NovelToon NovelToon
Legenda Kebangkitan Wang Fei

Legenda Kebangkitan Wang Fei

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi / Mengubah Takdir / Epik Petualangan
Popularitas:6.5k
Nilai: 5
Nama Author: Jin kazama

Seorang pemuda bernama Wang Fei yang dianggap lemah dan tertindas berusaha mendobrak batasan dan ingin menentukan nasibnya sendiri dengan menjadi lebih kuat.



"Jika langit tidak adil dan ingin membatasi takdirku, maka aku bersumpah akan meruntuhkan langit itu.”

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Jin kazama, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 33. Pembalikan situasi.

Bab 33. Pembalikan situasi.

Langit terasa menjadi lebih gelap. Lembah Kematian di wilayah Hutan Kabut kini porak-poranda dengan kawah-kawah yang tak terhitung jumlahnya. Sementara itu, di udara, fluktuasi energi terus menyebar ke segala arah, menyisakan sisa kehancuran dari ledakan antara keganasan api petir melawan dominasi kuat dari elemen angin dan logam.

Di medan perang, dua sosok terpisah. Di sisi kiri adalah Wang Fei, sementara di sisi kanan adalah Belalang Sembah. Yang satu berukuran kecil, sedangkan satunya lagi berukuran sangat besar seperti raksasa.

Meskipun begitu, kenyataan sering kali menghantam hingga membuat orang tercengang. Terlihat jelas jika saat ini Belalang Sembah berada di posisi yang dirugikan, sementara Wang Fei sama sekali tidak terlihat lelah sedikit pun.

Yang ada, auranya justru melonjak naik. Semangat juangnya berkobar, dan niat membunuh serta haus darah terus menggelegak dari dalam tubuhnya bagaikan lava cair yang siap meletus kapan saja.

Di seberang, Belalang Sembah yang biasanya angkuh, sombong, dan tidak menganggap siapa pun kini menatap Wang Fei dengan ekspresi waspada.

"Sialan! Bahkan setelah menerima gelombang suara sebesar itu, bagaimana bisa bocah ras manusia itu masih hidup? Ini tidak bisa dibiarkan! Apa pun yang terjadi, dia harus mati," ucapnya lirih, sementara matanya kembali menyipit dengan tajam.

Saat ini dia benar-benar marah, terlebih lagi setelah tenaganya terkuras, fisiknya menjadi lebih rentan.

Ditambah lagi, sisa-sisa serangan dari pedang energi gelap sebelumnya yang terus menyerap vitalitas kehidupannya membuat regenerasinya menjadi sangat lambat.

"Tidak ada cara lain. Untuk membunuh bocah itu, aku harus membakar esensi darah serta inti iblisku," pikirnya dalam hati.

Dia tidak percaya bahwa bahkan setelah mengorbankan dua hal besar itu, dia masih tidak mampu membunuh bocah manusia kecil yang ada di hadapannya.

Selanjutnya, tanpa ragu dia pun segera membakar esensi darah dan inti iblis yang ada di dalam tubuhnya.

"WUSH! BOOM!"

Tubuh Belalang Sembah mulai bergetar hebat. Arus energi mengalir deras ketika darah itu mendidih dan potensi yang ada di dalam tubuhnya ditingkatkan secara paksa. Di saat yang sama, inti iblisnya juga mulai berputar dengan sangat kencang. Retakan-retakan kecil mulai muncul, dan dari retakan itu sejumlah besar energi murni mulai merembes keluar dan menyebar ke seluruh tubuh.

Efeknya sungguh luar biasa. Sisa-sisa energi pelahap yang sebelumnya menyiksa dirinya langsung disapu bersih oleh pertahanan elemen logam. Kekuatan angin berputar, dan seketika badai yang begitu dahsyat meletus dari sekujur tubuhnya.

"BOOM!"

Bagaikan cincin energi yang terus bertumbuh, gelombang kejut yang begitu kuat mulai meluas, dan seketika pohon-pohon yang tak terhitung jumlahnya mulai terpotong dan tersapu bersih satu demi satu.

Debu-debu berhamburan menciptakan asap hitam yang bergolak dan berputar hingga akhirnya menyerupai tornado mini yang tersebar ke segala arah.

Kerusakannya tak perlu dipertanyakan lagi. Itu begitu brutal dan mengerikan. Tanah-tanah yang sebelumnya retak kini menjadi lebih hancur dari sebelumnya. Banyak sekali bebatuan yang terus meledak tanpa henti dan berubah menjadi butiran pasir halus yang ikut terbawa arus hingga akhirnya berputar dalam pusaran badai.

Di sisi lain, sebuah evolusi yang sangat mengejutkan mulai terjadi pada tubuh Belalang Sembah. Tubuhnya dipenuhi oleh energi yang meledak-ledak sehingga dia merasa setiap inci tubuhnya memiliki tekanan dan daya hancur yang sangat tinggi.

