NovelToon NovelToon
Garis Takdir Baru

Garis Takdir Baru

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi / Mengubah Takdir / Crazy Rich/Konglomerat
Popularitas:6.1k
Nilai: 5
Nama Author: USR

Update:
Senin-Jum'at - 2 Bab
Sabtu-Minggu - 3 Bab

Nata Prawira mati dalam kehancuran mental dan kemiskinan, meninggalkan kedua adiknya dalam penderitaan. Namun, takdir membawanya kembali ke tahun 2014, tepat di masa SMA-nya.
​Berbekal memori masa depan dan kepribadiannya yang dingin serta kalkulatif, Nata bertekad menulis ulang nasib. Dari gang sempit yang kumuh, ia mulai merancang strategi investasi di dunia BitCore dan industri teknologi yang baru tumbuh. Bukan sekadar mencari kekayaan, Nata adalah seorang arsitek yang sedang membangun kekaisaran bisnis untuk melindungi Kirana yang lembut dan Arya yang penuh semangat. Di dunia yang kejam, ia akan membuktikan bahwa kecerdasan strategis adalah senjata paling mematikan untuk menjungkirbalikkan kasta sosial.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon USR, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 32: PENYEMAI BENIH PERLAWANAN

Cahaya fajar menyusup melalui celah ventilasi di lantai atas Prawira Fortress, namun di dalam pusat komando, waktu seolah tidak ada. Keberhasilan Protokol Global Mesh telah mengubah peta kekuatan dunia dalam semalam. Nata Prawira kini bukan sekadar individu; ia adalah penyedia layanan tunggal yang menjaga denyut nadi komunikasi dunia di saat kabel-kabel raksasa milik The Council masih membisu.

​"Bos, laporan dari lapangan mulai masuk," Elena menyerahkan tablet dengan raut wajah serius. "Sesuai dugaan, Madame Vivienne beralih ke sabotase fisik. Di Manila, terminal Icarus kita dibakar oleh massa bayaran. Di Mumbai, menara pemancar kita dituduh menyebarkan radiasi berbahaya oleh politisi lokal yang berada di bawah pengaruh The Council. Mereka mencoba memutus akar kita di darat karena mereka tidak bisa menjatuhkan kita di langit."

​Nata menatap data tersebut dengan dingin. "Mereka mencoba menggunakan strategi grassroot untuk melawan kita. Mereka tahu bahwa Icarus hanya sekuat orang-orang yang menjaganya."

​Nata berdiri dan berjalan menuju jendela besar yang menampilkan aktivitas di dalam bunker. Di sana, Yuda sedang melatih tim keamanan baru. Namun, perhatian Nata tertuju pada sekelompok pemuda jenius yang baru saja ia rekrut dari berbagai penjuru Indonesia—para peretas muda yang dulunya adalah "buronan" siber karena idealisme mereka.

​"Elena, Icarus tidak bisa dijaga hanya oleh kita berdua atau oleh satelit di orbit," ucap Nata pelan. "Kita butuh pasukan. Bukan pasukan dengan senjata, tapi pasukan dengan otak yang mampu berpikir mendahului algoritma musuh."

​Hari itu, Nata meresmikan "The Arks" (Bahtera)—sebuah akademi rahasia di dalam bentengnya untuk mencetak generasi baru peretas etis dan arsitek sistem. Ini adalah langkah pertama Nata menuju visi jangka panjang: Generasi Baru.

​Nata berdiri di depan dua puluh pemuda terpilih. Di antara mereka ada Rian, seorang pemuda dari pelosok Sulawesi yang pernah menembus server kementerian pertahanan hanya untuk membuktikan celah keamanan, dan Sari, gadis jenius matematika yang mampu memecahkan enkripsi RSA dalam hitungan menit.

​"Kalian di sini bukan untuk belajar cara mencuri," suara Nata menggema di ruangan itu. "Kalian di sini untuk belajar cara membangun dunia di mana pencurian tidak lagi mungkin dilakukan. Kalian adalah penjaga gerbang Icarus. Di luar sana, dunia sedang mencoba memadamkan cahaya kita. Tugas kalian adalah memastikan sinyal itu tetap menyala, meski seluruh dunia ingin mematikannya."

​Nata memberikan setiap dari mereka sebuah kunci enkripsi unik. "Mulai hari ini, kalian tidak lagi memiliki nama. Kalian adalah angka di dalam kode. Dan kode ini adalah kedaulatan rakyat."

​Namun, ancaman tidak hanya datang dari luar. Di dalam bunker, Kirana mulai merasakan beban dari kehidupan di bawah tanah. Saat Nata selesai memberikan instruksi kepada para kadetnya, ia menemukan Kirana sedang duduk sendirian di perpustakaan bunker, menatap foto keluarga mereka yang sudah kusam.

