NovelToon NovelToon
Second Half: Velix The Next Legend

Second Half: Velix The Next Legend

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi / Reinkarnasi / Sistem
Popularitas:5.9k
Nilai: 5
Nama Author: Wawan wan

Velix Purnama umur 26tahun seorang pekerja kantoran tanpa sengaja kembali ke masa lalu saat dia masih menduduki bangku SMP.

"Dengan sistem aku akan mengejar apa yang menjadi mimpiku", ujar Velix

bagaimana kisah Velix menjadi legenda sepakbola mari kita saksikan bersama sama!!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Wawan wan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 4: Taruhan di Lapangan Kompleks

BAB 4: Taruhan di Lapangan Kompleks

"Satu lawan satu?" Velix mengulang ucapan Danu dengan nada datar. Ketenangan seorang pria berusia 26 tahun membuatnya tidak terprovokasi sedikit pun oleh tatapan intimidasi dari remaja di depannya.

Danu maju satu langkah, memutar-mutar bola sepak bermerek mahal di bawah telapak sepatunya dengan gaya pamer. "Iya. Kenapa? Takut rahasia lu terbongkar kalau tadi pagi itu cuma keberuntungan?"

Tiga teman Danu di belakangnya langsung tertawa memanaskan suasana. "Halah, Dan, paling dia cuma berani juggling doang. Kalau diajak duel asli langsung gemetaran kakinya."

Velix melirik ke sudut matanya. Layar Sistem tiba-tiba berkedip memunculkan tulisan merah.

[Misi Sampingan Terdeteksi!]

[Tantangan Duel: Menangkan duel 1v1 melawan Danu (Mencapai 3 gol lebih dulu).]

[Kondisi Tambahan: Toleransi Fisik Tuan Rumah saat ini adalah 75% akibat kelelahan misi harian. Atribut fisik Anda mengalami penurunan sementara sebesar 10%.]

[Hadiah: 10 System Points (SP), +1.0 Kekuatan (Strength).]

[Penalti Gagal: Pengurangan semua Stat sebesar 5% selama 3 hari.]

Mata Velix sedikit menyipit. 'Atribut fisikku turun 10% karena kelelahan? Ini buruk,' batinnya. Tubuh amatirnya yang berusia 14 tahun sudah terkuras habis setelah berlari 5 kilometer dan melakukan 100 kali juggling. Melawan kapten tim sekolah yang fisiknya bugar dan terlatih di SSB dalam kondisi lelah tentu sebuah kerugian besar.

Namun, alih-alih mundur, jiwa serius dan fokus Velix justru tertantang. Sisi pencinta sepak bolanya bergolak. Sebagai orang yang hidup di tahun 2026, dia sudah menonton ribuan pertandingan taktis. Dia tahu, sepak bola bukan cuma soal otot dan kecepatan, melainkan tentang otak dan efisiensi.

"Oke," Velix mengangguk tenang, meletakkan bola karet murahnya di pinggir lapangan. "Apa taruhannya?"

Danu agak terkejut melihat Velix yang sama sekali tidak gentar. Dia berdeham, mencoba mengembalikan dominasinya. "Siapa yang kalah, harus bersihin sepatu pemenang selama satu minggu di sekolah. Dan... lu harus mundur dari seleksi tim sekolah untuk turnamen antar-kecamatan bulan depan."

"Deal," jawab Velix tanpa ragu. "Gawangnya pakai sandal saja."

Dua pasang sandal jepit segera ditata di masing-masing ujung lapangan sebagai tiang gawang darurat dengan jarak sekitar lima langkah orang dewasa. Peraturannya sederhana: siapa yang mencetak tiga gol lebih dulu, dia yang menang.

Danu mengambil bola pertama. Dia mulai melakukan dribbling mendekati Velix yang berdiri dalam posisi bertahan. Danu melakukan beberapa gerakan tipuan, melangkah melewati bola (step-over) untuk mengecoh Velix.

Velix tidak langsung menerjang. Mental dewasanya membuat dia tetap tenang, matanya fokus membaca pergerakan pinggul dan tumpuan kaki Danu—sebuah dasar bertahan yang selalu ditekankan oleh pelatih top dunia di televisi.

Namun, tubuh 14 tahun Velix yang lelah mengkhianati reaksinya. Ketika Danu tiba-tiba melakukan akselerasi ke sisi kanan, Velix mencoba berbalik, tetapi kakinya terasa berat dan terlambat satu detik.

Wusss. Danu melewati Velix dengan mudah dan melepaskan tembakan mendatar ke gawang sandal.

"Gol! Satu kosong!" teriak teman-teman Danu kegirangan.

Danu berbalik sambil tersenyum jemawa. "Baru segini kemampuan lu, Vel? Lemah banget."

Velix tidak membalas. Dia mengambil bola, menaruhnya di tengah lapangan untuk memulai gilirannya. Napasnya agak berat, tangannya menyeka keringat di dahi. 'Fisikku benar-benar di batasnya. Aku tidak bisa mengimbangi kecepatannya dalam duel fisik. Aku harus bermain super efisien,' pikir Velix, mengunci fokusnya 100%.

Velix mulai menggiring bola mendekati Danu. Langkahnya lambat, seolah tanpa tenaga. Danu tersenyum meremehkan dan langsung menjulurkan kakinya dengan agresif untuk merebut bola.

Tepat di detik Danu bergerak maju, ketenangan sedingin es Velix mengambil alih. Dia menggunakan ingatan masa depannya tentang teknik La Croqueta milik Andres Iniesta—meski dia belum membeli skill tersebut dari Sistem, pemahaman taktisnya sebagai pria dewasa sangat matang.

Velix mengetuk bola dengan kaki kanan ke arah kaki kiri secara cepat, lalu mendorongnya maju melewati celah kaki Danu yang terbuka lebar.

Nutmeg! Bola meluncur mulus di antara dua kaki Danu.

"Apa?!" Danu tersentak, tertegun karena terkejut.

Sebelum Danu sempat berbalik, Velix yang sudah memperkirakan arah bola langsung menyenggolkan tubuhnya sedikit untuk memblokir jalur lari Danu, memanfaatkan sisa tenaga terakhirnya secara taktis. Velix dengan tenang menyontek bola masuk ke gawang sandal.

"Satu-satu," ucap Velix datar, napasnya terengah-engah.

Teman-teman Danu yang tadinya bersorak kini terdiam melongo. Mereka tidak percaya Danu yang seorang pemain SSB bisa dikolongi dengan begitu mudah oleh anak yang biasanya dicap tidak bisa bermain bola.

Wajah Danu mendadak merah padam karena malu dan kesal. "Sialan! Lu cuma beruntung!" terangnya dengan nada tinggi. Sifat kekanak-kanakan remaja 14 tahunnya mulai menguasai emosinya.

Pertandingan berlanjut ke perebutan poin penentu. Suasana di lapangan kompleks yang mulai temaram itu kini terasa sangat tegang. Danu yang emosi mulai bermain kasar, sementara Velix mengerahkan seluruh sisa energi dan ketenangan mentalnya untuk bertahan hidup di lapangan.

1
Riyanganz
semangat thor💪
Riyanganz
bagus 👍
Riyanganz
ringan ceritanya mengalir, semoga aja kedepannya ga boring ceritanya
Alia Chans
lanjut🌹✍️🤭
Wawan
Salam kenal buat Velix✍️
aldo
seru sekali 🙏🙏🙏🙏
aldo
ayo lanjut author 🙏🙏🙏🙏
aldo
lanjut author 🙏🙏🙏
NoxVeil
Ayok like dan komen guys biar tambah smngt up nya💪😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!