Ukurannya yang semula setinggi empat meter secara mencengangkan langsung menyusut hingga satu meter. Itu jauh lebih ramping dari sebelumnya, namun tekanan dan aura yang dipancarkannya menjadi lebih padat, lebih pekat, dan lebih mencekam.

Di saat yang sama, tubuhnya juga mulai melakukan transformasi gila-gilaan. Berkat penyatuan elemen angin dan logam, tubuhnya kini diselimuti oleh giok hijau zamrud yang sangat padat dan kokoh. Jika sebelumnya itu sekeras baja, kali ini tubuh itu seperti berlian surgawi yang tidak mudah untuk dihancurkan.

Semua atributnya meningkat secara drastis, mulai dari kecepatan, pertahanan, dan yang paling penting, semua indranya juga mengalami perubahan yang sangat menakjubkan.

Penglihatan, pendengaran, dan insting, semuanya menjadi lebih tajam dari sebelumnya.

Ranahnya secara mengejutkan juga mengalami peningkatan. Jika sebelumnya itu setara dengan level tiga, kini langsung naik dua level berturut-turut sehingga dia langsung berada di level lima, dan itu adalah tahap puncak.

Perubahan yang mengejutkan ini membuatnya tersenyum puas. Namun terlepas dari itu semua, dialah yang paling mengerti bahwa kekuatan ini hanya bersifat sementara. Jadi sebisa mungkin, sebelum waktunya habis, dia harus menghabisi lawannya secepat mungkin.

"Setidaknya dalam dua jam ke depan aku bisa mempertahankan kekuatan ini. Dan untuk itu, sebelum waktunya habis, bocah itu harus mati," gumamnya dingin.

Matanya kini telah berubah menjadi merah darah, penuh dengan kebencian, amarah, dendam, dan niat membunuh yang tak ada habisnya.

Di seberang, Wang Fei yang melihat itu semua ekspresinya langsung berubah. Itu bukan hanya sekadar keseriusan, tetapi krisis ekstrem serta bahaya hidup dan mati yang siap mengincarnya kapan saja.

Saat itu, di dalam kepalanya, suara Xue Jian kembali menggema.

"Kakak, tampaknya sekarang Belalang Sembah itu tidak sesederhana sebelumnya! Mungkin ini akan menjadi lebih merepotkan."

"Ya, memang merepotkan. Tetapi itu bukanlah kekuatan aslinya, melainkan sebuah kekuatan yang dipaksakan. Dan segala sesuatu yang dipaksakan pasti akan memiliki batas. Apa pun risikonya, kita hanya perlu bertarung dengan lebih serius lagi dan bertahan selama mungkin hingga batas kekuatannya habis. Aku yakin saat dia melemah, itulah kesempatan yang pas bagi kita untuk menghabisinya dalam satu kali serangan," jawab Wang Fei dengan sorot mata tajam yang penuh antisipasi.

"Baik, Kakak. Aku mengerti," jawab Xue Jian.

Setelah menarik napas dalam-dalam, dia pun mengambil keputusan tegas di dalam hatinya.

Segera, kesadarannya pun masuk ke dalam cincin ruang peninggalan ibunya. Di sana tergeletak beberapa botol pil yang bisa memulihkan kekuatan.

Tanpa ragu dia segera mengeluarkan pil itu dan menelannya dalam satu kali tegukan.

"Glup!"

Pil ditelan. Ketika meleleh, pil itu berubah menjadi sejumlah besar energi spiritual yang langsung mengalir deras ke seluruh tubuh.

Begitu dimurnikan, efeknya pun langsung terasa. Sejumlah besar kelelahannya menghilang, dan energi spiritualnya yang sebelumnya hampir habis kini mulai terisi kembali.

Tidak penuh, tetapi itu lebih dari cukup karena setengah dari seluruh energi spiritualnya berhasil dipulihkan.

Selanjutnya dia pun segera memobilisasi energi spiritual di dalam tubuhnya. Dantiannya mulai berputar, dan sekali lagi auranya kembali melonjak dengan dahsyat.

Di genggaman tangannya, Xue Jian juga mulai bergetar. Niat membunuh, aura kematian, serta haus darah yang dipancarkannya menjadi lebih pekat dari sebelumnya.

Tak bisa dipungkiri, sebagai pedang haus darah yang terbiasa berada di medan pertempuran, dirinya sangat menantikan pertarungan brutal ini.

Namun tepat ketika dia hendak melakukan satu serangan dari Teknik Pedang Kilat, hal yang tak terduga terjadi.

Di seberang, Belalang Sembah yang tubuhnya telah menyusut memiliki kecepatan yang luar biasa. Tepat sebelum matanya berkedip, sosoknya sudah melesat dengan kecepatan angin dan tiba di hadapannya. Lengannya yang bagaikan sabit tajam terayun dengan kuat, dan ketika dipadukan dengan elemen logam, itu bagaikan bilah kematian yang bisa memotong tubuhnya menjadi beberapa bagian.

"SLASH!"

