NovelToon NovelToon
Alfian&Aluna

Alfian&Aluna

Status: sedang berlangsung
Genre:Diam-Diam Cinta / Perjodohan / CEO
Popularitas:2.1k
Nilai: 5
Nama Author: Queen kaka Agustin

seorang wanita cantik turun dari motor merapikan rambut panjang yang sedikit berantakan tertiup angin,lalu ia melangkah menuju fakultasnya,karna melangkah sambil menunduk melihat handphone kakinya tersandung batu, tubuhnya tersentak ke depan Aluna memejamkan mata karna dia yakin tubuh nya sebentar lagi akan mencium tanah, tapi setelah beberapa saat dia tidak merasakan sakit justru dia merasa tubuh nya ada yang menahan, saat Aluna membuka mata pandangan nya berhenti pada sorot mata tajam nan dingin..

penasaran dengan ceritanya? yuk lanjut baca🤗

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Queen kaka Agustin, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 35

   Di dalam kamar mandi Aluna memegangi dadanya yang berdebar

Dia tersipu, memegangi pipinya yang memerah

menatap pantulan dirinya di cermin

"tenang Aluna' ucap nya lirih

Lalu mulai membuka gaun,

Dia berdiri di bawah guyuran air hangat

rasanya segar sekali,

setelah selesai Aluna menggunakan handuk

Dia teringat saat tadi masuk tidak membawa baju ganti

"aduh , kenapa bisa lupa sih" ucapnya

Dia bingung, tidak mungkin dia keluar hanya menggunakan anduk pendek yang hanya menutupi tubuhnya sebatas paha,

Tidak ada cara lain, dia membuka pintu

Kepalanya melongok sedikit

"mas"

Tidak ada sahutan

"mas Fian" ucapnya lagi

"iya yang, ada apa" tanyanya mendekat ke arah Aluna

Aluna tersenyum canggung " mas, maaf boleh minta tolong" ucapnya malu

"boleh sayang, mau minta tolong apa" tanyanya

"tolong ambilkan piyama Aluna di lemari" ucap Aluna

"ya , tunggu sebentar"

Alfian melangkah menuju lemari

Dia mengambil piyama warna biru muda

Di sebelah nya ada dalaman

Dia berpikir sejenak

Lalu mengambil set dalaman itu.

Dia mengetuk pintu kamar mandi " sayang"

Pintu kamar mandi terbuka ,kepala Aluna nongol sedikit

Alfian menyerahkan piyama dan dalamn

Aluna menerimanya dan mengucap terimakasih.

Setelah selesai dia keluar dari kamar mandi

Sebenarnya dia malu , karna Alfian mengambilkan dalaman nya tadi

Pipinya sudah merona

Dia bisa melihat suaminya yang duduk di atas ranjang sambil memainkan ponsel

Aluna tersenyum tipis melihat Alfian memakai pakaian yang dia pilihkan

Alfian yang mendengar langkah kaki menoleh

Dia tersenyum "sini sayang" ucapnya

Sambil menepuk sisi ranjang yang kosong

Aluna naik ke ranjang dan duduk di samping suaminya

Alfian merangkul pundak istrinya dan meletakan kepala Aluna di bahunya

"capek ya" tanyanya

"lumayan mas" jawabnya gugup

bagaimana tidak

dia berada begitu dekat dengan suaminya,

Alfian meletakan ponsel

Menarik Aluna kedalam pelukan hangat nya

Mereke merebahkan tubuh

"sebaiknya kita istrahat, "ucap Alfian lembut

Menarik selimut menutupi tubuh mereka

Dia memeluk erat tubuh istrinya mengecup kening mesra

"tidur lah" ucapnya lagi

Aluna hanya mengangguk pelan,

memejamkan mata meresakan pelukan hangat suaminya yang sangat nyaman

Seperti nya ini akan menjadi kebiasaan nya mulai sekarang

Tidur di pelukan hangat suaminya,

Mereka berdua tersenyum dan terlelap, dalam mimpi indah .

......................

jam 4:30 semua keluarga sudah

Berkumpul di ballroom hotel, resepsinya di undur beberapa jam , karna Aluna tadi kecapean Alfian tidak tega membangunkan nya, akhirnya dia meminta waktu kepada mamanya untuk di undur saja.

Untuk resepsi tidak menggunakan seragam

mereka sepakat menggunakan gaun masing2

Aluna sedang di rias MUA yang tadi pagi

Sedang Alfian sudah rapih dan duduk berbincang dengan Darren .

Dikamar hotel Aluna sedang di bantu mengenakan gaun warna coksu

Dibantu 5 orang asisten MUA karna gaun itu lumayan berat

setelah selesai MUA meminta izin mengambil foto Aluna

"silahkan mba, tidak perlu minta izin, aku juga sama seperti klien mbak yang lain" jawabnya ramah

MUA dan para asisten nya tersenyum

Mereka senang karna mendapat klien yang baik dan ramah

Tidak seperti orang kaya lain nya yang selalu semena2 kepada mereka.

lalu mereka mambantu Aluna turun ke ballroom .

Para tamu sudah berdatangan ,

Teman2 Aluna juga banyak yang hadir

raisa dan raya juga hadir dengan keluarga mereka

sepupu dan teman2 Aluna berjajar rapih di Sepanjangan karpet merah untuk menyambut kedatangan ke 2 mempelai.

