NovelToon NovelToon
LETNAN CANTIK ITU MILIKKU

LETNAN CANTIK ITU MILIKKU

Status: sedang berlangsung
Genre:Perjodohan / Cinta Seiring Waktu / Menikahi tentara
Popularitas:4.2k
Nilai: 5
Nama Author: Mutia Kim

Sequel dari TERIKAT PERNIKAHAN DENGAN KAPTEN CANTIK❗

Kaluna Seraphina Wijaya adalah seorang anggota Korps Wanita Angkatan Darat (Kowad) sekaligus dokter militer yang bercita-cita mengikuti jejak almarhum mamanya sebagai prajurit TNI.

Ia dijodohkan dengan putra dari sahabat orang tuanya, namun ia menolaknya hingga terjadi pertentangan dengan papanya.

Akhirnya, Kaluna menerima perjodohan itu dengan syarat, ia tetap diizinkan menjalankan tugas di Papua.

Di Papua, Kaluna bertemu dengan seorang Kapten bernama Kalvin Natha Wiratama. Di tengah tugas dan kerasnya medan penugasan, perasaan mulai tumbuh di antara mereka.

Namun, ketika Kaluna dihadapkan pada pilihan antara pria yang dijodohkan dengannya dan pria pilihan hatinya sendiri, mampukah ia tetap bertahan pada keputusan keluarga, atau justru memilih cinta yang benar-benar diinginkannya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mutia Kim, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Apa ini yang namanya cemburu?

Dua anak manusia yang baru saja menyantap makanan itu sama-sama diam. Menyibukkan diri dengan gawai masing-masing, walau sebenarnya mereka hanya berusaha saling mengalihkan rasa gugup yang melanda.

Sesekali Kalvin melirik Kaluna yang terus saja menatap ponselnya. Mungkin ia tengah memberi kabar pada kekasihnya, pikir Kalvin.

“Ehem...” Kalvin berdehem, membuat perhatian Kaluna teralih.

“Tidur, sudah malam!” perintah Kalvin.

“Kenapa harus saya yang tidur? Kenapa tidak Kapten saja? Kapten pasti lelah, kan?” sahut Kaluna.

Mana mungkin ia bisa tidur jika ada Kalvin di dekatnya. Masih teringat jelas saat Kaluna terbangun dan Kalvin menggenggam erat tangannya. Tentu hal itu membuat ia tak enak sendiri.

“Ini perintah, Kaluna!” tekan Kalvin. Pria itu terus menatap wajah Kaluna dengan intens.

Kaluna mencebik. Dengan terpaksa ia menuruti perkataan Kalvin. “Jangan macam-macam dan jangan sentuh saya!”

Kaluna berbaring dengan posisi memunggungi Kalvin.

Kalvin hanya menggelengkan kepala mendengar omelan Kaluna. Entah apa tujuannya berkata demikian, namun ia tidak mau menanggapi.

Kalvin memilih berlalu keluar, membiarkan Kaluna beristirahat di kamar itu.

Jarum jam sudah menunjukkan pukul lima pagi saat samar-samar dering ponsel menggema di dalam ruang perawatan Kaluna.

Namun nampaknya si pemilik ponsel tak memperdulikannya dan malah terlelap anteng di bawah gulungan selimut.

Kalvin yang memang sudah terbangun setelah melaksanakan sholat subuh hanya melirik ponsel Kaluna tanpa berani menjawabnya. Ia membiarkan panggilan itu berakhir meski sudah berulang kali berbunyi.

Nampak jelas nama Rafanza dengan emoticon hati di bagian akhirnya, membuat Kalvin sedikit kesal.

“Aku pikir dia masih lajang, ternyata sudah memiliki kekasih,” gumam Kalvin. Pria itu berlalu keluar menghampiri Nakara yang tengah menikmati teh hangat di luar tepatnya di ruang tunggu.

“Kaluna sudah sadar, Vin?” tanya Nakara.

“Sudah,” jawab Kalvin singkat, lantas kembali menyeruput teh hangat miliknya.

“Kenapa? Kayak lesu banget, Vin?” Nakara menilik ekspresi wajah Kalvin yang terlihat tak bersemangat.

“Ka, bagaimana rasanya orang jatuh cinta?”

Perkataan Kalvin membuat Nakara tertegun. Setelah sadar, pria itu bahkan menggeser posisi duduknya guna memastikan apa yang Kalvin katakan. Bertahun-tahun mengenal, baru kali ini Kalvin bicara soal hati.

“Kamu lagi jatuh cinta, Vin? Sama siapa?” Raut wajah Nakara begitu antusias ingin mendengar jawaban sahabatnya.

