NovelToon NovelToon
Abang Ojek Sultanku

Abang Ojek Sultanku

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Crazy Rich/Konglomerat
Popularitas:196.7k
Nilai: 5
Nama Author: Bunda RH

Riyanti Aryani adalah seorang gadis dari keluarga berada. Ia terpaksa jauh dari keluarganya lantaran ingin memenuhi cita-citanya. Sebelum tinggal di Surabaya, Riyanti atau lebih akrab dipanggil Riri itu sebelumnya kuliah di salah satu universitas di Malang. Setelah lulus, Riri diterima kerja di Surabaya. Ia ngekos di salah satu tempat kos yang cukup elit. Sebenarnya orang tuanya bisa saja membeliksnnya rumah di Surabaya, namun mereka khawatir Riri akan semakin betah di sana dan akan lupa pulang ke Lombok. Namun siapa sangka Riri bertemu dengan jodohnya di sana.

Sultan Ahmed Alfahrezi, anak sulung dari pasangan Windi dan Javier. Kegabutannya menjadi seorang driver ojek membuat dirinya akhirnya bertemu dengan jodohnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bunda RH, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ngambek

Hari sudah malam. Di rumah Riri sudah sepi orang. Mereka beristirahat untuk melanjutkan acara besok. Karena acaranya di hotel, jadi mereka sudah tidak perlu repot menyiapkan makanan dan yang lainnya. Karena semuanya sudah diatur oleh pihak catering dan souvenir diatur oleh pihak WO.

Meski lelah seharian, Riri belum bisa tidur. Banyak hal yang ia pikirkan. Sultan pun begitu, merindukan istrinya. Akhirnya Sultan coba-coba untuk mengirim chat, barangkali dibalas. Dan pucuk dicinta ulam pun tiba, Riri langsung membalasnya. Itu artinya Riri sedang tidak sibuk dan belum tidur. Sultan pun memutuskan untuk menghubunginya. Dan Riri langsung menerimanya.

"Asalamualaikum istriku."

"Wa'alaikum salam."

"Kok nggak ada ujungnya, sayang?"

"Ujung apa?"

"Suamiku, gitu."

Riri tergelak mendengarnya.

"Lagi ngapain kamu, bang?"

"Lagi mikirin kamu."

"Ish, gombal."

"Ya Allah udah jadi suaminya juga masih bilang gombal. Kamu nggak sibuk, sayang? "

"Nggak, sudah pada istirahat. Mau tidur tapi belum bisa."

"Kenapa, mikirin aku?"

Riri tidak menyangka jika lelaki yang baru jadi suaminya itu ternyata sangat narsis.

"Sayang, kok diam?"

"Nggak pa-pa, bang. Cuma lagi mikir segala sesuatu ke depannya. Pernikahan kita dadakan. Aku takut tidak bisa menjadi istri yang kamu harapkan."

"Hem... nggak usah berpikir yang jauh. Kita jalani sama-sama. Jadi istriku mudah kok. Cuma melayani ku saja."

"Ish bahasamu, bang."

"Haha canda, sayang...ya sudah, sekarang kamu istirahat ya, bobo yang nyenyak. Besok akan sibuk lagi."

"Iya, bang. Kamu juga."

"Have a nice dream, sayang. Assalamu'alaikum."

"Wa'alaikum salam."

Riri pun meletakkan handphone-nya kembali. Ia mencoba untuk memejamkan matanya.Begitu pun dengan Sultan.

Keesokan harinya.

Acara resepsi pernikahan Sisi memang diadakan jam 9 pagi. Mengingat acara dilakukan di hari libur, dan agar lebih memudahkan tamu untuk hadir. Dari jam 7 Riri dan keluarganya sudah berada di hotel. Karena sebagian dari mereka harus make-up. Riri sudah siap dengan gaun seragam warna burgundi dan jilbab warna mauve. Tidak lupa ia memoles sedikit wajahnya. Sultan dan keluarganya pun sudah menuju ke lokasi. Dari hotel tempat Sultan menginap ke hotel tempat acara butuh waktu sekitar 1 jam.

Sisi baru saja selesai di make-up. Riri menunggunya di depan ruang make-up karena sebentar lagi ia harus keluar.

"Ri, cepat panggil Sisi untuk keluar. Acara sudah mau dimulai!"

