NovelToon NovelToon
Kultivator Yang Menantang Waktu

Kultivator Yang Menantang Waktu

Status: tamat
Genre:Action / Fantasi Timur / Kelahiran kembali menjadi kuat / Perperangan / Balas dendam dan Kelahiran Kembali / Psikopat / Tamat
Popularitas:5.7k
Nilai: 5
Nama Author: Agen one

Terlahir dengan kutukan yang memakan usia, Boqin Tianzun terpaksa menempuh jalan berdarah demi melawan waktu yang kian menipis. Di tengah pengkhianatan keluarga dan dunia yang memuja kekuatan, ia merajut rencana keji untuk merangkak ke puncak tertinggi.

​Bagi sang iblis berbakat, nyawa hanyalah pion catur dan cinta hanyalah teknik manipulasi, kecuali untuk satu jiwa yang tersisa. Di ambang batas kematian, ia bersumpah akan menaklukkan takdir dan menghancurkan siapa pun yang menghalangi langkahnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Agen one, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 29: Membeli Dunia untuk Sang Cahaya

​Hilangnya Sekte Matahari Suci dalam satu malam menciptakan gempa politik di seluruh Kekaisaran Naga Langit. Kabar tentang seorang kultivator misterius di ranah Jiwa Sejati yang membantai ribuan orang tanpa sisa membuat para bangsawan dan penguasa gemetar. Namun, bagi Boqin Tianzun, ketakutan mereka adalah komoditas yang bisa ia manfaatkan.

​"Mei, apakah kau suka kota ini?" tanya Boqin suatu pagi saat mereka sedang memandang Kota Anggrek Hitam dari balkon rumah mereka.

​Sua Mei tersenyum, meski ada sedikit nada ragu. "Kotanya indah, Boqin. Tapi orang-orang di pasar sering kali kasar pada warga biasa seperti kita. Dan penguasa kota memberlakukan pajak yang sangat tinggi hingga banyak orang kelaparan."

​Boqin membelai rambut Sua Mei, matanya berkilat dingin namun suaranya tetap lembut. "Kalau begitu, aku akan memastikan kota ini menjadi tempat yang paling ramah untukmu. Mulai besok, tidak akan ada lagi pajak, dan tidak akan ada lagi orang kasar."

​Malam itu, Boqin Tianzun muncul di kediaman Tuan Kota Lu, penguasa Kota Anggrek Hitam yang dikenal korup dan kejam. Tuan Kota sedang berpesta saat pintu ruangannya hancur berkeping-keping.

​"Siapa kau?!" teriak Tuan Kota sambil menghunus pedangnya.

​Boqin berjalan masuk dengan tenang. Ia melemparkan sebuah tas kecil ke atas meja. Saat dibuka, tas itu berisi ribuan Batu Qi Tingkat Tinggi dan artefak emas dari jarahan Sekte Matahari Suci.

​"Ini adalah harga untuk kota ini," ucap Boqin datar. "Aku membelinya. Sekarang juga."

​Tuan Kota tertawa terbahak-bahak. "Kau pikir dengan sedikit batu ini kau bisa membeli kotaku? Penjaga! Tangkap dia!"

​Boqin tidak bergerak. Ia hanya melepaskan sedikit tekanan dari Jiwa Sejati Level 1 miliknya. Seketika, seluruh penjaga di ruangan itu meledak menjadi kabut darah. Tuan Kota Lu jatuh terduduk, celananya basah karena ketakutan yang luar biasa.

​"Aku tidak memberimu pilihan," bisik Boqin sambil berjalan mendekat. "Kau bisa mengambil harta ini dan pergi sejauh mungkin dari sini, atau kau bisa menjadi bagian dari pupuk di taman rumahku."

​Dalam waktu kurang dari satu jam, Tuan Kota Lu melarikan diri dengan harta tersebut, meninggalkan dokumen kepemilikan kota yang sudah ditandatangani dengan darahnya sendiri.

