NovelToon NovelToon
Sekolah Kok Menikah

Sekolah Kok Menikah

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Dijodohkan Orang Tua / Romantis
Popularitas:1.5k
Nilai: 5
Nama Author: Rofiwan

Alfina dan Alfino teman masa kecil yang selalu bertengkar jika berada di dalam satu kelas.

Fina mempunyai tambatan hati bernama Choki, sedangkan Fino memiliki Anjani, hubungan itu tidak berarti sama sekali ketika kedua orang tua memaksa mereka untuk menikah muda.

Fina membuat perjanjian setelah pernikahan, Jika disekolah menjaga jarak, jika dirumah berperan layaknya pasutri. Tujuan Fina buat janji karena untuk melindungi Fino dari gangguan Choki.

Pada akhirnya perjanjian yang Fina buat seakan masuk ke perangkap nya sendiri. Fina semakin di ganggu oleh Choki, sedangkan Fino semakin dekat dengan Anjani.

Apakah Fina bertahan dengan janji yang sudah ia buat, jika kalau tidak bertahan bagaimana kisah mereka membina sebuah pernikahan itu?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rofiwan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 26.

"Kalau kamu tidak kuat jalan biar saya gendong sampai ke gerbang sekolah, jangan dipaksain" Kata Fino pada Fina yang merasa sakit pada pergelangan kaki nya semakin berdenyut.

"Kayanya ini kaki saya minta diurut deh mas, jatuhnya tadi nekuk banget"

Fina sepertinya pengen kaki terkilir yang lagi terkilir diurut, tapi dimana lokasi urut terbaik yang bisa langsung menyembuhkan?. Fino tidak tahu sama sekali.

"Diurut dimana coba?, mas enggak tau"

"Mama saya tahu kok"

"Yaudah nanti sehabis pulang sekolah saja ya. Jangan mikirin itu dulu, sekarang saya akan gendong kamu sampai ke gerbang sekolah"

Setelah itu Fina menggelengkan kepala. "Saya bisa jalan sendiri mas, gausah dimanja" Kata nya seraya berdiri tegak dari posisi duduknya.

"Aduuuh!" Baru saja Fina berdiri, gadis itu langsung membungkuk sambil memegang sumber sakit pada pergelangan kakinya.

"Kan" Fino memegang kedua pundak Fina tanpa berdebat panjang, seketika ia langsung mengangkat tubuh Fina yang terasa enteng untuk diangkat.

Dari pada memberontak, Fina lebih memilih meringis sambil mengurut-urut lembut pusat pergelangan kaki nya yang sakit.

Sampai depan gerbang sekolah rupanya Fina dan Fino sudah dari tadi di tunggu oleh guru olahraga. Begitu sudah mendekat, guru itu berkacak pinggang tentang keterlambatan mereka sampai gerbang sekolah.

"Sudah lima belas menit yang lalu pelajaran bapak sudah selesai tapi kalian baru sampai gerbang ngapain saja saat dijalan?"

"Seperti apa yang bapak lihat ya, istri saya kaki nya sedang terkilir jadi saya membawa nya sampai gerbang" Klarifikasi Fino.

"Nih lihat!" Guru itu memberi tangkapan foto yang sudah dikirim oleh Rahma pada layar ponsel yang di genggamnya. "Kalian ngapain mampir ke warung, kalian kan masih dalam pelajaran!"

"Emang saya kewarung, cuma beli air botolan buat disiram ke luka kulit kaki istri saya pak, sisa nya beli koyo untuk kaki terkilir nya, itu saja, selebihnya saya tidak nongkrong di warung itu" Fino terus memberi klarifikasi pada guru itu.

"Bapak gak bilang kamu nongkrong disana.. Yaudah kalian ikut saya ke ruang guru"

"Hm" Fino merespon sebagaimana Fina lebih memilih diam.

Saat pengen masuk ke ruang guru mereka tidak sengaja di pertemukan sama Anjani yang sedang membawa setumpuk buku cetak tebal untuk pelajaran matematika nya.

Disini Anjani bertanya dengan apa yang sudah di lihatnya. "Ini kenapa Fina kau gendong Fin?"

"Iblis betina itu benar-benar mau cari mati"

"Siapa?" Anjani mengerut kening.

"Rahma. Di jam olahraga, dia yang sudah mengakibatkan kaki Fina terkilir" Kata Fino.

"Pokoknya nanti pulang sekolah bawa saya pulang ke rumah mama ya mas, mama tau tempat urut kayaknya"

"Kayaknya?" Fino mengerut kening.

Dari sini Fino menilai kalau Fina berbicara asal jeplak saja. Dari pada itu Anjani sangat tahu dimana kaki Fina akan diurut.

"Dimana? Kau tau tempat urut yang mujarab?"

"Mama saya tukang urut, dia juga sudah punya banyak langganan. Saya yakin mama bisa sembuhin kaki nya Fina"

"Pertanyaan nya mama kamu lagi ada job tidak? pas Fina kesana nyatanya ada job ya percuma saja, dia bakal nungguin mama kamu pulang" Kata Fino.

"Jangan khawatir, saya bakal bilang ke mama untuk prioritaskan mengurut kakinya Fina dulu" Anjani memberi kepastian disaat Fino dalam keadaan ragu untuk membawa istrinya ke kediaman rumah Anjani.

Jelas ia tidak mau kalau Fina terus tersiksa merasakan rasa nyeri dari keseleo itu.

"Nanti pulang sekolah saya akan ke kelas kalian, sudah dulu ya saya mau ke kelas barangkali guru sudah nungguin saya" Pamit Anjani lalu memulai melangkahkan kakinya menuju kelas sambil membawa beberapa tumpukan buku cetak matematika.

"Okay" Sedangkan Fino langsung masuk ke dalam ruang guru.

Guru olahraga tidak memberi hukuman seperti apa yang diharapkan Rahma sebelum nya, beliau hanya membawa mereka ke ruang guru karena ingin mempertemukan mereka dengan guru mata pelajaran berikutnya.

"Kalau kakimu merasa sakit, kau boleh beristirahat di ruangan UKS sampai pelajaran ibu selesai"

Ngira Fina, ia bersama suaminya bakal kena hukuman, tapi ini malah sebaliknya. Ia diberi perhatian khusus dari guru sejarah.

Sedangkan Fino sendiri disuruh masuk ke dalam kelas tanpa campur tangan menjaga istrinya di ruang UKS.

Sampai mata pelajaran itu selesai, Rahma agaknya mengerut kening dengan tampang Fino yang tajam sedang mengarah ke tempat duduk Niko.

Ada apa?

Dari sini Rahma tidak tahu, soalnya Fino sedang membisik sesuatu ke Niko.

"Cewekmu sudah buat kaki Fina terkilir, kau urus dia atau saya yang balas?" Itulah bisikan Fino pada Niko yang sedang mengancamnya.

"Sudah dibilang padahal sebelumnya, masih saja dia ikut campur. Emang agak susah ya nyari wanita yang cocok untuk pelampiasan patah hati." Gumam Niko pada diri sendiri.

To be continue,

1
Queen Aisyah
dijodohin ama Fina malah sok jual mahal, maunya di jodohin sama mama ya Jan🤭
Queen Aisyah
janur kuning sudah melengkung kali An, kalau kau tau nangis pasti/Sweat/
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!