NovelToon NovelToon
Turunnya Naga Suci: Bangkit Dalam Dendam

Turunnya Naga Suci: Bangkit Dalam Dendam

Status: sedang berlangsung
Genre:Perperangan / Action / Reinkarnasi / Balas Dendam
Popularitas:5.6k
Nilai: 5
Nama Author: waseng

Di Benua Langit Sembilan, Xiao Yuan adalah jenius tak tertandingi yang memegang Sumsum Naga Suci. Namun, di malam pernikahannya, ia dikhianati oleh tunangannya, Ling’er, yang meracuninya dan membedah tulang naganya untuk diberikan kepada kekasih gelapnya. Xiao Yuan dibuang ke Jurang Keputusasaan dalam kondisi cacat.
Namun, takdir tidak berhenti. Roh Naga Kuno yang tertidur di dasar jurang menyatu dengan jiwanya yang hancur. Dengan bantuan Yun’er, gadis misterius dari klan terbuang, Xiao Yuan merangkak naik dari neraka. Kali ini, ia tidak akan menjadi pelindung dunia, melainkan Dewa Naga yang akan menghancurkan siapa pun yang pernah menginjaknya. "Jika langit menghalangi jalanku, aku akan merobek langit!".

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon waseng, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 31: Jantung yang Berdenyut

Langkah kaki Xiao Yuan terhenti tepat di batas desa. Udara dingin pegunungan seolah membeku di sekitar wanita bercadar hitam yang berdiri tegak di tengah jalan setapak. Wanita itu tidak memancarkan niat membunuh, namun tekanan energinya membuat salju di bawah kakinya membentuk pola melingkar yang sempurna.

Di tangannya, sebuah kotak kayu hitam berukir naga meliuk-liuk tampak bergetar. Getaran itu tidak beraturan, namun bagi Xiao Yuan, suara itu terdengar seperti detak jantung yang memanggil jiwanya.

"Siapa kau? Dan apa maksud perkataanmu tentang ibuku?" suara Xiao Yuan rendah, namun mengandung getaran yang membuat pepohonan di sekitarnya merontokkan salju dari dahannya.

Wanita itu perlahan membuka cadarnya. Wajahnya tidak lagi muda, namun sisa-sisa kecantikan masa lalu masih terlihat di balik garis-garis keriput di sudut matanya. "Namaku adalah Mei Hua, mantan dayang kepercayaan Ye Ling. Selama satu tahun ini, aku menyembunyikan sisa esensi kehidupan ibumu di dalam kotak ini, menunggu saat di mana segel ingatanmu mulai retak."

Xiao Yuan mendekat, matanya yang berwarna emas-biru menatap kotak itu dengan rasa lapar yang tak bisa dijelaskan. "Kau bilang... itu jantung ibuku?"

"Ini adalah Inti Kehidupan Naga Langit," Mei Hua menyerahkan kotak itu dengan tangan gemetar. "Saat ibumu mengorbankan dirinya di Menara Keputusasaan, ia tidak benar-benar musnah. Ia menyegel sebagian besar jiwanya ke dalam inti ini untuk diberikan padamu. Ia tahu, suatu hari kau akan membutuhkan kekuatan ini untuk membangkitkan gadis yang terikat jiwa denganmu."

Xiao Yuan menerima kotak itu. Saat jemarinya menyentuh permukaan kayu, sebuah kilatan cahaya perak menyambar masuk ke dalam pikirannya. Ia melihat bayangan Ye Ling tersenyum di tengah kobaran api hitam, sebuah senyuman yang menyayat hati namun penuh ketulusan.

"Yuan-er... hiduplah... untuk cinta, bukan hanya untuk dendam..." suara ibunya bergema pelan di lubuk jiwanya.

Namun, rasa haru itu segera berganti dengan kepedihan. Melalui ikatan jiwa yang tertanam di pedang hitamnya, Xiao Yuan merasakan Yun'er merintih. Gadis itu membutuhkan energi yang sangat besar untuk bisa kembali ke raga manusianya.

"Kau punya pilihan, Tuan Muda," Mei Hua berkata dengan nada pahit. "Gunakan inti ini untuk memulihkan seluruh kultivasimu ke tingkat Dewa Sejati dan menyelamatkan ibumu dari keabadian dalam bentuk roh, atau berikan inti ini kepada pedangmu untuk membangkitkan Yun'er. Namun ingat, jika kau memilih Yun'er, esensi ibumu akan hilang selamanya dari dunia ini."

