NovelToon NovelToon
Istri Tuan Amnesia

Istri Tuan Amnesia

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintapertama / Cintamanis / Konflik Rumah Tangga- Terpaksa Nikah / Identitas Tersembunyi / Tamat
Popularitas:11.1M
Nilai: 4.9
Nama Author: Erna Surliandari

Ia tengah lari dari perjodohannya. Nur Aida Rindayani tak pernah menyangka, Ia justru menemukan seorang pria yang tergeletak di pantai dan membawanya pulang. Sebuah fitnah keji, lalu memaksa mereka menikah dalam sekejap.

Arrayan Bima Hartono , adalah seorang pewaris dari perusahaan besar di kotanya. Suatu hari, Ia diculik secara dramatis oleh beberapa musuhnya. Ia sempat kabur, namun justru terjatuh ke dalam jurang yang menghubungkannya dengan lautan yang dalam.

Apakah akan tumbuh cinta diantara mereka? Bagaimana, jika ketika itu Gibran ingat akan semua masa lalunya? Bagaimana, nasib Aida selanjutya?.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Erna Surliandari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Hari pertama bekerja

"Nur, aku pergi." pamit Tono pada sang istri. Aida mengulurkan tangan, meski Tono belum tahu apa maksudnya, dan Ia pun santai meninggalkan Aida pergi begitu saja.

"Eh, ini orang. Mas!" panggil Aida, yang juga berlari menghampiri suaminya.

"Iya, Nur? Ada apa lagi?"

"Cium tangan nya belum."

"Oh, pakai cium tangan kah?"

"Astaga, Mas Tono." Aida geregetan.

"Iya, maaf. Nih," Tono mengulurkan tangan, lalu Aida meraih dan menciumnya. Tono membalas dengan usapan lembut di rambut kusut Aida yang bahkan belum mandi.

"Maaf, aku belum terbiasa."

"Iya," jawab Aida. Tono pun kembali melangkah, untuk menemui Om Edo diluar.

"Kalian aneh." ucap Mei, sembari mengunyah sarapannya.

"Hanya belum terbiasa, mae."

"Mei, Aida. Astaga, kumat lagi." kesal Mei yang kembali di jahili sahabatnya itu.

Tapi seperti yang di katakan Nenek pada Tono, jika semarah dan separah apapun mereka berkelahi, mereka akan segera kembali seperti biasa. Sahabat yang kompak, dan selalu berjalan berdua menghadapi kerasnya kehidupan. Dan kini, mereka bersiap menemani Nenek Mis berangkat ke warungnya..

"Ngga pakai motor, Ai?"

"Engga, Mei. Males. Motor itu justru mengingatkan terus sama Ayah. Bawaannya sedih jadinya."

"Terus, kalau Mas Tono yang bawa. Masih sedih?"

"Engga," geleng Aida. Mei tersenyum, yang tandanya Aida dapat melebur rasa sedih nya ketika bersama Tono.

*

"Om, Rumah sakit nya jauh?"

"Ah, engga. Kamu kan pernah di rawat disana. Ingat?"

"Oh, iya. Nur antar saya kesana."

"Nur?"

"Eng... Aida, Om. Saya, lebih nyaman memanggilnya, Nur." jawab Tono, polos.

"Tumben mau? Kamu ngga di omelin, manggil nama itu ke dia?" tanya Om Edo, yang tahu watak keponakannya itu.

"Awalnya sih, iya. Tapi, mungkin kesel dan makin terbiasa."

Om Edo makin tertawa lebar. Di tambah menggelengkan kepala membayangkan tingkah dua pasangaj baru itu. Andai keadaan tak begini, pasti mereka akan lebih ramai dan penuh canda tawa bersama. Apalagi Nek Mis, pasti akan semakin bahagia di hari tuanya.

Tiba di tempat kerja. Rumah Sakit Medika yang memang tengah dalam renovasi besar-besaran. Hanya saja, dilakukan sebagian demi sebagian, mengingat itu Rumah sakit satu-satunya di kota kecil itu. Apalagi swasta, dan sangat di butuhkan masayarakat.

