NovelToon NovelToon
Rahasia Di Balik Pernikahan Palsu Kita

Rahasia Di Balik Pernikahan Palsu Kita

Status: tamat
Genre:Nikah Kontrak / Penyelamat / Romansa Fantasi / Tamat
Popularitas:1.2k
Nilai: 5
Nama Author: Candra Arista

Pernikahan tanpa cinta adalah impian Alya, atau setidaknya itu yang dia pikirkan. Namun, apa yang akan terjadi jika suaminya menyimpan rahasia tentang dirinya sejak awal? Alya tidak terduga bahwa suaminya, Raka Pratama, adalah seorang yang dingin, berkuasa, dan tidak terlalu terbuka. Mereka menikah dengan kontrak, tapi dengan satu syarat yang tidak biasa: jangan pernah jatuh cinta. Apakah Alya dapat memenuhi syarat itu, ataukah cinta akan menghancurkan kontrak pernikahan mereka?
Ketika kebohongan berlangsung terus-menerus, batas antara apa yang palsu dan apa yang nyata mulai kabur. Alya harus menghadapi keputusan sulit: mempertahankan kebohongan yang telah ia jalankan atau meninggalkan pria yang telah berhasil memenangkan hatinya. Pernikahan ini tampaknya telah terjadwal dengan baik, tetapi ada satu hal yang tidak termasuk dalam kontrak: perasaan yang sebenarnya. Sekarang, Alya harus memilih antara kebenaran dan kebahagiaan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Candra Arista, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 34 – Kebenaran yang Menghancurkan

Ruangan itu terasa dingin dan hening.

Tidak ada yang bergerak.

Tidak ada yang bicara.

Kalimat terakhir dalam surat itu seperti menghantam Alya dengan keras.

*Dia adalah ayah kandungmu.*

Tangannya bergetar hebat.

Napasnya mulai tidak beraturan.

Dan untuk beberapa detik—

Alya benar-benar tidak bisa mencerna apa pun.

“Alya…”

Suara Raka terdengar jauh, samar.

Seolah berasal dari tempat yang sangat jauh.

Tatapan Alya perlahan terangkat dari surat itu menuju pria di depannya.

Dan hatinya langsung terasa hancur.

Karena sekarang—

Semuanya telah berubah.

“Kamu…” suaranya pecah perlahan. “Pamanmu…?”

Raka terlihat sama pucatnya.

Pria itu bahkan tampak kehilangan kata-kata untuk pertama kalinya.

“Ini tidak mungkin,” gumam Arga pelan dari belakang.

Namun surat itu ada di tangan Alya.

Nyata.

Tidak bisa disangkal.

Alya buru-buru membaca lagi bagian bawah surat itu dengan napas yang kacau.

*Dia tidak pernah tahu tentang keberadaanmu.*

*Dan keluarga Han tidak boleh tahu.*

*Mereka akan menghancurkan hidupmu.*

Air mata Alya jatuh tanpa bisa ditahan.

Karena tiba-tiba semuanya terasa masuk akal.

Mengapa keluarga Han menyelidikinya.

Mengapa ayah Raka begitu terobsesi mencari sesuatu tentang masa lalunya.

Karena—

Alya ternyata bukan orang asing bagi keluarga itu.

Ia adalah bagian dari mereka.

Dan itu jauh lebih buruk.

“Aku…” napasnya goyah. “Aku ini siapa sekarang?”

Raka langsung bergerak mendekat.

Namun Alya spontan mundur satu langkah.

Sebuah refleks.

Dan gerakan kecil itu langsung membuat ekspresi Raka berubah. Terlihat sesak.

“Alya.”

Suara pria itu rendah.

Hampir terdengar panik.

Namun Alya sendiri terlalu kacau untuk berpikir jernih.

“Ini berarti…” ia menatap Raka dengan mata merah, “…kita memiliki hubungan darah?”

“Tidak.”

Jawaban itu keluar terlalu cepat.

Terlalu tegas.

Semua orang langsung menoleh ke arah Raka.

Pria itu menarik napas perlahan sebelum berkata lebih tenang—

“Dia adik ayah saya.”

Hening.

Lalu perlahan—

Alya mulai mengerti.

Pria dalam foto itu adalah paman Raka, bukan ayahnya.

Yang berarti…

Mereka bukan saudara kandung.

Namun tetap saja—

Hubungan itu cukup dekat untuk membuat semuanya terasa keliru.

Sangat keliru.

“Astaga…” bisik Alya perlahan sambil memegang kepalanya.

Arga langsung maju.

“Duduk dulu.”

Namun Alya menggeleng cepat.

Ia merasa sesak.

Ruangan itu tiba-tiba terlalu sempit.

Terlalu penuh.

“Aku butuh udara.”

Dan sebelum siapa pun sempat menahannya—

Alya langsung berjalan keluar rumah.

---

Udara sore terasa panas.

Namun tubuh Alya justru dingin.

Ia berdiri di halaman depan sambil mencoba bernapas normal.

Namun kepalanya terasa penuh.

Kacau.

Semua hal yang selama ini ia percaya tiba-tiba runtuh dalam satu hari.

Ayah kandungnya ternyata bagian dari keluarga Han.

