NovelToon NovelToon
Nigista Dan Dunianya

Nigista Dan Dunianya

Status: sedang berlangsung
Genre:Ketos / Dosen / Lari Saat Hamil / Bad Boy / Diam-Diam Cinta / Cintapertama
Popularitas:2.3k
Nilai: 5
Nama Author: Kak Nya

Nigista, seorang gadis cantik yang terlahir dengan kelebihan yang tak biasa, harus berjuang untuk bertahan hidup di tengah caci maki orang-orang sekitarnya. Dia hanya ingin hidup normal, seperti manusia lainnya, tapi takdir sepertinya tak berpihak padanya.

Nigista Kanaya Putri, nama yang indah, tapi ironisnya, di rumahnya dia lebih sering dipanggil "Si pembawa Sial" oleh ibunya sendiri. Setiap musibah yang menimpa keluarga selalu saja dia yang disalahkan.

Tapi, Nigista memiliki kemampuan unik - dia bisa mendengar bisikan-bisikan dari orang-orang yang butuh pertolongan, sebuah kelebihan yang membuatnya sering merasa terjebak. Di sekolah, dia menjadi target bully-an teman-temannya karena sering menjerit-jerit ketika bisikan itu datang, membuatnya dicap sebagai "gadis aneh"

Yok ikuti kisah Nigista

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kak Nya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Nigista Dan Dunianya

"Jadi kamu sama Dika itu udah kenal lama sayang?"

Gista mengangguk.

"Kalian pernah pacaran?" lagi-lagi Raden mengajukan pertanyaan pada Gista

Uhukkk... Uhukkk....

Mendengar pertanyaan Raden membuat Gista tersedak.

"Pelan-pelan sayang, gak ada yang mau minta juga."

"Kenapa kamu tanya gitu?"

"Gak boleh? Aku tadi liat tatapan Dika sama kamu itu beda banget sayang.."

"Mungkin perasaan kamu doang itu, kita temenan."

"Engg—"

"Permisi dek, ini pesanannya sudah jadi." ucap sang pelayan yang menghantarkan makanannya

"Eh iya kak, makasih!" ucap Gista sembari tersenyum

Raut wajah Raden seketika berubah saat melihat kekasihnya tersenyum pada pria lain. Ia kesal saat melihat Gista membagi senyum manisnya pada pria lain.

Saat ini mereka berada di caffe untuk merayakan kemenangan Raden.

"Ayo makan den, aku udah laper banget." ucap Gista, ia hendak memulai makan namun saat mendengar jawaban ketus dari Raden membuatnya seketika berhenti.

"Makan aja, gak selera lagi aku makan."

Kening Gista mengerut. "Kenapa?"

"Makan aja sama pelayan itu, kamu suka 'kan sama dia? Pake senyum-senyum segala." gerutuk Raden, wajahnya perengat perengut.

Mendengar celetuhan Raden membuat Gista tersenyum, kini ia tau apa yang membuat Raden gak mood.

"Oh jadi cerita ini pacarku cemburu?"

"He, enggak."

"Beneran enggak? Aku panggil lagi ya pelayannya, diliat liat ganteng juga."

"Jangan coba-coba, mau aku patahin kaki dia biar gak bisa kerja lagi?"

"Ais, ngeri banget kalo lagi marah."

"Aku gak suka kalo kamu senyum-senyum kayak gitu lagi sama cowok lain, senyum kamu cuma buat aku."

"Iya, iya enggak lagi." ucap Gista. "Cemburuan banget sih.."

"Ali aja gak suka bayangan fatimah di liat orang lain, apalagi senyuman." ucap Raden, wajahnya terlihat datar.

"Yaudah kamu mau apa biar aku turutin? Tapi jangan ngambek lagi."

Mata Raden berbinar. "Serius?"

"Suapin.."

"Hah?"

"Suapin aku Aaaa ..." Raden membuka mulutnya lebar menunggu suapan dari Gista

Gista mengedarkan pandangannya, caffe ramai membuatnya tak berani untuk mengabulkan permintaan Raden. "Den banyak orang, yang lain aja ya?"

Raden menggeleng cepat. "Enggak, aku maunya disuapin, kalo kamu gak mau aku ngambek lagi nih." Raden melipat kedua tangannya di depan dada, ia menatap ke sembarang arah.

"Eh, eh jangan. Yaudah aku suapi lagi nih.."