"Ini dulu milik pemerintah. Tapi, karena hampir bangkrut dan terindikasi korup, maka di beli oleh seorang pengusaha besar."

"Hmmm? Pasti kaya raya sekali."

"Ya, jangan ditanya. Keluarga Hartono dan Sutopo, adalah dua pengusaha besar yang tak perlu di ragukan lagi kiprahnya. Satu lagi, Suryono. Udah, kalau di gabungin, udah ngga kebayang seberapa kaya rayanya" puji Om Edo. "Kemarin, beliau kemari. Mengecek kondisi proyek. Tapi ya itu, belum om kerjain gara-gara gambar."

"Iya, Om. Lalu, saya kerja apa disini?"

"Nguli dulu, bisa? Soalnya, ya identitas kamu, Ton."

"Iya, saya mengerti." jawab Tono.

Om Edo membawanya ke dalam ruang ganti. Ia memberi sebuah seragam untuk Tono bekerja, lengkap dengan topi dan maskernya. Disana penuh debu, dan kondisi Tono memang belum sehat betul saat ini.

"Nanti, akan saya beritahu pengawas mengenai kamu. Aplagi keadaan kamu. Pasti dia mengerti."

"Iya, terimakasih."

Tono mulai berbaur. Tak butuh waktu lama, karena semua pekerja juga adalah tetangga Nek Mis. Ia sudah sering lihat, dan hanya tinggal menyapa dan mengakrabkan diri.

Hanya, tampaknya beban masih begitu berat untuk Tono saat ini. Faktor kesehatan, atau memang Ia yang tak pernah bekerja seberat itu. Om Edo selalu mengawasinya, memperhatikan setiap langkah yang diambil Tono.

"Kamu, seperti berasal dari orang mampu. Seperti tak pantas, melakukan pekerjaan berat dan kasar seperti ini." ucap Om Edo, yang duduk di sudut ruangannya.

1
Lisa Halik
happy ending thor..suka sama ceritanya
Lisa Halik
banyak typo thor...apakah mama lia itu mama nur
Lisa Halik
jadi lelaki malah takut isteri
Lisa Halik
menarik
Lisa Halik
saya mampir thor,ini cerita lama dalam library tapi baru ada kesmepatan baca...macam menarik ni cerita
Shifa Burhan
pemikiran munafik pria
melaknat pebinor dan memuja pelakor

pemikiran munafik wanita
melaknat pelakor dan memuja pebinor

dan novel ini menunjukan dirimu dengan cara kau memperlakukan pelakor dan pebinor
Shifa Burhan
begitu banyak novel pebinor menculik, memaksa istri orang untuk tinggal dengan nya, dan itu semua dibenarkan oleh author nya

bahkan ada novel istri diculik, tinggal bersama, bahkan tidur bersama dengan pebinor penculiknya dan ketika suami datang menyelamatkan nya dan menghajar pebinor itu istrinya malah membela pebinor karena dia bilang dia diperlakukan dengan baik, dan novel itu membenarkan

cari satu saja novel yang bertema pebinor menculik atau memaksa istri orang tinggal bersamanya, dan novel itu anggap itu sebuah kesalahan
kalian tidak akan dapat novel kayak gitu, karena faktanya semua novel akan membenarkan itu
Firma Firma
bagus banget Thor... 💪💪💪💪
Iis Sumarni
Luar biasa
Siskaa Ummu Yahya Fiona
kocaksss /Grin/
Tina Akbar
Luar biasa
WaTea Sp
good
herself_22
Luar biasa
L A
Biasa
Meimawati
Kecewa
Meimawati
Buruk
Najwa Naj
cerita bagus
Najwa Naj
bagus
Mili magaya
iya,memang jauh, jauh lebih kaya maksudnya
Mili magaya
tante gambreng gak tuh🙃🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!