Freen yatim piatu, sangat cantik kehidupannya mengalami perubahan sejak pertemuannya dengan keluarga Cankimha.
sebagai rasa hormat dan berterimakasih kepada orang tua angkatnya, akhirnya freen bersedia di jodohkan dengan Becky amstrong, seorang terlahir special atau futa.
sementara Becky amstrong mau menerima perjodohan karena tidak ingin fasilitas yang di miliki di tarik oleh orang tuannya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ImFireGo, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB. 06. Penderitaan freen
sepanjang perjalanan, tuan muda Becky amstrong memiliki perang bathin.
sikap freen yang menjadi alasan utamanya, karena selama dua tahun menikah freen tidak pernah mengabaikannya dan selalu mencari perhatiannya.
"apa yang membuatnya berubah, bahkan dia tersenyum semanis itu saat bersama temannya". bathinnya
" apa kau sedang membuatku cemburu freen? itu sangat tidak mungkin, tapi kau istriku tidak pantas jika kau tersenyum pada orang lain". ucapnya dalam hati
sementara nona Jennie yang duduk di samping tuan muda mengambil kesempatan untuk duduk semakin dekat dengan tuan muda.
karena tuan muda tidak menolak, nona Jennie memeluk tangan kiri tuan muda dan bersandar di bahunya dengan nyaman.
"dia bahkan tidak menolakku...aku yakin jika perjuanganku mendapatkan tuan muda tidak sia-sia". bathin nona Jennie kegirangan
*****
freen dan teman-temannya setelah selesai makan bersama, mereka membuat janji nanti akan berkumpul di club milik keluarga noey pada malam hari dan disana irin dan juga prim akan ikut bergabung.
aura kebahagiaan Freen terlihat begitu nyata, karena hari ini ia benar-benar memanjakan perutnya dengan memakan makanan favoritnya.
bukan hanya itu yang membuat freen bahagia, kebebasan dari perasaannya yang membuatnya sangat bahagia
freen sudah tidak lagi di perbudak oleh perasaannya sendiri kepada tuan muda Becky amstrong.
"Hahhhh...senang sekali rasanya bisa kembali hidup normal, aku bisa puas makan tanpa takut gemuk, sudah lama sekali aku tidak makan makanan favoritku". ucap freen dengan sumringah
Nam yang berada disampingnya pun ikut merasakan kebahagiaan Freen.
"Aku senang melihat kamu bahagia freen, sudah lama sekali aku menunggu senyummu kembali". ucap nam
"Hidup memang seperti ini Nam, jujur aku tidak menyesal dengan apa yang terjadi di kehidupan aku sebelumnya".
"Hanya saja aku menyesali kesalahan yang aku perbuat untuk diriku sendiri".
" Demi mempertahankan pernikahan bahkan aku rela membatasi makanku agar terlihat sepurna di mata Becky, behenti menjadi CEO demi ingin mengurusnya, aku bahkan tidak bisa memasak tapi berusaha belajar untuk merawatnya".
"Banyak hal yang sudah aku lakukan untuk dia dan semua itu tidak berarti baginya".
Flasback on
"Sayang lihatlah tubuhku apakah ideal kah?". Tanya freen kepada suaminya agar mendapat pujian
"Lalu kenapa jika tubuhmu terlihat idel? Apa itu berpengaruh padaku?". Jawab Becky dingin dan acuh
Freen yang mendapatkan reaksi dingin dari Becky seketika terdiam.
Ia kemudian berlari ke dalam kamar dan meluapkan kesedihannya.
Freen mengambil ponselnya untuk menghubungi Nam dan menceritakan semua.
"Dia mengatakan begitu karena tidak ada kamu dihatinya freen, jika dia memiliki rasa yang sama padamu freen, dia akan merasa sangat bangga padamu karena kamu sangat merajakan dirinya dan melakukan semua hal untuknya". ucap nam
"Demi dia aku memperlakukan diriku dengan sangat buruk, bahkan aku tidak berani makan makanan enak, agar tubuhku selalu menarik perhatiannya dan untuk membuatnya mencintaiku Nam". jawab freen
"Freen jangan konyol, jangan siksa diri kamu untuk membuatnya melihatmu". ucap Nam
"Iya Nam...aku hanya tidak ingin membuat orang tua kami kecewa, dan aku hanya ingin menikah sekali seumur hidup Nam". ucap freen lirih
"Berhentilah menangis sudah cukup kamu menderita freen, manusia seperti dia tidak pantas kau tangisi". ucap Nam dengan amarahnya
"Aku akan tetap menjalaninya Nam, mungkin aku hanya butuh bersabar". jawab freen
" Mau sampai kapan freen?". tanya nam
"Sampai perasaanku benar-benar habis dan sampai aku lelah padanya Nam". jawab freen
"Kamu serius freen? Jangan bodoh kau cantik, baik, berpendidikan dan smart, masih banyak diluar sana yang mencintai dan menginginkanmu".
