NovelToon NovelToon
Pembalasan Dendam Nayra (Aku Yang Mereka Hina)

Pembalasan Dendam Nayra (Aku Yang Mereka Hina)

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Penyesalan Suami / Penyesalan Keluarga
Popularitas:5.4k
Nilai: 5
Nama Author: Kak_Hans

----
"Ugh ..."
Nayra tersentak bangun dari mimpi buruknya ... sebuah mimpi tentang seorang wanita yang di khianati oleh orang-orang terdekatnya.
Namun sialnya, mimpi buruk itu ternyata menimpa dirinya sendiri!
Dia di khianati oleh orang-orang terdekat yang dia percaya, termasuk suaminya sendiri.
Setelah dia mengalami keguguran dan kehilangan bayi yang ada di dalam kandungannya, dia bertekad untuk membalaskan semua rasa sakit yang dia terima.

"Kalian akan merasakan, apa yang aku rasakan! Tunggulah pembalasanku!"

Spin-off dari Novel : Tolong Rebut Suamiku Dan Ambil Takdirku.

Bagaimana mana kisahnya....
Yuk baca kisah lengkapnya....
Jangan lupa like, komen dan kasih rating 5.

Follow Ig : Hans_Sejin13.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kak_Hans, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

24. Awal Pembalasan

Di dalam kamar hotel. Fadli dan Aqila menghabiskan malam bersama.

"Aqila, apa kamu sadar ?"

"Aku sadar --"

Mereka berciuman dengan penuh gairah. Fadli memeluk erat tubuh mungil Aqila.

Tak ...

Aqila berjalan mundur hingga punggungnya tertempel di dinding. Fadli melumat habis bibir Aqila.

Perlahan namun pasti. Ke-dua nya berpindah tempat dari satu tempat ke tempat yang lain.

Bruggg

Ke-dua nya terbaring di ranjang tempat tidur. Aqila perlahan menarik selimut menutupi mereka berdua.

Tangan Fadli mematikan lampu kamar hotel. Ke-dua nya menghabiskan malam di dalam kamar hotel.

--

Pagi hari tiba.

Sinar matahari pagi menembus jendela kaca dan menyinari wajah mereka.

Aqila perlahan membuka matanya. "Hua-mmmm." menguap.

Saat dia terbangun, sebuah tangan lembut membelai dadanya.

Aqila melirik. "Mas Fadli?" tersentak kaget. "MAS ... MAS ..." panggilnya semakin kaget.

Aqila melihat mereka sama sekali tidak mengenakkan apa-apa. Tangannya menarik selimut menutupi tubuhnya.

"Apa yang aku lakukan semalam? Bagaimana aku bisa tidur dengan mas Fadli?" gumamnya penuh pertanyaan.

Mendengar keributan Aqila Fadli perlahan membuka matanya.

"Aqila, kamu sudah bangun?" tanya Fadli saat membuka matanya. "Ada apa? Kenapa kamu ribut sekali?"

"Mas! Kenapa kita ada disini?" panik. "Dan juga." menatap kakak iparnya. "Kenapa kita tidur bersama?"

"Apa kamu lupa semalam?" tanya Fadli.

"Semalam apa? Aku sama sekali tidak ingat!"

"Mas.! Aku minta jangan sampai ada yang tahu. Terutama Ardiansyah, jangan sampai dia tahu." pinta Aqila.

"Aq-Aqila ..." tertegun. "Bukannya semalam kamu bilang --"

"Mas.! Stop. Jangan bicara lagi, aku pergi sekarang."

Aqila bangkit dari tempat tidur. Memakai pakaiannya dan langsung meninggalkan hotel.

...══════ஜ▲ஜ══════...

Rencana pembalasan dimulai.

Nayra tahu setiap titik kelemahan perusahaan. Ia memberi tahu Ardiansyah, siapa saja orang yang berperan penting di dalam perusahaan ayahnya.

Namun orang pertama yang harus Nayra balas adalah Aqila. Ia tahu jika Aqila terluka maka ke-dua orang tuanya juga akan terluka.

"Ardiansyah ... Bantu aku membalas dendam. Aku akan menghancurkan seluruh keluarga ku." pintaku kepadanya tegas dan penuh tekad.

"Aku bisa saja membantu mu. Lalu apa imbalan untuk ku? Tidak ada yang gratis di dunia ini, Nayra."

"Perusahaan ayahku. Aku bisa membantu mu merebut perusahaannya. Bukan kah itu yang kamu incar?"