Gista menarik napas dalam-dalam sebelum mulai menyuapi Raden, rasa malunya ia tahan demi Raden memaafkannya. Suapan demi suapan Gista berikan pada kekasihnya.

"Sudah cukup sayang, giliran kamu juga yang aku suapi.."

Gista menggeleng. "Gausah den, aku bisa sendiri."

"Kalo kamu makan sendiri aku ngambek lagi." ancam Raden membuat mata Gista melebar

Gista berdecak kesal. "Ngancem terus kerjaannya."

"Sayang buka mulut kamu ..." tutur Raden

Dengan terpaksa Gista membuka mulutnya, sebenarnya ia takut jika ada teman sekolah mereka yang melihat. Tentunya hal itu akan menjadi masalah bagi Gista.

"Raden sudah ya? Aku bisa sendiri, nanti ada yang ngelihat kit—" belum sempat Gista menyelesaikan ucapannya, seseorang yang melihat mereka benar-benar ada.

"Gista!"

Tubuh Gista menegang, dengan gerakan slow motion ia memutar tubuhnya dan matanya melebar saat melihat.. "Dika.."

"Kalian ngapain disini?" tanya Dika yang kini sudah tiba di meja Gista dan Raden

"Mandi, lo gak lihat dimeja kita banyak makanan berarti kita makan lah masa iya mandi di caffe." Raden benar-benar terlihat tak suka pada Dika, Gista merasakan hawa-hawa berbeda dari dia.

"Santai dong bro."

"Cowok lo kenapa si sta, sensi banget kek cewek. Mau aja lo sama dia, mending sama gue."

Brak.

Raden mengebrak meja membuat seisi caffe menoleh ke arah mereka semua.

"Raden mau kemana?" pekik Gista saat melihat kepergian Raden

"Kejar sta, kayaknya cowok lo ngambek tuh."

"Lo sih dik, mancing-mancing 'kan jadi ngambek lagi."

Dika terkekeh, "Sorry sta, udah sana kejar pangeranmu nanti keburu bunuh diri."

"Heh!" Gista menginjak kaki Dika sebelum berlalu, sejak dulu Dika masih saja jahil padanya.

Raden berjalan cepat menujuh motornya, ia benar-benar merasa kesal. Saat ia hendak menancap gas tiba-tiba ia mendengar teriakan Gista.

"Raden tunggu!"

Gista berdiri di depan motor Raden, ia merentangkan tangannya.

"Minggir!"

"Enggak."

"Minggir Gista."

"Enggak mau Raden."

Raden turun dari atas motornya, ia berdiri tepat di hadapan Gista.

"Minggir."

Grep.

Gista memeluk Raden membuat sang empuh terkejut.

"Lepas."

"Enggak Raden, kamu kenapa sih? Kan tadi udah janji gak bakal ngambek lagi, aku udah turutin permintaan kamu loh masa kamu masih ngambek sama aku?"

"Aku mau pulang, lepas."

Gista menurut, ia melepaskan pelukan Raden."Aku ikut."

"Mau ikut kerumah aku?" ucap Raden asal, ia tak menyangkah jika Gista menyetujuinya membuat senyum di bibirnya terbit. "Ayo, naik."

Raden memang sering mengajak Gista kerumahnya namun selalu gadis itu tolak karena berbagai alasan dan kali ini ia sendiri menawarkan diri untuk ikut kerumah Raden.

__________________

Setelah cukup lama perjalanan akhirnya tiba juga, Raden mengusap pucuk kepala Gista yang bersandar di punggungnya.

"Sayang Sudah sampai.." tutur Raden

Gista yang tertidur seketika terbangun, matanya melebar saat mendengar ucapan Raden. "Sampai? kok kamu gak bangunin aku sih den. Kan aku bilang tadi mau beli cake dulu." gerutuk Gista

"Kamu tidurnya nyenyak banget jadi aku gak tega banguninnya, lagian susah sayang aku nyetir sambil megangin kamu takut jatuh. Mana sempet aku liat kanan kiri dimana toko kue-nya."

"Tau ah aku mau pulang aja!" Gista merasa kesal, ia tak enak jika datang dengan tangan kosong.

"Raden udah pulang? Itu siapa?" tanya mama Raden yang kebetulan baru saja pulang dari rumah sakit

"Iya ma, mama baru pulang juga?" tanya Raden sembari mencium punggung tangan mamanya

Wanita baya itu mengangguk. "Ini siapa, pacar kamu?'

Raden menganggukan kepalanya. "Iya ma, ini Gista pacar Raden yang sering Raden ceritain."

