Dark romance !!
Cewek polos lugu x gangster kejam bengis !!
Tidak untuk anak-anak, ada adegan spicy !!
Latar belakang luar negeri, dengan nilai moral berbeda yang Indonesia.
Rosalie Ivy Dhelpine, seorang wanita cantik yatim piatu yang tidak memiliki keluarga, dan hidup dalam kemiskinan. Suatu malam dia di usir dan di cerai oleh suaminya, setelah melahirkan anak untuk Keluarga Cornelius.
Rosalie terpaksa pergi tanpa sepeser uang, tanpa rumah dan hanya sendirian. Di tengah udara malam yang dingin, seseorang tiba-tiba mendatanginya, dan menodongkan pistol ke arah kepalanya.
“Jadi ibu susu dan perawat untuk anakku, atau mati disini ?!” Ancam lelaki itu dan membawa paksa Rosalie ke rumahnya karena menolak perintahnya.
Anehnya, Aurelion, putra sang pria kejam itu justru menyukai Rosalie, dan menerima wanita itu. Bahkan Aurelion cocok dengan ASI yang diberikan Rosalie, hingga membentuk hubungan tak kasat mata antara Rosalie dan Aurelion.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Agnes Fetrika, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
5. Karma mulai berjalan ??
Setelah kejadian itu, seminggu kemudian, kehidupan Rosalie berubah drastis.
Dia tidak lagi canggung atau gugup, dan mulai menjalani tugasnya dengan sangat baik. Dia meny*sui Aurelion pada pagi, siang dan malam, lalu menidurkan bayi mungil itu pada box bayi. Tentu saja, Rosalie melakukannya dengan senang hati, dan bahagia.
Dia juga mulai menerima Jude, makan dan minum bersama lelaki itu. Terkadang Rosalie mulai menceritakan masalah pengalamannya merawat Aurelion dengan nada senang, tapi tetap sopan. Jude mendengarkan cerita Rosalie dengan senyuman tipis dan terhibur.
Tidak hanya sampai disitu, Rosalie juga dekat dengan Alendo, tangan kanan Jude yang kadang di berikan tugas menjaga Rosalie di rumah, saat Jude sedang pergi bekerja.
Rosalie bersyukur bertemu orang-orang yang begitu baik di kelilingnya, dia sendiri juga merasa bersyukur kepada Tuhan yang telah mengirimkan lelaki baik yang mau menolongnya dari malamnya udara dingin saat itu.
Di tempat dan kota yang sama, sebuah rumah besar justru memperlihatkan suasana tegang yang penuh kekhawatiran.
Keluarga Cornelius justru diliputi perasaan gelisah, saat bayi yang mereka beri nama Clement Cornelius, justru mengalami kejadian yang janggal. Bayi mungil itu terlihat lahir dengan tubuh lebih kecil, dan pilek yang parah, bahkan sampai mengeluarkan darah dari hidungnya.
Ernes merasa sangat khawatir dan kemudian memanggil dokter untuk datang ke rumahnya. Semua terlihat sangat gelisah, Mabel duduk di kursi sofa dengan ekspresi yang terlihat pucat dan khawatir.
Tidak lama, dokter keluar dengan alis mata berkerut bingung, tapi ada juga tatapan khawatir di matanya. Dokter itu segera mendatangi Ernes.
“Ba.. Bagaimana kondisi putra saya ?? Apakah dia baik-baik saja ??”
Dokter itu menatap ke arah Ernes dengan tatapan curiga dan penasaran, tapi dia hempaskan pikiran negatifnya, dan mulai membicarakan penyakit yang di alami Clement dengan nada berat.
“Anak anda.. Terkena penyakit menular Sifilis, tuan. Ini adalah penyakit berbahaya yang cukup menular. Maaf sebelumnya, apakah di keluarga anda ada yang memiliki penyakit Sifilis ini ??” Tanya dokter itu bertanya dengan hati-hati, membuat semua yang ada di sana terdiam, membeku dan tidak percaya.
“Dokter.. Tolong jangan bercanda.. Hasil pemeriksaan anak saya, menjelaskan jika dia sehat tanpa penyakit apapun.” Ujar Ernes dengan nada bergetar, sang dokter merasa bingung, karena jelas-jelas ciri penyakit yang di alami oleh Clement adalah tanda-tanda penyakit Sifilis.
“Begini saja, biar jelas semuanya. Ada baiknya, anda membawa putra anda ke rumah sakit tempat saya bekerja. Di sana perlengkapan akan lebih canggih, dan saya bisa melakukan pemeriksaan lanjut. Bagaimana ??” Tawar dokter itu, tanpa berpikir panjang membuat Ernes menganggukkan kepalanya, menyetujui tawaran dokter tersebut.
Disisi lain..
Dua orang duduk di ruangan pribadi, salah satunya duduk di kursi kebesaran, mendengarkan berita dari tangan kanannya yang berdiri di dekatnya.
“Sepertinya setelah ini Keluarga Cornelius akan mengetahui semuanya tuan.” Ujar Alendo dengan nada lirih, Jude tersenyum miring mendengarkan kabar itu.
“Aku tidak menyangka akan secepat ini.. Padahal aku berharap jika mereka semua baru menyadarinya setelah tertular penyakit yang sama.” Ujar Jude sembari terkekeh membayangkan jika satu Keluarga Cornelius menerima akibat dari perbuatan mereka.
