NovelToon NovelToon
Tuan Tiada Tanding 2

Tuan Tiada Tanding 2

Status: sedang berlangsung
Genre:Horor
Popularitas:9.2k
Nilai: 5
Nama Author: Abdul Rizqi

lanjutan novel Tuan Tiada Tanding

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Abdul Rizqi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

perlu sedikit pembuktian

Maheswari sudah tidak kuat, dia langsung pingsan begitu saja.

Noni Eropa itu berdiri dia hanya bisa menghela nafas panjang, sebenarnya dia ingin sekali memakan Maheswari namun karena dia mendengar ucapan Arjuna yang mengucapkan, "semoga besok pembunuh berantainya sudah di tangkap!"

Mau tidak mau noni eropa ini harus membuat Maheswari. Dengan cepat Noni ini menyeret Maheswari dan membuangnya keluar.

***

Waktu berjalan dengan sangat cepat, malam benar benar hampir fajar.

"Sialan! Di mana Psikopat Pengambil Wajah itu?!" Ucap Mawar yang benar-benar frustasi. Sebelum ini dia sudah terkena beberapa kali serangan Psikopat Pengambil Wajah sehingga dia saat ini berjalan dengan kesusahan.

Ketika dia hampir tiba di jalan locari tiba-tiba dia melihat seorang wanita yang duduk di bawah pohon sambil mengigit jari-jari tangannya.

"Psikopat Pengambil Wajah!" Ucap Mawar yang kaget. Ternyata wanita yang berada di bawah pohon adalah Psikopat Pengambil Wajah.

Sring!

Tanpa basa basi lagi Mawar langsung menghunuskan pedangnya dia melesat dengan sangat cepat menuju ke arah Maheswari. Tepat sesaat sebelum pedang mawar menyentuh Maheswari mawar menyadari ada sesuatu yang salah, dia pun menghentikan gerakannya.

"Ada yang salah!" Ucap Mawar dengan ekspresi serius ketika menyadari kondisi Psikopat Pengambil Wajah dalam kondisi gila.

"Apakah dia gila?" Tanya Mawar dengan ekspresi aneh di wajahnya.

"Hei! Apa yang telah terjadi kepadamu!" Bentak mawar kepada Psikopat Pengambil Wajah.

Namun Psikopat Pengambil Wajah tidak merespon dia hanya mengigit jari-jari tangannya dengan ekspresi ketakutan.

Maheswari gila karena dia memasuki toko barang antik yang ternyata di huni ribuan makhluk halus dengan energi mengerikan.

Mawar langsung menduga, "Apakah orang ini bertemu dengan sosok sakti yang sangat mengerikan? Saking mengerikannya hingga membuat dia gila seperti ini?" Tanya Mawar dalam benaknya.

Dengan cepat mawar menggelengkan kepalanya, "tidak, tidak mungkin ada sosok sakti di desa pinggiran kota malang seperti ini. Kalau pun ada harusnya dia membantuku secara langsung bukannya diam-diam seperti ini."

Mawar menyeringai, "aku tahu! Psikopat Pengambil Wajah mengalami kegilaan karena trauma dengan lemparan batuku! Haha! Aku berhasil mengukir ketakutan di hati penjahat yang sangat sulit di tangkap ini! Sangat bagus! Mulai sekarang aku adalah sosok hebat yang mampu mengalahkan Psikopat Pengambil Wajah! Mungkin sekarang kesaktianku sudah setara dengan Puspa mc di novel sebelah!"

***

Waktu berjalan dengan sangat cepat.

"Pembunuh berantainya sudah tertangkap!"

"Pembunuh berantainya sudah tertangkap!"

Ketika waktu menunjukan pukul 7 pagi beberapa mobil aparat, mobil siaga desa Sumbersekar dan mobil-mobil lainnya segera bergerak ke berbagai penjuru arah untuk mengabarkan kabar yang di tunggu-tunggu oleh warga desa Sumbersekar.

"Apa?! Pembunuh berantainya sudah di tangkap? Di mana?"

"Hahaha!!! Akhirnya di tangkap juga!"

Semua warga mulai keluar dari rumah mereka dan mulai memasang wajah bahagia. Semua bahagia begitu juga dengan Arjuna, dia keluar dari tokonya dengan senyuman sumringah.

"Akhirnya di tangkap juga! Hebat juga peran aparat yang berhasil menangkap pembunuh ini. Aku kira akan menunggu waktu berbulan-bulan, ternyata dalam beberapa hari saja sudah beres." Ucap Arjuna.

Arjuna kemudian membuat kopi dan duduk di teras tokonya dengan santai. Menikmati segelas kopi dan cerahnya pagi dengan hati yang plong.

***

Sementara itu di sebuah gedung besar, terlihat mawar yang duduk di dalam sebuah ruangan mewah. Di depannya juga duduk berbagai petinggi aparat, wakil rakyat yang tidak merakyat, dan berbagai macam orang penting lainnya.

Semuanya tampak begitu hormat memandangi Mawar yang duduk dengan postur penuh kebanggaan.

"Nona Mawar, anda benar-benar hebat!"

"Nona Mawar, Psikopat Pengambil Wajah adalah penjahat yang sangat sulit di tangkap! Anda menangkapnya anda benar-benar luar biasa!"

"Nona Mawar seberapa tinggi kesaktian anda!"

Beberapa pujian langsung mengarah ke arah Mawar.

