NovelToon NovelToon
Santet Kemaluan

Santet Kemaluan

Status: tamat
Genre:Horor / Iblis / Misteri / Tamat
Popularitas:257.6k
Nilai: 5
Nama Author: novita jungkook

Aina memutuskan untuk meminta cerai dari sang suami karena tidak sanggup untuk hidup berumah tangga dengan Darno lagi, Darno memang tidak berselingkuh namun segala sikap yang dia miliki begitu buruk serta sangat kasar sekali.

ekonomi mereka juga sangat turun sehingga membuat Aina begitu bingung untuk menghadapi ini semua, belum lagi mertua yang selalu ikut campur dalam urusan rumah tangga mereka, membuat Aina gelap mata dan memutuskan untuk bercerai.

namun belum sempat itu terjadi malah kejadian mengerikan terjadi pada wanita cantik itu, Aina mendadak saja sakit pada kemaluan dan mengeluarkan ulat berwarna putih yang berjumlah begitu banyak.

Apa terjadi pada Aina?
mengapa mendadak saja Aina menderita penyakit seperti itu?

ikuti terus kisah mereka di cerita Novita Jungkook.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon novita jungkook, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 30. Akan mencari tau

"Coba besok cari tahu itu siapa yang menjadi menantu wanita sialan itu." Purnama menatap Maharani.

"Ah tidak usah mengurus dia lah." Maharani terlihat enggan untuk menyusuri kasus tersebut.

"Kalau Maharani tidak mau biar aku saja karena sedang tidak ada pekerjaan kok." Nana dengan senang hati mengambil pekerjaan tersebut.

"Ya, kau juga bisa kalau mau mendatangi tempat itu dan cari tahu siapa yang menjadi menantu dia." Purnama menatap kucing hitam itu.

"Kalau dipikir kasihan juga ya yang jadi menantu dia karena memiliki mertua tidak tahu diri seperti itu, suka jual kesedihan ke sana kemari." Nana memang sudah ikut geram memperhatikan tingkah Katiyem.

"Jadi inti permasalahan wanita tadi itu apa, Kak?" Nolan masih belum mudeng dan dia kembali bertanya.

Purnama melirik sang adik yang dari tadi sibuk saja bertanya sehingga dia menjadi tambah emosi seperti ini, padahal tadi Nolan sudah mendengar sendiri apa yang terjadi dan kenapa bisa Purnama sampai mengamuk hingga menghabiskan apa saja yang ada di sekitar situ, namun sekarang Nolan kembali bertanya seolah dia tidak paham apa yang telah terjadi.

Sudah berusaha untuk diberitahu namun pada dasarnya Nolan ini agak bandel sehingga dia harus secara mandiri diberitahu, padahal emosi Purnama setipis tisu seperti itu sehingga tidak mungkin dia bisa memberitahu Nolan secara baik-baik tanpa membawa emosi yang siap meledak kapan saja.

Ketika melihat lirikan maut dari Purnama saja Nolan langsung menjauh karena dia tahu Purnama bisa emosi lagi, dari pada nanti terkena bantingan maut maka lebih baik Dia segera menjauh dan mendengar apa yang akan Purnama merencanakan bersama dengan para member.

Nanti Nolan justru berencana ingin menemani Nana untuk mencari tahu tentang menantu wanita itu, nanti sambil di jalan maka dia pasti akan bertanya lagi sehingga sudah pasti kesabaran Nana juga akan di uji oleh ular hijau satu ini, Untung saja dia tidak akan terkena cakaran maut dari kucing hitam itu.

Maharani sudah menolak tugas tersebut sehingga Nana yang akan mengambil tugas dan dia akan menyelidiki tentang perbuatan Katiyem, Katiyem salah besar karena dia mendatangi Purnama sehingga rahasia yang telah tersimpan lama di dalam diri Darno sebentar lagi akan segera terbongkar bila Purnama sudah turun tangan untuk mengurus kasus ini.

"Besok aku akan mencari tahu tentang orang itu, kalau malam ini belum bisa karena masih mau jualan rokok." Nana berkata sambil menghisap batangan rokok itu.

"Ya, tidak perlu buru-buru juga karena ini pasti hanya permasalahan sepele." ujar Purnama.

"Dia pasti sedang berusaha untuk mencari dukun untuk membuat santet itu, kita hanya perlu tahu bagian mana menantu dia kan." ujar Nana.

"Benar, kau cari tahu juga apa menantu dia ini adalah wanita yang jahat sehingga mereka sampai aduh ego seperti itu." angguk Purnama.

"Pasti sekarang belum dapat juga dia dukun santet, untuk sementara pasti akan membenarkan tulang dia yang retak karena kau banting." Nana tertawa mengingat kejadian itu.

"Lagian dengan pede sekali Dia bercerita bahwa dirinya adalah orang yang paling tersakiti, sedangkan selama ini dia adalah mertua yang sangat jahat!" kesel Purnama bila mengingat ulah Katiyem itu.

"Tunggu saja nanti sampai aku tahu menantu dia itu bagaimana, tapi kalau menantu dia memang tipe jahat juga?" Nana menoleh kepada Purnama.

"Ya sudah biarkan saja mereka saling santet satu sama lain, kalau menantu dia ini baik maka kita akan melindungi menantu itu." jelas Purnama.

"Ah kalau aku berharap menantu dia ini juga jahat, biar mereka bisa adu santet satu sama lain." celetuk Nolan.