Xiao Yuan terdiam. Tangannya mencengkeram kotak kayu itu hingga kukunya memutih. Ini adalah pilihan yang kejam. Memilih ibunya yang telah menderita demi dia, atau memilih Yun'er yang telah menyerahkan jiwanya demi dia.

Kakek Gu, yang baru saja pulih dari luka-lukanya, tertatih mendekati Xiao Yuan. "Yuan... jangan terburu-buru. Aliansi Dewa Baru sedang menuju ke sini. Mereka tidak akan membiarkanmu membuat keputusan dengan tenang."

Benar saja, dari kejauhan, suara terompet perang kembali menggema. Kali ini bukan hanya pasukan Sura, melainkan sebuah kereta perang emas yang terbang di atas awan, ditarik oleh naga-naga sayap perak yang gagah. Itu adalah armada tempur dari Klan Matahari Hitam, salah satu faksi terkuat di Alam Atas yang beraliansi dengan Ling'er yang baru bangkit.

"Mereka mencium bau Inti Naga," desis Xiao Yuan.

Ia menatap pedang hitamnya, lalu menatap kotak di tangannya. Matanya berkilat dengan keputusan yang dingin. "Mei Hua, terima kasih telah menjaga ini. Tapi ibuku pernah bilang... dia ingin aku menjadi naga yang bebas. Dan seekor naga tidak akan membiarkan wanitanya menderita demi keselamatannya sendiri."

Xiao Yuan menghujamkan pedang hitamnya ke tanah. Dengan gerakan yang pasti, ia menghancurkan kotak kayu itu. Inti Naga yang bersinar perak murni melayang keluar, memancarkan aroma bunga teratai yang sangat harum.

"Yuan! Apa yang kau lakukan?!" Kakek Gu berteriak tak percaya.

Xiao Yuan tidak menjawab. Ia mengarahkan Inti Naga itu menuju hulu pedang hitamnya. "Yun'er... kembalilah padaku. Biarkan darah ibuku menjadi jembatan bagi kehidupanmu."

Cahaya perak itu tersedot masuk ke dalam bilah pedang. Seketika, pedang hitam itu meledak dengan aura biru es yang sangat menyilaukan. Lapisan es di sekeliling desa mulai mencair, berganti dengan cahaya suci yang hangat. Dari dalam pedang, sesosok bayangan perlahan terbentuk, menjadi lebih padat, hingga akhirnya Yun'er berdiri di sana.

Rambut birunya kini lebih panjang, berkilauan seperti berlian di bawah sinar matahari musim dingin. Namun, saat Yun'er membuka matanya, ia langsung memeluk Xiao Yuan sambil menangis.

"Yuan... kenapa? Kenapa kau memberikanku esensi ibumu?" isak Yun'er. "Aku bisa merasakan pengorbanannya di dalam tubuhku... ini terlalu berat untukku, Yuan."

Xiao Yuan mendekap Yun'er erat, mengabaikan armada perang yang kian mendekat di langit. "Karena tanpa kau, duniaku tidak punya warna, Yun'er. Ibumu ingin aku bahagia, dan kebahagiaanku adalah melihatmu bernapas di sampingku."

Xiao Yuan melepaskan pelukannya, lalu menatap ke langit. Penyatuan esensi naga langit ibunya dengan jiwa phoenix Yun'er melalui dirinya ternyata memicu sesuatu yang tak terduga. Kultivasi Xiao Yuan yang tadi tersegel kini meledak melewati batas-batas yang ada.

Ranah Jiwa Baru...

Ranah Transformasi Dewa...

Ranah Raja Naga Semu!

Sisik emas-hitam muncul kembali di punggung tangannya, namun kali ini ada pola perak yang rumit di tengahnya. Ia bukan lagi naga yang penuh dendam buta, melainkan naga yang membawa warisan suci.

"Pangeran Mahkota baru, Xiao Tian, mungkin sudah mati," Xiao Yuan menarik pedangnya yang kini berubah warna menjadi biru perak dengan ukiran naga-phoenix. "Tapi Aliansi Dewa masih berdiri. Dan mereka berani datang ke tempat ini untuk mengusik ketenanganku."