"Berhentilah untuk terus membuat suami monster mu itu berubah baik dan mulai melihatmu freen". ucap Nam kesal
"Aku tidak ingin membuat dua keluarga besar Amstrong dan chankimha tidak mendapat muka karena kegagalan kami Nam...". jawab freen
"Kamu tidak berubah...selalu memikirkan perasaan orang, sementara dia tidak ada otaknya". ucap Nam
"Demi suamimu kau bahkan membatasi dirimu untuk makan sebanyak yang kau inginkan, melepas jabatan CEO mu".
"Demi dia kau menghindari makanan berlemak tapi apa yang dia lakukan untuk mu".
"Tapi sudahlah freen, ikuti saja kata hatimu, aku akan tetap bersamamu tepat disampingmu dalam keadaan yang kau perlukan". Nam mulai pasrah dengan keputusan freen
"Terimakasih Nam...kamu sahabat dan saudari perempuanku terbaik". ucap freen kembali bersemangat
Flashback off
terlihat Nam dan freen berdiri di samping mobil milik freen, mereka ternyata kembali ke taman kota tetapi hanya di area parking saja tidak langsung masuk ke dalam.
"Aku senang kau kembali seperti dulu freen...melihat hari ini kau tersenyum membuat kami menemukan sejatimu". ucap heng pada freen
" benar sekali apa yang dikatakan heng, selama ini kamu hampir lupa caranya tersenyum, dan hari ini kami melihatnya lagi freen ". ucap noey
"Entah apa yang terjadi padamu selama ini...hingga ceriamu hilang freen". ucap jaja
"Ya itu sangat benar, sudah dua tahun aku terlalu sibuk akan hal lain, tetapi tenang saja kedepannya aku akan lebih baik untuk diriku sendiri". jawab freen dihadapan sahabatnya
"Ini baru freen nya kami....". ucap Nam memeluk freen begitupun yang lainnya
cekrek
cekrek
seseorang mengambil gambar dari tempat persembunyiannya, lalu mengirimkannya kepada tuan muda Becky amstrong.
"Freen setelah ini kamu mau kemana?". tanya heng
"Kami masih ingin bersamamu freen, kami merindukanmu...". ucap noey
"Apa kalian mau menemaniku, tapi aku takut kalian bosan nanti jika pergi bersamaku". jawab freen
"Kami tidak akan pernah bosan jika untuk salah satu di antara kita freen". ucap jaja
"Hari ini jadwal aku konsultasi ke dokter". jawab freen
"Baiklah kami akan mengantarkanmu freen". ucap Nam dan segera membawa freen masuk ke dalam mobil tetapi berhenti karena jaja menahan freen
"Konsultasi???". tanya jaja
Freen menundukkan kepala tidak beberapa lama ia mulai menitikkan air matanya tanpa ada suara tangisannya.
"Freen...nam...sebenarnya apa yang dilakukan suamimu? Katakan padaku agar aku menghampiri dan menghajarnya sekarang juga". ucap heng penuh amarah
"Biarkan saja...setidaknya aku perlahan-lahan sudah kembali sembuh". jawab freen menenangkan sahabatnya
"Sejak kapan kamu mulai mengalaminya?". tanya noey
"Sejak enam bulan terkhir...tetapi aku datang konsultasi sudah hampir tiga bulan, untung aku datang tidak terlambat".jawab freen
heng, noey dan jaja melihat kearah Nam yang berada di samping freen.
sementara Nam bingung karena ketiga sahabatnya itu saat ini sedang menatapnya.
" ke ke kenapa kalian melihatku seperti itu". tanya Nam gugup
"kau jujur Nam...apa kau tahu yang sebenarnya terjadi pada freen? ". tanya heng tanpa mengalihkan pandangannya
" aa...aku sebenarnya ini, aku itu hanya_". Nam gugup saat akan menjawabnya
"jangan marah padanya, ini bukan kesalahannya tapi aku yang Nam untuk merahasiakan semuanya selama ini". jawab freen
" why freen? ". tanya heng
" apa kau tidak percaya pada kami? ". tanya noey sedikit kecewa
" bukan...tapi aku malu jika kalian tahu aku depresi ". jawab freen
" astaga freen...". heng menarik freen kedalam pelukannya
"kami saudaramu, pelindungmu freen untuk apa harus malu". ucap heng dengan suara bergetar menahan tangisnya
" Jangan lagi menutupi dari kami apapun itu freen ". ucap noey dan freen mengangguk
______________
next Bab--->>>>