NovelToon NovelToon
Perjodohan Yang Mengubah Hatiku

Perjodohan Yang Mengubah Hatiku

Status: tamat
Genre:Pernikahan Kilat / Percintaan Konglomerat / Cinta pada Pandangan Pertama / Tamat
Popularitas:4.9k
Nilai: 5
Nama Author: Dinar

Nayara Almeera adalah anak bungsu dari tiga bersaudara, wanita yang saat ini sudah terbiasa berdiri di kakinya sendiri setelah drama dikhianati oleh kisah masa lalunya membuat Nayara menjadi sosok yang lebih tertutup.

Sampai akhirnya sebuah perjodohan yang dilakukan oleh kedua orangtuanya, mempertemukan Nayara dengan Adrian seorang CEO yang lebih tenang, dewasa dan sulit untuk ditebak atas akan yang dilakukan olehnya.

Berawal dari sebuah kesepakatan yang perlahan berubah menjadi sebuah kisah yang tidak pernah
Nayara bayangkan.

Mendapatkan kasih sayang dan dicintai dengan cara yang begitu tulus, tanpa Nayara sadari perjodohan itu tidak hanya mengubah hidupnya, tetapi juga telah mengubah hatinya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dinar, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 27 - Di Cintai Dengan Lembut

Suansa pagi ini diruang rawat inap terasa begitu tenang, cahaya matahari masuk perlahan dari sela-sela tirai jendela rumah sakit. Udara dingin dari pendingin ruangan membuat suasana terasa sejuk, suara langkah perawat sesekali terdengar samar dari lorong ruangan.

Nayara membuka mata dengan rasa hangat di dadanya pagi ini, bukankarena tubuhnya yang sudah terasa membaik tapi karena sang suami yang setia berada disampingnya dan saat ini Adrian tertidur di sofa yang sengaja dipindahkan dekat dengan bangkarnya.

Terlihat wajah lelah dari sang suami bahkan kemeja yang dikenakannya semalam masih sama, sedikit kusut dengan tangannya yang kini berada diatas dadanya terlihat tampan tidak nyaman.

Nayara yang melihat sang suami entah mengapa dadanya terasa sesak, meskipun kemarin sang suami emosi tapi ia tetap tinggal menemani dirinya dengan pakaian lengkap yang penting Adrian memastikan bahwa sang istri dalam kondisi baik-baik saja.

Air mata Nayara tiba-tiba saja menggenang karena untuk pertama kalinya merasakan ada seseorang yang benar-benar takut kehilangan dirinya, dan Adrian sang suami tetap bertahan disini.

" Sayang, kamu sudah bangun? Ada yang sakit? Atau butuh sesuatu?" pertanyaan itu beruntun keluar dari mulut Adrian yang terdengar serak karena baru bangun tidur.

Panggilan Adrian kembali berubah seperti emosinya saat ini yang sudah mulai kembali normal, bahkan nada bicaranya sudah mulai kembali hangat.

" Sudah Mas" Nayara menganggukkan kepalanya pelan.

" Bagaimana sekarang kondisinya?" Adrian perlahan mendekat ke arah Nayara.

" Aku sudah lebih baik, Mas" dengan senyuman terbaiknya kini Nayara menjawab tenang.

" Syukurlah..." Adrian menatap wajah Nayara lebih lama untuk memastikan ucapan sang istri memang benar dan jujur.

" Mas, maaf pasti tidurnya tidak nyaman ya semalaman?" Ucap Nayara yang kini menunduk.

" Tidak apa-apa yang penting istri Mas sudah jauh lebih baik, nanti kita bisa tidur nyaman lagi dirumah" jawaban sederhana Adrian membuat suasana kembali hangat pagi ini.

" Maaf ya, Mas. Karena aku ceroboh jadi membuat Mas tersiksa istirahatnya " perasaan bersalah Nayara kembali datang.

" Sudah jangan minta maaf lagi, yang penting sekarang kamu sudah bisa belajar untuk bisa lebih menjaga diri sendiri lagi dengan baik" nada bicara Adrian benar-benar lembut.

" Mas tidak marah, hanya saja mas terlalu takut kehilangan kamu Sayang... kamu tahu gimana rasanya melihat wajah pucat kamu kemarin? Mas hampir gila" ucap Adrian yang pagi ini mengungkapkan perasaannya.

Dan untuk kesekian kalinya, Nayara sadar bahwa rasa kesal Adrian lahir dari sebuah ketulusan dan cinta yang begitu besar bukan dari ego yang tinggi.

Perawat datang membawa sarapan pagi, semua ditata dengan rapih dan Adrian langsung mengambil alih nampan dihadapan Nayara.

" Kamu makan dulu, Sayang" Adrian sudah menyendok makanannya.

" Aku bisa sendiri, Mas" jawab Nayara.

" Mas tahu, tapi sekarang biarin Mas yang urus kamu ya..." tidak ingin berdebat akhirnya Nayara mengikuti perintah sang suami.