Kalvin membuang napas kasar. “Ngapain kamu dekat-dekat? Sana jauhan!” protesnya tak suka.

“Jawab, Vin. Kamu suka sama siapa? Peltu Tina ya?” tuduh Nakara penasaran.

Kalvin memutar bola mata malas. Ia menyesal karena bertanya pada Nakara. Seharusnya ia diam saja, tak perlu bertanya soal perasaan.

“Sudah, nggak usah dibahas.” Kalvin bangkit, lalu berlalu mengunjungi kamar Safira. Sikapnya itu membuat Nakara semakin penasaran.

Tidak mungkin Kalvin bertanya soal itu jika ia tidak sedang merasakannya. Nakara ikut bangkit menyusul Kalvin yang sudah lebih dulu masuk ke ruang rawat Safira.

“Letda Safira, sudah bangun?” sapa Kalvin.

Safira mengangguk, wanita itu sudah terjaga sedari tadi. Ia ingin ke toilet, namun sungkan meminta bantuan pada Nakara apalagi Kalvin.

“Apa Letda Safira masih merasakan sakit?” tanya Kalvin lagi.

“Tidak Kapten, saya sudah baik-baik saja. Kepala saya hanya masih pusing,” jelas Safira.

“Bagaimana Letda Kaluna, apa dia sudah sadar? Dia tidak menangis histeris, kan?” tanya Safira khawatir.

“Tidak, dia baik-baik saja, sama seperti Letda Safira,” jawab Kalvin, lalu ia mulai menanyakan kronologi peristiwa yang menimpa Safira dan Kaluna kemarin siang.

Sedikit banyak penjelasan Safira membuat Kalvin geram. Kembali ia teringat akan kondisi kedua wanita itu yang hampir saja dilecehkan oleh Yohanes dan teman-temannya.

Beruntung kini mereka telah ditahan oleh pihak kepolisian. Polisi pun masih menyelidiki jaringan penyelundupan senjata ilegal yang beroperasi di kawasan pedalaman Papua.

Dari hasil pemeriksaan sementara, ayah Yohanes diduga kuat terlibat dalam jaringan tersebut.

“Terlepas dari apa yang terjadi, saya akui Letda Safira dan Letda Kaluna adalah wanita yang hebat. Karena pengorbanan kalian, kita berhasil mengungkap jaringan penyelundupan senjata ilegal yang selama ini menjadi target operasi,” puji Kalvin sungguh-sungguh.

“Benar, kalian patut diapresiasi. Kini misi kita sudah selesai, dan saya selaku rekan kalian mengucapkan terima kasih,” sahut Nakara.

Sudut bibir Safira terangkat. Sakit ini tak seberapa jika dibandingkan rasa bangga yang ia terima. Banyak hal yang ia dapat dari peristiwa ini, hingga nanti Safira akan selalu mengingatnya.

“Boleh saya ke ruangan Letda Kaluna, Kapten?” tanya Safira.

“Tadi dia masih tidur. Tapi mungkin sekarang sudah bangun. Mari saya bantu kalau Letda Safira ingin menemuinya,” jawab Kalvin sambil mendorong tiang infus di samping ranjang.

Samar-samar mereka mendengar obrolan dari dalam ruang perawatan Kaluna. Kalvin menduga itu Rafanza, sebab suara Kaluna terdengar lembut, tidak seperti biasanya.

“Sepertinya Letda Kaluna sedang bicara melalui sambungan telepon. Kalau begitu saya tunggu di kursi sini dulu saja,” ujar Safira. Ia menunda mengunjungi kamar sahabatnya, sebab tak ingin mengganggu Kaluna yang tampak serius berbicara dengan Rafanza.

Beberapa kali Safira bahkan mendengar Kaluna menyebut-nyebut nama adiknya.

“Mungkin dia sedang bicara dengan kekasihnya,” tebak Kalvin yang sengaja ingin mencari tahu.

“Letda Kaluna belum pernah memiliki kekasih, Kapten,” protes Safira.

Sejenak Kalvin terdiam. Lantas siapa laki-laki yang disebut Rafanza itu? batinnya penasaran.

“Apa Letda Safira yakin? Tapi kenapa dia menyebut nama Rafanza?” Kalvin masih penasaran.

Nakara memperhatikan gerak-gerik sahabatnya. Ia mulai berspekulasi jika Kalvin menyukai Kaluna, sebab ekspresi wajah Kalvin terlihat sedikit berubah saat menyebut nama Kaluna.

Ya ampun Vin, akhirnya kamu tertarik sama perempuan juga. Aku bakal ikhlas kalau kamu benar-benar naksir sama Letda Kaluna, batin Nakara senang.