Ardiansyah tersenyum menyeringai. "Sungguh tebakan yang tepat." menatap tajam kearah ku.

Tak ... Ardiansyah maju satu langkah.

Tangannya menyentuh dagu ku. "Wanita pintar, aku senang bisa berkerja sama dengan mu." ucapnya sambil tersenyum menyeringai.

"Aku sudah berubah. Diriku bukan lah Nayra yang dulu, Nayra yang lemah dan mudah di injak-injak sudah mati."

"Sekarang apa yang kamu ingin lakukan? Apakah kamu ingin aku menghabisi mereka?" tanya Ardiansyah.

"Tidak! Aku tidak ingin mereka mati dengan mudah, aku ingin mereka tersiksa dan putus asa mengharapkan kematiannya sendiri."

"Aku ingin Aqila merasakan hal yang sama seperti yang aku rasakan." wajah ku mengkerut.

Dendam di dalam hatiku semakin besar. Selama bertahun-tahun aku di siksa oleh mereka. Kali ini giliran ku menyiksa mereka.

"Tunggu sebentar lagi. Aku akan muncul di tengah penghargaan yang akan kamu dapatkan Aqila." diriku tersenyum menyeringai.

Prok prok prok ... Ardiansyah bertepuk tangan. "Bagus Nayra. lakukan apapun itu hancurkan mereka."

--

Hal yang pertama ingin aku lakukan adalah membongkar siapa Aqila sebenarnya di hadapan publik.

Siapa penulis sebenarnya? Walaupun aku tahu itu tidak akan mudah. Aku pastikan akan membongkar semuanya.

Saat menulis hanya aku yang tahu setiap tanda dan tanggal yang aku cantumkan di dalam tulisan ku.

Semuanya mengandung makna tersembunyi. Itu adalah hari dan tanggal dimana setiap malam aku tidur kedinginan.

Setiap tulisan berisi air mataku yang menetes.

Setiap peristiwa yang ada di dalamnya ada kisah hidup ku sendiri.

"Aku pastikan aku akan merebut semuanya dari mu Aqila.

...══════ஜ▲ஜ══════...

Hari penghargaan tiba.

Tak ... Tak ... Tak ...

Aqila berjalan di atas karpet merah. Mengenakan gaun panjang yang indah, wajahnya tersenyum manis.

Bagi Aqila, penghargaan itu sudah tidak asing lagi bagi dirinya. Hanya satu kata saja ia bisa mendapatkannya dengan mudah tanpa harus berusaha.

Aqila naik ke atas panggung menerima penghargaan. Dengan wajah penuh kepuasan Aqila tersenyum.

Seluruh keluarganya datang, begitu pula dengan Fadli. Walaupun ia tahu sikap asli Aqila. Namun dengan bodohnya ia masih mencintainya.

Setelah kematian istrinya. Ia hanya menyesal sesaat saja. Kini Fadli kembali ke sifat awalnya.

Dengan wajah yang gembira Aqila menyampaikan kata-kata sambutan atas keberhasilannya.

Aqila memegang microphone. "Test. Test."

"Untuk semuanya, terima kasih atas dukungan kalian semua. Terutama untuk kedua orang tua saya yang sangat saya cintai." menghela nafas. Melanjutkan ...

 "Pah, Mah, terima kasih, karena aku terlihat sebagai putri kalian, dan terima kasih kepada kalian semua yang sudah mendukung ku selama ini." tersenyum manis. Melanjutkan ...

"Untuk kakak ku, semoga dia tenang di alam sana! Penghargaan ini spesial untuknya. Aku sangat sedih kesempatan kali ini dia sudah tidak ada lagi. Tolong do'akan semoga kakak ku tenang di alam sana." matanya mulai berkaca-kaca. Melanjutkan ...

"Semoga kakakku yang sangat aku sayangi bangga melihat ku di alam sana." air matanya keluar.

Saat itu Ardiansyah yang duduk di barisan paling depan. Wajahnya sedikit tersenyum menyeringai. "Aqila ... Pandai sekali kamu bersandiwara."

--

Saat itu Nayra sampai di luar gedung. Ia datang di kawal oleh anak buah Ardiansyah.

"Aku datang Aqila!"

Nayra datang mengenakan gaun yang sama dengan yang Aqila pakai.

"Aku datang mengambil semua yang harusnya menjadi milik ku."

Tak ... Tak ... Tak ...

