Cerita Chef yang ogah nikah dan Dokter yang juga ogah menikah.
Arletta Peterson, cucu-cicit-buyut chef terkenal dari keluarga Reeves McCloud itu belum kepikiran menikah di usianya yang menginjak 26 tahun. Chef cantik itu sangat menikmati hidup lajangnya. Hingga di bulan Desember, dia melayani pesta natal di sebuah rumah sakit di London Inggris . Disana Arletta bertemu dengan Dokter Jeff Clarke yang 12 tahun lebih tua darinya. Gara-gara sebuah mistletoe dan kecerobohan Arletta, dokter Jeff mencuri dua kali ciuman dari chef cantik itu. Pertemuan kacau mereka, membuat dokter tampan itu jatuh cinta pada Arletta. Bagaimana cara Dokter Jeff bisa meyakinkan chef cantik itu kalau mereka memang berjodoh?
Generasi ke delapan klan Pratomo
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Hana Reeves, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Another Surprised
"Kamu tidak tahu kalau aku muslim?" tanya Arletta bingung.
"Tidak memperhatikan," jawab Jeff.
"Kenapa?"
"Yaaaa, aku hanya cari tahu tanggal lahir kamu saja." Jeff tersenyum manis.
Arletta hanya mengangguk. "Biar kasih kado gitu?"
"Yup."
Arletta melihat meja piknik mereka sudah ditata rapi oleh Jeff.
"Yuk makan. Aku sudah lapar," ajak Jeff.
Arletta pun duduk dan mereka pun makan siang bersama.
***
RR'S Meals
"Sayang ...."
"Di dapur sayang!" jawab Elfesya McCloud Peterson yang sedang persiapan untuk menu malam ini.
Scott pun masuk ke dalam dapur setelah mengintip dari pintu.
"Ada apa Scott?" tanya Elfesya sambil menata bawang Bombay yang sudah dia potong tipis.
"Kamu tahu kalau Letta pergi?" balas Scott.
"Tahu. Letta bilang ke Skotlandia," jawab Elfesya kalem.
"Dengan siapa, apa kamu tahu?"
"Dengan Jeff. Naik pesawat Cessna. Jeff seorang pilot juga kok," senyum Elfesya masih santai.
"Kok kamu tenang-tenang begitu? Aku sudah panik ini!" Scott mengusap-usap kepalanya yang rambutnya dipotong cepak. "Aku harus bawa pasukan ke Skotlandia."
Elfesya melihat ke arah suaminya yang sudah keluar aura FBI nya. "Scott James Peterson! Anak kamu sudah besar! Biarkan dia pergi bersama Jeff!Kalau memang Jeff dan Letta saling suka dan berjodoh, kamu juga senang kan?" hardiknya kesal.
Semua orang yang ada di dapur pun terdiam, melihat chef Elfesya menatap tajam ke arah suaminya dengan pisau di tangan.
"Tapi Fesya ...."
"Scott! Sudah! Biarkan Letta menentukan jalannya sendiri!" potong Elfesya galak.
Scott pun memilih diam daripada nanti dia tidur di kamar tamu bersama tiga kucing Munchkin dan dua anjing herder kesayangan Elfesya.
***
Loch Lomond & The Trossachs National Park Glasgow Skotlandia
Arletta menghabiskan makanan yang dibuatnya sementara Jeff memandang pemandangan taman nasional itu dengan tatapan kagum. Pria itu menghabiskan sandwich ketiganya dan meminum air mineral yang sudah disediakan.
"Ponsel kamu bergetar tuh!" ucap Jeff saat melihat ponsel pink milik Arletta di atas meja itu bergetar.
Arletta melirik dan bibirnya mengerucut karena tahu siapa yang menelpon. Sudah pasti akan terjadi huru hara khas ayah dan anak perempuannya.
"Daddy?" tanya Jeff sembari menaikkan sebelah alisnya saat membaca siapa yang menelpon.
"Biarin saja. Daddy pasti tahu aku pergi kemari!"
"Kamu tidak bilang?" Jeff menatap Arletta bingung.
"Aku hanya bilang ke Mommy. Tahu ini hari libur aku, jadi Mommy kasih ijin aku pergi. Hanya saja aku tidak bilang ke Daddy karena akan seperti ini." Arletta membalikkan ponselnya sehingga Scott tidak bisa menghubungi dirinya.
Jeff tersenyum. "Kamu tetap saja Daddy's Little Girl."
"I am! Kamu tahu, keluarga aku semua yang pria termasuk Daddyku, sangat bucin pada istrinya. Mereka tahu, jika seorang istri tidak mendapatkan limpahan cinta dan kasih sayang dari suaminya, maka rumah tangga akan tidak nyaman. Istri akan sakit hati, stress dan memberikan pelampiasan bisa ke anak-anaknya. Alhamdulillah, para kaum ibu di keluarga kami bahagia semua."
