memang apa yang aku harapkan dari hubungan ini?memang apa yang aku harapakan dari hubungan ini?
Aku hanya tempat singgah mu untuk sementara,
Karna pada akhirnya kamu lebih memilih dia – aeri anaima salsabila
Kakak tau apa yang lebih seru dari menangkap belut di sawah?
Kak ikut dika ke empang yuk!
Kakak cantik ko nangis?
Siapapun orang di masa lalu aku akan berterima kasih telah melespaskan wanita se keren ini – andika pratama
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rhmawty Anwar, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
27 wira
Pagi ini berangkat sekolah lebih pagi tanpa berpamitan dengan aeri,ia kecewa dengan kakanya itu
Saking pagi nya ia berangkat kesekolah pagar sekolah pun masi tertutup ia bahkan harus menunggu berapa menit lagi untuk itu,ia memilih untuk mencari sarapan dekat sekolahnya,pas lagi makan ia melihat chat aeri masuk,menanyakan nya
Dede udah berangkat ya?"
"kok ngga pamit sama kaka?"
"dede udah sarapan belum?"
"mau kaka bawakan?"
Mendapatkan pesa dari aeri,wira hanya melihatnya saja ia tidak minat untuk membalas pesan tersebut,
Setelah makan pun ia memilih ke sekolah lagi,dan saat sudah sampai ia melihat sudah ada beberapa murid yang berdatangan termasuk seno dan ayu,ia berpapasan dengan mereka saat wira hendak berbelok ke lorong kelas nya,
"wira"ucap ayu kegirangan mendengar panggilan ayu wira hanya tersenyum simpul saja dan memilih untuk ke kelas nya,seno yang melihat respon wira pun tidak ambil pusing itu karna ia tau bahwa sifat wira yang terlalu cuek ke perempuan selain kakanya
jam masuk pun terdengar satu persatu murid sudah memasuki ruangan kelas begitupun dengan elo,ia menghampiri meja duduk wira dan meletakkan kotak bekal titipan aeri tadi
"nih,dari mbak aeri"jawabnya
Melihat itu wira makin tidak bersemangat lagi
"makan aja,gue udah kenyang"jawabnya
"yakin lo?"tanya elo yang hanya di balas anggukan dari wira
"yaudah"
wira sendiri pun memilih untuk menundukkan kepala nya di meja ia merasa kepala nya sedikit berat dan pusing ini efek overthinking nya dan bagaimana pun ia mengantuk sekarang dan untung saja mata pelajaran pertama ini kosong jadi ia memilih untuk tidur saja,elo yang melihat itu geleng geleng kepala ia berfikir bahwa wira ngantuk karna begadang main game semalam
Jam pelajaran pertama dan kedua mereka kosong dikarnakan guru lagi rapat untuk persiapan ulangan akhir kelas 12,seno elo dan aat pun memilih untuk kekantin sekolah,wira? anak itu memilih menitip saja,saat masih di lorong kelas ia berpapasan dengan gisel,
"eh sen"panggil nya kepada seno
"iya,kenapa sel?"
"lo temenan sama anak baru itu kan?"tanya nya
"oh maksud lo wira"jawabnya yang langsung di angguki oleh gisel
"iya,gue boleh minta tolong ngga?"tanya nya
"apa nih?"
"nah untuk perpisahan kelas 12 nanti mereka mau ada pertunjukan ben gitu,nah setau gue dari bu imah teman lo itu jago tu main gitar,kalau bisa tolong in ya ajakin" jawabnya gisel
"waduh gimana ya sel,soalnya nih ya wira itu anaknya susah di tebak,kenapa ngga lo aja yang ajakin?"tanya seno
"gue malu sen"jawabnya
"malu kenapa coba?"
"nanti di nolak gimana?"tanya nya
"gini nih,mending ngga usah de lo,belum coba aja udah nyerah duluan"ucap seno kesal
"ck iya deh,nanti gue coba,lo ada nomornya ngga?"tanya nya
"ada nih"
"bagi nanti gue chat aja kin ketemu"ucapnya
"oke nanti gue kirim di nomor lo"ucap seno
Setelah itu gisel pun pergi dari hadapan mereka"lo yakin wira pada mau?"tanya elo
"ngga tau sih"jawab aat
"udah yuk"ucap seno,setelah itu mereka pun melangkah ke kantin sekolah