NovelToon NovelToon
Ku Balas Pengkhianatanmu Dengan Bismillah

Ku Balas Pengkhianatanmu Dengan Bismillah

Status: sedang berlangsung
Genre:Ibu Mertua Kejam / Pelakor / Pelakor jahat / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Penyesalan Suami / Selingkuh
Popularitas:7k
Nilai: 5
Nama Author: Queen_Fisya08

Mengkisahkan seorang wanita yang bernama Aulia Az-Zahra yang hidup dalam dunia penuh intrik, pengkhianatan, dan tipu daya orang-orang terdekatnya, dari suami yang berkhianat hingga keluarga yang ikut campur, ia belajar bahwa kepercayaan bukanlah sesuatu yang bisa diberikan begitu saja.


Dengan keberanian dan prinsip, Zahra memutuskan untuk membalas dengan bismillah, bukan dengan dendam, tapi dengan strategi, keteguhan, dan kejujuran...


Akan kah Zahra bisa membalaskan sakit hati nya? dan apakah Zahra juga bisa menemukan kebahagiaannya setelah ini?

Jangan lupa tekan love sebelum melanjutkan membaca dan tinggalkan komentar juga ya besty!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Queen_Fisya08, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 34 Permainan Licik Rena

Pikiran Genta sedang kacau, terlalu banyak masalah yang menekan kepalanya, membuat fokusnya buyar..

Wajah Rena terus terlintas di benaknya, menghadirkan rasa rindu yang sulit ditepis.

Tanpa berpikir panjang, ia meraih ponsel dan menekan nomor Rena..

("Hello, sayang... Kamu di mana? Bisa datang ke rumah sekarang? Aku kangen sama kamu sayang") ucap Genta dengan suara lelah..

Di sisi lain, Rena tersenyum tipis.

(“Aku lagi di rumah, sayang, iya, aku ke sana,”) jawabnya, sebuah kebohongan yang meluncur begitu saja, karena saat itu ia sedang berada di sebuah kamar hotel bersama kekasihnya

"Siapa yang menelepon?” tanya pria di sampingnya..

"Biasa, Genta, dia lagi nggak fokus dan pasti butuh perhatianku.” jawab Rena santai

Pria itu bernama Agus, Agus menarik Rena ke dalam pelukannya, menatapnya dengan sorot mata penuh rencana..!

"Padahal aku masih ingin bersamamu sayang, tapi demi rencana kita, aku rela.” ucapnya pelan

Rena tersenyum, jari-jarinya menyentuh wajah Agus dengan lembut..

“Tenang saja, semua akan berjalan sesuai yang kita mau.” bisik nya

Agus mendekat, suaranya merendah di dekat telinga Rena..

“Sebelum kamu pergi… aku masih ingin menghabiskan waktu bersamamu.”

Rena mengangguk perlahan, ia mendekat, membalas kedekatan itu dengan kehangatan yang sama...

Rena langsung melumat bibir Agus dengan ganas dan Agus sebaliknya, suasana kamar menjadi sunyi, hanya dipenuhi napas yang memburu dan detak jantung yang saling menyatu..!

Agus terkapar tak berdaya karena permainan Rena yang brutal sedangkan Rena langsung menuju kamar mandi untuk bersiap-siap kerumah Genta..!

"Sayang aku pergi dulu nanti kita main lagi" ucap Rena sambil mencium Agus

"Hati-hati sayang" setelah berucap itu Agus langsung tertidur

***

Sesampainya Rena dirumah Genta, Rena langsung masuk karena rumah itu tidak dikunci..!

"Mau kemana kamu langsung masuk begitu saja?" Tanya Dini

"Bukan urusan mu karena aku ada urusan dengan kakak mu?" Jawab Rena

"Urusan ku juga karena ini rumah ku juga!" Ucap Dini ketus

"Aku disuruh kakak mu untuk kesini" bisik Rena dan langsung naik keatas ke kamar Genta tanpa menoleh lagi ke Dini..

Dini melihat hal itu mendengus kesal..

"Dasar wanita murahan" ucap Dini kesal

Rena masuk ke kamar Genta dengan sangat hati-hati..!

"Akhirnya kamu datang juga" ucap Genta semerawut

"Kapan pun kamu meminta ku untuk datang, aku pasti datang" ucap Rena dengan senyuman yang terlalu tenang..

"Kamu kelihatan capek, akan aku buatkan minuman untuk mu sayang” kata Rena sambil menuangkan minuman...

Genta mengangguk..!

"Semua berasa berat"

Rena menuangkan obat kuat ke dalam minuman Genta..!

"Dengan cara ini, kamu bisa bertahan lama sampai aku merasakan kepuasan" batin Rena

Mereka duduk berhadapan, percakapan mengalir ringan, tanpa membahas sidang, tanpa menyebut Zahra atau siapapun..!

Rena pandai menjaga jarak kata, cukup dekat untuk menguatkan, cukup jauh untuk tidak memancing penolakan. Genta merasa dipahami, merasa diterima tanpa diadili..!

Waktu berjalan, lampu kamar redup, ketegangan di dada Genta pelan-pelan luruh. Rena mendekat, sentuhannya lembut namun penuh kendali..

Tidak ada kata yang berlebihan, tidak ada janji, hanya kehadiran yang membuat Genta lupa pada beban yang menumpuk...!

Rena dengan cekatan memulai nya lebih dulu, jemarinya membuka satu per satu kancing kemeja Genta, sentuhannya hangat dan penuh maksud...