Gista mencium punggung tangan mamanya Raden yang terlihat sangat ramah. Gista menatap mama Raden yang tak asing di matanya, ia merasa pernah melihat wajah wanita itu tapi dimana?

"Tante, dokter yang waktu itu nolong aku 'kan?"

Erika tampak berpikir, "Oh iya, kamu Gista yang waktu itu pingsan di pinggir jalan?"

Gista mengangguk. "Ternyata tante mamanya Raden."

"Dan ternyata kamu pacarnya putra saya."

Keduanya tlah berada di ruang tamu, banyak hal yang mereka obrolkan. Sementara Raden pergi ke kamarnya untuk mengganti pakaiannya.

"Selama ini tante cariin kamu loh."

"Oh iya? Tante kenapa cariin Gista?"

"Tante cari kamu untuk kenalin sama anak tante, Raden. Eh ternyata kalian udah kenal." ucap erika membuat sang empu menyengir

"Ehmm, ngobrolin apa sih kayaknya seru banget?" Raden menghampiri kedua wanita yang tampak akrab ini

"Cowok gak boleh kepo." ucap Gista yang membuat Erika terkekeh

"Kok kamu gitu sih sayang.." rengek Raden

Mata Gista melebar, bisa-bisanya Raden memanggilnya 'sayang di depan mamanya.

"Kamu harus sabar ngadepin Raden, sta, dia suka ngambekan."

Gista terkekeh saat mendengar ucapan mamanya Raden, benar saja selama ia beracaran entah sudah berapa puluh kali laki-laki itu ngambek padanya. "Tante tenang aja, Gista udah kebal tan, tadi aja ngambek sampai 2 kali."

"Ngambek 2 kali?"

"Iya tadi katanya mau ngajakin Gista 'first date' eh tapi dianya ngambek gara-gara ada temen lama Gista.."

"Emang suka gitu Raden, mending kamu cari cowok baru aja sta, cowok yang suka cemburuan itu gak bagus." ucap Erika menggoda putranya

"Mama kok gitu sih, mau anaknya jomblo seumur hidup? Kalo Gista enggak sama Raden lagi, gak akan ada lagi perempuan-perempuan yang mau Raden pacari ataupun nikahi!"

1
Melisa
Pendek bet sih nanggung tau ga😭
Maaf gue ga bisa ngasih bintang ga ada koin 😭😭
Melisa
Double dong ih gue penasaran ma Gista yg kecelakaan itu, kasih ank nya nangisss
Asep Dahiman
bagus banget
Dania Kymberli: Di tunggu ya kelanjutannya
total 1 replies
Asep Dahiman
lanjut kak cerita nya bagus banget👍
Melisa
I LOVE YOU TU RADEN🤭🤭
Dania Kymberli: Hei jangan menggatal ke cowok orang🤣
total 1 replies
Melisa
Rebutan 🤣
Melisa: Kyk gw dulu pas masih SD kls 1 ntah 2 ya itu 🤭 disukai duo cwok inisial
Z&R, tpi skrng mereka dh ga ngejar gw LG 😭
total 2 replies
reva1616
lanjut kaa
falea sezi
males klo emak nya g di tangkep
falea sezi
adara. goblok. laporin emak lo yg penjahat itu Gista jg diem. aja oon
falea sezi
mending Gista pergi g sekolah cari krja aja
falea sezi
kayak nya Gista bukan anak nya mungkin anak angkat atau anak selingkuh an suami nya kali aja makanya emak Gista benci bgt
Dania Kymberli: Bisa jadi/Shhh/
total 1 replies
Melisa
Lanjuttt secepatnya 😭💪💪💪
Melisa
kapan nih di upload?
Melisa
Lanjut secepatnya 💪💪💪💪💪💪💪💪💪
Naomi Simanjuntak
next double upp dong kakk plliiuusss 🙏
Naomi Simanjuntak
semangat ya bikin povvnnyyaa kakkkk 🥰💪
Naomi Simanjuntak
jngn lama yh kakk uuupppnnnyyyyaaaa 🙏
Naomi Simanjuntak
kakk malam ni povnnyyaa bisa lanjut ga 😢
Naomi Simanjuntak
next kak bisa bikin cerita yang panjang gak soalnya seru banget sama penasaran jalan cerita selanjutnya gmna lagi🥹🙏
Naomi Simanjuntak
next double upp dong kakk plliiuusss 🙏
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!