NovelToon NovelToon
Duri Dalam Pernikahan

Duri Dalam Pernikahan

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Penyesalan Suami / Diam-Diam Cinta
Popularitas:12.2k
Nilai: 5
Nama Author: Miss Ra

Apa yang paling menyakitkan dari pengkhianatan?

Bukan saat musuh menusukmu dari belakang, tapi saat orang yang kau anggap saudara justru merebut duniamu.

​Kinanti harus menelan kenyataan pahit bahwa suaminya, Arkan, telah menikahi sahabatnya sendiri yang bernama Alana, di belakang punggungnya. Kini, dengan kehadiran anak di rahim Alana, Kinanti dipaksa untuk berbagi segalanya.

​Tapi, Kinanti bukan wanita yang akan diam saja. Jika mereka ingin berbagi, Kinanti akan memastikan mereka menyesali keputusan itu.

Kita simak kisah selanjutnya di Cerita Novel => Duri Dalam Pernikahan.
By - Miss Ra.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Miss Ra, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part 29

Udara pagi di desa tempat Ibu Sarah tinggal biasanya terasa sejuk dan menenangkan, namun bagi Kinanti, setiap tarikan napasnya terasa seperti menghirup serpihan kaca.

Harusnya hari ini ia berkemas, membawa bundanya kembali ke Jakarta, dan merebut kembali takhta yang sedang dimainkan Arkan dengan konyolnya.

Namun, sebuah telepon dari orang kepercayaannya di Jakarta mengubah segalanya.

Kinanti berdiri mematung di teras samping, ponselnya masih menempel di telinga. Tangannya gemetar hebat, bukan karena takut, melainkan karena rasa sakit yang kini telah mencapai puncaknya, titik di mana air mata pun terasa terlalu murah untuk mewakili lukanya.

"Ulangi sekali lagi," desis Kinanti, suaranya sedingin es yang membeku di puncak gunung.

"Pak Arkan sudah mengutus asistennya ke Jawa Tengah, Bu. Mereka membawa uang tunai dan kartu ATM atas nama pribadi beliau. Bukan itu saja... Pak Arkan sudah melunasi sebuah rumah tinggal yang sangat layak di desa tempat Alana tingga. Beliau menjanjikan tunjangan bulanan yang fantastis, dan..." Suara di seberang sana tertahan, seolah ragu untuk melanjutkan.

"Katakan!" bentak Kinanti.

"Pak Arkan berjanji pada Alana, bahwa dalam waktu dekat, beliau akan membawa Den Arjuna ke sana. Beliau ingin Alana bertemu dengan putranya, melepaskan rindu sebagai ibu dan anak."

Prak!

Ponsel di tangan Kinanti jatuh ke lantai kayu, casing-nya retak, sama seperti hatinya yang kini hancur tanpa sisa. Kinanti jatuh terduduk di kursi bambu tua milik ibunya. Dunianya serasa berputar.

Selama ini, ia bertahan. Ia menelan hinaan, ia bekerja seperti budak demi nama besar Wiratama, ia menjaga martabat Arkan saat pria itu tersungkur.

Bahkan saat Arkan berselingkuh, Kinanti masih mencoba waras demi mempertahankan keutuhan status. Namun pagi ini, kenyataan itu menghantamnya tanpa ampun - Arkan tidak pernah mencarinya.

Sudah dua hari ia pergi ke rumah ibunya, namun tak satu pun pesan atau telepon masuk dari suaminya. Arkan tidak peduli istrinya sedang hancur di mana.

Arkan justru sibuk membangun istana baru untuk wanita simpanannya. Arkan sibuk merencanakan pertemuan haram antara anaknya dan wanita yang telah mengkhianati kepercayaan Kinanti.

"Arjuna itu anakku..." gumam Kinanti dengan suara yang hilang timbul. "Aku yang mengurusnya saat kamu sibuk, Arkan! Bagaimana bisa kamu berencana membawanya pada wanita itu?!"

