NovelToon NovelToon
Swapped Souls (Jiwa Yang Tertukar)

Swapped Souls (Jiwa Yang Tertukar)

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Teen School/College / Bullying dan Balas Dendam
Popularitas:1.4k
Nilai: 5
Nama Author: Yourbee Lebah

Menceritakan Kayla Eleody Seorang gadis kaya raya dengan kehidupan glamour sempurna, gadis pemberani ini tiba tiba saja bertukar jiwa dengan Zara seorang gadis miskin yang menjadi korban bully di sekolah, mampukan Kayla hidup dalam raga Zara dengan segala kesulitannya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yourbee Lebah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 32 : Kebenaran

"Kita mau kemana?" Tanya Kayla saat Zara menarik nya keluar dari sekolahan.

"Ide lo bodoh! kita dateng aja ke konter buat buka HP mimi, ngapain nyari Aldi, lo bawa duit kan?"

"Iya ada, papa mu kasih" Balas nya.

"Nice! ayo!" Keduanya berlari menyebrang jalan untuk mencari konter HP yang di maksud.

"Aku gak nyangka kamu sepeduli ini sama mimi kay, makasih ya?"

"Gue gak peduli sama siapapun, gue gak mau sekolah bokap gue tercemar gara gara anak modelan Michele sama temen temen nya itu"

"Iya itu aku juga setuju, sayang banget kalo sekolah sebaik itu harus ada korban bully nya"

"Makanya!"

Zara dan kayla sampai pada toko kecil yang terletak tak jauh dari sekolah nya.

"Bang! benerin lockscreen HP nya, kita mau buka gak bisa" Ucap Zara tanpa basa basi.

"Lupa kata sandi?" Tanya lelaki itu.

"Iya" Balas Zara.

"300 ribu"

"iya kita bayar tenang aja, bayar zar!" Katanya pada Kayla.

Kayla menggeledah isi tasnya dan menemukan dompet lalu membayar uang yang di sebutkan.

"Berapa lama?"

"Bentar tunggu aja gue benerin" Kata lelaki itu.

"Oke!"

"Aku kagum banget sama kamu, kamu bahkan gak mikirin siapa yang kamu tolong sekarang, asal kamu tau kay, mungkin apa yang kamu lakuin hari ini bakalan aku inget selamanya, kamu yang bantuin aku selesain masalah yang bahkan aku sendiri gak tau gimana caranya, makasih banyak"

"Stop deh, jangan bikin gue ngerasa baik" Balas Zara pelan.

"Buktinya kamu nolongin aku sejak kita pertama ketemu, kamu bahkan ikut lompat ke sungai sampai keadaan kita kaya gini, itu sudah cukup buktiin kamu itu baik kay, bisa aja dulu kamu langsung pergi ninggalin aku gitu aja?"

"Gue emang gak suka jadi miskin, gue juga gak bergaul sama golongan orang orang kaya lo, tapi gue bukan orang jahat"

Kayla tersenyum lembut mendengar ucapan Zara.

"Iya aku tau"

"Nah ini neng!" Pemuda itu mengulurkan ponsel.

"Udah bisa?"

"Udah cek aja"

Zara dengan cepat melihatnya, ponsel mimi berhasil terbuka.

"Berhasil!" Katanya.

"Makasih ya bang" Ucap Kayla.

"Ayo!" Zara menarik tangan Kayla pergi dari sana, gadis itu membawa Kayla pada sebuah halte yang sedang kosong.

"Coba liat" Gumam Zara mengecek ponsel mimi.

Zara fokus meneliti satu persatu hal yang bisa ia jadikan bukti untuk mengungkapkan kejahatan Michele, ia membuka pesan whatsapp yang tidak mencurigakan lalu beralih pada galeri ponselnya.

"Video apa itu?" Tanya Kayla.

Zara memutar video yang di maksud oleh Kayla barusan, sebuah rekaman amatir menunjukan hari dimana ia di jebak oleh Michele kala itu.

Hari itu....

Mimi mengendap endap menyaksikan kejadian di gudang belakang sekolah, ia merekam menggunakan ponselnya saat melihat angga dan Ryan mulai berjalan mendekati Zara.

"Jadi lo berdua mau jadi banci dan ngelawan cewek?!" Tanya Zara.

"Ini peringatan buat lo karena lo udah berani ngelawan kita!" Michele berteriak.

"Susah kalo emang udah karakter! sampai kapan kalian bakalan nindas kaum yang menurut kalian lemah ini hah?!"

"Gue suka ngeliat lo kesiksa, ayo ngga Ryan kalian bisa apa apain dia kalo kalian mau, perkosa aja sampek hamil"

"Brengsek!" Maki Zara.

Terlihat ruri dan juga windi tertawa puas mendengar ucapan Michele.

"Gimana kalo kita masuk gudang aja biar enak?" Tawar Ryan.

"Jauh jauh lo bangsat!" Maki Zara.

Ryan dan angga tampak memegangi lengan sisi kanan dan kiri Zara sementara Zara memberontak kuat.

"Lepasin gue bangsat!"

"Ayolah gausah sok jual mahal" Ryan tertawa renyah.

"Buka bajunya!" Angga bersuara.

Michele , ruri dan juga windi bertepuk tangan melihat adegan yang saat ini ia saksikan.

"Lepasin gue!"

Mimi menurunkan ponselnya, ia berbalik arah dan berlari ke sekolah.

"Zara maafin gue!"

Mimi berlari masuk melalui pintu belakang sekolah, dengan panik dan khawatir ia mencoba bersikap biasa dan berjalan menuju pintu gerbang sekolah sampai ia bertemu dengan Leon di sana.

"Mimi?!" Panggilnya.

Mimi terhenyak kaget saat seseorang memanggil namanya dengan kuat, ia terlihat ketakutan.

"Kenapa lo?" Tanya Leon.

"E-enggak apa apa kok" Jawabnya gugup.

"Lo liat zara?"

"Tolong zara!"

"Zara?" Tanya Leon sembari mengerutkan dahinya.

"Dia di jebak di gudang belakang sekolah sama Michele, aku takut dia kenapa napa" Katanya.

Tanpa berfikir panjang Leon langsung berlari ke arah belakang sekolah setelah mendengar pengakuan Mimi.

...****************...

"Gue inget!" Kata Zara.

"Jadi Mimi sempet ngerekam kejadian ini? kita berhasil kay, ini bisa jadi bukti!" Kata Kayla.

"Lo bener!"

"Ayo kita ke sekolah, kita laporin ini!"

"Ntar dulu!" Zara mencekal tangan Kayla.

"Kenapa? tunggu apa?"

"Gue ada ide!"

1
Yourlovelife
ayo baca
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!