Ujung jarinya menelusuri dada Genta, cukup untuk membuat napas pria itu berubah berat..

Rena lalu melepaskan pakaiannya sendiri tanpa ragu, tatapannya mengunci Genta, seolah menantangnya untuk menyerah pada perasaan yang sama.

Napas Genta memburu, pikirannya perlahan kehilangan kendali...

Gairah yang selama ini terpendam tersulut begitu saja oleh kehadiran Rena, ia menarik wanita itu ke dalam pelukannya, melumat bibir Rena dengan emosi yang tertahan terlalu lama...

Rena membalas ciuman itu tanpa ragu, penuh keberanian dan keinginan yang tak lagi disembunyikan..

Dunia di sekitar mereka seakan menghilang, tak ada lagi kebohongan, tak ada lagi masalah yang menghimpit hanya detak jantung yang saling berpacu dan perasaan yang terlanjur melangkah terlalu jauh...

Malam pun menutup kisah mereka dengan sunyi, meninggalkan konsekuensi yang kelak tak bisa dihindari..

Saat Genta tersadar, kamar itu sunyi, ia menatap langit-langit, mencoba merangkai ingatan yang terpotong-potong oleh kelelahan dan emosi...

Rena berada di sampingnya, tenang, seolah semua ini adalah hal yang wajar..

"Kamu tidak apa-apa sayang?” tanya Rena pelan..

"Semalam kamu hebat, membuat ku tak berdaya sayang" lanjut Rena dengan penuh kelembutan palsu

"Kamu juga sama seperti dulu sangat binal" jawab Genta dan Rena hanya tersenyum..!

"Permainan sudah di mulai mas Genta, sekarang aku yang akan mengendalikan diri mu mas" gumam Rena di dalam hati sambil tersenyum licik yang ditutupi

Mereka kembali larut dalam kemesraan dan mereka tenggelam dalam kehangatan dua insan yang sedang bercinta, mereka melakukan nya malam itu hingga berkali-kali

Bukan karena dorongan sesaat semata, melainkan karena Genta mencari pelarian dari kenyataan...

Ketika akhirnya hari sudah pagi dan Rena bangkit untuk pergi, tubuhnya terasa lelah, karena permainan panas mereka semalam..!

Rena meninggalkan rumah Genta itu dengan satu keyakinan, Genta sudah berada ditangannya kembali..!

Rena pun keluar dengan senyuman di wajah, Dini yang melihat itu merasa muak akan tetapi ia tidak berani untuk melawan ini semua..

Genta yang baru tersadar, sudah tidak melihat Rena di samping nya, ia langsung pergi ke kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya..!!

Dini menunggu di dapur untuk sarapan..!

"Kak, sarapan dulu?" Ucap Dini yang sedang menata sarapan di meja makan

Genta berjalan melewatinya tanpa menjawab, ia langsung keluar rumah dan pintu tertutup..

Dini hanya bisa menatap punggungnya, perasaan khawatir menggantung tanpa tempat mendarat..

Rena kembali ke hotel dimana Agus berada..!!

Rena masuk kedalam hotel, Agus masih menunggu nya di dalam..!

Tanpa banyak kata, keduanya saling mendekat dengan kebiasaan yang sudah sering mereka lakukan

Setelah semuanya usai, Rena bersandar lelah, Agus meraih ponselnya, tersenyum puas..

“Kamu hebat, sayang! Genta sudah kembali ke dalam pelukan mu dan kamu selalu bisa memuaskan aku” ucapnya

Rena menatap kosong ke arah jendela.

“Ini baru awal.”

Agus mendekat.

“Rencana soal kehamilan itu?”

Rena mengangguk pelan.

"Kali ini dia akan percaya karena aku memang sedang hamil, anak kamu" ucap Rena berbisik ditelinga Agus

Agus tersenyum tipis.

"Ya dalam kandungan mu ini adalah anak ku, akan tetapi Genta yang akan menjadi ayah nya"

Rena menoleh, sorot matanya dingin.

“Yang penting, jangan sampai ada yang tahu tentang anak ini"

***

Di kantor, Genta teringat semalam permainan Rena yang membuat nya terhipnotis...

Wajah Rena memenuhi pikirannya, sebagai penghibur, sebagai pelarian, sebagai kesalahan yang terasa nyaman...

Ia tidak menyadari bahwa malam itu bukan sekadar pertemuan, melainkan langkah pertama Rena dalam jebakan yang lebih dalam..

__Bersambung__

1
Anonymous
cuih
Anonymous
kayak bahasa AI
Queen_Fisya08: apanya kak ?

tolong di cerna lagi ya kak setiap tulisan saya di novel dan bedakan bahasa Ai atau karangan sendiri!
total 1 replies
Anonymous
dengan siapapun, kok oleh siapapun
Queen_Fisya08: kalau mau tulis pada siapapun! dengan siapapun dan oleh siapapun tergantung bahasa penulis nya ya kak.... maaf loh 🙏
total 1 replies
Anonymous
sebaiknya cepat dimasukkan ke rumah sakit hewan
Anonymous
akhirnya sidang yang berlarut larut berakhir juga
Anonymous
dan ternyata ego+cemburu mu menutup mata mu dan kembali ke ketek emak ya genta..
Anonymous
segera berakhir ya sidang nya
Queen_Fisya08: ya kak gak lama lagi dan Bu Ratna pun akan kena batunya 🙏
total 1 replies
Umi Asijah
lanjut
rian Away
SEMUA NYA AKAN BERHENTI KETIKA KAU MENGHILANG TUA BANGKA
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!