Ibu Sarah keluar dari dalam rumah, melihat putrinya lemas tak berdaya. Ia segera memeluk Kinanti, mendekap kepala putrinya ke dadanya. "Kinanti... ada apa, Nak? Kenapa wajahmu sepucat ini?"

"Dia tidak mencariku, Bun," isak Kinanti, air matanya kini tumpah membasahi baju ibunya. "Aku pergi tanpa kabar, dan dia tidak peduli. Dia malah mengirim uang ke desa untuk Alana. Dia membelikan wanita itu rumah. Dia bahkan mau membawa Arjuna ke sana."

Ibu Sarah terdiam. Hatinya ikut perih. Sebagai seorang ibu, ia tahu rasa sakit dikhianati adalah luka yang tak pernah benar-benar kering.

"Bunda tahu kenapa aku tidak mau menceraikannya sekarang?" Kinanti mendongak, matanya yang sembab kini memancarkan kilatan kegelapan yang mengerikan. "Kalau aku cerai, Alana menang. Mereka akan menikah secara sah. Mereka akan hidup bahagia di atas penderitaanku menggunakan harta Arkan yang selama ini aku kumpulkan."

Kinanti mencengkeram lengan baju ibunya dengan kuat. "Aku tidak akan membiarkan itu terjadi. Alana tidak boleh bahagia. Jika aku harus masuk ke neraka rumahtangga ini selamanya, maka Arkan dan Alana harus ikut terbakar bersamaku. Aku tidak akan melepaskan status ini, bukan karena aku cinta, tapi karena aku ingin memastikan mereka tidak akan pernah bisa bersatu di bawah terik matahari."

~~

Sementara itu, di sebuah desa terpencil di Jawa Tengah, sebuah mobil hitam mewah berhenti di depan sebuah rumah sederhana yang kini sudah beralih kepemilikan. Seorang pria berpakaian rapi turun membawa tas berisi dokumen dan uang.

Alana keluar dengan wajah kuyu, mengenakan daster lusuh yang sudah memudar warnanya. Ia tampak terkejut melihat kehadiran orang suruhan Arkan.

"Ini dari Pak Arkan, Bu Alana," ucap pria itu sambil menyerahkan tas dan kunci rumah baru yang letaknya hanya beberapa ratus meter dari sana, rumah paling mewah di desa itu. "Pak Arkan berpesan, Ibu jangan khawatir lagi. Semua kebutuhan Ibu akan dipenuhi. Beliau juga bilang... suatu saat nanti, beliau akan membawa Den Arjuna ke sini."

Tangis Alana pecah. Ia memeluk tas itu seolah memeluk Arkan. "Mas Arkan... dia tidak melupakanku. Dia benar-benar mencintaiku."

Alana tidak tahu, bahwa setiap rupiah yang ia terima adalah tetesan darah dari hati Kinanti.

Ia tidak tahu bahwa rumah mewah yang akan ia tempati adalah monumen kehancuran martabat seorang istri sah. Alana merasa menjadi pemenang, merasa bahwa cinta sejatinya pada Arkan akhirnya membuahkan hasil.

~~

Kembali ke Jakarta, di kantor Wiratama Group, Arkan sedang menikmati makan siangnya di meja kerja. Ia merasa hidupnya sempurna. Kinanti yang menghilang memberinya kebebasan untuk melakukan apa saja.

Ia merasa sudah mengambil alih kendali penuh.

"Biarkan dia merajuk di rumah ibunya," pikir Arkan sambil menyesap kopinya. "Paling lama seminggu dia akan kembali dan memohon ampun padaku karena tidak punya uang. Setelah itu, aku akan memaksa dia menerima Alana sebagai bagian dari hidup kami. Kalau dia menolak, tinggal aku ceraikan saja."

Kesombongan Arkan telah membutakannya. Ia lupa bahwa sistem yang ia retas kemarin hanyalah kulit luar. Ia lupa bahwa relasi bisnis Wiratama selama ini dibangun atas rasa hormat orang pada integritas Kinanti, bukan pada arogansi Arkan yang mabuk harta.