Ya, tanpa di ketahui oleh banyak pihak jika, anak yang di rebut oleh Ernes bukanlah anak asli dari Rosalie, melainkan anak yang sudah di tukar secara diam-diam oleh tangan kanannya, Alendo.
Mereka menukarnya dengan anak yang memiliki penyakit Sifilis, karena bawaan dari ibunya. Ibu kandung anak itu sendiri sudah meninggal karena penyakit itu, dan kini bayinya menularkan penyakit mematikan itu kepada Keluarga Cornelius.
Dan semua di buat begitu rapi, sehingga tidak ada yang mengetahui rencana besar dari sang gangster berbahaya, bernama Jude Romero Cath.
...
“Hmm~ Eh Aurelion, kenapa ??”
Rosalie melihat bayi itu melepaskan d*d*nya, dan kemudian terbatuk kecil. Rosalie tersenyum, rupanya bagi mungil itu tersedak, dia perlahan menepuk punggung Aurelion dengan lembut, hingga bayi itu berhenti batuk.
Setelah itu, barulah Aurelion kembali meraih d*d* Rosalie dan menghisap susu dari sana. Wanita itu tersenyum geli, melihat tingkah bayi mungil di dekapannya. Tangannya perlahan membelai pipi lembut dari Aurelion yang mulai menutup matanya, sedikit mengantuk.
“Tidur yang lelap ya sayang~” Ujar Rosalie dengan lembut, dia sangat menyayangi Aurelion seperti anaknya sendiri.
Tidak lama pintu kamar itu terbuka, Rosalie menoleh melihat Jude yang masuk ke dalam kamar.
“Kau akan tidur di sini lagi ??”
“Aku hanya khawatir jika, Aurelion terbangun di tengah malam, tuan.”
Jude tersenyum kecil, “Tidak perlu khawatir, di kamar bayi ini sudah terdapat alarm khusus, jika dia menangis. Alarm itu sudah terhubung dengan bel di kamarmu.”
Rosalie terdiam sejenak, entah kenapa rasanya sedikit berat jika harus meninggalkan Aurelion sendirian, tapi dia ingat pesan Jude. Lelaki itu ingin anaknya tidak tumbuh menjadi anak manja yang jika tidur harus di temani oleh orang tuanya, kecuali di saat sedang sakit, baru boleh.
“Baiklah, Tuan.. Saya akan tidur di kamar saya nanti.” Ujar Rosalie tersenyum kecil, Jude menganggukkan kepalanya.
“Baguslah, malam ini aku ada urusan sebentar. Ada Alendo yang akan menjaga rumah ini.”
Rosalie terdiam sejenak, kenapa perkataan Jude seperti seorang suami yang berpamitan dengan istrinya ?? Maksudnya, bukankah Jude mau pergi kemana saja, itu bukan urusannya ?? Tapi Rosalie tidak bertanya lebih, dan hanya menjawab dengan sopan.
“Baik Tuan, hati-hati di jalan.” Ujar Rosalie dengan lembut dan sopan, Jude menganggukkan kepalanya perlahan.
Tapi ada sesuatu yang salah di sana. Jude merasakan sesuatu saat mendengarkan suara lembut Rosalie kepadanya, bukan suara menggoda bak perempuan murahan, melainkan suara lembut yang mengaguminya dan menghargainya. Entah kenapa, ada sesuatu yang menarik perhatian Jude di sana, tetapi lelaki itu seolah tidak terusik dengan hal itu.
...
Tengah malam.
Rosalie membenci hal seperti ini, dia selalu merasa haus di saat yang tidak tepat. Entah kenapa, wanita itu terbangun di tengah malam, dan merasa haus. Sayangnya dia terkadang tidak membawa gelas air putih masuk ke dalam kamar, sehingga dia harus keluar menuju ke arah dapur untuk mendapatkan segelas air.
Perlahan dia membuka pintu kamarnya, dan mulai keluar dari sana. Lorong rumah yang biasanya terang, terkadang sengaja di matikan di malam hari, karena takut cahaya lampu akan mengundang para perampok untuk datang ke rumahnya.
Itulah pesan Jude kepadanya, jika dia mempertanyakan masalah lampu yang di matikan saat malam hari.
Perlahan Rosalie mengarahkan kakinya ke arah dapur, tapi baru beberapa langkah..
Bugh !!!
Bugh !!!
Sebuah suara cukup keras terdengar agak jauh dari tempat dimana Rosalie berdiri. Wanita itu tertegun, suara apa yang baru saja dia dengar ?? Bukankah Jude berkata akan pergi malam itu ?? Jangan bilang ada perampok masuk ke dalam rumah ini ??
Rosalie mendadak merasa aura dingin dan menyeramkan meliputinya.
“Apa yang kau lakukan disini ??”
🩷🩵🩷🩵🩷🩵🩷
Jiahhh, karma buat Keluarga Cornelius sudah mulai jalan, enggak menunggu waktu lama 🤣🤣
Btw ciee, Jude sudah mulai merasakan getaran cinta 😏😏
tapi kasian juga harret hidup tanpa ayah, jdi gimana nih thor, 😔
anak jude tumbuh sehat karena dipenuhi semua kebutuhan ny lagian rosaline juga bahagia tinggal dsana