NovelToon NovelToon
Love Journey Story

Love Journey Story

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Cinta Seiring Waktu / Keluarga / Persahabatan / Romansa / Dijodohkan Orang Tua
Popularitas:256
Nilai: 5
Nama Author: Ayu Geamul

Novel ini menceritakan kisah perjalanan cinta seorang perempuan yang bernama Syajia, nama panggilanya Jia.

Seorang perempuan yang sangat sederhana ini mampu menarik perhatian seorang laki-laki dari anak ketua yayasan di kampusnya dan seorang pemilik kafe tempat ia bekerja.

Tentu keduanya mempunyai cara tersendiri untuk bisa mendapatkan Jia. Namun Jia sudah terlanjur menaruh hatinya pada anak ketua yayasan itu.

Sayangnya perjalanan cinta tidak selalu lurus dan mulus. Banyak sekali lika-liku bahkan jalan yang sangat curam dalam kisah cinta Jia.

Apakah Jia mampu melewati Kisah Perjalanan Cinta nya? Dan siapakah yang akan mendapatkan Jia seutuhnya? Ikuti terus kisahnya di dalam novel ini yang mampu membawamu terjun kedalam Kisah Perjalanan Cinta Syajia.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ayu Geamul, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Sungguh Indah Perdamaian

Jam 10 pagi, Bima memutuskan untuk pergi ke rumah Al. Dia sudah memikirkannya matang-matang, dan akhirnya Bima mengambil keputusannya juga. Bima akan menerima semua resiko dalam keputusan yang diambil ini.

Dia sudah terlalu kejam mengorbankan perasaan orang lain untuk dirinya. Dan sekarang, dia akan menerima semua kesalahannya dan berusaha tidak akan pernah terulangi lagi. Dia pun harus segera meminta maaf sebelum penyesalan muncul lagi di kehidupannya.

Jarak rumah Bima dan Al tidak terlalu jauh, hanya menghabiskan waktu 10 menit untuk sampai dengan menggunakan motor. Bima pun segera menancapkan gasnya. Lalu menebus suasana yang cerah di hari rabu.

Dengan hati yang mantap, Bima melajukan motornya dengan serius. Dia pun sangat membulatkan tekadnya untuk mengatakan niat baiknya pada Al dan menembus semua kesalahannya.

Sesampainya di rumah Al, Bima langsung memasuki pagar hitam dan besar itu lalu mengetuk pintu. Dengan sabar, Bima menunggu Al untuk membukakan pintu rumahnya. Bima pun terus mengetuk pintunya sehingga perlahan Al membuka pintu itu.

“Lo, ngapain disini?” Al terperanjat saat melihat Bima ada di depan rumahnya.

“Gue mau ngomong sama lo,” lugas Bima. Al pun membuka pintu rumahnya dengan lebar lalu masuk kedalam rumah dan tanpa disuruh, Bima pun langsung memasuki ruang tamu rumah Al.

“Ada perlu apa?” tanya Al penasaran.

“Hmm, gue kesini, mau ...” perkataan Bima terputus-putus. Bima pun menarik napasnya dalam-dalam dan mengulangi kata-katanya.

“Gue kesini mau minta maaf sama lo,” sambung Bima.

“Minta maaf?” Al memastikan kembali dengan apa ynag diucapkan Bima.

“Iya, Gue udah tahu semuanya dari Vina. maafin gue ya, gue benar-benar egois. Gue terus mementingkan perasaan gue, seharusnya gue lebih percaya sama sahabat gue. Padahal gue tahu, lo gak bakalan mengkhianati gue. Gue bener-bener minta maaf Al." Bima berlutut di hadapan Al.

Al masih terdiam, ia tak menyangka akhirnya semua kenyataanya terbongkar juga. Ia sangat lega karena kini Bima sudah mengetahui semuanya dari orang yang benar-benar bersalah.

Ia pun tak habis pikir bahwa Vina benar-benar telah berubah, kini Al pun tak usah susa payah untuk menjelaskan semuanya.

Sekarang, yang harus ia lakukan adalah memaafkan sahabatnya yang selama ini tersesat dalam keegoisannya sendiri.

Al mengangkat bahu Bima dan menyuruhnya untuk duduk kembali. Ia pun mengumpulkan napas untuk mengungkapkan perkataanya.

“Gue, udah maafin lo kom Bim. Gue juga minta maaf ya udah ikut campur sama urusan lo sama Vina.”

“Enggak Al, lo gak salah. Justru gue berterimakasih sama lo karena lo mau berusaha bantu gue supaya jauh dari cewek kayak Vina. Dan lo juga udah rela dimusuhin sama gue selama ini.”

“Iya Bim, gue cuma gak mau sahabat gue disakiti sama cewek kayak Vina.”

“Makasih ya Al,” Bima merangkul Al lalu Al pun membalasnya dan menepuk-nepuk punggung Bima.

Sungguh, sangat indah sekali berdamai dan berbaikan dengan orang yang selama ini sudah sangat dekat dengan kita. Rasanya, hati kembali tenang dan cerah. Tidak ada lagi kata dendam dan tidak akan pernah lagi hati menjadi merasa panas seketika.