Armada perang di langit berhenti tepat di atas mereka. Seorang komandan dengan zirah emas lengkap melompat turun, mendarat di hadapan Xiao Yuan.

"Xiao Yuan! Kau telah mencuri pusaka milik klan naga kerajaan! Serahkan gadis itu dan inti naga tersebut, atau desa ini akan menjadi abu!" teriak komandan itu.

Xiao Yuan melangkah maju satu kali. Tanah di bawah kaki komandan itu seketika membeku, lalu meledak menjadi debu. "Desa ini adalah tempat peristirahatanku. Dan kau baru saja menginjakkan kakimu di kuburanmu sendiri."

Tanpa menggunakan teknik pedang yang rumit, Xiao Yuan hanya mengayunkan tangannya. Sebuah gelombang energi berwarna biru-perak menyapu lapangan desa. Para prajurit yang masih berada di atas kereta perang langsung membeku di udara, sebelum akhirnya jatuh berkeping-keping layaknya kaca yang dihantam palu.

Komandan itu terbelalak. "K-kekuatan ini... ini bukan energi dunia rendah! Kau... kau sudah mencapai tahap Raja?!"

"Aku adalah akhir dari keangkuhan kalian," jawab Xiao Yuan.

Ia bergerak secepat pikiran. Sebelum komandan itu sempat menghunus senjatanya, pedang Xiao Yuan sudah bersandar di lehernya. "Katakan pada Ling'er... aku tahu dia sudah bangun dari kuburnya. Katakan padanya untuk menyiapkan peti mati yang lebih baik, karena kali ini, aku tidak akan menyegel jiwanya. Aku akan menghapusnya dari reinkarnasi."

Dengan satu sentakan kecil, kepala komandan itu jatuh ke salju. Xiao Yuan tidak merasa puas, ia hanya merasa melakukan tugas yang seharusnya.

Yun'er mendekati Xiao Yuan, memegang tangannya yang kini sangat kuat. "Yuan, kita tidak bisa tinggal di sini lagi. Mereka sudah tahu lokasi ini."

Xiao Yuan mengangguk. Ia menoleh ke arah Mei Hua dan Kakek Gu. "Kalian berdua, pergilah ke koordinat yang kuberikan. Ada tempat rahasia yang dibangun oleh Long Chi di Dunia Antara. Di sana kalian akan aman."

"Lalu kau, Tuan Muda?" tanya Mei Hua.

Xiao Yuan menatap ke arah puncak tertinggi pegunungan, di mana gerbang dimensi menuju Alam Atas mulai terlihat samar akibat ketidakstabilan energi tadi.

"Aku akan menuju Lembah Kematian Kedua," ucap Xiao Yuan. "Aku harus memulihkan sisa-sisa pasukan naga yang dulu setia pada ibuku. Jika aku ingin meruntuhkan Alam Atas, aku butuh lebih dari sekadar pedang. Aku butuh badai."

Saat Xiao Yuan dan Yun'er hendak berangkat, langit mendadak berubah menjadi ungu gelap. Suara tawa yang sangat dikenal Xiao Yuan bergema di seluruh lembah. Bukan suara Sura, bukan suara Ling'er, melainkan suara Lu Chen pria yang dulu mencuri tulang naganya dan seharusnya sudah cacat selamanya. Lu Chen muncul di atas awan, namun tubuhnya kini terbuat dari logam hitam cair yang mengerikan. "Kau pikir hanya kau yang bisa kembali dari kematian, Yuan? Aku telah menjual kemanusiaanku pada 'Dewa Terlarang' demi hari ini!" Lu Chen melepaskan serangan hujan jarum logam yang bisa melelehkan jiwa.

1
Rebeka Saja
keren ka...
christian Defit Karamoy: trimakasih🙏
total 1 replies
Nur Aini
lanjut terus Thor
christian Defit Karamoy: siap kak 🙏
total 1 replies
christian Defit Karamoy
mampir yuk di cerita baru thor
perjuangan suamiku:istriku surgaku😍
christian Defit Karamoy
mantap
christian Defit Karamoy
mampir yuk di cerita baru thor
perjuangan suamiku:istriku Surgaku😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!