“Oh itu yang bicara dengan Letda Kaluna, sepertinya adiknya. Namanya Rafanza,” jelas Safira.

“Jadi Rafanza itu adik Kaluna?” Kalvin menghela napas lega. Entah mengapa ia merasa senang mengetahui hal itu. Awalnya ia mengira Rafanza adalah kekasih Kaluna.

“Iya, Kapten,” timpal Safira.

Mereka kembali masuk ketika suara di dalam ruangan sudah tidak terdengar lagi. Perlahan Nakara membuka pintu ruang rawat Kaluna.

Wanita yang baru saja turun dari ranjang itu tampak kaget dengan kehadiran Safira serta dua pria berpangkat Kapten dan Letnan satu itu di belakangnya.

“Lun, kamu baik-baik saja kan?” Safira buru-buru menghampiri Kaluna, melihat kondisinya.

“Aku baik, Fir. Kamu juga baik kan?” tanya Kaluna.

“Huft... aku lega dengarnya. Aku takut kamu kenapa-kenapa. Nanti Om Raynand pasti marah besar kalau tahu kamu seperti ini,” bisik Safira lirih.

“Tenang saja, Papaku nggak akan tahu kok, Fir. Aku sudah berbicara dengan Letkol Rangga agar beliau tidak membeberkan kejadian ini kepada siapa pun,” jelas Kaluna.

Mudah saja bagi Raynand mendapatkan informasi tentang apa pun. Sebab ia merupakan seorang pengusaha di bidang kesehatan yang bekerja sama dengan Rumah Sakit Militer Semarang.

Ditambah lagi, Raynand memiliki banyak relasi dan rekan kerja di lingkungan militer, sehingga akses informasi menjadi lebih mudah didapatkan.

1
MayAyunda
keren 👍👍
Alfatia🌷
Udah mulai mau ngobrol sedikit lebih banyak nih yaaa🤣
Alfatia🌷
Gak bayangin kalau Kaluna tau itu calon iparnya, terus masih ngira Kalvin penyuka sesama jenis😭🤣
Laela Kurnia
bagus bgt 👌💯
Alfatia🌷
Udah senyum-senyum tipis nihh. Curiga lama-lama ngajak ketawa bareng🤣🤣
Alfatia🌷
Kalvin😭 aku aduin bapakmu loh.
Mutia Kim🍑: Jangan gitu kak, nanti Kalvin malah nggak mau balik ke Jakarta😭🤣
total 1 replies
Alfatia🌷
Kaluna, itu calon iparmu loh😭
Mutia Kim🍑: Kan dia nggak tau kak😆
total 1 replies
Alfatia🌷
Yang ngasih nama anaknya siapa😭 kenapa inisial nya ngikut bapaknya semua🤣
Mutia Kim🍑: Authornya😎
total 1 replies
Alfatia🌷
Anton nyari kesempatan banget🤣
Alfatia🌷
Kalvin😭 jangan gitu lah. Nanti malah kepincut loh😌
Alfatia🌷
Luna, dia anak camer mu lohh!!😭
Alfatia🌷
Kalvin kayak Bapaknya banget kayaknya, bodo amatan😭
Mutia Kim🍑: Bener. Dua anak laki-laki Kaivan itu sama persis kayak bapaknya yg anti cewek🥲
total 1 replies
Alfatia🌷
Ahhhh😭 sedih banget bawaannya kalau lihat Raynand🥹 sehat-sehat Om Duda tua❤
Alfatia🌷
Raynand pasti kehilangan banget ya, trauma juga. Makanannya butuh waktu lama buat izinin Kaluna😌
Alfatia🌷
Huwaaa... aku juga sedih Kirana jadi gak ada😭😭
Aril Chan
Sangat luar biasa
Alfatia🌷
Kevan ngikut jejak Bapaknya, kah🤣 jangan sampai pas masih pengantin ditinggal tugas juga🤣
Mutia Kim🍑: Tapi dia kan belum mau nikah, katanya mau PDKT dulu😆
total 1 replies
Alfatia🌷
Masih nyimak, tapi... ini Kirana sahabatnya Ravela, kan? Hah... dia gak lihat anaknya nikah dong😭🥹
Mutia Kim🍑: Iya Kirana meninggal 😭😭
total 1 replies
Mayraa_Tapaa
keren terus semangat ya/Drool/
Mayraa_Tapaa
semangat ka, aku mampir ya💪
izin autor hebat, 🙏🙏
jangan lupa singgah ya ka, dinovel baru ku "Balas Dendam Nyonya Cha" udah update sampai 20 episode, saling suport boleh dong ka🤗
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!