Jeff mengangguk. "Aku setuju. Jika pasangan kita diberikan limpahan kasih sayang, tidak hanya materi, dia akan bahagia."
"Benar. Contohnya Oom Lucky dan Mbak Dash. Mereka menikah dadakan dan Mbak Dash itu orang paling kaku yang aku kenal. Eh, setelah sama Oom Lucky, berubah banyak. Meskipun terkadang Oom Lucky menyebalkan tapi dia orang baik dan absurd yang positif. Dia juga sayang sama ipar-iparnya dengan caranya sendiri," ucap Arletta.
"Pantas kemarin dia membela kamu seperti itu."
"Kamu tidak tahu kalau kita salah pun, tetap tidak dibela. Itu sebagai bentuk hukuman agar kita bertanggung jawab atas kelakuan kita sendiri," timpal Arletta.
"Begitu ya." Jeff tersenyum. "Salut aku sama keluarga kalian."
"Terima kasih."
***
RR'S Meals London
"Direject! Telepon aku direject!" seru Scott saat berada di ruang kerja istrinya.
"Wong anak lagi kencan kok malah kamu gangguin," jawab Elfesya kalem sambil menyiapkan camilan untuk suaminya.
"Fesyaaaa ... Kamu kok tenang sekali? Dia bersama Jeff! Pria yang menciumnya di bawah mistletoe! Aku tidak terima!"
Elfesya menggelengkan kepalanya. "Kamu memilih putrimu tidak menikah atau putrimu memiliki kehidupan asmara?"
"Apa?"
"Aku rasa Jeff suka pada putri kita, Scott."
"Dia terlalu tua!"
"Sepuluh tahun, sama kan dengan Daisy dan Lucky. Mereka bisa bahagia juga kok," senyum Elfesya. "Setidaknya tidak seperti Oom Tomat dan Tante Deya yang sampai lima belas tahun. Lihat, mereka juga awet kan? Begitu juga dengan Oom Alexis dan Tante Raveena."
Scott semakin panik. "Aku senang putri kita mau berkencan dengan pria dan tidak belok tapi ... kenapa aku semakin cemas ya?"
"Scott. Apakah kamu kena sindrom takut kehilangan Letta? Dia bukan putri kecilmu meskipun mau usia berapapun tetap putri kecilmu."
"Aku takut jika Jeff tidak sayang ke Letta secara tulus."
"Itu wajar. Tapi aku yakin Jeff tidak berani macam-macam mengingat kamu dan Shaqeer pekerjaannya apa," kekeh Elfesya.
Scott pun duduk dan mengambil camilan yang disiapkan Elfesya. Dia pun memakannya lalu menoleh ke istrinya.
"Ini apa?"
"Semar mendem. Biar kamu nggak terlalu mendem," jawab Elfesya santai.
"Apa maksudmu, Fesya?" Scott menyipitkan matanya.
Note
Semar mendem
Semar mendem adalah jajanan tradisional khas Jawa ( Solo/Yogyakarta ) yang berbahan dasar beras ketan isian suwiran daging ayam, mirip lemper, namun dibungkus dadar telur tipis, bukan daun pisang. Rasanya gurih dan lembut, sering disajikan sebagai camilan pasar, dengan kulit dadar terbuat dari tepung dan telur.
Semar mendem dinamakan demikian karena bentuknya yang padat, gemuk, dan berisi ( mirip perawakan tokoh pewayangan Semar ) serta kelezatannya yang bikin ketagihan, seolah membuat orang "mabuk" ( mendem ) kenikmatan saat memakannya.
Sumber Wikipedia
***
Loch Lomond & The Trossachs National Park
"Kamu mau sholat dhuhur?" tanya Jeff.
"Iya." Arletta sudah membereskan semua bawaannya.
"Ya udah, ayo."
Mata hazel Arletta menatap bingung ke Jeff. "Ayo?"
"Iya. Kita sholat bersama disana."
Bibir Arletta menganga. "Kamu muslim?"
***
Yuhuuu up malam yaaaaa
Maapkeun daku ya para readers membagongkan. Aku benar-benar drop today. Sama dokter harus istirahat total tanpa gadget. Jadi aku slow up ... Cuma karena otakku yapping dan aku gemas tidak nulis, jadinya aku up dikit.
Thank you for reading and support author
Don't forget to like vote and gift
Tararengkyu
ternyata unpredictable.... Jeff juga muslim
wow Jeff mengejutkan, apa jeff muslim juga ?