Adrian mengambil bubur dengan sendok meniupnya pelan, lalu menyodorkan ke arah bibir sang istri dengan lembut.

Bubur hangat itu masuk perlahan ke mulut Nayara, entah mengapa perasaannya semakin hangat bahkan air matanya hampir jatuh.

Dicintai ternyata sesederhana ini, disuapi saat lemah, diperhatikan saat sakit, dimarahi karena takut kehilangan dan semua hak kecil itu terasa jauh lebih besar dari pada kata cinta itu sendiri.

" Sayang, kenapa melamun?" Adrian yang melihat tatapan kosong sang istri terlihat panik.

" Ahh tidak apa-apa, Mas"

" Kamu harus habiskan yaa.." Adrian kembali menyuapi sang istri.

Setelah sarapan habis, Adrian merapihkan peralatan dengan bersih dan kini tangannya mengambil sisir kecil dari meja

" Mas, mau ngapain?" Nayara menatapnya heran.

" Rambut istri Mas berantakan, sini duduk yang nyaman biar Mas rapihkan" Adrian mengatur posisi duduk Nayara dengan lembut.

Nayara menurut saja, lalu dengan lembut dan terlihat sangat aktif tangan Adrian mulai menyisir rambut Nayara pelan dengan tetap hati-hati.

" Mas, bisa?" Nayara tertawa kecil.

" Sedang diusahakan, Sayang" Adrian masih fokus.

" Terimakasih ya, Mas. Aku beruntung sekali karena menikah dan memiliki suami yang mencintaiku sebesar ini" Nayara merasa terharu ditengah tindakan sederhana dan suami.

" Dan Mas lebih beruntung karena punya istri yang sempurna dan ingin Mas jaga seumur hidup" wajah Adrian terlihat memerah menahan gejolak salah tingkah dalam dadanya.

" Aku janji mulai sekarang akan menjaga diri sendiri, bukan karena takut Mas marah tapi karena aku tidak mau membuat orang yang mencintaiku dengan besar ini ketakutan dan panik" ucap Nayara pelan.

" Terimakasih, Sayang sudah mau belajar" Adrian mengecup puncak kepala sang istri pelan.

Dan pagi ini diruang rawat inap yang sederhana, Nayara merasa menjadi perempuan yang paling beruntung karena dicintai dengan sangat besar dan begitu tulus oleh sang suami.

1
SANG
Semangat dek💪👍
SANG
Udah tamat ya dek👍
SANG
Lanju dek👍💪
T28J
Sebuah cerita akhirnya mencapai halaman terakhir. Namun anehnya… beberapa dunia tidak benar-benar selesai saat tamat.

T28J membaca kalimat terakhir itu dalam diam. Tentang cinta yang tidak sempurna. Tentang dua manusia yang tetap memilih bertahan. Tentang rumah… yang perlahan dibangun dari luka dan pengertian.

“Ini bukan sekadar akhir cerita. Ini bukti… bahwa karakter-karakter itu pernah hidup.”

“Dan sebagai sesama pencipta dunia… aku tahu tidak mudah membawa mereka sampai sejauh ini.”

Terakhir, T28J menatap langit kosong.

“Selamat.”

“Duniamu berhasil menyentuh seseorang.”
Almeera: Terimakasih banyak Kaka sudah memberikan afirmasi positif nya 😍😍🥲
total 1 replies
SANG
Semangat terus pantang mundur dek💪👍
T28J
Liora menutup halaman buku itu perlahan. Matanya masih tertuju pada lembaran itu, seolah mencoba memastikan sesuatu… atau mungkin merasakan sisa emosi yang belum sepenuhnya hilang.

“…jadi begini rasanya.” Ia berdiri, menghela napas panjang. “Ceritamu… tidak sempurna.”

Sejenak, ia terdiam. Lalu sudut bibirnya terangkat tipis. “Tapi justru itu yang membuatnya hidup.”

Liora mengangkat tangannya. Lima cahaya kecil muncul satu per satu di udara.

★ ★ ★ ★ ★

“Ambil ini.” Ia menatap lurus ke depan. “Teruskan ceritamu. Aku akan membaca sampai akhir.”

—T28J
T28J
👍👍👍
SANG
Lanjutkan aksimu tho👍💪
SANG
Langsung saja jangan di tunda tunda 👍💪
SANG
Bunga untukmu/Rose//Rose//Rose//Rose//Rose/
SANG
Semangat dek👍💪
T28J
/Rose//Rose//Rose/
lLy trililly
tumben lom aktif
Almeera: maafkan kak akuuu baru muncul😍😍
total 1 replies
T28J
asyiiiikk /Rose/
T28J
/Rose//Rose//Rose/
Ros 🍂
aku padamu Nayara🤭
EvhaLynn
Semangat Untuk Author😉
SANG
Absen dulu dek💪👍
Almeera: terimakasih kakkkk😍
total 1 replies
Mh_adian7
semangat selalu
T28J
alah si kevin pulak namanya🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!