NovelToon NovelToon
PERNIKAHAN YANG YANG HARUS KUBAYAR MAHAL

PERNIKAHAN YANG YANG HARUS KUBAYAR MAHAL

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas dendam pengganti / Dikelilingi wanita cantik / Nikah Kontrak
Popularitas:2.9k
Nilai: 5
Nama Author: Sindya

Dalam sekejap identitas pribadinya diganti oleh kekasih suaminya. Ia dituduh melakukan berbagai kejahatan.


Kejahatan apa yang dituduhkan oleh kekasih suaminya hingga dirinya harus menebus kejahatan itu dibalik jeruji besi? apakah Kiara mampu melepaskan jeratan permainan orang-orang hebat yang menghancurkan hidupnya dalam sekejap? apakah ada yang bisa membantunya untuk melewati semua ujian hidupnya itu? ikuti cerita gadis cantik nan jenius bernama Kiara...!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sindya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

30. Gugup

Billy tidak serta keluar dari gedung putih itu. Ia justru sedang menahan amarahnya melihat tampang polos sahabat Mark. Walaupun begitu ia tetap tenang berbicara dengan Ronald layaknya sahabat lama yang baru bertemu lagi setelah sekian lama.

"Bagaimana kabarmu Billy...?" tanya Ronald basa-basi.

"Seperti yang kamu lihat. Maaf aku datang tidak memberi kabar padamu terlebih dahulu," ucap Billy.

"Tidak apa Billy. Aku juga sangat menyesal atas kecelakaan kakakmu dan istrinya. Bagaimana dengan Anabell? kudengar dia sakit," tanya Ronald.

"Semua sudah berlalu. Aku tidak ingin larut dalam kesedihan. Yang ingin kulakukan adalah menangkap orang yang merencanakan pembunuhan kakakku. Itu sebabnya aku datang meminta tolong padamu untuk mencaritahu siapa yang punya motivasi untuk membunuh kakakku," ucap Billy hingga membuat Ronald gugup.

"Aku....?" Ronald pura-pura terlihat bodoh." Maaf Billy kenapa aku harus aku?" tanya Ronald.

"Karena kamu adalah seorang ahli komputer. Kamu bisa meretas rahasia di dunia ini dengan keahlianmu itu bukan?" tembak Billy dengan menatap bola mata Ronald yang makin tambah ciut nyali nya. Tatapan penuh intimidasi itu terlihat sangat dominan.

Leher Ronald seakan tercekik seakan udara disekitarnya terasa hampa. Ia tahu sedang berhadapan dengan siapa saat ini. Mantan mafia bawah tanah yang sudah membunuh ratusan nyawa yang coba mengkhianatinya. Ia melepaskan mahkota kekuasaannya itu saat berusia 25 tahun dan sekarang memilih menjalani kehidupan secara normal. Kematian ibunya Billy yang membuat pria ini berubah 180 derajat.

"Tapi Billy, teknologi sekarang makin canggih. Tidak semua perangkat rahasia terkuak dengan kepintaranku," Ronald memberi alasan yang cukup masuk akal.

"Benarkah? padahal aku baru mau minta tolong padamu untuk melacak siapa orang yang mencoba meretas dokumen perusahaanku?" Ucap Billy seakan sedang meledek Ronald yang terlihat putus asa karena komputernya penuh dengan virus. Ia juga sudah mendapatkan peringatan dari Kiara dengan tulisan "pergilah ke neraka"

"Bukankah dokumen perusahaanmu sudah berhasil pulih?" ucap Ronald keceplosan.

Billy mengerutkan keningnya menatap Ronald dengan tatapan rumit." Bagaimana kamu bisa tahu kalau dokumen perusahaanku kembali pulih? atau kamu sendiri pelakunya?" Billy seperti kembali ke setelan pabrik. Kejam dan tidak kenal ampun.

"Tidak Billy. Aku hanya menebak saja." Billy tidak lagi mentolerir kejahatan Ronald. Ia mengarahkan jam tangannya ke mata Ronald yang terlihat mulai mengantuk. Sebenarnya sinar yang keluar dari jam tangan itu lebih membuat orang terhipnotis dan mengakui semua kejahatannya. Ia tidak bisa menghindari kebohongan.