Dan itu berarti—

Dirinya dan Raka terhubung lebih dalam dari yang pernah mereka bayangkan.

Suara langkah kaki terdengar mendekat dari belakang.

Alya langsung tahu bahwa itu Raka.

Namun kali ini—

Ia tidak langsung merasa tenang.

“Alya.”

Suara pria itu pelan dan hati-hati, seolah takut salah bicara.

Alya memejamkan mata sebentar.

“Saya tidak tahu harus bagaimana sekarang.”

Raka berdiri beberapa langkah darinya, tidak terlalu dekat, mungkin karena sadar Alya masih terguncang.

“Kita cari tahu semuanya terlebih dahulu.”

“Apa lagi yang harus dicari tahu?” Alya tertawa kecil pahit. “Faktanya sudah jelas.”

Tatapan Raka sedikit mengeras.

“Belum tentu.”

Alya menoleh cepat.

“Maksudmu?”

“Surat itu hanya mengatakan dia ayah kandung Anda.”

Hening.

“Dan?”

“Kita belum tahu apa yang sebenarnya terjadi.”

Napas Alya sedikit tertahan.

Benar juga.

Masih terlalu banyak hal yang belum mereka ketahui.

Mengapa ibunya menyembunyikan semuanya?

Mengapa pria itu tidak pernah tahu tentang Alya?

Dan mengapa keluarga Han baru mencarinya sekarang?

Namun tetap saja—

Fakta dasarnya tidak berubah.

“Saya takut,” bisiknya lirih.

Tatapan Raka langsung melembut.

Dan beberapa detik kemudian—

Pria itu akhirnya mendekat perlahan.

“Alya.” Suaranya rendah. “Lihat saya.”

Perlahan Alya mengangkat wajah.

Dan begitu mata mereka bertemu—

Rasa sesak di dadanya justru semakin besar.

Karena ia masih mencintai pria ini.

Bahkan setelah semua yang baru saja terjadi.

“Saya tidak peduli siapa ayah kandung Anda.”

Kalimat itu langsung membuat mata Alya kembali memanas.

“Bagaimana kamu bisa bilang begitu sekarang?”

“Karena perasaan saya tidak berubah.”

Nada suara Raka terdengar begitu pasti.

Begitu tenang.

Dan justru itu yang membuat Alya semakin ingin menangis.

“Saya tidak tahu perasaan saya harus bagaimana.”

“Tidak apa-apa.”

“Semuanya jadi aneh sekarang.”

Tatapan Raka berubah samar.

Dan untuk pertama kalinya—

Alya melihat luka kecil di mata pria itu.

Karena tentu saja—

Raka juga terluka.

Namun seperti biasa, pria itu lebih memilih menahannya sendiri.

“Kamu marah?” tanya Alya pelan.

Raka terdiam beberapa detik.

Lalu akhirnya menjawab jujur—

“Saya marah karena Anda menangis.”

Hati Alya langsung terasa hancur lagi.

Karena bahkan di situasi seperti ini—

Raka masih lebih memikirkan dirinya.

---

Malam mulai turun perlahan.

Namun suasana rumah tetap dipenuhi ketegangan.

Arga masih mencoba mencerna semuanya.

Sementara ayah mereka terlihat terkejut setelah mendengar isi surat itu.

Dan Alya…

Alya merasa seperti kehilangan pijakan.

Ia duduk di ruang tamu sambil memeluk lutut.

Surat ibunya masih berada di tangannya.

Raka duduk tidak jauh darinya.

Diam, menunggu.

Dan entah mengapa—

Kehadiran pria itu tetap menjadi satu-satunya hal yang membuat Alya tidak benar-benar jatuh sekarang.

“Saya benci semua ini,” bisiknya pelan.

Tatapan Raka langsung tertuju padanya.

“Saya tahu.”

“Saya baru mulai bahagia.”

Kalimat itu terdengar begitu rapuh hingga dada Raka langsung menegang.

Alya tertawa kecil pahit.

“Lucu, ya.” Matanya mulai berkaca lagi. “Saat akhirnya saya merasa memiliki tempat… ternyata semuanya malah lebih rumit.”

Hening panjang muncul.

Lalu perlahan—

Raka bangkit dari duduknya.

Pria itu berjalan mendekat.

Berhenti tepat di depan Alya.

Dan dengan sangat hati-hati—

Ia berjongkok di hadapannya.

Tatapan mereka bertemu.

Dekat.

Namun kali ini terasa menyakitkan.

“Alya.”

“Hm?”

“Saya tidak akan pergi.”

Napas Alya langsung goyah.

“Bahkan setelah tahu semua ini?”

“Ya.”

Jawaban cepat itu membuat air mata Alya jatuh lagi.

Karena pria ini—

Terlalu tulus untuk dilepaskan.

Namun tepat ketika suasana menjadi terlalu emosional—

Suara mobil berhenti di depan rumah.

Semua orang langsung menoleh.

Dan beberapa detik kemudian—

Pintu rumah terbuka.

Ayah Raka masuk dengan wajah dingin.

Namun kali ini—

Tatapannya pada Alya berubah total.

Karena pria itu akhirnya tahu kebenarannya.

1
Mtch🍃
Tiba tibaaa bngt
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!