Langkah kaki ku berjalan menuju ruangan acara.

Aku mendengar dan melihat semua perkataan Aqila lewat telepon yang terhubung dengan Ardiansyah.

Mendengar perkataan Aqila membuat ku mual. Sandiwara mereka begitu menjijikkan.

Ceklek.

Aku membuka pintu dan masuk ke ruangan utama acara itu.

"Selamat adikku! Aku senang kamu kembali memenangkan penghargaan."

Seketika semua mata tertuju kepada ku. Seluruh kamera menyorot dan memotret ku.

"Na-Nayra!"

"Nayra!"

"Nayra!"

Seluruh keluarga ku terkejut saat melihat ku.

"Nayra! Kamu masih hidup?"

"Ada apa? Kenapa kalian menatap ku seperti melihat hantu?"

Ardiansyah semakin tersenyum menyeringai. Wajahnya penuh dengan kepuasan.

"Ini adalah hadiah ku untuk kalian semua" ucap Ardiansyah dalam hati.

"Aqila! Selamat ya' aku selalu kamu ada di atas sana mengantikan diriku." bibirku tersenyum menyeringai.

Saat itu suamiku langsung menghampiri ku. Wajahnya tampak serius namun penuh ketidak percayaan.

"Nayra! kamu masih hidup?" ucapnya sambil memegang tangan ku.

"Hmmm!"

PLAKKK ~~

Tamparan keras tanganku membekas di wajah suamiku.

PLAKKK ~~

Tamparan ke-dua adalah balasan dariku untuknya karena sudah selingkuh dengan Aqila.

"Maaf! Aku tidak kenal, siapa kamu?."

...══════ஜ▲ஜ══════...

...𝐁𝐄𝐑𝐒𝐀𝐌𝐁𝐔𝐍𝐆...

1
Sandrina
hebatnya sekali tanam langsung jadi 😄
Tina
apakah ardiansyah nnti akan berlayar dgn nayra? 🤭
Tina
kenapa diam aja nay,, libaskan saja lehernya, jangan lehermu 😒
한스 HANS-SUZY: wow! ngeri
total 1 replies
Tina
emang maunya dia tuh
한스 HANS-SUZY: 🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
total 1 replies
Tina
oh pantes 😒
Tina
Wah, dia nulis dmna biar aku rujak thor 😂
한스 HANS-SUZY: anu di sebelah kiri anu lah ytta🤣🤣🤣
total 1 replies
Tina
Dih.. dimanjain makin ga tau diri 😒
한스 HANS-SUZY: seperti itu lah 😭
total 1 replies
Greta Ela🦋🌺
Masukkan lah aku ke situ Hans, biar aku yg nampar😂
한스 HANS-SUZY: boleh ²
total 1 replies
Greta Ela🦋🌺
Tunjang aja dia
Drian
bagus 👍
Drian
keguguran loooo
Drian
ternyata di culik si Ardiansyah,,,
Drian
bener,,, kejam othorrnya
Drian
biarin aja sih pak,,, udah gitu baru nyesel lagi sekarang,,,,,
𝐇⃟⃝ᵧꕥ🍾⃝ s.sͩᴇᷞɴͧᴊᷡᴀͣ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ
gila sih, kok aku yang sakit hati.
baca nya
한스 HANS-SUZY: 😭😭😭 mengsedih ya Kak 😭😭😭😭
total 1 replies
𝐇⃟⃝ᵧꕥ🍾⃝ s.sͩᴇᷞɴͧᴊᷡᴀͣ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ
dasar lelaki gx tau di untung.
kalau aku yang jadi istri mu, wes tak tinggal pergi
한스 HANS-SUZY: stujuuuu💃
total 1 replies
𝐇⃟⃝ᵧꕥ🍾⃝ s.sͩᴇᷞɴͧᴊᷡᴀͣ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ
oh Aqila itu adik angkatnya kah?
한스 HANS-SUZY: ia! dia anak keluarga Atmadja... katanya?
total 1 replies
Sishrye
bener bener di buat metong ama othor nya😭
한스 HANS-SUZY: 😭😭😭😭 😭😭😭😭😭masih anu😭😭😭😭
total 1 replies
Alyaaa_Lryyy.
ada aja musibah yang dtg ke diaa🥺
stela aza
ceritanya g jelas ,,,
한스 HANS-SUZY: 🙏🙏🙏 kak! nanti ada kejelasannya di bab selanjutnya 🙏🙏🙏🙏
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!