Udara bergetar. Angin menderu dan terbelah ketika hembusan angin dahsyat menerjang. Wang Fei terlambat mengantisipasi. Meskipun dia sudah mengerahkan Langkah Petir hingga mencapai puncaknya, dadanya akhirnya terkena sabetan sabit tersebut sehingga darah pun mengucur dengan deras.

"CRASH! ARGH!"

Wang Fei langsung meringis.

Dia terkejut.

Pertahanannya kali ini berhasil ditembus layaknya tahu setelah Tubuh Pedang Iblis Langitnya meningkat enam kali lipat.

Untung saja refleksnya cukup cepat. Jika tidak, mungkin bukan hanya dadanya yang tertebas, tetapi tubuhnya benar-benar bisa terbelah menjadi dua bagian.

Setelah mengambil jarak yang cukup aman, kekuatan pelahap mulai bekerja. Darah yang merembes keluar mulai menyusut dan masuk kembali ke dalam, sementara kemampuan regenerasinya mulai bekerja sehingga luka yang menganga itu langsung menutup dengan cepat.

Namun ternyata itu adalah awal dari segalanya.

Ketika serangan pertama muncul, maka serangan kedua, ketiga, dan keempat pun segera menyongsongnya. Bahkan badai sabit Belalang Sembah bagaikan pisau jagal yang terus menebas tanpa henti. Kecepatannya yang didukung oleh elemen angin begitu kuat, tajam, dan sangat presisi sehingga membuat Wang Fei pontang-panting untuk menangkisnya.

"TRANG! TRANG! TRANG!"

Langkah Petir, Teknik Pedang Kilat, serta Pedang Terbang, semuanya dieksekusi secara menyeluruh. Pemandangannya begitu menegangkan sekaligus sangat krusial.

Jika Wang Fei lengah sedikit saja, maka sabit tersebut akan melukainya dengan parah.

Dan benar saja, ketika kecepatan sabit dari Belalang Sembah mulai menggila, Wang Fei tidak bisa menangkisnya tepat waktu. Akibatnya...

"CRASH! CRASH! CRASH!"

Tubuhnya mulai dipenuhi oleh goresan parah yang penuh darah.

"ARGH!"

Sialan! Sakit sekali!" raungnya dalam hati.

Dada, lengan, pinggang, dan kaki, semuanya dipenuhi oleh goresan tajam dengan luka menganga yang terlihat sangat mengerikan. Dan jumlahnya sungguh mencengangkan.

Hanya dalam satu detik, serangan itu mampu menciptakan lebih dari dua puluh goresan tajam di berbagai tempat. Darah mengucur deras, sementara kerusakannya dengan kecepatan luar biasa ditumpuk menjadi satu sehingga sangat memperlambat proses regenerasinya.

Pembalikan situasi ini adalah sesuatu yang sangat mengejutkan. Hanya dalam waktu singkat, Wang Fei sudah berubah menjadi manusia penuh darah.

Bahkan dalam satu momen yang menegangkan, lehernya hampir tertebas hingga nyaris putus. Untung saja refleksnya sangat cepat sehingga dia segera mengerahkan Langkah Petir untuk mundur secepat mungkin. Dan hasilnya, cukup membuatnya bernafas lega.

Sabit tersebut hanya menggores udara di depannya. Namun jaraknya sangat tipis, hanya sekitar lima belas inci dari lehernya.

"Mati! Mati! Mati!"

Belalang Sembah terus mengucapkan kalimat itu sambil mengayunkan lengannya untuk menebas. Kali ini amarah telah menguasai kesadarannya sehingga yang tersisa hanyalah naluri binatang buas yang ingin membunuh lawannya tanpa ampun.

1
yos helmi
🤣🤣🤣🤣
yos helmi
🙏🙏🙏🙏
yos helmi
💪💪💪💪
yos helmi
👍👍👍👍
yos helmi
🤣🤣🤣🤣
yos helmi
💪💪💪👍👍
Aman Wijaya
melawan belalang sembah sampai beberapa bab belum tuntas.hadehhh.....
🔴@🍾⃝ ͩAᷞғͧɪᷡғͣ Gemoy DLUNA: wkwk... sabar bro mau gimana lagi ini emaknya maubalas dendam dulu karena anaknya modar di tangan Wang Fei 🤣🤣🤣
total 1 replies
Ilham Akbar
1Vote lagi💪
Risma Ekana Sinuraya
lanjut. .msh okay ceritanya
Mxxx
up
Fiano Yan
Mantap
izin iklan ya guys aku baru up butuh bantuan teman2 buat baca novel ku
Dewa Malaikat
Lanjuut ya thor
Ilham Akbar
Bahasanya mudah dimengerti & semoga ceritanya bagus
utk itu saya uplaus satu vote
Dewa Malaikat
lanjut ya thor. jangan mandek tengah jalan
Dewa Malaikat
mantul thor ceritanya.
Jojo Shua
😍🔥
Jojo Shua
😍
Aman Wijaya
gaaas njeduk Thor lanjut terus
Aman Wijaya
jooooz pooolll lanjut terus Thor
Aman Wijaya
semangat semangat semangat Thor lanjut
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!