Sore harinya di desa, Kinanti berdiri di tepi sungai kecil belakang rumah ibunya. Ia tidak jadi pulang ke Jakarta hari ini. Ia butuh waktu satu malam lagi untuk mengubah rasa sakitnya menjadi senjata.

Ia mengambil ponsel cadangannya yang masih aktif, lalu menghubungi Andi, orang kepercayaannya.

"Andi, jangan aktifkan protokol pembekuan besok pagi," ucap Kinanti datar.

Andi di seberang sana terkejut. "Lho, kenapa Nyonya? Bukannya kita mau langsung mengejutkan Pak Arkan?"

"Tidak. Itu terlalu cepat," Kinanti menatap aliran air sungai yang keruh. "Biarkan dia mengirim uang lebih banyak lagi ke Alana. Biarkan dia membelikan wanita itu rumah, perhiasan, atau apa pun. Aku ingin Arkan menguras aset tunainya hingga batas tipis."

Kinanti menjeda kalimatnya, sebuah senyum pahit muncul di wajahnya. "Aku ingin dia merasa sangat aman. Aku ingin Alana merasa sangat dicintai. Dan tepat saat mereka berada di puncak kebahagiaan, saat Arkan merasa dia sudah tidak butuh aku lagi... saat itulah aku akan muncul dan mengambil kembali semuanya hingga mereka tidak punya helai benang pun untuk menutupi kemaluan mereka."

"Lalu bagaimana dengan Den Arjuna, Nyonya?"

"Arjuna adalah anakku," suara Kinanti bergetar sesaat, namun segera mengeras kembali. "Arkan tidak akan pernah bisa membawa Arjuna keluar dari Jakarta tanpa persetujuanku. Aku sudah mengatur orang untuk menjaga rumah 24 jam. Jika Arkan berani melangkah satu senti pun membawa Arjuna menuju Alana... maka hari itu juga adalah hari terakhir Arkan melihat matahari sebagai orang bebas."

Kinanti menutup telepon. Ia berbalik dan melihat Ibu Sarah yang menatapnya dengan sedih dari kejauhan.

"Maafkan Kinanti, Bun," batinnya. "Anakmu tidak bisa menjadi wanita lembut yang Bunda harapkan. Dunia dan Arkan telah memaksa Kinanti memakai mahkota duri ini. Dan siapa pun yang mencoba menyentuh mahkota ini, mereka akan terluka."

Malam itu, Kinanti tidak tidur. Ia duduk di meja kayu kecil, menuliskan setiap aset, setiap celah hukum, dan setiap langkah yang akan ia ambil. Ia tidak lagi meratapi nasibnya sebagai istri yang diselingkuhi. Ia kini sedang menyusun strategi sebagai seorang algojo.

Arkan di Jakarta sedang berpesta, Alana di desa sedang bermimpi indah di rumah barunya, sementara Kinanti di kegelapan sedang mengasah pisau keadilannya.

Rumahtangga yang tidak sehat itu memang tidak akan berakhir dengan perceraian dalam waktu dekat, karena Kinanti punya hukuman yang lebih kejam daripada sekadar kata cerai. Ia akan membiarkan mereka hidup dalam ilusi kebahagiaan, sebelum ia meruntuhkan langit di atas kepala mereka.

...----------------...

To Be Continue ....