Pintu utama ballroom terbuka

2 sosok yang mereka nantikan sudah berdiri

Dengan gagah dan anggun

Si depan mereka ada 4 keponakan2 Aluna dari sepupu2 nya yang sudah menikah

Mereka membawa buket bunga dan bunga untuk di tabur

MC menginterupsi agar ke 2 mempelai melangkah perlahan menuju pelaminan

anak2 melangkah lebih dulu 2 anak di depan menabur bunga

2 di belakangnya memegang buket mawar merah dan putih

Para tamu sangat takjub melihat kelucuan ke 4 bocah kecil itu,

Alfian dan Aluna melangkah pelan

di belakang 2 sepupu Aluna Resti dan mika

Mengikuti .

Tepuk tangan menggema memenuhi ballroom hotel

Senyum bahagia terpancar jelas dari ke 2 mempelai.

Setelah sampai di pelaminan

Alfian membantu Aluna duduk

Disisi mereka sudah ada orangtua masing2.

Daniel dan Sera di sisi sebelah Alfian

Sedang Ammar dan Hera di sebelah Aluna.

suara MC menggema dari atas panggung

"selamat sore semua, para tamu undangan " ucapnya memulai

"pada kesempatan sore hari ini , saya pribadi dan tim, berterimakasih kepada ke 2 mempelai dan keluarga besar yang sudah mempercayakan acara bahagia mereka kepada kami,

Untuk ke 2 mempelai selamat menempuh hidup baru, babak baru dalam membina bahtera rumah tangga, semoga selalu di beri keberkahan, keharmonisan dan kesejahteraan oleh Tuhan yang maha esa, aamiin, dan segera di beri momongan "

Setelah MC selesai memberi sambutan singkat

Acara di lanjutkan dengan pemotongan kueh pengantin

Aluna dan Alfian berdiri di depan kue yang tingginya 3 meter

MC menginterupsi agar mereka memotong secara simbolik untuk di ambil gambar dan vidio.

Setah itu

Aluna dan Alfian kembali duduk

para tamu undangan yang datang sore hari

satu persatu naik ke pelaminan untuk menyalami pengantin

Semua tamu adalah rekan kerja Daniel dan Ammar

Tidak semua tamu datang sore hari ada juga yang datang malam nanti ,

Raisa dan raya mendekat menyalami ke 2 nya

Ereka berpoto ria, "selamat ya aluna sayangku" ucap Raisa sambil memeluk Aluna

Aya juga melakukan hal yang sama, setelahnya mereka turun kembali.

Alfian dan Aluna kembali ke kamar hotel untuk istirahat sejenak

Sebelum nanti acara akan di lanjut setelah solat Isa.

Aluna memegangi pelipisnya, kepalnya agak sedikit pusing mungkin karna dia belum makan

Alfian yang melihat itu mendekat

"sini biar mas pijat" tawarnya

Aluna hanya mengangguk pasrah

Alfian memijat pelan kepala istrinya,

kasian juga melihat istrinya

Dia teringat kalau Aluna belum makan

saat dia akan menghubungi Darren untuk meminta tolong ,

Sera masuk kedalam kamar ,

Dia meletakan kembali ponselnya di meja.

"sayang ini mommy bawakan makan untuk kalian , dimakan dulu" ucapnya sambil meletakan nampan di meja

"terimakasih mom " jawab ke 2 nya

"ya sudah mommy ke luar dulu" ucapnya lalu melangkah keluar .

Alfian mengambil piring besiri nasi berniat menyuapi istrinya

Tapi Aluna menolak halus ,

"tidak usah mas, lebih baik kita makan saja bersama, mas juga belum makan" ucapnya lembut

Alfian mengangguk

Mereka makan dengan tenang .

Setelah solat Isa berjamaah

mereka bersiap2 untuk turun ke bawah lagi

Aluna dirias kembali karna tadi makeup di hapus saat akan wudhu.

Alfian menunggu di sopa sambil memainkan ponsel

Sesekali menatap istrinya ,

setalah selesai mereka turun menuju ballroom hotel

Dan duduk lagi di pelaminan

Kali ini gaun yang aluna kenakan berwarna maroon, tadinya Aluna akan mengenakan 3 gaun resepsi, tapi karna waktu di undur jadi hanya 2 gaun saja .

Alfian mengenakan jas senada dengan gaun .

Tamu2 sudah mulai berdatangan

Mereka berbaris mengantri menyalami pengantin

di barisan paling belakang ada seorang wanita yang menatap Aluna dengan penuh kebencian

saat giliran nya kepelaminan

Dia melangkah anggun menyalami orangtua Aluna lalu berdiri tepat di hadapan Alfian

Alfian menatap wanita itu datar

Tiba-tiba saja wanita itu memeluk nya, karna terkejut dia tidak sempat mengelak

Aluna menatap wanita itu tajam, dia menahan emosi melihat itu

Dia sangat cemburu, tentu saja siapa yang tidak cemburu dan sakit hati melihat suaminya di peluk wanita lain di hari pernikahan mereka.

Tanpa aba2 aluna langsung menarik kasar tangan wanita itu lalu mendorong nya hingga jatuh terjengkang .

Wanita itu meringis

"mas kenapa istrimu kasar sekali" ucapnya mendayu ingin perhatian Alfian

Tapi Alfian hanya menatap dingin

"huh, dasar bibit2 pelakor" ucap Aluna lantang

semua mata kini tertuju ke pelaminan

wajah wanita itu memerah menahan malu

'sialan ' batin wanita itu

Dia lalu berdiri dan melangkah keluar dengan langkah tergesa ,

Dia malu karna semua orang kini menatap nya dengan tatapan mengejek .

1
ana Ackerman
thor ,,.awas aja kalau nggak up.... 😤
udah baca ceritanya malah berhenti di tengah jalan lagi...
awas aja... 😤😤
ana Ackerman: iya kak 😍
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!