Billy menarik kedua kerah bajunya lalu mengangkat pria itu sambil menatap tajam kedua mata Ronald. "Aku sudah menangkap basah dirimu. Sekarang katakan kepadaku apa yang sudah kamu lakukan kepada keluargaku? jika kamu tidak mengakuinya maka tubuhmu....-"

"Jangan...jangan lakukan itu padaku Billy...!" mohon Ronald yang tahu kalau Billy akan melemparkannya ke danau di mana buaya bermukim.

"Billy...! lepaskan dia sayang...! kumohon..!" pinta Kiara yang takut Billy menjadi kalap karena dendam.

Billy menurunkan tubuh Ronald. Pria pendek itu baru bicara setelah membenahi kacamatanya yang sempat melorot. Beruntunglah mereka berbicara di tempat yang tidak bisa dijangkau orang lain dan bebas dari jangkauan cctv.

"Katakan mengapa kamu tega membunuh kakakku yang merupakan sahabatmu sendiri. Kalau bukan karena dia yang mengangkat derajatmu kamu tidak lebih dari sampah jalanan!" maki Billy yang sudah mempelintir tangan Ronald kebelakang sambil menekan wajahnya ke jendela yang terbuka yang langsung mengarah ke bawah taman.

"Aku diminta oleh salah satu lawan politik Mark. Ia ingin diangkat jadi senator. Tolong jangan bunuh aku Billy," ucap dengan tubuh gemetar ketakutan.

"Dan mengapa kamu berbuat serakah untuk mengambil hartaku, hah?" bunyi tangan Ronald yang terdengar patah membuat pria itu ingin berteriak tapi Billy lebih dulu menyumpal mulutnya dengan saputangannya.

"Tugasmu hanya menjawab bukan berteriak. Jika kamu berani berteriak maka aku tidak akan segan melemparmu kebawah. Kamu tahu siapa aku bukan?" Billy menyeringai licik lalu mencabut sapu tangan dari mulut Ronald. Pria 40 tahun itu ngos-ngosan.

"Aku butuh dana untuk kampanye. Aku butuh dana untuk pencalonan aku sebagai gubernur di New York," ucap Ronald.

"Sialan...! kamu tidak hanya ahli membunuh tapi kamu juga seorang pencuri. Kau akan membayar semua ini. Kita akan bertemu di pengadilan, bajingan," umpat Billy lalu mengikat kedua tangan Ronald dengan dasinya.

Kiara hanya bisa merekam pengakuan Ronald sebagai bukti kejahatannya. Kiara tidak bisa bicara pada Billy karena Ronald akan mengetahui Billy tidak sendiri saat ini.

Billy meminta Kiara untuk menghubungi polisi. Ia juga sudah menghubungi pengacaranya untuk menangani kasus kematian kakaknya. Dia langsung keluar dari gedung putih itu setelah memastikan Ronald sudah lemah dan kembali ke ruang kerjanya. Sebentar lagi Ronald akan dijemput oleh polisi karena data kejahatannya sudah dikantongi oleh Billy.

Gedung putih itu menjadi heboh saat kedatangan polisi. Para penjaga keamanan sempat bersitegang karena tidak merasa memanggil polisi ke gedung itu. Namun ketika melihat Ronald yang digiring keluar oleh Billy, mereka baru paham apa yang sedang terjadi walaupun belum tahu kasus sebenarnya. Namun diam-diam ada yang mulai ketakutan dengan penangkapan Ronald.

"Tembak lelaki itu sebelum kita ikut terseret masalah lelaki itu...!" titah tuan Frans pada anak buahnya. Seakan mengerti apa yang sedang terjadi pada bos mereka, para anak buah itu sudah menunggu mobil polisi yang membawa Ronald meninggalkan gedung putih itu.

Kiara segera menjemput Billy yang sudah menunggunya." Kamu tidak apa sayang?" tanya Kiara saat Billy sudah berada di dalam mobil.