1
🥰Ary Ambar Kurniasari Surya🥰
top
🥰Ary Ambar Kurniasari Surya🥰
sip buagus bgt ini novel ter the best in, bkn krn aq adl korban pelakor tp mm in cerita bagus 👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍⭐️⭐️⭐️⭐️⭐️⭐️⭐️⭐️⭐️⭐️⭐️⭐️⭐️⭐️⭐️⭐️⭐️⭐️⭐️⭐️⭐️⭐️⭐️⭐️⭐️⭐️⭐️⭐️⭐️⭐️⭐️⭐️⭐️⭐️⭐️⭐️⭐️⭐️⭐️⭐️⭐️⭐️⭐️⭐️
🥰Ary Ambar Kurniasari Surya🥰
ayo kinan cepat bergerak, hancurkan sehancurnya seperti mafia yg menguliti musuhnya, persatukan alana dan arkan dlm penderitaan supaya mrk sadar balasan unt penjahat adl kesengsaraan
Siti Zaid
Terbaik author...semoga kinanti terus kuat dan sabar utk membalas semua pengkhianatan Arkan dan Alana😠
Arieee
mantap kinanti👍👍👍👍👍👍💪💪💪💪💪💪💪
Siti Zaid
Author lanjut...
Siti Zaid
Terima kasih sudah update 2 episode selalu...👍👍👍
🥰Ary Ambar Kurniasari Surya🥰
ayo kin terus maju jg gentar kamu istri sah hrs kuat, ayo bunuh jiwa arkan bnr2 lumpuhkan, pelakor dan penghianat hrs musnah dimuka bumi in hahahaha
stela aza
goodjob Kinanti bikin Arkan jadi gembel di jalanan dan blacklist karirnya biar kapok ,,, lanjut thor ❤️❤️
🥰Ary Ambar Kurniasari Surya🥰: betul2 itu biar jd gembel sm alana sm anaknya buang skalian arkan sm anaknya kin, jangan kasih ampun seorang penghianat, trs kel hadiningrat lumpuhkan dan miskinkan jg kin jg ksh ampun
total 1 replies
🥰Ary Ambar Kurniasari Surya🥰
bagus istri sah, hebat kinanti, biarkan arkan diatas angin dl lalu jatuhkan smp udara pun minta padamu kinan, hidup istri sah, mau bawa alana kembali huek jg coba2
Siti Zaid
Apakah Arkan tidak pernah merasa bersalah kerana sudah menghianati kinanti dan dia juga yg sudah menbentuk sifat dan sikap kinanti seperti yg sekarang...
🥰Ary Ambar Kurniasari Surya🥰
kalau cerita kinan kalah brarti para istri sah mm nasibnya tertindas dan plakor pemenang, ayo thor bikin arkan mrs menang tp sebenarnya mlh hancur, dan bikin kinan menang, aq suka kl istri sah memegang kendali, bkn arkan bertekuk lutut dibawah kinan dan menyesal yg sgt dalam, masak pelaku dan pelakor menang, aq udh suka bgt sm crita in, bikin kinan merajai sgalanya
Siti Zaid: Kakak setuju dengan pendapat anda...
total 1 replies
Himna Mohamad
gagalkan ya thoor rencana arkan
Atjeh ponsel
ceritanya sangat menarik
Siti Zaid
Arkan seolah2 menyalahkan kinanti sepenuhnya..padahal dirinya yg selingkuh duluan..pun begitu juga Alana yg sudah sangat jahat pada kinanti😠
Himna Mohamad
hrs gagal thoor rencana arkan
Lee Mba Young
Waduh istri sah kalah dong nanti yg menang pelakor. jng sampai kl Arkan Dan Alana menang Aku akn berhenti Baca.
jng sampai pezina Dan pelakor menang. mereka hrs ttp di injak kinanti.

berarti yudha mendukung per selingkuh an dong, wah semoga ikut dpt karma km yudha.
Siti Zaid
Kinanti yg lemah lembut dan berhati malaikat telah mati disaat kamu selingkuh dan menikahi sahabat nya..Arkan!! kamu sendiri yg menjadikan Kinanti..wanita yg tidak memiliki perasaan..semuanya salah kamu dan Alana..😡
Herdian Arya
pembalasan yang sangat setimpal, tapi Kinanti juga mati hati nuraninya, dan yang paling kasian adalah bayi itu yangharus menanggung kesalahan orang tuanya.
Lee Mba Young
lagian Arjuna juga anak haram, hasil selingkuh kan. nnti kl dewasa pasti malu tu punya ibu kandung pelakor Dan bpk tukang selingkuh. masih bagus di urus kinanti 👍.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!