​Keesokan harinya, seluruh kota gempar. Peraturan berubah total. Semua pajak dihapus, dan keamanan kota kini dijaga oleh sosok-sosok misterius yang sebenarnya adalah Klon Bayangan milik Boqin.

​Namun, kedamaian itu terusik dengan datangnya seekor burung phoenix emas yang membawa pesan dari Ibukota Kekaisaran. Jenderal Agung Zhao, salah satu dari tiga pendekar terkuat kekaisaran di ranah Jiwa Sejati Level 3, sedang dalam perjalanan untuk menyelidiki kehancuran Sekte Matahari Suci.

​Boqin membaca pesan itu dengan senyum miring.

​"Jiwa Sejati Level 3?" gumam Boqin. "Dia akan menjadi penonton yang bagus untuk melihat bagaimana aku membangun surga untuk Sua Mei."

​Boqin kembali ke rumah dan membawa sebuah kotak berisi pakaian sutra paling mahal yang pernah ada di kekaisaran.

​"Mei, mulai hari ini, kau tidak perlu lagi berbelanja ke pasar. Pasar yang akan datang kepadamu." ucap Boqin.

​"Apa maksudmu, Boqin?" Sua Mei bingung.

​"Aku sudah membeli kota ini, Mei. Semuanya. Sekarang, kau adalah pemilik tempat ini. Jika kau ingin bunga mawar tumbuh di sepanjang jalan, maka mawar akan tumbuh. Jika kau ingin musim dingin berakhir lebih cepat, aku akan mengatur cuacanya untukmu."

​Sua Mei terpaku, merasa semua ini seperti mimpi. Ia tidak tahu bahwa demi "mimpi" ini, Boqin telah mengancam nyawa ribuan orang dan sedang bersiap untuk menantang otoritas tertinggi di kekaisaran.

​Boqin berdiri di depan pintu, menatap langit ke arah utara. Aura Jenderal Zhao mulai terasa di cakrawala.

​"Selamat datang di wilayahku, Jenderal," bisik Boqin. "Pastikan kau membawa hadiah yang cukup besar, atau kepalamu akan menjadi dekorasi baru di gerbang kotaku."

1
Aldrianto M. Lasut
ini yg bikin cerita gak menarik memanfaat kan wanita yg telah membantu dgn licik..
y@y@
👍🏿🌟👍🏻🌟👍🏿
Zan Apexion
lanjut
༄⍟Mᷤbᷡah²_Atta࿐
Lanjut Up Thor
Epi Cendrawati
bagus alur ceritaya
Agen One: Wah, terima kasih loh🔥🔥🔥🔥
total 1 replies
༄⍟Mᷤbᷡah²_Atta࿐
Mantap 👍
Agen One: /Pray//Pray//Pray//Pray//Pray//Pray//Pray//Pray//Pray/
total 1 replies
Nanik S
lanjutkan
Agen One: siappppp
total 1 replies
Nanik S
Cuuuuuuuuusst
Agen One: 🔥🔥🔥🔥🔥🔥
total 1 replies
Nanik S
Licik dan kejam
Agen One: 💀💀💀💀💀💀
total 1 replies
Nanik S
God Job
Agen One: 👍👍👍👍👍👍
total 1 replies
y@y@
💥👍🏼🌟👍🏼💥
Agen One: Gassss
total 1 replies
Nanik S
Dendam lama
Nanik S
Kejam dan sadis
Nanik S
Sui Mei... teman satu satunya yang membuatnya bersemangat
Agen One
Manipulatif dan strategi
Nanik S
Shiiiiip
Nanik S
Keren cekali ceritanya Tor
Nanik S
Kata yang halus tapi mematikan
Nanik S
Jangan terlena Boqin
Agen One: gak akan, justru sebaliknya💪
total 1 replies
Nanik S
Song Yi... mau bikin umpan malah termakan umpan 🤣🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!