"Aku baik-baik saja tapi kita harus mengawasi mobil polisi itu karena Ronald belum tentu aman berada bersama mereka," ucap Billy yang sudah pengelaman dengan dunia kriminal.

"Apakah dia akan dibunuh?" tanya Kiara yang juga mengetahui bagaimana politik bermain rapi untuk bisa mencapai tujuan mereka tanpa belas kasih.

"Yah, sepertinya begitu. Kasus ini tidak akan terungkap jelas jika Ronald mati sia-sia," ucap Billy.

"Baiklah sayang. Aku tidak membiarkan kerja keras kita terbuang sia-sia," ucap Kiara sambil fokus menyetir mengikuti mobil polisi yang membawa Ronald. Namun kedua mobil asing tampak menghimpit mobil polisi itu sambil mengeluarkan pistol mereka untuk membunuh Ronald.

"Billy, bagaimana ini?" tanya Kiara cemas.

"Jangan kuatir sayang, aku akan membereskan mereka," ucap Billy lalu mengeluarkan pistolnya dari dalam dasbor mobil.

"Apa yang kamu lakukan Billy?" Kiara terlihat tegang.

"Tentu saja melenyapkan orang-orang yang berusaha menutupi kebenaran demi kekuasaan," sahut Billy membuat Kiara tercekat.

"Jadi kamu ingin membunuh mereka?" tanya Kiara mulai tidak fokus.

"Tentu saja sayang," Billy mengarahkan pistolnya ke mobil salah satu penjahat.

1
🏡⃟ªʸ SAKURA🌸
sudah sejauh ini billy harus pertahankan saksi mata
🏡⃟ªʸ SAKURA🌸
duh deg degan thor, pengen double bab🤭
🏡⃟ªʸ SAKURA🌸
semoga anaknya satu satunya kepintarannya seperti kiara, jago dalam komputer
🏡⃟ªʸ SAKURA🌸
sangking nggak percayanya billy kirain berhalusinasi
🏡⃟ªʸ SAKURA🌸
klo jodoh walaupun badai sekalipun bakalan ketemu ya thor
🏡⃟ªʸ SAKURA🌸
berikan suprise buat billy, kiara🤭😂
🏡⃟ªʸ SAKURA🌸
bagus deh g jadi nikah🤭
Adi Sudiro
manusia egois udah pada bau tanah bukan nya sadar malah tambah edan
🏡⃟ªʸ SAKURA🌸
yg salah cucu kakek seandainya dya g ada amanda mgkn kiara bs jadi istri yg sholeha bkn cm nikah kontrak
🏡⃟ªʸ SAKURA🌸
bagus kiara batalin aja
Irul Nurjanah
lanjut
🏡⃟ªʸ SAKURA🌸
waduh harus cepet di tangani kiara jgn sampe parah
🏡⃟ªʸ SAKURA🌸
sering di ajak ngomong kiara, Annabelle syg sm. kamu, insyAllah cpt sadar
🏡⃟ªʸ SAKURA🌸
waduh billy semangat ya kiara percaya Allah SWT
🏡⃟ªʸ SAKURA🌸
syukur alhamdulillah masih ada yg mU percaya kiara
🏡⃟ªʸ SAKURA🌸
kiara lengah, sampe sampe passport di ganti dya g tau,
🏡⃟ªʸ SAKURA🌸
curiga yg dihamil manda bukan anak evan
🏡⃟ªʸ SAKURA🌸
nama kakeknya amran tp lupa nama istrinya thor🤭
sampe punya anak dan cucu dan alat alat canggihnya yg bs menghilang dll.
🏡⃟ªʸ SAKURA🌸: sama sama kakak author, tetep semangat ya menulisnya 🙏
total 4 replies
🏡⃟ªʸ SAKURA🌸
curiga nanti paman Annabelle yg bantu kiara
🏡⃟ªʸ SAKURA🌸
cerita sebagus ini nggak ada yang baca.
aq penggemar author dari cerita nenek amina lupa namanya🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!