NovelToon NovelToon
My Stupid Wife

My Stupid Wife

Status: sedang berlangsung
Genre:Perjodohan / Balas Dendam / Trauma masa lalu
Popularitas:1.9k
Nilai: 5
Nama Author: bidadari

Bunga adalah gadis yang di juluki si Bodoh, ia di paksa nikah dengan seorang lelaki pilihan papanya yaitu Muis yang dimana sahabat masa kecilnya.

Hari-hari pernikahan mereka di lalui, Muis mengira gadis itu beneran bodoh dan seperti kekanak-kanakan namun di balik itu Bunga tidak seperti yang di duga. Ia menikah dengan Muis karena ia ingin membalas dendam kepada keluarganya itu,




— Stupid Wife —

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon bidadari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 33 Selamat datang pelakor

" Sayang, kamu katanya lapar ayo makan nanti dingin " Suara Muis yang bergetar mengalihkan perhatian wanita tersebut. Bunga menganggukkan kepalanya, ia berkata dalam hati “ 𝘮𝘶𝘯𝘨𝘬𝘪𝘯 𝘣𝘦𝘭𝘶𝘮 𝘴𝘢𝘢𝘵𝘯𝘺𝘢 𝘢𝘬𝘶 𝘢𝘬𝘵𝘪𝘯𝘨, 𝘬𝘦𝘩𝘪𝘭𝘢𝘯𝘨𝘢𝘯 𝘤𝘢𝘱𝘦𝘬 𝘫𝘶𝘨𝘢 𝘩𝘢𝘣𝘪𝘴 𝘱𝘶𝘳𝘢-𝘱𝘶𝘳𝘢 𝘱𝘪𝘯𝘨𝘴𝘢𝘯 𝘩𝘢𝘳𝘶𝘴 𝘯𝘢𝘯𝘨𝘪𝘴-𝘯𝘢𝘯𝘨𝘪𝘴 𝘫𝘢𝘥𝘪 𝘰𝘳𝘢𝘯𝘨 𝘨𝘪𝘭𝘢. 𝘔𝘦𝘯𝘥𝘪𝘯𝘨 𝘮𝘢𝘬𝘢𝘯 "

" Biar mama aja yang suapin Bunga, " Cindy menerima mangkuk yang berisi bubur bayi rasa beras merah kesukaan sang menantu, Muis menghela napas sejenak lalu menaruh bobot tubuhnya di sofa.

Tokk. Tokk.. Tokk

Dante dan Muis saling melempar tatapan, saat mendengar suara ketukan pintu

" Kamu ada undang seseorang? " Tanya Dante kepada sang Putera

" Ngga "

" Yaudah sana Buka kan pintu nya " Dengan berat hati Muis mengangkat bongkong nya dari tempat duduk nya, ia dengan gerakan malas membuka pintu tersebut

Seorang wanita cantik berdiri di depan sana, memakai baju pendek yang mengetat sekali membuat lekuk tubuh nya yang bak gitar Spanyol terlihat jelas.

" Pak Muis, saya dapat kabar dari rekan kerja saya kalau Istri Pak Muis mengalami kecelakaan. Saya selaku CEO permai indah turut berbela sungkawan " Kata wanita tersebut Muis menganggukkan kepalanya dingin

" Terimakasih bu Meyra silakan masuk "

" Sama-sama pak Muis, " Muis membukakan pintu ruangan itu lebar-lebar Dante menghela napas panjang saat melihat sosok wanita. yang di belakang Muis

" bu Meyra silakan duduk " Kata Dante mempersilakan " Terimakasih pak Dante ini ada buah tangan saya bawa tadi " Meyra menyerahkan paper bag berwarna putih besar kepada Muis.

" Terimakasih Bu Meyra sudah repot-repot membawa oleh-oleh! " Celetuk Cindy yang tengah menyuapi obat ke Bunga

" Tidak apa-apa Bu Cindy! " Meyra tersenyum ia menatap wanita yang berbaring di ranjang dengan tatapan, penuh selidik ia memindai penampilan wanita yang berbaring di ranjang tersebut

Wajahnya begitu polos, kulitnya putih bersih hidung mancungnya menambah kesan kecantikan nya serta mata yang besar sungguh indah sekali kecantikan yang jarang orang lain miliki. Sebagai seorang wanita ia mau sekali kecantikan seperti itu,