"Pak Suherman apakah benar anda melihat secara langsung betapa hebatnya nona mawar dalam menangkap penjahat itu?" Salah satu petinggi aparat bertanya kepada Suherman.

Suherman menganggukan kepalanya, "Saya melihatnya secara langsung betapa hebatnya nona mawar meringkus penjahat itu!" Ucap Suherman yang bersaksi.

Semuanya akhirnya menyimak cerita Suherman dengan serius. Hingga akhirnya muncul seorang pria dengan baju rapih. Pria itu tidak lain tidak bukan adalah ajudannya suherman.

Dia langsung berbisik kepada Suherman.

Suherman menganggukan kepalanya, dia langsung berucap kepada mawar, "Nona Mawar saat ini acara pemberian ucapan terimakasih di Sumbersekar sudah siap, apakah kita akan berangkat sekarang?" Tanya Suherman.

Mawar menganggukan kepalanya, "mari kita berangkat sekarang, aku yakin sekali para warga desa Sumbersekar sudah tidak sabar melihat siapa pahlawan yang telah menyelamatkan mereka!" Ucap Mawar.

Suherman menganggukan kepalanya. Ketika mawar berdiri semua orang yang ada di sini juga berdiri menghormati mawar.

Ketika mawar berjalan pergi dari tempat ini semua orang langsung membungkuk memberikan penghormatan kepada mawar.

"Aku benar-benar tidak menyangka murid dari Begawan Ontogeni sangat luar biasa!"

"Benar, aku jadi ingin berkunjung ke tempat Begawan Ontogeni berada."

Salah satu orang berucap, "Kalau kalian berharap menjadi muridnya kalian harus gigit jari, konon hanya orang dengan keturunan khusus yang boleh menjadi muridnya!"

***

Waktu berjalan dengan sangat cepat.

Di balai desa Sumbersekar terlihat banyak warga yang berkumpul untuk mengucapkan terimakasih kepada pahlawan mereka.

Tentu saja ada Arjuna dan Pak Man di sana, mereka berdua juga sangat antusias menyambut pahlawan Sumbersekar.

Tidak lama kemudian sebuah mobil mewah tiba di balai desa Sumbersekar. Ketika mobil ini tiba semua warga langsung berdiri seolah menyambut termasuk Arjuna.

"Sang pahlawan telah tiba!"

"Aku benar-benar tidak sabar melihat siapa yang menyelamatkan desa Sumbersekar!"

Suherman buru buru keluar dari dalam mobil dia berlari ke samping mobil. Dengan penuh hormat dia membukakan pintu untuk mawar.

Mawar keluar dengan anggun. Wajahnya cantik, tubuhnya ramping sempurna, dan auranya tampak anggun. Sebilah pedang juga tampak menghiasi pinggangnya.

Semua orang yang ada di sini termenung ketika melihat mawar yang muncul, mereka menantikan orang yang keluar berikutnya, namun setelah beberapa detik tidak ada siapapun yang keluar.

Beberapa orang tersentak kaget, "hah? Apakah wanita ini yang menangkap pembunuh berantai itu?"

"Hah? Wanita ini?"

Semakin banyak orang yang kaget, bahkan Arjuna juga kaget.

"Pak Man apakah anda percaya?" Tanya Arjuna.

"Aku tidak tahu, jun." Jawab pak man.

Semua orang bingung.

Bagi warga biasa seperti pak man dan Arjuna mereka pikir orang yang menangkap pembunuh berantai itu adalah seorang pria kekar dengan senjata api di tangannya. Atau seseorang dengan keahlian bela diri hebat.

Bagaimana mungkin wanita yang lebih cocok menjadi model ini menjadi pahlawan mereka? Apakah wanita ini bisa bertarung?

"Tidak mungkin wanita cantik ini mampu melawan seorang pembunuh berantai, bukan?"

"Sepertinya bukan dia pahlawannya."

Semua warga langsung berbisik-bisik namun masih bisa di dengar mawar dan suherman.

Suherman langsung mendekati mawar, "Nona, mohon jangan marah. Wajar saja mereka semua ini hanyalah warga biasa. Bagaimana pun juga mereka tidak paham dengan kesaktian anda."

Alih-alih marah Mawar malah tersenyum, "Sepertinya para warga ini perlu sedikit pembuktian.." Ucap Mawar.

1
Pencuri Hati
upppp thorrrr....
Pencuri Hati
Maheswari mau nambah benjol di kepala kali😆
Rere Emon
/Drool/upp lagi kak thor
Jadi Orang
knp mc nya di buat tolol
Pencuri Hati
crazy up Thor....
brajamusti
yg banyak thorrr.. jangan males up nya
Pencuri Hati
lanjuttt
Pencuri Hati
up Thor 🙏
heru Rujak
receh
watno antonio
bagus
Arman Jaya
semangat...../Good/
Aqlul /aqlan
tetep smngt thor...merdeka...
Vinski Ambar01
semoga lekas diberikan kesembuhan dan bisa beraktivitas seperti dulu lagi.. aamiin
Eva Akmal
semoga lekas sembuh aamiin..
Pencuri Hati
Syafakallah semoga cepet sembuh 🤲
brajamusti
wah up nya cuma 1 uyy
Aqlul /aqlan
wah kabuuuurrrr.....lnjut tpi jngan kabur ya thor....
Lilis Khotimah
lg dong ceritanya
Aries Hikmal
💝
Aqlul /aqlan
hhhh...bolo sewu opo srewu tor...lnjut...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!