NovelToon NovelToon
Pedang Pembasmi Iblis

Pedang Pembasmi Iblis

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi Timur / Action / Epik Petualangan / Budidaya dan Peningkatan / Balas dendam dan Kelahiran Kembali / Harem
Popularitas:2.9k
Nilai: 5
Nama Author: FAUZAL LAZI

Han Chuan adalah seorang anak desa yang ceria dan penuh semangat. Ia menghabiskan hari-harinya dengan melukis pemandangan dan bermain bersama teman-temannya di bukit kecil dekat desa. Hidupnya sederhana dan bahagia hingga suatu hari, segalanya berubah menjadi mimpi buruk. Saat sedang bermain bola bersama teman-temannya, langit tiba-tiba menggelap. Suara raungan aneh menggema dari hutan, dan makhluk-makhluk iblis menyerang desa tanpa ampun. Anak-anak yang bermain bersamanya menghilang satu per satu, ditelan oleh iblis saat di bersama ibunya. Ketika Han Chuan turun dari bukit, yang tersisa hanyalah pemandangan mengerikan desa hancur, dan jasad para penduduk berserakan. Dalam keputusasaan, ia juga menyaksikan ibunya yang ternyata seorang dewa yang turun tangan melawan para iblis. Namun malang, sang dewa tewas ditusuk dari belakang dan tubuhnya dilahap utuh oleh iblis. Rasa sakit dan amarah yang tak tertahankan membangkitkan kekuatan tersembunyi di dalam diri Han Chuan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon FAUZAL LAZI, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 31

Long Shen yang lebih dulu melihat pergerakan ular iblis ilusi langsung melesat ke depan. Energi spiritualnya melonjak saat ia mencabut pedang besarnya. Tanpa ragu, ia mengayunkan pedang itu dan menahan ekor ular yang sedang mengarah ke Han Chuan. Benturan keras terjadi, percikan energi menyebar, dan ekor ular terhenti tepat di depan mereka.

Han Chuan memanfaatkan momen itu. Ia turun dari kepala ular yang sedang meraung kesakitan akibat tebasan pedang besar milik Long Shen. Tubuhnya kembali melesat maju. Pedangnya diayunkan tanpa henti, menciptakan bilah-bilah energi yang terus menghantam tubuh ular iblis ilusi. Setiap ayunan meninggalkan luka baru di sisik ular tersebut.

Long Shen ikut maju. Ia menyerang dari sisi lain, tebasan pedang besarnya menghantam badan ular secara bergantian dengan serangan Han Chuan. Serangan mereka berdua datang bertubi-tubi, membuat ular iblis ilusi menjerit keras dan bergerak liar.

Ular itu mendadak berbalik, melesat ke arah Han Chuan dan Long Shen. Keduanya langsung mundur sambil terus menjaga jarak. Tanduk ular diarahkan ke depan, sementara ekornya kembali diayunkan dengan kecepatan tinggi, menyapu ruang di dalam gua.

Long Shen melangkah maju dan menahan serangan ekor itu dengan pedangnya.“Teknik rahasia, Tebasan Pedang Kabut,” teriak Long Shen.

Ia mengayunkan pedangnya dengan penuh tenaga. Dari ayunan itu, bilah energi berwarna putih bercampur hitam melesat dan menghantam ekor ular. Tebasan itu memotong ekor ular iblis ilusi hingga terputus. Darah menyembur, dan ular itu menjerit panjang menahan rasa sakit.

Melihat kesempatan terbuka,"kalau tidak bisa ku incar tanduknya maka matanya dulu yng harus aku incar"gumam Han Chuan yang langsung bergerak. Dengan gerakan guntur, tubuhnya melesat cepat.

Ia melompat ke arah kepala ular iblis ilusi. Kali ini, pandangannya tidak tertuju pada tanduk. Han Chuan mengarahkan pedangnya ke mata ular dan menusukkannya dengan keras.

Ular iblis ilusi meraung lebih keras. Kepalanya diayunkan liar, membuat Han Chuan terpaksa melepaskan pedangnya dan mundur ke belakang untuk menghindari serangan balasan.

Namun Han Chuan tidak berhenti. Begitu mendarat, ia kembali melesat maju. Long Shen juga bergerak bersamaan. Keduanya menyerang tanpa memberi kesempatan. Tebasan pedang mereka menghantam tubuh ular iblis ilusi dari berbagai arah, membuat badannya penuh dengan luka sayatan. Energi spiritual berhamburan, dan raungan ular terus menggema di dalam gua.

Sementara itu, Ling Shura yang telah memasuki kesadaran mereka terkejut saat melihat kondisi Xue Lin dan Wan Ju. Kesadaran keduanya dililit oleh satu ular yang sama, tubuh ular itu melingkar rapat seperti belenggu jiwa.

“Sudah kuduga, ini memang akan memakan waktu lama,” gumamnya pelan.

Ia langsung menciptakan sebuah jimat. Jimat itu berpendar lalu berubah menjadi pedang, dan Ling Shura menggenggamnya dengan erat. Tanpa ragu, ia melangkah maju dan mengayunkan pedangnya ke arah ular yang melilit kesadaran Xue Lin dan Wan Ju.

Ular itu menoleh tajam. Lilitan di tubuh Xue Lin dan Wan Ju dilepaskan, lalu tubuh ular melesat cepat ke arah Ling Shura sambil membuka mulutnya lebar-lebar.

Melihat kesempatan itu, Ling Shura segera menciptakan beberapa jimat lagi. Jimat-jimat tersebut menyebar dan membentuk pelindung yang langsung menyelimuti kesadaran Xue Lin dan Wan Ju.