"Iya, ma."

Riri pun segera memanggil Sisi untuk keluar. Riri menatap kagum dan hari melihat adiknya memakai gaun impiannya.

"Cantik sekali."

"Kakak, juga cantik."

"Ayo kita keluar." Riri menggandeng lengan Sisi.

Keduanya berjalan menuju aula hotel.

Nampak tamu sudah mulai memenuhi aula. Riri melepas gandengannya dan mengalihkannya kepada suami Sisi.

"Terima kasih, kak."

"Sama-sama."

Mereka mulai berjalan di atas karpet merah menuju pelaminan. Kedua orang tua dan para bridesmaid pun mengiringi langkah mereka. Hari ini tidak nampak Arga hadir di tengah kerumunan tamu. Yang hadir nanya kedua orang tuanya. Mereka sempat meminta maaf kepada keluarga Riri karena ulah Arga kemarin. Mereka juga tidak ingin memutus hubungan bisnis hanya demi ulah Arga yang akan membuat mereka rugi.

Sultan dan keluarganya baru saja sampai di hotel. Nampak Sultan memakai setelan batik berwarna burgundi. Mereka dikawal langsung oleh security untuk menuju tempat acara. Saat mereka memasuki ruangan, banyak mata yang memperhatikan. Bahkan beberapa tamu penting papa Riri langsung mengenali mereka dan menghampiri mereka. Mata Sultan mencari-cari keberadaan istrinya. Orang yang ia cari sedang pergi ke toilet.

Beberapa saat kemudian, Riri kembali.

"Ri, suamimu dan keluarganya sudah datang." Ujar sang bibi'.

"Oh iya bi'."

Riri pun langsung menghampiri mereka. Mengajak mereka makan terlebih dahulu sebelum naik ke pelaminan. Sultan pura-pura cuek karena istrinya belum menegurnya sama sekali.

"Mbak Riri, bang Sultan lagi ngambek tuh! " Bisik Hafiza.

Riri baru menyadari akan hal itu. Ia pun langsung mendekati suaminya.

"Bang, mau makan apa? Biar aku ambilkan."

Sultan hanya meliriknya. Lirik merasa lucu melihat tingkah suaminya. Ia baru tahu sisi lain dari suaminya.

"Suamiku... mau makan tidak?"

"Masih ingat sama suamimu?" Sultan pura-pura merajuk.

"Ih... abang, maafin ya." Riri merayu Sultan dengan memeluk lengan suaminya.

Sultan menahan senyumnya. Ia masih tak berkutik.

"Suamiku sayang, ayo makan biar kuat yang mau foto di pelaminan nanti."

Sultan pun akhirnya luluh.

"Aku mau makan bareng sama kamu, sepiring berdua. "

"Okey, siap laksanakan."

Akhirnya mereka berdua mengambil makanan yang diinginkan. Setelah itu mereka mencari tempat duduk dan makan sepiring berdua. Bahkan sesekali keduanya saling menyuapi. Hal tersebut tentu tidak luput dari perhatian keluarga Sultan dan beberapa orang yang melihatnya.

Anggap saja dunia milik mereka berdua dan yang lain ngontrak.

Setelah selesai makan, keluarga Sultan pun naik ke pelaminan untuk memberi ucapan dan do'a serta berfoto bersama.

Di akhir acara keluarga Sultan pamit terlebih dahulu. Namun Sultan masih menemani istrinya karena nanti mereka masih akan melakukan foto keluarga.

Sekitar jam 13.00 acara sudah benar-benar usai. Mereka melakukan foto bersama keluarga. Setelah itu, mereka makan. Riri dan Sultan masih kenyang. Sultan memutuskan untuk shalat Dhuhur. Papa menyuruh Riri untuk meminta satu kunci kamar ke resepsionis agar Sultan bisa shalat sekaligus istirahat. Riri pun mengambil barang-barang dan baju yang tadi ia pakai di kamar mama dan papanya. Kemudian Sultan menemani Riri ke resepsionis. Setelah itu mereka menuju lantai 3, karena kamar mereka ada di sana. Saat masuk ke dalam kamar tersebut, entah mengapa hati mereka tidak karuan. Padahal tidak ada yang istimewa di kamar itu.