Memang sangat menyakitkan bila bermusuhan dengan orang yang sangat dekat dengan kita bahkan sudah dianggap sebagai saudara sendiri. Seperti kehilangan barang yang sangat berharga. Dan ketika berdamai kembali, seperti menemukan barang berharga itu.

Al pun tidak mungkin menyia-nyiakan kesempatan ini, ia harus dengan tulus menerima permintaan maaf dari Bima karena momen ini juga sangat ditunggu-tunggu oleh Al. Ia sudah sangat merasa capek selalu saja disalahkan, dan akhirnya sekarang ia sudah terbebas dari hal tersebut.

“Oh iya.” Bima melepakan pelukannya.

“Sebagai tanda permintaan maaf gue. Gue merelakan Jia sama lo," sambung Bima.

“Maksud lo?” tanya Al kebingungan.

“Iya, gue sadar. Saat gue nyatain perasaan ke Jia, Dia gak sepenuhnya nerima gue. Dan yang ada di hati dan pikiran Jia cuma ada nama lo, Al.”

“Lo, serius Bim?” tanya Al lagi tak percaya.

“Iya, seratus rius malah,” jawab Bima terkikik.

Al langsung spontan merangkul Bima.

“Makasih ya Bim,” ucap Al bahagia.

“Iya-iya, udah dong badan lo bau, belum mandi yak?” sahut Bima melepaskan rangkulan Al dan tertawa.

“Tau aja lo,” sambar Al yang juga tertawa.

Setelah sekian lama, akhirnya mereka pun tertawa bersama lagi dengan sangat lepas. Beban dipikirannya masing-masing kini menghilang dengan masalah itu.

Kini yang ada hanya kerinduan seorang sahabat yang telah berpisah, namun bukan raganya tapi hati dan jiwanya yang sudah terpisah jauh selama ini. Keduanya pun saling melepas rindu satu sama lain.

“Lo gak masuk kuliah Bim?”

“Gak ah, males. Kalau lo?”

“Sama. Gue juga males.”

Merekapun tertawa kembali, kata-kata yang sederhana saja mampu membuat mereka bahagia. Mulai sekarang, tak ada lagi kesidihan dan kebencian diantara keduanya.

Sekarang keduanya siap untuk memulai kembali persahabatan mereka, membuat cerita-cerita persahabatan yang baru. Meski, cerita dulu tidak akan pernah terlupakan dan akan abadi di ingatan masing-masing.

Dan kesalahpaman itu, akan menjadi sebuah pelajaran bagi kehidupan mereka. Karena, tidak selamanya jalan yang kita tembus terus lurus. Ada kalanya kita menemukan tikungan-tikungan, tidak hanya satu atau dua. Bahkan bisa lebih banyak jika kita terus menerus berjalan sampai menemukan persinggahan.

“Eh gue laper nih, lo masakin gue makanan dong, gue kangen banget sama masakan buatan lo,” ucap Bima.

“Oke, kebetulan gue juga belum makan.”

“Kita makan di kamar lo aja ya, udah lama juga gue gak ngacak-ngacak kamar lo."

Mereka pun naik ke kamar Al dan menghabiskan waktu seharian untuk bersenag-senang. Karena kalau kata Al, ‘Tidak ada waktu yang baik kecuali waktu kita dengan orang yang kita sayang seperti menghabiskan waktu dengan sahabat sendiri.’

***

Keesokan harinya, saat di kampus. Jia melihat Al berangkat kuliah bareng bersama Bima dengan menaiki mobil Al. Jia sangat terkejut melihatnya, Nana pun yang melihatnya ikut terkejut dengan pemandangan itu.

“Ji, mereka udah baikan? Kok bisa barengan gitu?” tanya Nana,

“Sepertinya iya, syukur deh,” sahut Jia. Ia merasa sangat senang melihat Al dan Bima bisa berdamai seperti sekarang.

“Wah ... kamu hebat Ji bisa bikin mereka baikan lagi."

“Bukan karena aku kok, ini karena merekanya sendiri. Mereka udah bisa menyelesaikan masalahnya sendiri. Aku cuma membantu membukakan jalan aja,” jawab Jia tersenyum.

Jia dan Nana pun ikut senang dengan persahabatan Al dan Bima.

Kedunya terasa sangat hebat ketika sedang bersama. Al yang ganteng dan cool, ditambah Bima yang tak kalah ganteng dan ramah, dan mereka pun sama-sama pintar. Sudah komplitlah mereka berdua dan Semakin banyak cewek-cewek yang suka pada mereka.

1
Aixaming
Aku gak pernah menyangka kalau membaca cerita bisa membuatku merasa sebahagia ini.
Ayu Geamul: terimakasih ya sudah membaca ceritaku🙌🏻
total 1 replies
Dianapunky
Cocok di hati nih.
Ayu Geamul: terimakasih kak 🥰 jangan lupa mampir lagi untuk baca bab selanjutnya 🤗☺️
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!