Tatapan Ling Shura kembali fokus ke depan. Ular itu sudah melesat ke arahnya. Dengan cepat, ia menciptakan satu jimat dan melemparkannya ke arah ular tersebut yang menghasilkan ledakan besar yang menghantam tubuh ular, dan membuatnya terpental ke belakang.

Namun sebelum Ling Shura sempat bergerak, ular itu tiba-tiba berbalik arah dan bergerak dengan kecepatan tinggi, ia langsung menghantamkan ekornya ke arah Ling Shura.

Benturan keras terjadi yang membuat tubuh Ling Shura terlempar dan menabrak dinding batu di belakangnya Ia langsung bangun dan memegang dada dan batuk keras yang membuat darah segar keluar dari mulutnya.

Ling Shura menyeka sudut bibirnya perlahan, lalu menatap tajam ke arah ular yang kini berdiri di hadapannya sambil menjulurkan lidahnya.

“Aku harus cepat sebelum kesadaran mereka berdua rusak di dimensi milik ular ini,” gumamnya dingin ,Ia bangkit perlahan. Pedang di tangannya menghilang, berubah kembali menjadi partikel cahaya.

Ling Shura melangkah maju dengan tenang hingga berdiri tepat di depan ular tersebut. Energi spiritual dari tubuhnya melonjak deras.“Penempaan Fondasi Dewa, bentuk dewa,” ucapnya pelan.

Cahaya merah bercampur kuning langsung menyelimuti tubuhnya. Di atas kepalanya tumbuh sepasang telinga rubah, dan pupil matanya berubah menjadi oranye dengan sorot menyipit tajam seperti mata binatang buas dan menatap ular di depannya dengan tajam.

Ular itu yang merasakan bahagia langsung bergerak ke arah Ling Shura dengan sangat sambil membuka mulutnya.

Ling Shura mengangkat tangannya. Sebuah jimat terbentuk dan melayang di udara.“Teknik rahasia, Jimat Pedang Penghakiman,” ucapnya tegas.

Jimat itu berubah menjadi pedang besar yang langsung menghantam tubuh ular. Tebasan itu memotong tubuh ular hingga terbelah. Ular tersebut bahkan tidak sempat mengeluarkan suara sebelum tubuhnya hancur dan menghilang.

Ling Shura berbalik dan melangkah menuju kesadaran Xue Lin dan Wan Ju yang masih berada di dalam pelindung. Ia menyentuh pelindung itu, dan lapisan cahaya tersebut pecah menjadi partikel-partikel kecil.

Ia menciptakan dua jimat lagi dan menempelkannya di kepala Xue Lin dan Wan Ju. Seketika, kesadaran keduanya menghilang dari dimensi ular dan kembali ke tubuh asli mereka.

“Hah… akhirnya selesai juga,” gumam Ling Shura.

Ia meletakkan jarinya di dahinya. Kesadarannya kembali ke tubuh asli, napasnya terasa berat.“Ternyata cukup melelahkan juga,” gumamnya sambil menoleh ke arah Han Chuan dan Long Shen yang masih bertarung melawan ular iblis ilusi yang sudah terluka parah.

“Han Chuan, Long Shen, habisi dia sekarang,” teriak Ling Shura keras.dan tubuhnya jatuh terduduk ke tanah sambil ia mengatur napasnya.

Han Chuan dan Long Shen mendengar teriakan itu. Keduanya mundur ke belakang dan menganguk secara bersamaan. Energi spiritual langsung berkumpul di sekitar tubuh mereka.

Long Shen menggenggam pedang besarnya dengan erat. “Teknik rahasia, Pedang Kabut Pembelah Gunung,” ucapnya tegas, menahan ayunan pedangnya sesaat.

Han Chuan menutup mata sejenak. Petir bergerak liar di sekeliling tubuhnya.“Teknik rahasia, Lukisan Dalam Pedang, Guntur Penghancur Bumi,” teriak Han Chuan.

Ia menebaskan pedangnya ke depan. Sebuah bilah pedang penuh percikan petir biru melesat dengan kecepatan tinggi. Pada saat yang sama, Long Shen mengayunkan pedangnya. Tebasan berwarna putih berkabut melesat dan berpotongan dengan serangan Han Chuan yng membentuk Serangan menyilang.

Serangan gabungan mereka menghantam tubuh ular iblis ilusi yang sudah penuh luka dan tak lagi mampu menyerap energi spiritual. Tebasan itu memotong tubuh ular, menciptakan luka besar berbentuk silang di dadanya.yanb membuat ular iblis ilusi meraung pelan sebelum akhirnya ambruk ke tanah.

Tubuhnya perlahan berubah menjadi kabut hitam bercampur merah, lalu menghilang tertiup angin di dalam gua.

1
Nanik S
God Joon
Nanik S
Long Shen..untung sdh datang
Nanik S
Ilusi Iblis
Nanik S
Gaaaas Poooool
Nanik S
Han Chuan.... memang lumayan konyol... 🤣🤣🤣
Nanik S
Jatah membunuh Binatang Iblis
Nanik S
Sekte Langit Iblis lagi... Bantai saja semua Han Chuan
Nanik S
Siapa sebenarnya Long Shen
Nanik S
Bsi Ling ditelan Harimau Iblis
Nanik S
Mantap Poooool 💪💪💪
Nanik S
Joooooooooss 👍👍👍
Nanik S
Para Orang Tua juga ikut tegang
Nanik S
God Job
Nanik S
Lha kenapa Han Chuan tidak ada reaksi di balik tentang Inti Iblis
Nanik S
Sekte Langit Iblis
Nanik S
Mengapa mesti ada Kontrak hidup mati
Nanik S
Bsi Ling... Dendam karena kalah dan malu
Nanik S
Apa mereka tdk menyadari adanya kelompok sekte Iblis
Nanik S
Han Chuan... 💪💪💪
FAUZAL aut
kristal?
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!