saat berikutnya Fang Guan membuka mulutnya dengan sambil bergetar, "Tuan Luo, anda memiliki 100 juta tael emas"
Wajah Luo Chen tampak membeku, mendengar angka fantastis jumlah kekayaannya membuat ia tidak habis pikir.
"Siapa aku sebenarnya? Bagaimana bisa memiliki kekayaan sebanyak ini?" Batin Luo Chen seperti disiram air es.
Fang Guan pun masih terdiam dalam ketidakberdayaan, sebagai pengelola Paviliun Harta Langit jelas ia memahami arti 100 juta tael emas yang sama saja menyerupai kekayaan Istana Kekaisaran.
"Sejak kapan Klan Luo memiliki tuan muda yang begitu luar biasa?" Gumam Fang Guan dengan pandangan kosong.
Untuk sesaat ruangan itu terasa hening, bahkan jarum jatuh pun akan terdengar. Hanya saja Fang Guan semakin heran dengan keberadaan sosok pemuda di depannya yang tidak memiliki energi spiritual tersebut.
Sudah menjadi rahasia umum jika anggota keluarga besar biasanya memiliki kemampuan kultivasi yang mumpuni, terlebih Klan Luo juga sangat terkenal di Kota Chang An sebagai bagian dari keluarga praktisi beladiri.
"Keluarga Luo bersembunyi terlalu dalam, dengan harta kekayaan seperti ini bukankah dapat menggerakkan seluruh sumberdaya di Kota Chang An, bahkan tidak mustahil dari Kota lainnya" Fang Guan kembali berimajinasi dalam pikirannya yang kacau.
Langsung blokir supaya tidak ada lagi author yang cuma iseng masuk disini !