"Em... sayang, aku mau mandi dulu lalu shalat. Kamu masih libur kan?"

"I-iya."

Saat Sultan masuk ke kamar mandi. Sedangkan Riri duduk bersandar di atas tempat tidur.

Ceklek.

Pintu kamar mandi terbuka. Nampak Sultan keluar dengan masih menggunakan celana dan bajunya tadi. Ia memang tidak membawa baju ganti.

"Bang, di bawah ada koperasi yang jual baju. Apa aku beli akan kaos?"

"Tidak perlu, pakai ini saja. Suci kok."

"Oh iya."

Sultan pun shalat di kamar itu.

Sekarang gantian Riri yang masuk ke kamar mandi untuk mandi dan mengganti gaunnya dengan baju ia pakai tadi pagi. Beberapa saat kemudian, Riri keluar dari kamar mandi tanpa mengenakan jilbabnya. Rambutnya dikuncir ke atas sehingga nampak lehernya yang putih mulus. Sedangkan Sultan baru saja selesai berdo'a. Ia sontak menoleh ke arah istrinya. Mata keduanya bertemu.

"MasyaAllah, sungguh indah ciptaan-Mu." Batin Sultan.

"Duh ini mau ngapain ya berdua di kamar. Tidur siang kali ya. Ah papa sih tadi nyuruh bawa ke kamar segala." Batin Riri bingung.

Bersambung....

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

1
Les Tary
arga kyknya ga iklas minta maafnya
Sri Rahayu
wah mesti nunggu Riri menggunakan testpec nya...semoga positif hamidun 😘😘😘
secret
calon debay tau bgt muka2 org ngeselin plus bikin gedek jd riri lgsng mual liat muka si arga😂😂
dewi rofiqoh
Riri segera pakai tespecknya! Biar gk penasaran lagi🤔🤔🤔🤔
Ngadepin Si Arga emang wajib pakai perjanjian hitam di atas putih biar gk diulang lagi
Novita Sari
bikin penasaran thor....riri hamil...
Tatiw
kpn nih ketauan garis 2 nya🤭 gk sbr
Bunda RH: sabar atuh kak 😄
total 1 replies
Teh Euis Tea
ga sabar bgt riri tespec dan hasilnya positif, mumpung lg kumpul semua tuh buruan ri tespec
Bunda RH: ntar dulu 😄
total 1 replies
Sri Rahayu
ditunggu lanjutan nya Thorr😘😘😘
Bunda RH: siap kak
total 1 replies
dewi rofiqoh
Namanya orangtua pasti khawatir tahu anaknya terkena musibah, belum tenang klo belum lihat sendiri
Bunda RH: betul sekali 🙏
total 1 replies
secret
ummi abi pasti khawatir bgt sm anak laki2 satu2nya😁 smg riri segera cek, mumpung lg kumpul semuanya
Bunda RH: iya kan 😍
total 1 replies
Lisa
ya nih apakah Riri udh test dgn test packnya
Bunda RH: belum kak 😂
total 1 replies
Novita Sari
kapan kbr riri hamil thor, pasti keluarga kedua pihak bahagia lanjut thor.m
Bunda RH: sabar, tenang dulu kak
total 1 replies
Supryatin 123
otw si junior nich.lnjut thor 💪💪
Bunda RH: aamiin 😇
total 1 replies
Les Tary
wah tokcer sultan riri langsung hamil🤣
Bunda RH: serius ini 😄
total 1 replies
secret
yeeayy fiks ini mahh Sultan n Riri juniorr coming soon😁😁 si arga masi blm nyerah jg😒
Bunda RH: wkwkwkk masa' sih kak
total 1 replies
dewi rofiqoh
Ganti parfumnya sultan! Biar riri bisa dekat kamu terus, karena riri lagi hamil itu
Bunda RH: Gak usah pakai parfum katanya
total 1 replies
Novita Sari
otw sultan junior..
Bunda RH: aamiin 😇
total 1 replies
Teh Euis Tea
arga udah ketahuan salah msh aj egonya tinggi ga mau minta maaf
Bunda RH: maklum gak tahu malu 🤭
total 1 replies
Teh Euis Tea
arga siap2 besok di jemput polisi, bikin gara2 trs sih km arga
Rahmawati
bagus ceritanya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!