" 𝘊𝘬!, 𝘪𝘴𝘵𝘳𝘪𝘯𝘺𝘢 𝘤𝘢𝘬𝘦𝘱 𝘣𝘢𝘯𝘨𝘦𝘵 𝘭𝘢𝘨𝘪 𝘬𝘢𝘭𝘢𝘶 𝘮𝘢𝘶 𝘱𝘦𝘱𝘦𝘵 𝘱𝘢𝘬 𝘔𝘶𝘪𝘴 𝘣𝘢𝘬𝘢𝘭 𝘴𝘶𝘴𝘢𝘩 𝘪𝘯𝘪! "Batin Meyra

" Silakan di minum Bu Meyra! " Kata Muis membuyarkan lamunan Meyra. Ia menerima sebuah cangkir berisi teh hangat, ia tersenyum licik saat Muis ingin berjalan mendekati ranjang ia bergegas berjalan dan membuat Mereka tabrakan,

" Sorry, pak Muis saya benar-benar ceroboh! " Kata Meyra penuh penyesalan ia merogoh tas selempang nya, mencoba mencari tisu sedangkan Muis yang terkena air hangat tersebut Bergeming ia menatap Bunga yang tertawa menurutnya lucu sekali.

" Abang Lucu mandi air gula dong! " Seru Bunga membuat Meyra menoleh ke Wanita tersebut. Yang tersenyum polos ke arahnya

" Pak Muis maafkan saya " Cicit Meyra

" Ngga apa-apa, saya bisa bersihkan sendiri! " Muis berlalu begitu saja, ia mendekati wanita tersebut sembari mengulurkan sebuah tisu.

" Bersihkan! " Pinta Muis kepada Bunga membuat Bunga menerima tisu tersebut.

" Abang, makanya jalan itu liat-liat abang sering banget ingetin aku tapi abang sendiri kaya gitu! " Cemooh Bunga

" Ya sayang "

Mata Meyra berkendut melihat kemesraan tersebut, seharusnya dirinya yang berada di posisi Bunga ia meruntuki Bunga di dalam hatinya ia tidak terima seorang lelaki yang ia cintai selama dua tahun di rengut oleh wanita tersebut samar-samar ia mengepalkan tangannya.

" Pak Dante, Pak Muis, Bu Cindy, saya masih ada kerjaan lagi saya pamit ya" Kata Meyra dengan suara datar seolah menahan emosi yang membakar jiwanya

" Ya Bu Meyra, terimakasih banyak sudah menjenguk menantu saya " Sahut Dante ramah

" Sama-sama, cepat sembuh ya Bu Bunga"

Wanita tersebut bergegas pergi dari ruangan tersebut dengan hati yang begitu panas, ia merasa terbakar saat melihat keduanya tanpa ia sadari seorang lelaki ber hoodie memantaunya dari kejauhan.

" 𝘋𝘪𝘢 𝘢𝘬𝘢𝘯 𝘮𝘦𝘯𝘫𝘢𝘥𝘪 𝘮𝘶𝘴𝘶𝘩 𝘕𝘰𝘯𝘢 " Batin sosok yang mengawasi Meyra dengan tatapan membunuh. Ia mengepalkan tangannya langkahnya pelan namun pasti ia mengikuti sosok Meyra,

Sampai ke parkiran Rumah sakit ia tersenyum miring di balik penutup mulutnya itu. Ia memotret nomor kendaraan tersebut, lalu mengirim nya keseseorang dengan sebuah kalimat ' 𝘩𝘢𝘣𝘪𝘴𝘬𝘢𝘯 𝘥𝘪𝘢 𝘩𝘢𝘳𝘪 𝘪𝘯𝘪 𝘫𝘶𝘨𝘢! "

Lelaki tersebut menatap awas mobil yang. Dikendarai Meyra menjauh dari halaman rumah sakit sementara itu di dalam mobil dengan penuh kebencian Meyra mengendarai mobil tersebut, Dengan kecepatan yang begitu cepat sekali seolah bisa melampiaskan kemarahan nya.

" Benar-benar!, gue yang suka dan suka sama Muis kenapa wanita bodoh itu yang dapat? "

" Bajingan!! "

Dengan kencang Meyra memukul, bundaran setir tersebut. " Mati aja lo Bunga!! " Pekiknya tetiba sebuah truk menabraknya. Membuat Meyra memutar setir lalu

Srett!!

Brukk!

Naasnya, Mobil sedan tersebut tersangkut oleh Truk besar tersebut membuat mobil sedan itu terseret hingga jatuh di sebuah jurang. Meyra terhampas dari mobilnya pandangannya mengabur lalu tertutup matanya,

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!