​"Kak..." Kirana menoleh saat Nata mendekat. "Sampai kapan kita harus bersembunyi? Arya sering bertanya kenapa dia tidak bisa bermain bola di taman lagi."

​Hati Nata berdenyut nyeri. Setiap kemenangan global yang ia raih terasa seperti satu inci lagi ia kehilangan kehidupan normal adiknya. "Kirana, Kakak sedang berusaha. Hanya sedikit lagi. Saat Icarus sudah benar-benar stabil, Kakak akan membangun sebuah kota. Bukan bunker seperti ini, tapi kota yang benar-benar aman untuk kita semua."

​"Kota di mana kita tidak perlu takut pada Madame Vivienne?" tanya Kirana skeptis.

​"Kota di mana Madame Vivienne tidak akan pernah punya akses masuk," janji Nata.

​Sore harinya, Elena memberikan laporan mendesak. "Bos, ada serangan balik yang unik. Madame Vivienne tidak lagi menyerang sistem kita. Dia meluncurkan 'Mata Uang Bayangan'. The Council merilis koin digital mereka sendiri yang dipaksakan kepada seluruh karyawan di perusahaan multinasional mereka sebagai alat bayar tunggal. Mereka mencoba melakukan isolasi ekonomi terhadap siapa pun yang menggunakan Dinar Digital."

​Nata tersenyum, kali ini dengan nada meremehkan. "Itu adalah langkah putus asa. Mereka mencoba memaksa orang, sementara kita menawarkan kebebasan. Elena, saatnya kita menggunakan kartu as dari Kazakhstan."

​"Maksudmu... peluncuran Icarus-2?"

​"Bukan hanya Icarus-2. Kita akan meluncurkan 'Orion Link'. Sistem satelit yang bukan hanya memberikan internet, tapi juga energi surya nirkabel yang dipancarkan langsung ke terminal kita. Jika mereka memutus akses energi nasabah kita, kita akan berikan mereka energi dari langit."

​Teknologi ini adalah lompatan kuantum yang Nata simpan dari ingatannya tentang masa depan. Dengan energi surya nirkabel, ketergantungan pada jaringan listrik nasional—yang sering kali dikendalikan oleh elit—akan berakhir.

​"Jika mereka ingin bermain bumi hangus, kita akan berikan mereka fajar yang baru," ucap Nata penuh tekad.

​Malam itu, di tengah kesunyian bunker, Nata duduk bersama Elena di ruang kontrol. Mereka berdua menatap jutaan titik cahaya hijau di peta dunia—pengguna Icarus yang terus bertambah meskipun ada sabotase.

​"Nata," Elena memecah keheningan. "Apa kamu pernah berpikir untuk berhenti? Kamu sudah punya segalanya. Kekayaan, kekuasaan, bahkan teknologi yang melampaui zaman."

​Nata menatap tangannya sendiri, yang gemetar sedikit karena kelelahan. "Aku tidak bisa berhenti, Elena. Bukan karena aku haus kekuasaan. Tapi karena jika aku berhenti sekarang, takdir akan menarikku kembali ke titik di mana aku kehilangan segalanya. Aku membangun semua ini agar aku tidak pernah lagi menjadi bocah yang tidak berdaya melihat keluarganya hancur."

​Elena meraih tangan Nata, memberikan kekuatan melalui sentuhannya. "Kamu bukan lagi bocah itu. Dan kamu tidak sendirian lagi."

​Di monitor, sebuah peringatan baru muncul. Bukan serangan siber, tapi sebuah pesan dari Madame Vivienne yang dikirim melalui jalur diplomatik resmi.

​"Tuan Prawira, Anda ingin membangun generasi baru? Mari kita lihat seberapa kuat benih Anda saat kami membakar tanah tempat mereka tumbuh. Sampai jumpa di Konferensi G20 di Bali. Mari kita bicarakan kedaulatan... atau kehancuran."

​Nata menatap pesan itu. Bali. Kandang sendiri, namun sekaligus medan perang paling berbahaya karena semua pemimpin dunia akan ada di sana.

​"Yuda! Elena!" panggil Nata. "Siapkan tim 'The Arks'. Kita akan berangkat ke Bali. Jika mereka ingin berbicara di depan dunia, kita akan pastikan suara rakyatlah yang terdengar paling keras."

​Babak baru telah dimulai. Bukan lagi perang di balik layar, tapi konfrontasi terbuka di panggung diplomasi tertinggi dunia. Nata Prawira siap membawa generasi barunya untuk menghadapi para penguasa lama.

Bersambung.....

Kalau kamu suka cerita ini, jangan lupa like ❤️ ya!

Tinggalin komentar juga, aku pengen tahu pendapat kamu!

Dan vote-nya bantu banget supaya cerita ini terus lanjut 🔥

1
DemSat
💪💪
Aisyah Suyuti
menarik
DemSat
Nice story
YoMi
Lanjutkan Thor, aku suka
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!