Nana dan Purnama saling pandang satu sama lain karena terkadang mereka juga heran dengan tingkah ular hijau satu ini, tapi kalau dipikirkan ulang memang benar bahwa akan terasa begitu seru bila ternyata menantu dari wanita tua itu memiliki kejahatan yang setara sehingga nanti mereka akan imbang bila saling adu santet seperti itu.

Jadi keinginan Nolan untuk menemukan menantu jahat tidak salah, karena nanti di sana justru letak keseruan yang harus mereka nikmati bersama-sama, agar mereka juga bisa melihat siapa yang paling kuat bila sudah adu kekuatan sedemikian rupa, itu tentu saja tergantung dari dukun masing-masing yang mereka temui.

Purnama tidak tahu bahwa yang akan menjadi menantu itu adalah seorang Aina, wanita malang yang sejak dulu tidak pernah mendapat kebahagiaan setelah menikah dengan Darno, bahkan ketika dia menginginkan perpisahan tetap saja hidup dia tidak bahagia karena harus menderita akibat ulah manusia tidak bertanggung jawab itu. mungkin nanti saat Purnama sudah tahu maka dia akan sangat marah terhadap Katiyem, entah apa yang akan dia lakukan lagi terhadap wanita tua itu.

"Kampung yang mana sih mereka tinggal?" Nana masih belum tahu tempat tinggal Katiyem.

"Desa ujung pandang sana." jawab Purnama.

"Oh dari desa ujung pandang tuh ternyata mereka." Nana mengangguk paham karena dia tahu desa itu.

"Kau butuh teman lain atau tidak?" Suketi datang karena dia akan mau menemani Nana.

"Enggak usah terlalu rame lah, ini bocah ular akan menemani aku kata dia." tolak Nana.

Suketi mengangguk paham karena tadi dia memang sedang tidak ada pekerjaan dan akan pergi menemani Nana juga, tapi karena kucing hitam itu akan pergi bersama dengan ular hijau maka lebih baik dia undur diri saja terlebih dahulu, sebab ini hanya ingin melihat keberadaan menantu dari wanita jahat itu saja dan bila mereka sudah tahu maka tidak akan ada melakukan tindakan apa-apa di sana.

Malah sendiri berharap bahwa wanita yang menjadi menantu itu adalah wanita jahat juga, agar kejahatan tersebut bisa seimbang dan mereka akan adu kekuatan masing-masing nanti nya, memang kelihatan akan lebih seru bila sama-sama jahat. tapi kalau yang satu jahat dan satu lagi lemah lembut maka menjadi lawan yang tidak seimbang.

"Lain kali tolong jangan langsung menghajar seperti itu." Zidan masih berusaha untuk menasehati istri dia.

"Dia pantas untuk mendapatkan itu, Mas!" Purnama bersikeras.

"Tolong sedikit saja kendalikan emosi yang ada di dalam diri kamu, tidak perlu banyak kok." bujuk Zidan.

"Ya nanti akan aku kendalikan sedikit saja." jawab Purnama karena dia tidak ingin berdebat dengan sang suami.

Zidan hanya bisa menghelai nafas panjang karena dia tahu Purnama akan sulit sekali mengendalikan emosi yang ada di dalam diri itu, harus membutuhkan kesabaran ekstra untuk menghadapi ratu ular dan selama ini Zidan memang sudah sangat sabar sehingga mereka selalu cocok satu sama lain.

Selamat siang menjelang sore, sayaaaaaaang.

1
Apriyanti
lanjut thor
Apriyanti
lanjut thor 🙏
Apriyanti
mampus kau Darno rasain gmn nikmat nya di lembah kematian🤣🤣
lanjut thor 🙏
nur
selalu keren karyamu kak nov
Nani Nie
sangat bagus
INDRA
👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻❤️
Ass Yfa
,kat..kat...kok yo ngeyel bngt to dadi wong
Yusar bin ajo
othor memang best👍👍👍👍👍👍
🐇ᚚͨᚚͥᴀ꙱ʀ꙱ᴢ꙱→ͨᶜ 𝖈 𝕮zc❖ˢ⍣⃟ₛ
ngeri kaliii
ALVERA NA USER FACEBOOK INDONESIA 07//09//19
makasih ya kk othorr,keren semua karyamu,ku tunggu kisah yg lainya,lope sak kebon🥰🥰🫰
ρυтяσ kang'typo✨
siapa pun yang berbuat jahat dan tidak baik akan mendapatkan balasan yang setimpal, begitu pun Darno... nikmati saja penderitaan mu di lembah kematian itu Darno
ρυтяσ kang'typo✨
iya all... Darno pergi di bawah iblis ke lembah kematian🤣🤪 wkwkwk
ρυтяσ kang'typo✨
kirain kalian mau kasihan😭😭😭teryata kalian justru ngakak🤣🤦‍♀️bener" dech g ada yang bener member Purnama
ρυтяσ kang'typo✨
ini metong tenan kan mak... 🤣🤣🤣g ono nyawa balik maneh
Dewi
Ayo wwin dtengi mba pur biar nnti si darno di hajar tuh sm si katiyem jg
Dewi
Liat sja klian bkal dpt blasan mb pur sbbtr lgi bkal mmbela kbenran..
Dewi
Ku fkir klo meninggl stskny sudh smpai ke padepokan 😭ksian skli pk seno wwin dan bu putri
Dewi
😢😢Ya Allah se nyesek itu melihat anak meninggl dluan apa lgi slma ini sudh mnderita..
Dewi
Idih dinda ini bner2 ya sm cwo bru kenl tpi gk da malu nya..
Dewi
Dsar emng ya pra wrga ini gk da bukti dr darno tpi mudh skli prcya dgn fitnahan yg ada..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!